Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 2190 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Tsuchiya Kisho
"Abstrak
Observers of Timorese culture have long maintained a preoccupation with the term Lulik. Its meanings have fluctuated in the past one-and a half centurie with prominent associations including idolatry, the sacred or prohibited, black magic, Timorese animist expression, or the core of Timorese culture.But Timorese have also commonly used the word as an adjective. This paper attempts to trace the origin of the bifurcated usages of the word Lulik through a reading of early missionary efforts to translate Portuguese religious texts into Tetun since the 1870s. In the early European missionaries ethnographic reports, Lulik was identified as the Other of Catholicism, the opponent to be suppressed. It was adopted as the translation of idolatry in missionary Tetun texts. However, it was impossible to maintain the singular pejorative meaning of Lulik, as the Timorese preferred to call Catholic priests nai lulik (Lord Lulik). A Timorese collaborator on Bible translation further took advantage of the missionaries ignorance of Timorese culture and language: Jesus was called Maromak Oan (the ritual ruler in Wehali) and liurai (the indigenous executive authority), while Caiaphas became the head sacerdote (the Portuguese word for priest) and Pontius Pilate was called Em-Boot (the title for a Portuguese governor). The upshot was that an attempt to present Catholicism as a European religion failed in Tetun, and the Passion became a story of an innocent native who was executed by the colonial and religious authorities. The missionaries Europe centric mistranslation of Lulik and the Timorese cosmology, however, strongly influenced the way the academic discourse on Lulik has developed in the following generations
"
Japan: Southeast Asian Studies, Kyoto University, 2018
330 JJSAS 55:2 (2018)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Tucker, Catherine M.
"The Anthropology of Stuff" is part of a new Series dedicated to innovative, unconventional ways to connect undergraduate students and their lived concerns about our social world to the power of social science ideas and evidence. Our goal with the project is to help spark social science imaginations and in doing so, new avenues for meaningful thought and action. Each "Stuff" title is a short (100 page) "mini text" illuminating for students the network of people and activities that create their material world. From the coffee producers and pickers who tend the plantations in tropical nations."
New York : Routledge, Taylor & Francis Group, 2017
394.12 TUC c
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Malinowski, Bronislaw, 1884-1942
London: Yale University Press, 1945
301.02 MAL d
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Tae-Hung, Ha
Shinchon-Dong: Yonsei University Press, 1968
951.9 TAE g
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Lubis, Mochtar, 1922-2004
Jakarta : Yayasan Obor Indonesia , 1993
959.8 LUB b
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Buono, Anthony F.
San Francisco: Jossey-Bass, 1989
658.3 BUO h
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Sindoro Salim Jibril
"Pemahaman fenomena budaya organisasi adalah fundamental untuk mengetahui yang terjadi di dalam organiasi, karena dapat membantu menjalankan dan meningkatkan kemampuan organisasi. Hubungan budaya organisasi proyek konstruksi terhadap kinerja waktu, ditentukan dengan mengidentifikasi dimensi budaya organisasi yang terkait dalam permasalahan pada industri konstruksi, dan mengukur pengaruhnya terhadap kinerja waktu menggunakan analisa korelasiregresi, sehinga dimensi budaya organisasi yang berpengaruh terhadap kinerja waktu, dapat dihasilkan. Dimensi budaya organisasi proyek yang berpengaruh signifikan terhadap kinerja waktu adalah Efisiensi, Integrasi organisasi, Kejelasan sasaran, Komunikasi dan orientasi kinerja.

Phenomenon of organizational culture is fundamental to know within organization, because can help to perform and improve organizational capabilities. To determine the relationship of organizational culture on the performance of the construction project. By identifying relevant dimensions of organizational culture in the construction industry problems and measure its influence on time performance with correloation-regression analysis, then the dimensions of organizational culture wich significantly influence the performance time, will be acquired. the dimensions of organizational culture of construction projects that significantly affect the time performance is the efficiency, integration organization, clarity of objectives, communication, and performance orientation.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2011
T40820
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Ali, Ann Sunn Geun
"Tesis yang menjadi salah satu persyaratan untuk menyelesaikan program magister ini berjudul "Proses Difusi Islam di Korea : Ditinjau dari Sejarah dan Perkembangannya". Hasilnya berasal dari sebuah penelitian lapangan di desa San Yong yang berada sekitar 45 km dari Kota Seoul dengan jumlah penduduk 700 jiwa.
Penulis memilih desa itu sebagai percontoh daerah penelitian karena hampir setengah penduduknya memeluk agama Islam dan perkembangannya sangat pesat. Untuk mendapatkan hasil yang memuaskan, penelitian dilakukan pada berbagai aspek, seperti Cara kehidupan sehari-hari, kebudayaan, pakaian, perkawinan, dan tatanan kehidupan beragama. Metode wawancara juga dilakukan terhadap tokoh masyarakat sehingga hasil penelitian lebih sempurna.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sejarah panjang bangsa Korea. Menurut historisnya, bangsa Korea dalam masa madya menghadapi dua macam pengaruh yang berbeda, yaitu pengaruh Kong Hu Chu yang datang dari daratan Cina dan pengaruh Barat yang kemudian memasukkan unsur-unsurnya ke dalam alam penghidupan bangsa Korea melalui hadirnya agama Kristen. Di tengah tengah berjalannya proses modernisasi dan perkembangan agama-agama besar di dunia, seperti agama Budha, Kong Hu Chu, Kristen, dan Agama pribumi di kawasan Republik Korea Selatan, lahirlah agama Islam sebagai keyakinan baru bagi rakyat Korea. Bagaimana proses masuknya agama Islam, penerimaan rakyat Korea terhadap agama itu, dan perkembangan selanjutnya merupakan hal-hal yang menjadi pusat perhatian penelitian sehingga menjadi tesis Mi.
Selanjutnya, studi lapangan dan wawancara akan berupaya mendeskripsikan, menurut sejarah kehidupan, dan menjelaskan keadaan rakyat Korea sehubungan dengan agama Islam. Perkembangan Islam di Korea adalah suatu sejarah dan kebudayaan yang bersifat nasional. Peradaban dan kebudayaan akan mencerinkan pola pikir yang sederhana. Namun, pengaruh perkembangan dan masuknya agama Islam sangat berperan mengubah pola pikir rakyat Korea.
Berdasarkan hasil analisis data dari lapangan dan informasi yang dapat dari wawancara, rakyat korea dapat menerima hadirnya Islam sebagai agama baru yang membawa perkembangan. Persoalan ketidakpuasan dalam mencari kehidupan ternyata dapat dijawab oleh panggilan Illahi yang memberikan motivasi hidup bagi manusia.
Sekelompok manusia dengan kebudayaan tertentu akan mengalami proses sosial jika dihadapkan pada unsur budaya asing, seperti kejadian rakyat Korea dengan agama Islam. Jadi, budaya Islam yang diterima rakyat Korea masih dalam proses pengolahan. Dengan kata lain, perilaku dan akidah Islam bagi rakyat yang telah memeluknya belum dilaksanakan seluruhnya secara sempurna. Namur, pengaruh Islam dalam kehidupan merupakan corak tersendiri.
Agama Islam agaknya belum lama masuk ke Korea jika dibandingkan dengan negara lain. Akan tetapi, perkembangannya cepat karena strategi Islam di Korea sangat baik dan terpusat. Tidak sedikit pemuda Korea yang mendalami agama Islam, baik melalui pendidikan, melalui diri sendiri, maupun melalui lingkungan.
Kalaupun ditinjau dari sejarah rnasuknya agama Islam di Korea, secara samar pada abad ke-7 para pedagang Arab dan pedagang Cina telah membawa agama itu ke Semenanjung Korea. Namun, secara jelas agama Islam masuk Korea pada saat terjadinya perang antara Korea Utara dan Korea Selatan, yaitu oleh seorang pemimpin pasukan tentara Turki, Jubaidi Kochac."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 1995
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Lucky Indah Putri
"Skripsi ini membahas makna bagaimana kelucuan ikon-ikon busaya populer yang didekonstruksi oleh seniman Jerman, Patricia Waller dalam pamerannya yang berjudul "Broken Heroes". Di dalam pameran tersebut ditampilkan 10 tokoh kartun dan komik. patricia Waller mendekonstruksi makna pahlawan dan ikon budaya populer yang berlaku pada masyarakat masa kini melalui karya intalasinya. Di dalam pameran Patricia Waller menjungkirbalikkan makna kepahlawanan dengan menampilkan kelucuan dari ke-10 tokoh kartun dan komik tersebut.

The objective of this thesis is to show how the meaning and silyness icons of pop culture deconstructed in Broken Heroes exhibition by Patricia Waller is. The figures in Patricia Waller's Broken Heroes exhibition are all well-known icons of pop culture. They are creatures of comics and cartoons. Patricia Waller deconstruct the meaning of hero which already well known by people through her Broken Heroes exhibition. She breaks the meaning of traditional heroes with silyness of the figure.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2015
S59202
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Agung Adiprasetyo
Jakarta: Elex Media Komputindo, 2007
658.401 COR
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library