Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query
Hitijahubessy, Christy Natalia Magdalena
"
ABSTRAKPentingnya dukungan sosial sangat membantu perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara dukungan sosial dengan kualitas hidup perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga. Desain penelitian ini yaitu cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 243 perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga, berusia 19-49 tahun. Penilaian dukungan sosial menggunakan kuesioner MSPSS, sedangkan penilaian terhadap kualitas hidup menggunakan kuesioner WHOQOL Bref versi bahasa Indonesia.
Hasil analisis menunjukan bahwa terdapat hubungan sangat kuat, arah hubungan positif antara dukungan sosial dengan kulitas hidup fisik dipengaruhi oleh pendidikan (R=0,994, p=0,000). Dukungan sosial dengan kualitas hidup hubungan sosial dipengaruhi oleh pendidikan dan riwayat perilaku kekerasan sebelumnya (R=.0.960, p=0,000). Dukungan sosial dengan kualitas hidup lingkungan dipengaruhi oleh pekerjaan (R=0,992, p=0,000). Dukungan sosial dapat djadikan salah satu intervensi untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga melalui program pendampingan dan konseling.
ABSTRACTThe importance of social support highly helps the women becoming the domestic violence victims to improve their quality of life. This research aims at identifying the correlation between social support and the quality of life of the women as the domestic violence victims. The research design is cross sectional. The research samples are 243 of women aged 19-49 years becoming the domestic violence victims. The marking of social support uses MSPSS questionnaires, while the marking of the quality of life uses WHOQOL Bref questionnaires in Indonesian version.The analysis result shows that there is a very strong correlation. The direction of positive correlation between social support and physical life quality is influenced by education (R=0,994, p=0,000). The correlation of social support with the quality of life of social relation is influenced by the education and the history of previous violence behavior (R=.0.960, p=0,000). The correlation of social support with the environmental life quality is influenced by jobs (R=0,992, p=0,000). The social support can be one of the interventions to improve the quality of life of the women becoming the domestic violence victimsthrough mentoring program and counseling."
2016
T46365
UI - Tesis Membership Universitas Indonesia Library
Hitijahubessy, Christy Natalia Magdalena
"
ABSTRAKKehamilan ektopik merupakan kondisi kehamilan berisiko tinggi di mana sel telur yang dibuahi berimplantasi di luar rongga rahim. Kondisi ini mempengaruhi 1- 2 dari semua kehamilan dan merupakan ancaman yang signifikan bagi wanita. World Health Organization WHO mencatat bahwa 1:200 kasus KET merupakan penyebab kematian maternal utama di negara maju dengan 60.000 kasus per tahun. Di Amerika 1 dari 100 kehamilan mengalami kehamilan ektopik dan 95 terjadi di tuba. Penulisan ini bertujuan untuk mendiskripsikan penerapan keperawatan self care dan unpleasant symptoms pada pelaksanaan asuhan keperawatan klien dengan kehamilan ektopik. Pertisipan dalam studi kasus ini sebanyak lima klien KET yang dirawat di RSUD Cibinong dan RSUPN Cipto Mangunkusumo. Klien dengan kehamilan ektopik terganggu dibawah ke rumah sakit dengan keluhan nyeri perut bagian bawah dan perdarahan intraabdomen yang mengakibatkan penurunan kadar hemoglobin dan resiko syok hipovelemik sehingga perlu dilakukan tindakan emergensi yaitu salpingektomi. Kondisi ini menimbulkan nyeri sehingga klien mengalami ketidakmampuan merawat diri secara mandiri. Teori self care dan unpleasant symptoms diaplikasikan untuk membantu mengatasi masalah klien baik secara fisiologis, psikologis maupun situasional serta memandirikan klien dalam perawatan dirinya.
ABSTRACTABSTRACT Ectopic pregnancy is a high risk pregnancy condition in which the fertilized egg implanted outside the uterine cavity. This condition affects 1 2 of all pregnancies and is a significant threat to women. The World Health Organization WHO notes that 1 200 cases of KET are the leading cause of maternal mortality in developed countries with 60,000 cases per year. In America 1 in 100 pregnancies have ectopic pregnancy and 95 occur in the tuba. This writing aims to describe the application of nursing self care and unpleasant symptoms on the implementation of nursing care clients with ectopic pregnancy. The participants in this case study were five KET clients treated at RSUD Cibinong and RSUPN Cipto Mangunkusumo. Clients with ectopic pregnancy are impaired below to the hospital with lower abdominal pain and intra abdominal hemorrhage resulting in a decrease in hemoglobin level and the risk of hypovelemic shock, so emergency measures of salpingectomy are necessary. This condition causes pain so that clients experience inability to care for themselves independently. Self care and unpleasant symptoms theory is applied to help solve client problems both physiologically, psychologically and situational as well as establishing clients in self care."
2017
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library