Ditemukan 1 dokumen yang sesuai dengan query
Muhammad Savero
"Tulisan ini melakukan analisis terhadap bagaimana asas kepatutan, ketelitian, dan kehati-hatian berlaku dalam doktrin di Indonesia dan bagaimana penerapannya di pengadilan. Sebagai bahan acuan dan bahan sandingan, tulisan ini menggunakan doktrin yang dikenal dalam tort law negara Inggris berupa neighbour principle dan area of risk principle. Tulisan disusun dengan menggunakan metode penelitian doktrinal untuk menjawab permasalahan berupa bagaimana asas kepatutan ketelitian dan kehati-hatian diatur dalam perundangan atau doktrin di Indonesia, bagaimana prinsip serupa diatur di Inggris, dan bagaimana penerapan doktrin tersebut ditinjau dengan prinsip yang dikenal di Inggris. Penelitian menemukan asas kepatutan, ketelitian, dan kehati-hatian yang dikenal sebagai asas dalam perbuatan melawan hukum di Indonesia ditemukan belum memiliki sebuah acuan dan ukuran yang pasti yang masih banyak disandarkan kepada diskresi hakim. Hal demikian memiliki perbedaan dari bagaimana hal serupa diatur dalam negara Inggris yang memiliki acuan berupa seperangkat tes untuk menguji apakah terdapat duty of care untuk dikatakan seseorang telah lalai dan berbuat melawan hukum. Tulisan ini menemukan bahwa seperangkat tes yang telah berkembang dalam yurisdiksi Inggris dapat menjadi acuan bahwa meski dasar kepatutan, ketelitian, dan kehati-hatian dirancang sebagai akomodasi terhadap perbuatan yang merugikan yang tidak dapat diperkirakan tetap dapat memiliki ukuran yang memberikan kepastian dan keadilan yang lebih baik.
This paper analyzes how the principles of propriety, nicety, and carefulness operate within Indonesian legal doctrine and how courts apply them in practice. As a comparative reference, the paper examines the neighbour principle, and the area of risk principle found in English tort law. Using a doctrinal research method, this study addresses three core questions: how Indonesian law or doctrine regulates the principles of propriety, nicety, and carefulness; how English law regulates similar principles; and how courts apply these doctrines when assessed through principles known in English law. The research finds that Indonesian courts still rely heavily on judicial discretion in applying the principles of propriety, nicety, and carefulness as elements of unlawful acts (tort), with no established benchmarks or clear standards. This contrasts with English law, which uses a series of tests to determine the existence of a duty of care before declaring a person negligent or liable. This paper argues that the structured tests developed in English tort law can serve as a useful reference for Indonesia. Even though the principles of propriety, nicety, and carefulness aim to accommodate unforeseeable harmful acts, they can still be applied using standards that promote better legal certainty and fairness."
Depok: Fakultas Hukum Universitas Indonesia, 2025
S-pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library