Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 1302 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Desy Churul Aini
"Tesis ini membahas tentang perlindungan pengetahuan tradisional dalam hukum internasional dalam hal ini adalah draft WIPO/GRTKF/IC/9/5 dibandingkan dengan aturan dalam CBD, TRIPs, dan RUU PTEBT yang dapat memenuhi rasa keadilan atas hak ekonomi maupun dari segi keadilan atas hak milik pengetahuan tradisional masyarakat adat serta upaya-upaya apa saja yang dapat ditempuh pemerintah Indonesia untuk mendorong perlindungan internasional terhadap pengetahuan tradisional. Pembahasan mengacu pada perbandingan antara keempat peraturan yang berkaitan dengan pengaturan pengetahuan tradisional tersebut dan pembahasan tentang langkah-langkah yang ditempuh pemerintah Indonesia untuk mendorong perlindungan internasional terhadap pengetahuan tradisional melalui pendekatan organisasi internasional WIPO, ICTSD, SC dan LMCM-GRTKF. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif.
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa aturan dalam WIPO/GRTKF/IC/9/5, CBD, TRIPs dan RUU PTEBT tentang pengetahuan tradisional melalui pendekatan terhadap rasa keadilan atas hak ekonomi dan rasa keadilan atas hak milik pengetahuan tradisional masyarakat adat masih jauh dari sebuah aturan yang dapat dikatakan ideal bagi perlindungan pengetahuan tradisional. Serta upaya-upaya yang dapat ditempuh pemerintah Indonesia untuk mendorong perlindungan internasional terhadap pengetahuan tradisional secara keseluruhan adalah melalui lembaga internasional yang memiliki komitmen dalam hal perlindungan pengetahuan tradisional yaitu; WIPO, ICTSD, SC dan LMCM-GRTKF.

This thesis discusses about the protection of traditional knowledge in international law, which is comparing the draft WIPO/GRTKF/IC/9/5 with the rules in the CBD, TRIPS, and the bill PTEBT that can cater the justice of the economic rights and the justice in terms of property rights in traditional knowledge itself, also any efforts that can be taken by the government of Indonesia to promote the international protection of traditional knowledge. The discussion refers to the comparison among the four regulations that corespond to the regulation of traditional knowledge also the discussion of the steps taken by the government of Indonesia to promote the international protection of traditional knowledge through international organization, especially WIPO, ICTSD, SC and LMCM-GRTKF. This study uses a qualitative descriptive method.
The result of this research show that the rules of traditional knowledge in WIPO/GRTKF/IC/9/5, CBD, TRIPS and RUU PTEBT through the approach of the sense of economic justice and the sense of justice for the rights of indigenous people's traditional knowledge are still far from an ideal rule for the protection of traditional knowledge. Furthermore, the result also shows that the efforts that can be taken by the government of Indonesia to promote the international protection of traditional knowledge is through the international institutions that are committed in terms of protection of traditional knowledge, namely: WIPO, ICTSD, SC and LMCM-GRTKF.
"
Depok: Fakultas Hukum Universitas Indonesia, 2012
T30469
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Yuniar Mansye Soeli
"Menurut Wikipedia Indonesia, nutrisi merupakan substansi organik yang dibutuhkan organisme untuk fungsi normal dari sistem tubuh, untuk pertumbuhan dan pemeliharaan kesehatan. Dengan kesibukan aktifitas yang ada membuat mahasiswa Iupa akan memenuhi kebutuhan nutrisinya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi tingkat pengetahuan mahasiswa UI yang kos terhadap nutrisi yang, bergizi. Penelitian ini dilakukan di wilayah kosan di Depok dengan jumlah responden 106 mahasiswa. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif sederhana. Pengambilan sampel dilakukan dengan tekhnik cluster sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner yang berisi pertanyaan tentang data demografi, dan data tingkat pengetahuan. Dalam menganalisa data demografi digunakan presentase (%) untuk mengetahui besamya distribusi jenis kelamin, usia, wilayah kosan, fakultas, dan status perkawinan. Data tingkat pengetahuan diukur dengan menggunakan rentang nilai dan dibagi menjadi tiga kategori, yaitu tinggi , sedang, dan rendah. Hasil penelitian menunjukan bahwa responden yang memiliki lingkat pengetahuan tinggi berjumlah 26 orang (24,5%), tingkat pengetahuan sedang berjumlah 57 orang (53,8%), dan tingkat pengetahuan rendah berjumlah 23orang (21,7%). Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa tingkat pengetahuan keseluruhan (kognitif afektif dan psikomolor) mahasiswa UI Depok mengenai nutrisi yang bergizi tergolong tingkat pengetahuan sedang. Penelitian ini merekomendasikan agar area penelitian berikutnya dapat diperluas dengan jumlah sampel yang lebih besar sehingga lebih representatif dan memungkinkan untuk digeneralisasi."
Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2007
TA5307
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Karen Jensen
"This book presents an entirely new approach to professional learning based on perspectives of the knowledge society and, in particular, an interpretation of Knorr Cetina’s work on scientific ‘epistemic cultures’. Starting with a conceptual chapter and followed by a suite of empirical studies from accountancy, education, nursing and software engineering, the book elaborates how : (a) knowledge production and circulation take distinct forms in those fields, (b) how the knowledge objects of practice in those fields engross and engage professionals and, in the process, people and knowledge are transformed by this engagement. "
Rotterdam: Sense, 2012
e20400006
eBooks  Universitas Indonesia Library
cover
Dell, J.A.
Cambridge, UK: Univ. Press , 2013
001 DEL g
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
McNeely, Ian F.
Tangerang: Literati, 2010
121 MCN p
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Maha, Rahmadani Ningsih
"Tesis ini membahas pola interaksi dan komunikasi berbagi pengetahuan para peneliti dalam menciptakan inovasi di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan faktor-faktor yang mempengaruhi berbagi pengetahuan. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran peneliti dan interpretasi makna berbagi pengetahuan yang dilandasi oleh nilai, keyakinan, motivasi dan norma mempengaruhi tindakan berbagi pengetahuan.
Saran yang diajukan adalah: lembaga perlu membangun kedekatan dan kerja sama antar peneliti guna mengembangkan pengetahuan yang menunjang penciptaan inovasi; peran perpustakaan sebagai pusat informasi harus lebih diberdayakan dalam manajemen pengetahuan; penanaman nilai-nilai organisasi, seperti nilai kebersamaan, kepercayaan terhadap individu lainnya hendaknya diwujudkan dalam program nyata, bukan hanya berupa slogan sehingga dapat dirasakan dan diingat oleh seluruh individu dalam lembaga.

This thesis discusses the patterns of interaction and communication researchers to share knowledge in creating innovations at Indonesian Institute of Sciences (LIPI) and the factors that influence knowledge sharing. This research is a qualitative study with phenomenology approach. The result showed that researcher‟s awareness and meaning interpretations of knowledge sharing were based on values, beliefs, motivations and norms.
The suggestions are: institution needs to construct closeness and cooperation among researchers to develop knowledge that supports the creation of innovation: the role of libraries as information centers should be more empowered in knowledge management; Constructing the organizational values, such as sharing values, trusting to others should be realized in a real program, not only as a slogan/motto butit should be felt and implemented by all individuals in the institution.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2012
T30598
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Rizki Dwi Asmaranti
"ABSTRAK
Perawat berkewajiban untuk melakukan pendokumentasian asuhan keperawatan,
namun pengetahuan perawat terkait dokumentasi keperawatan dinilai masih
kurang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain studi
deskriptif korelatif yang bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang
mempengaruhi pengetahuan perawat terkait pendokumentasian keperawatan di
RSUP Persahabatan. Sampel penelitian adalah sebagian perawat yang bertugas di
ruang rawat inap RSUP Persahabatan sebanyak 106 orang. Hasil penelitian
menunjukkan tingkat pengetahuan perawat terkait pendokumentasian keperawatan
mencapai 64,4% (kategori cukup baik). Terdapat hubungan antara pendidikan
dengan pengetahuan perawat terkait pendokumentasian keperawatan (p=0,006),
usia dengan pengetahuan perawat terkait pendokumentasian keperawatan
(p=0,001), masa kerja dengan pengetahuan pengetahuan perawat terkait
pendokumentasian keperawatan (p=0,002), serta pelatihan dengan pengetahuan
perawat terkait pendokumentasian keperawatan (p=0,005). Hasil penelitian
menyarankan peningkatan pengetahuan dalam pendokumentasian keperawatan
melalui faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan, yaitu peningkatan
pendidikan perawat ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi serta mengupayakan
pemberian pelatihan pendokumentasian keperawatan secara berkala.

ABSTRACT
Nurses are obliged to do documentation of nursing care, but the nurse's
knowledge related to nursing documentation is still considered lacking. This study
uses quantitative methods to the design of descriptive correlative study which
aimed to identify factors that influence nurse's knowledge related to nursing
documentation in Persahabatan Hospital. The samples were partially nurse who
works in the inpatient room at Persahabatan Hospital as many as 106 people. The
result has shown that the level of nurse's knowledge in nursing documentation has
reached 64.4% (good enough category). There was a correlation between
education to nurse's knowledge of nursing documentation (p=0.006), age with
nurse's knowledge of nursing documentation (p=0.001), time of work with nurse's
knowledge of nursing documentation (p=0.002), and the training with nurse's
knowladge of nursing documentation (p=0.005). The result has suggested to
improve the knowledge of nurses in nursing documentation through the factors
that influence knowledge, such as increasing nurse education to higher levels of
education and providing periodic training of nursing documentation.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2012
S43773
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Ilatifah Nur Hidayat
"Knowledge merupakan aspek penting di dalam suatu perusahaan. Knowledge juga menjadi dasar yang dalam proses pengambilan keputusan, sehingga pengelolaan knowledge yang buruk dapat berdampak pada kinerja perusahaan. Divisi Information Technology (DIT) merupakan salah satu divisi di Telkom yang menyadari akan pentingnya pengelolaan knowledge. Saat ini pengelolaan knowledge di DIT belum dilakukan secara merata dan terstruktur. Hal tersebut berakibat pada banyaknya pengetahuan yang hilang, sulitnya mencari dan mengakuisisi pengetahuan, tidak ada repositori pengetahuan, dan proses pembelajaran terhambat. Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukanlah penelitian ini dengan tujuan untuk merancang KMS yang sesuai dengan kebutuhan DIT Telkom. Penelitian ini menggunakan KMS design method dari Becerra Fernandez untuk mengidentifikasi KM solution. Kemudian untuk mendapatkan kebutuhan fungsional dan non-fungsional KMS, penulis melakukan wawancara dengan pihak terkait. Setelah requirement didapatkan, penulis merancang KMS dengan menggunakan teknik prototyping. Untuk analisis gamification, penulis menerapkan kaleidoskop gamification. Hasil rancangan KMS dievaluasi dengan menggunakan teknik PSSUQ. Penulis juga merancang arsitektur KMS dengan menerapkan seven-layer arsitektur KMS dari Tiwana. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa proses KM yang dibutuhkan oleh DIT Telkom adalah socialization (for knowledge discovery), direction, routines, dan combination. Kemudian elemen gamification yang dibutuhkan adalah point, reward, dan leaderboard. Hasil evaluasi rancangan KMS menunjukkan nilai PSSUQ sebesar 2,783 yang berarti rancangan dapat diterima oleh pegawai DIT.

Knowledge is a fundamental component within a corporation. Insufficient management of knowledge can adversely affect firm performance as it serves as the foundation for the decision-making process. The Information Technology Division (DIT) is a division within Telkom that recognizes the significance of knowledge management. Presently, the implementation of knowledge management in DIT lacks uniformity and organization. Consequently, there is a significant loss of knowledge, challenges in locating and obtaining knowledge, absence of a knowledge repository, and hindered learning process. In order to address this issue, a study was carried out with the objective of developing a Knowledge Management System (KMS) that is tailored to the specific requirements of DIT Telkom. This study employs Becerra Fernandez's KMS design methodology to discern appropriate Knowledge Management (KM) solutions. To obtain the functional and non-functional requirements of KMS, the author conducted interviews with relevant stakeholders. Once the requirements were acquired, the author developed the KMS utilizing prototyping methodologies. The author utilized kaleidoscopic gamification for the purpose of analyzing gamification. The outcomes of the KMS design were assessed utilizing the PSSUQ methodology. The author implemented the KMS architecture by utilizing Tiwana's seven-layer KMS architecture. The research findings indicate that the KM processes required by DIT Telkom include socialization (for knowledge discovery), directions, procedures, and combination. The necessary gamification components are points, awards, and leaderboards. The evaluation findings of the KMS design indicate a PSSUQ value of 2.783, signifying that the design is acceptable to DIT personnel."
Jakarta: Fakultas Ilmu Komputer Universitas ndonesia, 2024
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
"Pengetahuan merupakan hal yang sangat penting dalam pengembangan organisasi dalam menghadapi era teknologi informasi. Informasi yang diolah dengan efektif akan sangat bermanfaat dalam peningkatan efektifitas di dalam organisasi...."
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>