Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 71 dokumen yang sesuai dengan query
cover
R.M. Sutjipto Wirjosuparto
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 1960
D1843
UI - Disertasi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Karsono Hardjosaputro
Depok: Fakultas Sastra UI, 1998
899.222 KAR a
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Suci Hadi Suwita
Yogyakarta: Elmatera, 2010
899.222 SUC a
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Suci Hadi Suwita
Yogyakarta: Radhita Buana, 2003
899.222 SUC m
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
"Menerangkan: a. Dandang gula jang didjadikan permulaan gending b. Waktu menulisnja: Kemis Wage, tanggal 19 Rabiulakir, tahun Dje, Windu Santjaja, bulan Kasa, Wuku Djulung pudjut, sengkala tahunnja: naga trus swara ningrat = th. 1789..."
Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 1956
S11129
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Mochamad Chusaerie
"Mochamad Chusaerie, Serat Mursada, Suntingan Teks Edisi Kritis (di bawah bimbingan Karsono H Saputra, M. Hum). Program Sarjana Universitas Indonesia, 2000. Serat Mursada sebagai salah satu karya sastra pesisiran bercorak keislaman, isinya menceritakan petualangan tokoh Mursada (=Ali bin Abi Thalib, atau pada masyarakat jawa lebih dikenal dengan sebutan Ali Murtadha). Langkah kerja filologi dilakukan pada naskah ini dengan melakukan kritik teks yang didalamnya tcrdapat perbandingan teks. Mengacu pada tulisan Behrend, 1995, maka perbandingan teks dilakukan dengan memperhatikan tiga buah aspek, yakni aspek tembang, cariyos dan tembung. Mengingat jumlah naskah SM relatif banyak, (20 naskah), maka sebelumnya dilakukan proses eliminir yang menghasilkan lima buah naskah, yakni Br 446, CI, 95, CI 100, KBG 416, dan KBG 148. Aspek pcrtama dilakukan dengan membandingkan jumlah puurh dan jenis./nama lembang. Sedangkan aspek kedua membandingkan alur dan tokoh pada masing-_masing naskah. Dari perbandingan kedua aspek ini, ditentukan kelompok naskah seversi maupun varian. Adapun aspek ketiga, perbandingan tembung dilakukan terhadap naskah sevarian, yakni Br 446, CI 95, CI 100, dan K13G 416). Berdasarkan lima naskah terpilih ditentukan sebuah naskah landasan yakni sebuah naskah koleksi Perpustakaan Fakultas Sastra Universitas Indonesia dengan nomer koleksi FSUI/NR 317 CI 100 yang digunakan sebagai dasar suntingan teks. Adapun sejumlah varian digunakan sebagai pembanding."
2000
S11403
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
"Serat sja'ir paras nabi yang menjelaskan tentang perbedaan dan persamaan dengan hikayat nabi bertjukur"
Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 1958
S11381
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Woro Aryandini Sumaryoto
"ABSTRAK
Rangga Lawe pernah dikenal di kalangan rakyat sebagai nama seorang tokoh yang dikagumi. Meskipun ada karya sastra yang menceritakan bahwa ia adalah seorang pemberontak, seperti dalam Kidung Pangga Lawe dan Pararaton, namun rak_yat menganggapnya sebagai tokoh legendaris, simbol dari kepahlawanan dan pengabdian kepada negara. Ia digambarkan sebagai seorang panglima perang yang tangguh dan disegani, penentu dan perumus siasat perang, dan sering mempertaruh_kan jiwanya untuk raja dan negara.
Rangga Lawe menarik perhatian, karena : sebagai nama seorang pemberontak terhadap raja (Wijaya) dari kerajaan Majapahit, justru dilestarikan sebagai nama panglima Majapahit juga, pada jaman Ratu Kencana Wungu. Ketika muncul pemberontakan Urubesma terhadap Ratu Kencanawungu, raja Majapahit, nama Rangga Lawe di_pakai lagi sebagai nama panglima tentara Majapahit yang menumpas pemberontakan itu. Hal ini terjadi setelah le_bih darn. 100 tahun sejak tewasnya Rangga Lawe sebagai seorang pemberontak ( infra halaman 25 ), bahkan dalam perjuangan merebut kemerdekaan Negara Re publik Indonesia pada abad ke-20 ini, nama tokoh Rangga. Lawe diabadikan menjadi nama sebuah divisi Tentara _

"
1984
S11467
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Luwiyanto
"Penelitian ini bertujuan menyajikan suntingan teks Serat, Seh Jangkung (SSJ), terjemahan, dan mengemukakan struktur dan makna teksnya. Untuk mencapai tujuan itu dimanfaatkan dua teori yaitu filologi dan sastra, t.erutama teori struktural. Dalam rangka sunti.ngan teks SSJ digunakan edisi standar dengan disertai aparat kritik.Adapun teori struktural dimanfaatkan untuk membedah struktur naratif dan makna teks. Teori itu menganggap bahwa karya sastra memiliki struktur yang utuh dan lengkap, yang segenap unsurnya masing-masing memiliki koherensi intr.insik. Oleh karena itu, struktur naratif dan makna yang menjadi karakteristik teks SSJ dapat diuraikan unsur-unsurnya dan pertaliannya dalam membentuk makna teks secara keseluruhan."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 1996
T41364
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Nanny Sri Lestari
"ABSTRAK
Wanita sering kali memiliki tugas rangkap, tidak hanya
menjadi ibu bagi anak-anaknya tetapi juga menjadi pelindung
dan pencari nafkah bagi keluarganya. Tidak heran jika banyak
perhatian ditujukan kepada wanita, baik dari kalang
pengarang/penyair atau peneliti/ilmuwan atau pilitisi maupun
kaum agama.
Berbagai macam penelitian dilakukan untuk memecahkan
keunikan ini. Mungkin saJa penelitian terhadap keunikan ini
dilandaai oleh aikap masyarakat yang tadinya memang sudah
menghargai kedudukan kaum wanita tetapi Juga dapat saja
sebaliknya.
Pada maayarakat Jawa wanita memang memiliki kedudukan
yang eangat kuat, dalam arti segala-galanya. Penelitian ini
berusaha mengungkapkan sudut pandang seorang penyair
perampuan dalam memandang kehidupan perempuan deaa.
Melalui pendekatan intrinsik terhadap aebuah ragam
sastra puiai Jawa baru, akan terlihat bahwa struktur puiei
separti yang dikemukakan oleh Jan Van Luxemburg dan kawan-
kawan terlihat mamiliki suatu Jaringan kuat yang mendukung
keinginan penyair untuk mengungkapkan apa yang menjadi
pemikirannya.
Perempuan di dalam kehidupan masyarakat khususnya Jawa,
dimana pun aama. Perempuan Jawa yang hidup di desa memiliki
keistimewaan teraendiri. Hal ini diungkapkan melalui bait-bait
yang terdapat dalam puisi tersebut. Setiap bait mengungkapkan
bagian-bagian kehidupan yang dijalani oleh seorang perempuan
duaun. Perempuan itu tidak mengeluh, tidak protes, perempuan
itu hanya menjalankan apa yang menjadi tugasnya.
Struktur puisi ini sangat ketat larik demi larik aaling
berkait satu aama lain. Bahkan bait dengan larik aaling
berkait, apalagi bait demi bait. Pilihan kata membentuk éatu
irama yang enak untuk dinikmati ketika membaca puisi ini. Tema
puiai merupakan euatu Jalinan arti yang diangkat keterkaitan
ciri tipografik, irama, bunyi, pilihan kata, alur, si aku
lirik, dan latar. Sedangkan makna merupakan keutuhan inti yang
mencuat melalui Jaringan keterkaitan unsur~unsur .tadi yang
membentuk satu garis pemikiran seseorang terhadap eeeuatu yang
diperhatikannya."
Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 1994
LP-pdf
UI - Laporan Penelitian  Universitas Indonesia Library
<<   2 3 4 5 6 7 8   >>