Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Ida Ayu Kade Sri Widiastuti
Abstrak :
ABSTRAK
Anak sakit menjadi alasan ibu untuk tidak hadir atau bekerja tidak optimal. Penelitian ini bertujuan melihat hubungan praktik pemberian ASI eksklusif dengan frekuensi anak sakit dan produktivitas ibu tenaga kesehatan. Penelitian kuantitatif desain cross- sectional dengan sampel 160 ibu pekerja tenaga kesehatan di rumah sakit di kota dan kabupaten di Samarinda. Hasil menunjukan ada hubungan yang signifikan antara praktik pemberian ASI eksklusif dengan frekuensi anak sakit dan produktivitas ibu tenaga kesehatan (p=0.002). Hasil analisis menunjukan OR=3,22 pada variabel frekuensi anak sakit dan OR=2,99 pada variabel produktivitas ibu. Rekomendasi untuk mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi praktik pemberian ASI eksklusif bagi tenaga kesehatan secara kualitatif mengeksplorasi pengaruhnya terhadap kesehatan anak dan produktivitas ibu serta perlu instrumen khusus untuk mengukur produktivitas ibu menyusui dan standar untuk memperkirakan waktu yang hilang karena presenteeism. Perlunya adanya regulasi terkait cuti melahirkan dan menyusui tanpa melihat status kepegawaian responden.
ABSTRACT
The sick child becomes the reason for the mother not to attend or work not optimal. This study aims to examine the relationship of exclusive breastfeeding practices to the frequency of sick children and the productivity of health-care mothers. Quantitative research of cross-sectional design with a sample of 160 mothers of health workers at hospitals in cities and districts in Samarinda. The results show that there is a significant relationship between exclusive breastfeeding practices and the frequency of sick children and the productivity of health-care mothers (p = 0.002). The results of analysis showed OR = 3.22 on the variable frequency of sick children and OR = 2.99 on the variable productivity of the mother. Recommendations for identifying factors affecting exclusive breastfeeding practices for health workers qualitatively explore their impact on child health and maternal productivity and need special instruments to measure breastfeeding mothers productivity and standards for estimating lost time due to presenteeism. The need for regulation related to maternity leave and breastfeeding regardless of employee's status.
2018
T50384
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ida Ayu Kade Sri Widiastuti
Abstrak :

Proses menyusui bayi di ruang perawatan khusus bayi baru lahir sering mengalami hambatan dikarenakan faktor lingkungan, dampak hospitalisasi dan ketidaknyamanan ibu selama menyusui. Tujuan penelitian untuk mengetahui adakah perbedaan penggunaan bantal menyusui pada kelompok intervensi dan pada kelompok kontrol. Penelitian dengan desain penelitian randomized control Trial (RCT), melibatkan 70 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi (n=35) dan kelompok kontrol (n=35) sesuai kriteria inklusi. Kelompok intervensi mengunakan bantal menyusui saat menyusui bayinya; sedangkan kelompok kontrol memberikan ASI sesuai yang disarankan di ruang perawatan. Pengukuran menggunakan lembar observasi berisi penilaian terhadap posisi, perlekatan, kemampuan menghisap dan durasi menyusu bayi terdiri dari 14 pernyataan, dan instrumen body part discomport scale (BPDS), dengan empat kali penilaian yaitu penilaian awal, penilaian hari I, penilaian hari II dan penilaian akhir. pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Hasil analisis statistik menunjukkan ada perbedaan yang signifikan penggunaan bantal menyusui terhadap penurunan ketidaknyamanan ibu, perlekatan, perbaikan posisi, kemampuan menghisap dan durasi menyusu bayi (p<0,05). Dengan demikian implementasi manajemen perlekatan dan posisi dengan bantal menyusui dapat membantu mengatasi masalah pemenuhan nutrisi (menyusu) bayi prematur dan ketidaknyamanan ibu saat menyusui bayi.


The process breastfeeding babies in special care rooms for newborns often experiences obstacles due to environmental factors, the impact of hospitalization and maternal discomfort during breastfeeding. The research objective was to determine whether there were differences in breastfeeding pillow use in the intervention group and in the control group. Research with randomized control Trial (RCT) research design, involving 70 respondents who were divided into intervention groups (n = 35) and the control group (n = 35) according to inclusion criteria. The intervention group uses a breastfeeding pillow when breastfeeding its baby; while the control group provided ASI as recommended in the treatment room. Measurements using an observation sheet containing an assessment of the position, attachment, sucking ability and duration of infant feeding consisted of 14 statements, and body part discomport scale (BPDS) instruments, with four assessments namely initial assessment, day I assessment, day II assessment and final assessment in the intervention group and the control group. The results of the statistical analysis showed that there was a significant difference in the use of breastfeeding pillow to decrease maternal discomfort, attachment, improvement in position, sucking ability and duration of breastfeeding (p <0.05). Thus the implementation of attachment management and positioning with the breastfeeding pillow can help overcome the problem of fulfilling the nutrition of premature babies and maternal discomfort when breastfeeding babies.

Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2019
SP-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library