Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 50 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Tobing, Jakob
"PEMBUKAAN UUD NRI Tahun 1945 memuat amanat kemerdekaan untuk membentuk suatu Pemerintah Negara Indonesia dengan tujuan antara lain mencerdaskan kehidupan bangsa dalam Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dan berdasar Pancasila. Mencerdaskan kehidupan bangsa adalah proses terencana dan terpadu dalam berbagai bidang kehidupan untuk membangun dan mengembangkan peri-kehidupan bangsa Indonesia yang majemuk agar terus bertumbuh sebagai bangsa yang bersatu, yang terdiri atas pribadi dan masyarakat yang mampu berpikir nalar dan berilmu-pengetahuan, memiliki karakter, disiplin sosial dan budaya positif serta kokoh yang didukung oleh nilai-nilai keimanan, ketakwaan dan akhlak mulia, serta berjiwa kejuangan-patriotik yang menghayati semangat bhinneka-tunggal-ika, berjiwa Pancasila, menjunjung Negara Kesatuan Republik Indonesia dan UUD NRI Tahun 1945. Kecerdasan demikian itulah yang akan menjadi kekuatan dasar bangsa Indonesia untuk menjadi bangsa dan negara yang maju, adil dan makmur. Namun. keadaan dunia pendidikan Indonesia secara umum masih sangat memprihatinkan sehingga diperlukan kebijakan dan langkah-langkah segera, mendasar dan terpadu untuk memperbaikinya."
Jakarta: Lembaga Pangkajian MPR RI, 2018
342 JKTN 007 (2018)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Aslama Nanda Rizal
"Tesis ini membahas tentang pemikiran Presiden Sukarno terkait pendidikan serta kebijakan pendidikan nasional yang ia terapkan di masa kekuasannya secara mutlak: Era Demokrasi Terpimpin (1959-1965). Penelitian menyimpulkan bahwa Presiden Sukarno membuat sistem pendidikan berdasarkan pada cara pikirnya dan cara pandangnya sendiri dibalut dengan hegemoni kekuasaan yang sedang berada di tangannya. Terlihat dengan berbagai macam kebijakan pendidikan nasional yang selalu beriringan dengan keputusan politik. Menandakan bahwa antara kebijakan politik dan pendidikan adalah sejalan.
Penelitian mengenai tema ini berbeda dengan penelitian lainnya karena pada penelitian ini, membedah lebih dalam mengenai pemikiran pendidikan Presiden Sukarno, mengawalinya dari latar belakang berbagai pemikiran, lalu melihat gagasan pendidikannya dari berbagai pidato dan amanat kenegaraan. Dari situ kita bisa mengetahui isi kepala Sang Presiden tentang pendidikan. Dilanjutkan dengan berbagai kebijakan pendidikan nasional yang berlaku dan dijalankan Presiden Sukarno dan pemerintahannya.

This thesis examines about President Sukarno's thoughts on education and the national education policies that he implemented in his absolute rule: the Era of Guided Democracy (1959-1965). The study concluded that President Sukarno created an education system based on his way of thinking and his own perspective wrapped in the hegemony of power that was in his hands. Seen with various kinds of national education policies that always go hand in hand with political decisions. Indicates that between political policies and education are in line.
Research on this theme is different from other studies because in this study, it dissects more deeply about President Sukarno's educational thoughts, starting from the background of various thoughts, then looking at his educational ideas from various speeches and state mandates. From there we can find out what the President's head about education is. Followed by various national education policies that apply and are implemented by President Sukarno and his government.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2022
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
"Pemikiran Ki Hadjar Dewantara tentang kebudayaan berfokus pada konsep "buah budi" manusia sebagai hasil perjuangan melawan alam dan zaman, yang bertujuan untuk mencapai kemerdekaan dan kejayaan hidup. Sikap merdeka dalam kebudayaan ini diwujudkan melalui adaptasi selektif terhadap pengaruh luar, seperti yang tercermin dalam trikon (kontinuitas, konvergensi, dan konsentrisitas) dan gagasan asosiasi (pertemuan budaya timur-barat). "
Yogyakarta: Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST-Press), 2013
370.92 HAD
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
"Pemikiran Ki Hadjar Dewantara tentang kebudayaan berfokus pada konsep "buah budi" manusia sebagai hasil perjuangan melawan alam dan zaman, yang bertujuan untuk mencapai kemerdekaan dan kejayaan hidup. Sikap merdeka dalam kebudayaan ini diwujudkan melalui adaptasi selektif terhadap pengaruh luar, seperti yang tercermin dalam trikon (kontinuitas, konvergensi, dan konsentrisitas) dan gagasan asosiasi (pertemuan budaya timur-barat). "
Yogyakarta: Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST-Press), 2013
370.92 HAD
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
"Pemikiran Ki Hadjar Dewantara tentang kebudayaan berfokus pada konsep "buah budi" manusia sebagai hasil perjuangan melawan alam dan zaman, yang bertujuan untuk mencapai kemerdekaan dan kejayaan hidup. Sikap merdeka dalam kebudayaan ini diwujudkan melalui adaptasi selektif terhadap pengaruh luar, seperti yang tercermin dalam trikon (kontinuitas, konvergensi, dan konsentrisitas) dan gagasan asosiasi (pertemuan budaya timur-barat). "
Yogyakarta: Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST-Press), 2013
370.92 HAD
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
"Materi kuliah Ketamansiswaan membahas pemikiran, ajaran, dan praktik pendidikan Ki Hajar Dewantara yang berpusat pada Pendidikan Nasional Berbasis Kebudayaan dengan landasan Pancadharma (Kodrat Alam, Kebudayaan, Kemerdekaan, Kebangsaan, Kemanusiaan) dan metode Sistem Among (Ing Ngarsa Sung Tulada, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani) untuk menciptakan manusia merdeka yang berbudi pekerti luhur, berjiwa Pancasila, dan berkontribusi bagi bangsa. Mahasiswa diajak mengkaji relevansi ajaran ini, mengembangkan profesionalisme (Ngerti-Ngrasa-Nglakoni), serta menanamkan nilai kemandirian dan tanggung jawab. "
Yogyakarta: Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST-Press), 2014
370.959 8 MAT
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
cover
cover
Ki Hadjar Dewantara, 1889-1959
""Tamansiswa Badan Perjuangan" adalah konsep perjuangan kebudayaan dan pendidikan yang diusung oleh Ki Hajar Dewantara untuk melawan penjajahan dan mengembangkan potensi manusia. Melalui pendidikan yang berakar pada budaya bangsa, Tamansiswa bertujuan untuk mengusir penjajah secara spiritual dan intelektual, serta membentuk manusia yang merdeka, berbudaya, dan berjiwa nasional. "
Yogyakarta: UST-PRESS, 2015
370.959 8 HAD t
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
"Buku ini merupakan manifestasi pemikiran dari tokoh penting pendidikan Indonesia, Raden Mas Soewardi Soerjaningrat atau yang lebih kita kenal sebagai Ki Hadjar Dewantara (1889-1959). Sumbangsih Ki Hajar Dewantara dalam perkembangan pendidikan nasional sangatlah kental dan masih bisa dirasakan hingga saat ini, pemikiran-pemikiran seperti dan konsep manusia merdeka masih membekas dalam corak pendidikan nasional kita. Buku yang diterbitkan oleh UST-Press pada tahun 2013 ini secara khusus membahas mengenai pemikiran, konsepsi, keteladanan, dan sikap merdeka yang didasarkan pada pemikiran Ki Hajar Dewantara dalam seri buku pertamanya. Sumber-sumber yang digunakan dalam buku ini sebagian besar merupakan sumber primer berupa arsip dan dokumen terkait Taman Siswa yang dirilis pada awal hingga pertengahan abad ke-20. Pembahasan dalam buku ini terbagi menjadi delapan bab yang secara umum berfokus pada pendidikan nasional yang ideal menurut Ki Hajar Dewantara. Resensi buku akan difokuskan terhadap topik yang menurut penulis cukup penting. Pendidikan nasional yang dalam hal ini didasarkan pada pandangan ideal Ki Hajar Dewantara berdasarkan nilai-nilai lokal bangsa Indonesia."
Yogyakarta: Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST-Press), 2013
370.92 HAD
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 >>