Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 100 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Joshua Tegar Mandiri
"Social engineering merupakan salah satu modus operandi kejahatan siber yang paling banyak dilaporkan dalam situs CekRekening.id. Hal sekaligus pula menjadi indikasi bahwa masih lemahnya strategi pencegahan kejahatan yang dapat dengan tepat diterapkan untuk menangani fenomena social engineering sebagai satu modus operandi kejahatan siber yang spesifik. Oleh sebab itu, penulis ingin menganalisis fenomena kejahatan siber bermodus operandi social engineering dan mencoba merumuskan strategi pencegahan kejahatan yang relevan. Dalam konteks ini, kemudian diperlukan bukan saja penjelasan akan tetapi juga strategi pencegahannya. Berdasarkan data dan hasil analisis, teridentifikasi setidaknya terdapat 4 (empat) bentuk social engineering, yang meliputi toko dan/ atau produk fiktif, disguise as an authority, website spoofing, serta disguise as relatives. Penjelasan terhadap bentuk social engineering tersebut, dengan menggunakan routine activity theory, mengerucut pada kondisi bahwa terdapat lemahnya penjagaan, sasaran kejahatan yang cocok dengan kemampuan yang dimiliki oleh pelaku, serta pelaku yang termotivasi untuk memperoleh keuntungan dengan resiko yang rendah. Penjelasan ini yang kemudian menjadi dasar untuk mengusulkan strategi pencegahan, berdasarkan teori situational crime prevention, yang meliputi increase the effort, increase the risks, reduce the rewards, reduce provocation and excuses.

Social engineering is one of the most reported crime modus operandi in CekRekening.id. This is also an indication that there are still weak crime prevention strategies that can be properly applied to handle the social engineering phenomenon as a specific cyber crime modus operandi. Because of that, the writer wants to analize the phenomenon of cybercrime with social engineering as the modus operandi, and tries to formulate the relevant crime prevention strategies. In this context, it needs not only explanations, but also the prevention strategies. Based on the data analysis, it can be indentified at least 4 (four) types of social engineering, which are fake shop and/ or product, disguise as an authority, spoofing website and disguise as relatives. The writer is using the routine activity theory to explain each of the social engineering types, and come out to conclusion that there is lack guardianship, crime target that suited to offender’s capability, and motivated offender to gain benefits with low risks. This explanation become the basis for proposing the prevention strategies based on situational crime prevention, that involve increase the efforts, increase the risks, reduce the rewards, reduce provocation and excuses."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2021
TA-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Franz Hendrawan P.
"ABSTRAK
Penelitian ini membahas mengenai strategi pengamanan pada kawasan Duri Residential
Industrial Area PT Chevron Pacific Indonesia. Dengan menggunakan 10 dari 25 teknik
Situational Crime Prevention yang dikemukan oleh Clarke, peneliti mencoba melakukan analisa
menggunakan metode Strength, Weakness, Opportunity dan Threat (SWOT) terhadap bentukbentuk
pengamanan yang ada di kawasan ini. Kemudian, peneliti juga mengkaji literatur-literatur
yang berkaitan dengan penerapan Situational Crime Prevention pada kawasan perumahan dan
industri. Selanjutnya, penulisan penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan
tipe penelitan deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan strategi pengaman pada kawasan
Duri RIA telah menerapkan 10 teknik Situational Crime Prevention yang kemudian mampu
membantu mengurangi maupun mencegeh terjadinya kejahatan, pencurian dan penggelapan
barang milik perusahaan.

Abstract
The focus of this study is about security strategy in Duri Residential Industrial Area at PT
Chevron Pacific Indonesia. Using 10 of 25 Situational Crime Prevention techniques by Clarke,
the researcher tries to analyze with Strength, Weakness, Opportunity and Threat methods the
kinds of security that?s in Duri Residential Industrial Area. Also, the researcher has done
literature reviews on subjects relating to Situational Crime Prevention in housing and industrial
location. This research is qualitative descriptive interpretive. The results of this research shows
the security strategy in Duri Residential Industrial Area has implemented 10 Situational Crime
Prevention techniques that helps to prevent or stop crime such as theft and embezzlement of the
company?s goods or property."
2012
S-Pdf
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Arifana
"Penelitian ini memfokuskan perhatian pada pencegahan kejahatan yang dilakukan oleh pemilik atau pengelola kos-kosan di Kelurahan Kukusan Kecamatan Beji, Kota Depok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran mengenai pencegahan kejahatan dirumah kos-kosan dalam upaya untuk mencegah atau meminimalkan terjadinya tindak kejahatan di wilayah tersebut secara akurat dan analisis ilmiah mengenai strategi pencegahan kejahatan secara situasional didaerah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Data diperoleh dengan wawancara mendalam terhadap informan sebagai korban dan terhadap pelaku kejahatan yang pernah melakukan kejahatan dirumah kos-kosan. Wawancara tersebut dimaksudkan guna mendapatkan informasi bagaimana pencegahan kejahatan yang telah dilakukan oleh pengelola dan penghuni kos-kosan, serta teknik yang dilakukan pelaku dalam menjalankan aksi kejahatannya. Pembahasan dalam penelitian ini dengan menggunakan 3 (tiga) teknik dari 16 teknik pengurangan kesempatan berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Ronald V. Clarke (1997) mengenai pencegahan kejahatan situasional yaitu target hardening, access control, dan deflecting offender. Rekomendasi dari penelitian ini adalah sebagai bahan kajian bagi pihak penegak hukum dalam hal ini kepolisian untuk menanggulangi tindak kejahatan yang terjadi diwilayah mayoritas terdapat banyak rumah kos-kosan.

This research tried to focus on crime prevention that have been done by the owner or manager of Boarding House located in Kukusan?Beji, Depok. The purposes of this research are to give an overview of Boarding House?s crime prevention in case to prevent or minimize the occurrence of crime and to analyze the situational crime prevention strategy in that area. This research was using a descriptive-qualitative method. The information and data are obtained from in-depth interviews with two informants, the victim and the criminal which already committed crimes in Boarding House. The main purposes of the in-depth interview are to analyze how the owner or the manager of Boarding House do the crime prevention, and to find out how the criminals committed their crime. The discussion in this research was using the sixteen technique of reducing crime opportunities theory from Ronald V. Clarke (1997) on situational crime prevention, but in this research, the researchers only focus on the first main part of the theory, Increasing Perceived Effort, which contain three technique; target hardening, access control, and deflecting offender. This research was recommended as a reference for the law enforcement in Kukusan-Beji, Depok, especially the police, to overcome every crime that happens in the Boarding House area."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2013
S45787
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Yusuf Aulia Putra
"Penulisan ini membahas mengenai Strategi Pencegahan terhadap penyelundupan yang dilakukan oleh KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam. Batam menjadi fokus utama karena merupakan kawasan perdagangan bebas oleh karena itu dibentuklah coastal surveillance system. Coastal surveillance system merupakan sebuah sistem pengawasan yang berfungsi sebagai anti-smuggling, border security and protection, identifikasi terhadap ancaman di wilayah laut, kesiap-siagaan maritim dan keamanan wilayah laut. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui efektivitas dari coastal surveillance system yang ditinjau melalui 5 teknik pencegahan kejahatan situasional oleh Clarke. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai juga berfungsi sebagai guardian dalam routine activity untuk pencegahan kejahatan penyelundupan.

This paper discusses about Crime Prevention Strategy against smuggling do by KPU Customs and Excise Type B Batam. Batam becomes the main focus because it is a free trade zone, and thus coastal surveillance system is formed. Coastal surveillance system is a surveillance system that functions as anti-smuggling, border security and protection, identification of maritime threat, maritime readiness and the security of sea area. The objective of this paper is to understand the effectiveness of coastal surveillance system through 5 crime prevention techniques by Clarke. DirectorateGeneral of Customs and Excise also functions as guardian routine activtrity to preventsmuggling."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2018
TA-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Kamilah Nuroktina Larasati
"Tugas karya akhir ini membahas mengenai strategi pencegahan kejahatan terhadap radikalisasi online. Radikalisasi online secara definisi adalah proses dimana individu melalui aktivitas online berinteraksi dengan menggunakan berbagai fasilitas internet, hingga menerima persepsi bahwa kekerasan sebagai metode yang tepat untuk menyelesaikan konflik sosial dan politik. Radikalisasi online dapat terjadi karena adanya penguatan dari luar. Dampak dari radikalisasi online sangat besar, karena dapat memunculkan aksi terorisme di kemudian hari. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah pencegahan kejahatan secara sosial yang melibatkan masyarakat. Pencegahan kejahatan secara sosial yang dapat digunakan adalah pemblokiran situs. Pemblokiran situs tentu saja dilakukan oleh kominfo berdasarkan 4 kriteria BNPT. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bahwa pemblokiran dapat mencegah radikalisasi online.

This thesis discusses about crime prevention strategy of online radicalization. Online radicalization by definition is a process whereby individuals through online activities interact using various internet facilities, thus accepting the perception that violence is the right method for resolving social and political conflicts. Online radicalization can occur due to outside reinforcement. The impact of online radicalization is huge, because it can lead to terrorism in the future. Therefore, it takes a social crime prevention involving the community. Social crime prevention that can be used is blocking sites. Blocking sites done by Ministry of Communication and Information Technology RI (Kominfo RI) based on 4 criteria from National Counter Terrorism Agency (BNPT). The purpose of this research is to know that blocking can prevent online radicalization."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2018
TA-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Aldo Albertho S
"Tulisan ini membahas mengenai penyelundupan narkotika melalui jalur laut masih menjadi permasalahan yang dihadapi oleh Indonesia. Data Asean Seaport Interdiction Task Force ASITF menunjukan, 80 penyelundupan narkotika dilakukan melalui jalur laut. Penerapan pencegahan kejahatan situasional pada kasus penyelundupan narkotika melalui jalur laut menuju Indonesia menjadi pilihan. Pencegahan dimulai dari wilayah laut hingga pencegahan pada pelabuhan yang menjadi tempat tujuan awal pengiriman narkotika melalui jalur laut. Konsep dan teori yang digunakan dalam tulisan ini adalah tentang pencegahan dan pengamanan penyelundupan narkotika melalui jalur laut dengan menerapkan teori pencegahan kejahatan situasional dan dalam tulisan ini dijelaskan BNN sebagai instansi dalam pemberantasan narkotika berkolaborasi dengan instansi lain untuk mendapatkan hasil maksimal dalam pencegahan yang dilakukan. Sumber data dalam tulisan ini mengambil data sekunder untuk melengkapi data dalam tulisan ini.

This paper discusses the smuggling of narcotics through the sea lane is still a problem faced by Indonesia. Asean Seaport Interdiction Task Force ASITF data shows, 80 of narcotics smuggling is done by sea. The implementation of situational crime prevention in the case of narcotics smuggling through the sea route to Indonesia becomes an option. Prevention starts from the sea area to the prevention of the port that became the initial destination of narcotics delivery through the sea lane. The concepts and theories used in this paper is about the prevention and safeguarding of narcotics smuggling through sea lane by applying situational crime prevention theory and in this article is described BNN as an institution in the eradication of narcotics collaborate with other agencies to get maximum results in prevention conducted. The data source in this paper takes secondary data to complete the data in this paper."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2018
TA-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Fahmi Fathurrahman
"Tulisan ini membahas pencegahan kejahatan situasional yang dilakukan oleh TIMPORA Jakarta Selatan dalam mencegah terjadinya pelanggaran keimigrasian yang dilakukan oleh warga negara asing di Apartemen X. Untuk mencapai pencegahan Tenaga Kerja Asing (TKA) ilegal yang efektif diperlukan pengawasan yang maksimal dan tanpa hambatan. Namun jika dalam proses pengawasan faktor penghambat muncul, maka akan menyebabkan warga asing memiliki pilihan rasional untuk melakukan pelanggaran keimigrasian. Tulisan ini menunjukan pencegahan kejahatan situasional yang dilakukan oleh TIMPORA Jakarta Selatan belum cukup efektif. Faktor penghambat seperti kurangnya sumber daya manusia yang bertugas untuk melakukan pengawasan terhadap warga negara asing serta belum maksimalnya koordinasi terhadap instansi terkait lainnya dalam melaksanakan pengawasan secara administratif maupun pengawasan langsung di lapangan. Dampak dari lemahnya pengawasan tersebut adalah mudahnya warga negara asing melakukan pelanggaran keimigrasian. Perlu adanya upaya peningkatan pengawasan baik secara administrartif maupun pengawasan lapangan agar meningkatkan resiko bagi warga negara asing yang ingin menjadi TKA ilegal di Apartemen X.

This paper discusses about the situational prevention conducted by the TIMPORA in order to prevent the immigration misuse that doing by the foreign citizen in X Apartemen. To reach the effective prevention of the immigration misuse, they need the maximum supervision without any problem. If in the supervision process there is a problem, it made the foreign citizen has the rational reason to do the immigration misuse. This paper show that the supervision of the immigration misuse at the TIMPORA is not effective yet. The factors that can be a problem of this surveillance is the human resource to watch the foreign citizen from the immigration misuse. the other factor is the coordination with the relevant instance not maximal either administration or surveillance at the location the effect from that less surveillance is the foreign citizen can do the immigration misuse easily. Increase the surveillance both of the administrative or live surveillance at the location is needed to increase the risk for the citizen foreign that want to become Illegal foreign worker in X Apartement."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2018
TA-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Aulia Febriani
"Perburuan satwa liar yang dilindungi di Indonesia merupakan bentuk wildlife crime dan berbagai upaya untuk penanganan telah dilakukan, namun perburuan satwa liar tetap marak terjadi. Salah satu bentuk upaya penanganan adalah pencegahan perburuan liar dengan mempermudah masyarakat membuat e-Pelaporan atas kasus perburuan liar. Terdapat pula bentuk edukasi terhadap masyarakat dengan menggunakan metode visualisasi guna membantu penegakan hukum atas perburuan liar. Penulisan ini akan menggunakan gambar dari website, instagram, twitter WWF-Indonesia dan juga gambar dari aplikasi e-Pelaporan. Kemudian kumpulan gambar yang sudah penulis kumpulkan akan dibahas dalam kerangka berpikir pencegahan kejahatan dan kriminologi visual. Hasil dari penulisan ini melihat bahwa gambar dapat berfungsi sebagai bentuk bukti dari dilakukannya pencegahan kejahatan dan gambar melalui website dan media sosial menjadi suatu bentuk edukasi mengenai perburuan liar.

The hunting of protected wildlife in Indonesia is a form of wildlife crime and various efforts for overcoming this issue have been carried out, but the huming of wild animals is still widespread. One form of approach in overcoming this problem is creating a prevention of illegal hunting by making it easier for people to make e-Pelaporan on cases of poaching. Another approach is through educating the community by using visualization methods to help enforce the law on poaching. This writing will use images from the website, Instagram, WWF-Indonesia's official twitter account and also images from the e-Reporting application. Then these images that the authors have collected will be discussed in the thinking framework of crime prevention and visual criminology. The results of this paper concludes that images can function as a form of evidence of crime prevention and images through websites and social media becomes a form of education regarding poaching."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2019
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Kenia Verani
"ABSTRAK
Tugas Karya Akhir ini membahas mengenai penerapan whistleblowing system sebagai salah satu upaya pencegahan situasional terhadap tindak kejahatan okupasional di PT. X. PT.X dalam upaya mencegah sekaligus meminimalisir kejahatan okupasional menerapkan mekanisme bernama whistleblowing system sebagai intervensi pada risiko terjadinya kejahatan okupasional. Analisis dalam penulisan ini menggunakan pendekatan pencegahan kejahatan situasional untuk kejahatan kerah putih melalui tiga prinsip yaitu increasing the risk of detection, reducing provocations, dan removing the excuses. Pada tulisan ini, hasil analisis menunjukan bahwa whistleblowing system masih diragukan keefektifannya walaupun penerapannya sudah mencakup tiga prinsip tersebut.

ABSTRACT
This paper discusses the application of the whistleblowing system as an effort to prevent occupational crime at PT. X. PT. X in an effort to prevent and minimize occupational crime implementing a mechanism called whistleblowing system as an intervention to the risk of occupational crime. The analysis in this paper uses a situational crime prevention approach for white collar crime through three principles namely increasing the risk of detection, reducing provocations, and removing the excuses. In this paper, the results of the analysis show that the effectiveness of the whistleblowing system is still doubtful even though its application includes these three principles."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2020
TA-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Muhamad Dikri Khofiyana
"Pelaksanaan sistem pengamanan sehingga terpeliharanya keamanan yang kondusif merupakan suatu prasyarat utama agar program pembinaan di Lapas dapat berjalan dengan baik. Upaya pemeliharaan keamanan tersebut sering dihadapkan dengan kondisi-kondisi yang menjadi kerentanan tersendiri yang memiliki tendensi terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban, salah satu bentuknya adalah pelarian warga binaan. Kondisi-kondisi yang menjadikan Lapas rentan mengalami pelarian warga binaan dialami oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bogor, yang pada tahun 2016 mengalami peristiwa pelarian warga binaan dengan total warga binaan melarikan diri terbanyak selama 10 (sepuluh) tahun terakhir di lingkungan Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Barat.
Skripsi ini memberikan gambaran dan ulasan terhadap upaya-upaya peningkatan sistem pengamanan yang telah dilakukan oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bogor sebagai bentuk evaluasi pencegahan pelarian warga binaan. Pelaksanaan sistem pengamanan yang ada, dikaji dengan menggunakan Situational Crime Prevention dengan dukungan elaborasi faktor kerentanan terjadinya pelarian warga binaan dengan menggunakan Routine Activity Theory. Melalui analisis dari data yang didapat, bahwa pelaksanaan sistem pengamanan sebagai implementasi teknik pencegahan dari Situational Crime Prevention, sebagai upaya mencegah pelarian warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bogor telah terlaksana cukup baik. Hal tersebut berimplikasi terhadap tingkat terjadinya peristiwa pelarian, bahwa sejak peristiwa pelarian warga binaan di tahun 2016, hingga saat ini Lapas Kelas IIA Bogor tidak lagi mengalami peristiwa pelarian warga binaan

Implementation of a security system so that conducive security is maintained is a major prerequisite for the development program in Correctional Institutions to run well. Efforts to maintain security are often faced with conditions that are separate vulnerabilities that have a tendency to disturb security and order, one form of which is the escape of inmates. Conditions that make Lapas vulnerable to escaping inmates are experienced by the Bogor Correctional Institurion, which in 2016 experienced an escape of inmates with a total of most of the inmates have fled during the last 10 (ten) years in the West Java Regional Office of the Ministry of Law and Human Rights.
This thesis provides an overview and review of efforts to improve the security system that has been carried out by the Bogor Correctional Insitution as a form of evaluating the escape prevention of inmates. The implementation of the existing security system is studied using Situational Crime Prevention with the support of elaboration of the vulnerability factors for the escape of inmates using the Routine Activity Theory. Through analysis of the data obtained, the implementation of the security system as the implementation of Situational Crime Prevention techniques, as an effort to prevent the escape of inmates at Bogor Correctional. has been carried out quite well. This has implications for the rate of occurrence of escapes, that since the escape of inmates in 2016, until now the Bogor Correctional Institution has no longer experienced escapees of inmates.
"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2023
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>