Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Asep Kristiandi
"Hipertensi dan DM tipe 2 merupakan penyakit kronis yang dapat memengaruhi kualitas hidup lansia. Prolanis menjadi salah satu pendekatan untuk meningkatkan kualitas hidup lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran serta dalam kegiatan prolanis dengan kualitas hidup lansia. Desain penelitian cross-sectional dengan jumlah sampel 114 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan purposive sampling. Peran serta dalam kegiatan prolanis dinilai dengan merekap daftar hadir kegiatan prolanis selama 6 bulan terakhir dan kualitas hidup dinilai dengan kuesioner WHOQOL_BREF. Analisis data dengan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan peran serta dalam kegiatan prolanis memiliki hubungan yang bermakna dengan kualitas hidup lansia (p=0,000). Nilai korelasi Pearson 0,539 menunjukkan korelasi positif dengan kekuatan korelasi yang kuat. Pelaksanaan kegiatan prolanis dapat menjadi salah satu intervensi keperawatan untuk meningkatkan kualitas hidup lansia di komunitas. Penelitian selanjutnya dapat melakukan penelitian dengan menambah variabel yang berbeda

Hypertension and type 2 diabetes are chronic diseases that can affect the quality of life of the elderly. Prolanis is one of the approaches to improve the quality of life of the elderly. This study aims to determine the relationship of participation in prolanist activities with the quality of life of the elderly. A cross-sectional study design with a sample of 114 respondents. The sampling technique used was purposive sampling. Participation in prolanist activities was assessed by summarizing the attendance list of prolanist activities over the past 6 months and quality of life was assessed by the WHOQOL_BREF questionnaire. Data analysis with Pearson correlation test. The results showed that participation in prolanis activities had a significant relationship with the quality of life of the elderly (p = 0,000). The Pearson correlation value of 0.539 shows a positive correlation with the strength of a strong correlation. Implementation of prolanist activities can be one of the nursing interventions to improve the quality of life of the elderly in the community. Future studies can conduct research by adding different variables."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2020
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Asep Kristiandi
"Rasional: COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2). Virus ini menginfeksi sel-sel pada saluran napas yang melapisi alveoli dengan reseptor angiotensin-converting enzyme 2. Virus ini diketahui menyebabkan pneumonia bilateral berat dan ARDS yang dapat menyebabkan kesulitan bernapas. Fokus pasien: Seorang perempuan berusia 55 tahun memiliki riwayat hipertensi datang dengan keluhan sesak napas, batuk, mual, muntah, diare dan hasil swab antigen positif. Diagnosis: Gangguan pertukaran gas, ansietas dan risiko jatuh. Intervensi: Pasien dirawat di unit perawatan intensif mendapatkan intervensi pemantauan respirasi, terapi oksigen, reduksi ansietas dan pencegahan jatuh. Hasil: Pertukaran gas meningkat, tingkat ansietas menurun, tingkat jatuh menurun dan pasien dapat dipindahkan ke ruang rawat isolasi COVID-19 setelah dilakukan intervensi keperawatan selama 7 hari di ruang intensif. Pelajaran: Deteksi dini dan pemantauan penting dilakukan untuk mencegah terjadinya perburukan kondisi pasien.

Rationale: COVID-19 is an infectious disease caused by the Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2). This virus infects cells in the airways lining the alveoli with the angiotensin-converting enzyme 2 receptor. This virus is known to cause severe bilateral pneumonia and ARDS which can cause breathing difficulties. Patient concern: A 55-year-old woman with a history of hypertension came with complaints of shortness of breath, cough, nausea, vomiting, diarrhea and positive antigen swab results. Diagnosis: Impaired gas exchange, anxiety and risk of falls. Interventions: Patients admitted to the intensive care unit received interventions for respiratory monitoring, oxygen therapy, anxiety reduction and fall prevention. Outcome: Gas exchange increased, anxiety levels decreased, fall rates decreased and patients could be transferred to the COVID-19 isolation ward after 7 days of nursing intervention in the intensive care unit. Lesson learn: Early detection and monitoring are important to prevent worsening of the patient's condition."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2021
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library