Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 16 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Siregar, Praise Juinta W.S.
"Pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam upaya pencegahan tindak pidana korupsi. Namun kurikulum pendidikan tanpa disertai kultur masyarakat yang kooperatif tidak akan pernah berdampak serius. Pembentukan kultur ini perlu stimulan, dan dalam artikel ini kami menawarkan konsep Perilaku Sosial George Homans dan Interaksionis Simbolik George Herbert Mead sebagai alternatif pendekatan kepada permasalahan yang ada. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif melalui pendekatan studi literatur. Hipotesis kami adalah kurangnya penghargaan (reward) terhadap individu yang berani bersikap antikorupsi merupakan salah satu penyebab dari minimnya kultur tersebut terbangun di tengah masyarakat. Mereka yang berani menjalankan nilai-nilai dasar antikorupsi justru sering mendapatkan tekanan dari peer group. Hal ini memberikan stimulan yang negatif bagi implementasi nilai-nilai antikorupsi."
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi, 2020
364 INTG 6:1 (2020)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Rima Permata Sari
"Penelitian ini membahas tentang perubahan perilaku sosial anak di Yayasan Nara Kreatif dan faktor pendorong dan penghambat perubahan perilaku sosial anak di Yayasan Nara Kreatif sebagai layanan berbasis kelembagaan substitusi dengan studi kasus dua anak asuh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Hasil dari penelitian ini adalah perubahan perilaku sosial anak di yayasan terlihat pada tahap awal dan tahap implementasi rencana pengasuhan. Studi kasus ini dilakukan pada dua anak asuh karena mereka adalah 2 dari 30 anak asuh yang memiliki latar belakang unik yaitu sebagai mantan anak jalanan, dorongan yang kuat terhadap kehidupan masa lalunya sebelum menjadi anak asuh dan perbedaan cara anak asuh mengartikan layanan yang mereka berikan. oleh yayasan menjadi faktor pendukung atau faktor penghambat perubahan perilaku pada anak asuh.

This research discusses changes in children's social behavior at the Nara Kreatif Foundation and the driving and inhibiting factors for changing children's social behavior at the Nara Kreatif Foundation as an institutional-based substitution service with a case study of two foster children. This research uses a qualitative approach with the type of case study research. The result of this study is that changes in children's social behavior in foundations can be seen at the early stages and the implementation stages of the parenting plan. This case study was conducted on two foster children because they are 2 out of 30 foster children who have a unique background, namely as former street children, strong encouragement towards their past life before becoming foster children and the differences in how the foster children interpret the services they provide. by the foundation to be a supporting factor or inhibiting factor for behavior change in foster children."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2019
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Azaria Zaneta
"Penelitian ini bertujuan untuk menentukan apakah empati dan rasa kebersamaan memiliki hubungan dengan perilaku membantu seseorang ketika terjadi bencana alam terkait dengan kejadian banjir yang baru menerjang Brisbane. Ada total 327 peserta untuk penelitian ini yang terdiri dari 222 perempuan, 91 laki-laki, 10 non-biner, dan 4 identitas lainnya. Studi korelasional diselesaikan dengan menggunakan survei online. Dalam lima belas hingga tiga puluh menit, peserta diminta mengisi survei tentang kecenderungan mereka untuk membantu saat terjadi bencana alam. Ditemukan bahwa peserta lebih cenderung terlibat dalam perilaku prososial selama bencana ketika tingkat empati dan rasa kebersamaan tinggi. Pemerintah harus memberikan gambaran yang realistis tentang daerah yang terkena bencana, dan menyampaikan pesan bahwa bencana dapat mengubah hampir segalanya, tetapi masyarakat harus tangguh dan saling mengandalkan untuk bangkit kembali sebagai komunitas yang lebih kuat dan memiliki rasa memiliki bersama. Selain itu, pemerintah harus membangun platform untuk relawan.

This research aimed to determine if empathy and sense of community are linked to disasterrelated helping behaviour in response to the current Brisbane flood. There were a total of 327 participants for this study consisting of 222 female, 91 male, 10 non-binary, and 4 other-identifying. The correlational study was completed using an online survey. In fifteen to thirty minutes, participants were asked to fill the survey regarding their tendency to help during natural disasters. It was found that participants are more likely to engage in prosocial behaviour during disasters when the level of empathy and sense of community are high. The government should provide a realistic depiction of the affected area, and convey the message that disasters can change almost everything, but people must be resilient and rely on each other to bounce back stronger as a community and have a shared sense of belonging. Additionally, the government should establish platforms for volunteers."
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2023
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Susy Sriwahyuni Sukiswo
"Malaria merupakan penyakit menular yang menjadi perhatian global. Kecamatan Arongan Lambalek merupakan daerah rawan malaria di Kabupaten Aceh Barat dengan kategori Medium Incidence Area dengan nilai Annual Parasite Incidence (API) 3,67 per 1000 penduduk masih di atas target API Nasional pada fase eliminasi API kurang dari 1 per 1000 penduduk tahun 2013. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik, sosial ekonomi, perilaku, dan kondisi lingkungan rumah yang berpengaruh terhadap kejadian malaria di Kecamatan Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan kasus kontrol dengan metode penarikan sampel yaitu purposive sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini terdiri 33 kasus dan 33 kontrol, kelompok kasus adalah orang yang dinyatakan positif malaria sedangkan kelompok kontrol orang yang dinyatakan negatif berdasarkan pemeriksaan mikroskopis/rapid diagnostic test tahun 2014. Analisis statistik yang digunakan analisis univariat, bivariat (kai kuadrat), dan multivariat (regresi logistik). Hasil analisis bivariat diketahui ada lima variabel yang berpengaruh, yaitu pekerjaan (p = 0,000, OR = 0,05), pengetahuan (p = 0,000; OR = 17,5), sikap (p = 0,001; OR = 7,43), tindakan (p = 0,000; OR = 9,8), dan lingkungan (p = 0,000; OR = 9,0). Berdasarkan hasil analisis multivariat, pengetahuan adalah determinan yang paling berpengaruh (p = 0,006; OR = 12,783, CI 95% = 2,045?79,893). Penyuluhan yang intensif mengenai malaria perlu dilakukan untuk lebih menambah pengetahuan dan informasi masyarakat.

Malaria is an infectious disease of global concern. The Subdistrict of Arongan Lambalek in West Aceh which belongs to the Medium Incidence Area category was a malaria endemic area with Annual Parasite Incidence (API) 3,67 at 1000 population in 2013. The API was higher than national API on elimination phage less than 1 at 1000 population. The objective of this research was to analyze the characteristic, socioeconomic, behavioral, home environment conditions to determine of malaria incidence in Arongan Lambalek Subdistrict, of West Aceh District. This research was analytic observational case control approach with purposive sampling method. The number of samples in this study comprised 33 cases and 33 controls, the cases are people who tested positive for malaria, while the control group of people who tested negative by examination microscopic/rapid diagnostic test in 2014. The statistical analysis used univariate, bivariate (chi-square), and multivariate (logistic regression). The results of the bivariate analysis are five variables known to affect malaria, they are job (p = 0.000, OR = 0.05), knowledge (p = 0.000; OR = 17.5), attitude (p = 0.001; OR = 7.43 ), action (p = 0.000; OR = 9.8), and the environment (p = 0.000; OR = 9.0). Based on the results of the multivariate analysis (logistic regression) knowledge is the most dominan determinan (p = 0.006; OR = 12.783, 95% CI = 2.045 to 79.893). Intensive counseling regarding malaria is needed, to make people know more knowledge and information about malaria.
"
[Place of publication not identified]: Jurusan Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Teuku Umar, 2014
AJ-Pdf
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Donchadha, Reamonn, Author
"Buku "The Confident Child: Anak yang Percaya Diri" adalah buku karya Reamonn O'Donnchadha yang diterjemahkan ke bahasa Indonesia, membahas cara membangun kepribadian anak agar percaya diri, mengatasi rasa rendah diri, dan menghadapi tantangan hidup, dengan petunjuk praktis bagi orang tua untuk mendukung perkembangan anak melalui pujian yang tulus, memberikan kesempatan mencoba, dan mengajarkan cara menghadapi kegagalan."
Ciputat: Penerbit Buku Populer Nrmala, 2000
155.418 DON c
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Hadid Sukmana
"

Air lindi TPST Bantargebang akan mempengaruhi kualitas air tanah dengan tingkat pencemaran yang berbeda-beda pada jarak tertentu. Perilaku sanitasi lingkungan hingga perilaku sosial dan perilaku ekonomi warga menjadi faktor yang harus dipertimbangkan untuk meningkatkan kualitas air tanah warga sekitar. Tujuan riset adalah menganalisis kualitas air tanah dan perilaku sanitasi lingkungan serta sosial ekonomi pada permukiman pemulung sekitar TPST Bantargebang Bekasi. Riset menggunakan metode kuantitatif. Metode kuantitatif digunakan untuk melakukan perhitungan analisis kualitas air menggunakan instrumentasi laboratorium dan melakukan analisis deskriptif dari kuisioner maupun data penduduk lainnya. Parameter fisik seperti kekeruhan di titik 2 jarak 300 meter belum memenuhi baku mutu, secara parameter kimia semua memenuhi baku mutu, secara parameter mikrobiologi semua belum memenuhi baku mutu. Tidak terdapat hubungan antara jarak permukiman pemulung ke TPST Bantargebang dengan kualitas air tanah. Penerapan perilaku sanitasi lingkungan pada permukiman pemulung sekitar TPST Bantargebang tergolong tinggi. Perilaku sosial pada permukiman pemulung sekitar TPST Bantargebang masuk kedalam kategori rendah. Perilaku ekonomi pada permukiman pemulung sekitar TPST masuk kedalam kategori sedang. Riset ini dapat berkontribusi untuk memberikan saran dalam tata kelola pelestarian air tanah Di TPST Bantargebang

 


Leachate Bantargebang TPST will affect the quality of groundwater with different levels of pollution at a certain distance. The problem of environmental sanitation to socio-economic is a factor that must improve the water quality of citizens Bantargebang TPST. The aim of the research was to analyze groundwater quality and environmental and socio-economic sanitation behavior in the scavenger settlements around Bantargebang TPST Bekasi. This research uses quantitative methods. Quantitative methods are used to perform water quality analysis calculations using laboratory instrumentation and conduct descriptive analysis of questionnaires and other population data. Physical parameters such as turbidity at point 2, distance of 300 meters does not meet the quality standard, all chemical parameters meet the quality standard, chemical parameters meet the quality standards, in all microbiological parameters have not met the quality standard. There is no correlation between the distance between scavenger settlements to Bantargebang TPST and groundwater quality. The application of environmental sanitation behavior to the scavenger settlements around Bantargebang TPST is high. The social behavior in the settlements of scavengers around Bantargebang TPST falls into the low category. The economic behavior in the scavenger settlements aroundaround TPST falls into the medium category. This research can contribute to providing information on building sanitation and the environment in Bantargebang TPST

 

"
Jakarta: Sekolah Ilmu Lingkungan Kajian Ilmu Lingkungan,
T52310
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Tatiek Kartikasari
Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI, 1995
384.550 926 TAT p
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Andi Setyo Pambudi
"Setelah melalui proses yang panjang, pada Maret 2019 warga Jakarta memiliki Mass Rapid Transit (MRT) sebagai moda transportasi massal modern. Kehadiran MRT yang direncanakan sejak tahun 1986 diharapkan dapat menjadi salah satu solusi menghadapi padatnya lalu lintas di Jakarta yang seolah mustahil untuk ditangani. Permasalahan yang terjadi selanjutnya adalah perilaku penumpang MRT yang tidak siap dengan segala peraturan yang harus ditegakkan dalam penggunaan MRT, sehingga ditemukan berbagai pelanggaran terhadap peraturan tersebut. Tulisan ini berupaya mencari faktor-faktor penyebab pelanggaran peraturan dan faktor-faktor yang menyebabkan perubahan perilaku penumpang menyikapi kehadiran MRT berdasarkan literatur, big data, dan analisis deskriptif kualitatif. Diharapkan juga dapat memberikan rekomendasi yang dapat diberikan dengan penekanan pada aspek sosial. Kajian dilakukan dengan menggunakan data sekunder mengenai perilaku penumpang di MRT dan fasilitasnya yang diperoleh dari berbagai sumber dan observasi. Kajian menggambarkan fenomena sosial yang terjadi di masyarakat dimana uji coba MRT disebabkan oleh budaya dan kesiapan masyarakat dalam menggunakan teknologi baru, serta keberadaan MRT sejak satu tahun beroperasi mampu mengubah perilaku masyarakat."
Jakarta: Kementerian PPN/Bappenas, 2020
330 BAP 3:2 (2020)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Agustina Soebachman
Yogyakarta: Syura Media Utama, 2013
959.8 AGU m
Buku Klasik  Universitas Indonesia Library
cover
Fathiya Iftinan
"Risiko inbreeding merupakan tantangan utama dalam program konservasi ex-situ, sehingga dilakukan pertukaran individu sebagai bagian dari Global Species Management Plans (GSMP) guna memperkenalkan keragaman genetik baru. Penelitian ini bertujuan menganalisis perilaku sosial banteng jawa jantan dan betina menyusui, serta perilaku seksual betina selama fase estrus dengan harapan terjadinya kopulasi. Subjek terdiri atas satu jantan (J1) dan satu betina (B1) asal Taman Safari II Prigen (TSI II) yang ditempatkan di dalam satu kandang. Pengamatan berlangsung selama Desember 2024 hingga Februari 2025 sebanyak lima kali per minggu, pukul 07.00–15.00 WIB selama 6 jam per hari. Metode yang digunakan adalah scan sampling dan ad libitum dengan interval 5 menit tanpa jeda. Hasil menunjukkan perilaku harian paling dominan adalah makan (J1: 49,30%; B1: 57,18%), diikuti istirahat dan lokomosi. Perilaku affiliative dominan berupa allogrooming (J1: 60,69%; B1: 61,42%), lalu diikuti oleh approaching. Perilaku agonistic didominasi display dominance oleh J1 (5,20%). Vocalization lebih sering dilakukan J1 (17,92%) dan mothering hanya dilakukan oleh B1 (11,68%). Perilaku seksual ONC (55,56%) dan flehmen (44,44%) hanya dilakukan oleh J1. Perilaku mounting, standing-to-be-mounted, hingga kopulasi tidak terjadi selama pengamatan. Kesimpulannya tidak terjadinya kopulasi diduga karena kondisi postpartum anestrus pada B1 akibat masih berlangsungnya suckling oleh anaknya (A1).

Inbreeding risk is a major challenge in ex-situ conservation programs. To address this, individual exchanges are conducted under the Global Species Management Plans (GSMP) to introduce new genetic diversity. This study aimed to analyze the social behavior of a male and a lactating female javan banteng, as well as the female’s sexual behavior during the estrus phase, with the expectation of copulation. The subjects consisted of one male (J1) and one female (B1) from Taman Safari II Prigen (TSI II), housed in the same enclosure. Observations were conducted from December 2024 to February 2025, five times a week, from 07.00–15.00 WIB for 6 hours per day. The methods used were scan sampling and ad libitum with 5-minute intervals without pause. Results showed that the most dominant daily behavior was eating (J1: 49,30%; B1: 57,18%), followed by resting and locomotion. The dominant affiliative behavior was allogrooming (J1: 60,69%; B1: 61,42%), followed by approaching. Agonistic behavior was dominated by display dominance by J1 (5,20%). Vocalization was more frequent in J1 (17,92%), and mothering behavior was only observed in B1 (11,68%). Sexual behaviors such as ONC (55,56%) and flehmen (44,44%) were performed only by J1. Mounting, standing-to-be-mounted, and copulation were not observed during the study period. The absence of copulation is presumed to be due to postpartum anestrus in B1, likely caused by continued suckling by her calf (A1)."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2025
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2   >>