Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 159 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Rr. Hesti Nur Lestari
"
ABSTRAK
Penjara sebagai suatu toral institution (Goffman, 1961) yang dimasukkan oleh
Cohen dan Taylor (1972) ke dalam kategori extreme situation atau extreme
environment memiliki situasi, kondisi, ciri-ciri atau sifat yang berbeda dengan
kehidupan sehari-hari yang ?normal? di luar penjara. Penelitian ini berangkat dari
pertanyaan bagaimana seorang narapidana - yang sebelumnya hidup di dunia luar yang
bebas - menyesuaikan diri dengan kehidupan di penjara.
Untuk itu penelitian ini memfokuskan diri pada narapidana bermasa hukuman
panjang yang lelah cukup lama menjalani hukuman di daiam penjara, dengan harapan
dapat diperoleh gambaran yang jelas dan utuh mengenai pola penyesuaian diri mereka
Selain itu berbagai penelitian menunjukkan bahwa ternyata narapidana bermasa
hukuman panjang memiliki permasalahan tersendiri di samping juga permasalahan yang
dihadapi narapidana pada umumnya. Penelitian ini ditujukan untuk memperoleh (1)
gambaran mengenai pemiasalahan yang dihadapi narapidana bermasa hukuman panjang
yang telah lama menjalani masa hukumannya dan (2) gambaran penyesuaian diri,
beserta (3) dinamika penyesuaian diri mereka, dalam berbagai aspek kehidupan mereka
di Lembaga Pemasyarakatan Lembaga Pemasyarakatan (selanjutnya disebut Lapas)
merupakan unit pelaksana teknis di bidang pemasyarakatan yang menampung, merawat
dan membina narapidana di Indonesia (Dep. Kehakiman Rl, 1990).
Narapidana bermasa hukuman panjang yang dimaksud di sini adalah terpidana yang
dijatuhi hukuman penjara minimal 10 iahun, masa hukuman yang telah dijalani minimal
empat tahun, dan masa hukuman minimal yang hams dijalani minimal enam tahun. Dalam penelitian ini dipilih pendekatan kualitatif, agar gambaran dan dinamika
penyesuaian diri individu yang bersifat unik dapat tertangkap dan dipahami dengan
lebih baik, sesuai makna yang diberikan dari sudut pandang individu yang
bersangkutan. Dapat dikatakan pula bahwa penelitian ini bersifat deskriptif, karena
berusaha menggambarkan keadaan, gejala, dan proses yang terjadi pada diri individu.
Data untuk penelitian ini didapat dari wawancara mendalam terhadap beberapa
narapidana di Lapas Cipinang. Empat kasus ditampilkan dan dianalisis.
Dalam penelitian ini permasalahan narapidana bermasa hukuman panjang dibahas
dalam 10 aspek, yakni (1) privasi, (2) aktivitas, (3) keamanan, (4) kebebasan dan
status personal, (5) stimulasi sosial, (6) umpan balik emosional, (7) dukungan, (8)
struktur lingkungan dan pandangan terhadap otoritas, (9) pemenuhan kebutuhan fisik dan
fisiologis, (10) pandangan terhadap waktu dan masa depan.
Penelitian ini menemukan bahwa awal masa pemenjaraan umumnya dirasakan
subyek sebagai saat yang tersulit - terutama masa penyidikan - namun secara umum
pemenuhan kebutuhan dalam tiap-tiap aspek cenderung mengalami peningkatan seiring
dengan berjalannya waktu yang dilalui subyek di Lapas. Kebutuhan akan privasi,
aktivitas, kebebasan, dan stabilitas dirasakan cenderung meningkat, sebaliknya,
kebutuhan fisik dan fisiologis dan kebutuhan dalam aspek-aspek yang lebih
interpersonal sifatnya - stimulasi sosial, umpan balik emosional, dan support -
dirasakan cenderung menurun. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa kehidupan
keempat subyek telah relatif stabil dan menemukan polanya yang tetap, serta telah pula
mengembangkan strategi-strategi untuk hidup secara efektif di dalam Lapas. Masa
hukuman yang panjang itu sendiri ternyata merupakan pemasalahan tersendiri dan
menjadikan berbagai masalah lainnya semakin problematik. Pada subyek umumnya
timbul kesadaran diri. Mereka pun merasakan perubahan-perubahan yang positif pada
diri mereka.
"
1998
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Gretha Melani Towanda
"Unit Khusus Tenaga Kerja Indonesia (TKI) merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Imigrasi yang memiliki tugas pokok khusus dalam pelayanan penerbitan Surat Perjalanan Republik Indonesia (SPRI) untuk Calon Tenaga Kerja Indonesia (CTKI). Penempatan TKI ke berbagai negara tujuan penempatan ternyata didominasi dengan pilihan tujuan ke Negara-negara di wilayah Timur Tengah yakni 72,8% dari seluruh jumlah TKI yang ditempatkan bekerja ke luar negeri. Pemberangkatan CTKI sebelum didirikan Unit Khusus TKI ini dilaksanakan tidak hanya oleh Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKJ) yang mcrupakan perusahaan resmi sesuai dengan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri, tetapi juga diberangkatkan oleh calo/sponsor/maupun agensi bebas. Penempatan oleh orang per orang tersebut dikategorikan sebagai penempatan ilegal karena tidak mengikuti ketentuan perundangan yangberlaku yang ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia cq. Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Mengingat penempatan CTKI tujuan Timur Tengah menyita jumlah yang dominan, dan terdapatnya penempatan secara ilegal, maka dilakukan usaha melokalisasi permasalahan untuk memudahkan pengamanan penempatan dan pemberangkatan TKI ke wilayah Timur Tengah, APJATI mengusulkan dibentuknya unit khusus dengan koordinasi ke Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemnakertrans) dan Pemerintah Arab Saudi. Usulan ini disetujui oleh Kemnakertrans dan Pemerintah Arab Saudi, yang kemudian ditindaklanjuti oleh APJATI ke Direktorat Jenderal Imigrasi dan didirikanlah Unit Khusus TKI yang menerbitkan SPRI khusus bagi TKI yang akan bekerja ke wilayah Timur Tengah. Keberadaan Unit Khusus ini dipandang penting karena selain untuk memudahkan pemberian pelayanan, koordinasi, juga sebagai bentuk pengawasan, dan pengarnanan guna menangkal kondisi penempatan TKJ secara ilegal. Dalam pelaksanaan pemberian Surat Perjalanan Republik Indonesia dimaksud, Unit Klmsus TKI telah berupaya untuk meningkatkan pelayanan dan pengamanmmya. Namun pada praktiknya di lapangan masih banyak ditemukan kendala dan permasalahan mengenai percobaan pemalsuan identitas dan dokumen para TKI dalam usahanya untuk mengajukan permohonan pembuatan SPRI. Berdasarkan data statistik yang ada, jumlah duplikasi identitas SPRI tertinggi seIndonesia terjadi di Unit Khusus TKL Permasalahan duplikasi data SPRI yang dominan terjadi pada data SPRI untuk TKI menandakan bahwa terdapat usaha tmtuk memperoleh SPRI baru dengan menggunakan berbngai cara meskipun TKI tersebut telah memiliki SPRI yang masih berlaku dan sah. Oleh karena itu peneiitian ini bertujuan untuk menemukan rumusan masalah mengenai bagaimana efektifitas Unit Khusus Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dalam menangani permasalahan pemaisuan identitas dan dokumen Tenaga Kerja Indonesia dalam upayanya untuk mendapatkan SPRI serta faktor-faktor apa yang menjadi kendala dalam penanganan permasalahdan pemalsuan identitas dan dokumen Tenaga Kega Indonesia dalam upayanya untuk mendapatkan paspor. Untuk mengukur tingkat efektifitas dimaksud, penelitian ini menggunakan metode campuran yang terdiri dari metode kualitatif dan metode kuantitatif, metode kualitatif melalui kegiatan wawancara mendalam dan kuantitatif dengan menggunakan kuesioner untuk mendukung basil wawancara, T eori yang digunakan oleb penulis dalam penelitian ini adalah teori efektifitas organisasi. Berdasarkan hasil analisis disimpulkan bahwa Unit Khusus Tenaga Kerja Indonesia (TKJ) belum efektif dalam menangani pennasalahan pemalsuan identitas dan dokurncn Tenaga Ketja Indonesia dalam upayanya untuk mendapetkan SPRJ.

Unit Khusus Tenaga Kerja Indonesia is a special technical working unit of Directorate General of Immigration which has its main duty in issuing passport specifically for Indonesia labours (TKI). The placement of TKI to destination countries is mainly dominated to countries in Middle East. Before Unit Khusus .TKI was established, the TKI was being sent not only by official company (PJTKI) based on Act No. 39 year of 2004, but also by illegal sponsor/free agent, or person per person. Placement done person per person is categorized as ilegal placement because this placement is not following the regulation defined by Indonesian Government cq. Ministry of Labours and Transmigration. Regarding that the placement to Middle East area is holding lots number of labor, and the occurrence of illegal placement, there was an effort by APJATI to localize problems to organize and secure the placement of TKI to Middle East area by establishing Unit Khusus TKJ. APJATI was giving the proposal of this establishment to the Ministry of Labours and Transmigration; the Government of Saudi Arabian, and Directorate General of Inm1igration. This proposal was approved and then the Unit Khusus TKI was established. Its existence is very important not only for giving excellent service to TKI, but also for doing coordination, monitoring, and securing the placement of TKI In doing its job, Unit Khusus TKI has made some efforts to improve its services and security. However) in practice, there are still obstacles and problems faced regarding to the identity and document frauds. Based on the statistics, the highest number of identity duplication happened in Unit Khusus TKL It means that there are efforts from the TKJ to obtain new passports with many ways even though they already have the valid one. Therefore, this study is aimed to find out how effective is Unit Khusus TKI in preventing the using of fraud identity and document when applying for Indonesian passport and what factors that become obstacles in preventing this identity and document fraud. To measure the said effectiveness, this study is using mixed method of qualitative (by doing depth interview with some informers) and quantitative (by questionnaire) methods. The theory used to explain this matter is Organizational Effectiveness. Based on the analysis, it can be summarized that Unit Khusus TKI is not effective yet in overwhelming the problems of identity and document fraud."
Depok: Universitas Indonesia, 2011
T33708
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Haryo Wicaksono
"Penelitian ini bertujuan untuk memahami penerapan Anggaran Berbasis Kinerja Badan Layanan Umum (BLU) di RSUP Dr. Kariadi tahun 2006-2012. Materi penelitian ini terdiri dari proses-proses penganggaran termasuk perencanaan, implementasi, pengukuran dan evaluasi kinerja serta pelaporan. Disamping itu penelitian ini juga menggambarkan faktor-faktor regulasi, sumber daya manusia, komitmen dan kinerja keuangan, serta kendala-kendala yang dihadapi dalam proses penganggaran.
Dalam penelitian kualitatif ini, data diperoleh dengan setting alamiah. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil pengumpulan data dianalisis dengan metode kualitatif menggunakan paradikma diskriptif.
Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum Penganggaran Berbasis Kinerja Badan Layanan Umum yang ideal belum tercapai, dan para pegawai dan pimpinan kurang begitu memahami makna Penganggaran Berbasis Kinerja BLU. Faktor-faktor regulasi, sumber daya manusia, komitmen dan kinerja keuangan berpengaruh secara koordinatif, sehingga terdapat beberapa kesalahan dalam tahapan proses penganggaran termasuk perencanaan, penerapan, pengukuran dan evaluasi kinerja serta pelaporan. Penerapan Kurangnya komunikasi dan sistem aplikasi komputer yang sudah terintegrasi menjadi penyebab kendala dan permasalahan yang dihadapi dalam penerapan anggaran berbasis kinerja BLU.

This study aims to understand the implementation of Performance-Based Budgeting Public Service Agency (BLU) in Dr. Kariadi years 2006-2012. The research material consists of budgetary processes including planning, implementation, measurement and evaluation of performance and reporting. Besides, this study also describes the regulatory factors, human resources, commitment and financial performance, as well as the constraints faced in the budgeting process.
In this qualitative study, the data obtained with the natural setting. Data was collected through observation, interviews and documentary studies. Results were analyzed by the method of data collection using qualitative descriptive paradigm.
The findings of this study indicate that the overall Performance-Based Budgeting Public Service Board that ideal has not been achieved, and the employees and leaders understand the significance less BLU Performance Based Budgeting. Regulatory factors, human resources, commitment and financial performance in coordination effect, so there are some errors in the stages of the budgeting process, including planning, implementation, measurement and evaluation, and reporting. Lack of communication and application of computer application systems which are integrated into the causes of the problems and constraints faced in the implementation of performance based budgeting BLU.
"
Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 2013
T36764
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
A.A.N. jaya Kusuma
"Penelitian ini dilakukan berdasarkan pengamatan terhadap lamanya waktu pelayanan gawat darurat di Instalasi Gawat Darurat RSUP Sanglah Denpasar tahun 2012, dimana kondisi ini mempunyai potensi untuk terjadinya kejadian yang terjadi kejadian yang tidak diharapkan dan menurunkan kepuasan pasien.
Penelitian dilakukan dengan rancangan kuantitatif dan kualitatif. Dilakukan observasi terhadap 450 pasien dalam kurun waktu 14 Januari sampai 19 Januari 2013 dengan pendekatan Constraint Lean Six sigma dicari penyebab, hambatan, pemborosan serta defek pada proses pelayanan pasien gawat darurat.
Median waktu pelayanan gawat darurat sebesar 219 menit, penyebab lamanya waktu pelayanan oleh karena itu belum ada panduan praktek klinik kegawatdaruratan, hambatan pada pelayan radiologi, pemborosan terjadi pada waktu tunggu antara penegakkan diagnosis ke tindakan dan antara tindakan ke keputusan untuk keluar dari Instalasi Gawat Darurat. Level kualitas sigma sebesar 2,9 sigma dengan defek sebesar 86.762 DPMO.
Diperlukan panduan praktek klinik untuk memandu proses pelayanan gawat darurat agar menjadi efektif, efisien dan aman untuk pasien dan proses bisnis rumah sakit.

This research based on issues regarding the time of emergency service at emergency Instalation Sanglah Hospital was too long in 20012, since that situation had increased the adverse event and decreasing patient satisfaction.
Quantitative and qualitative design was performed by doing observation of 450 emergency patient beginning from 14th until 19th January using Contstraint Lean Six Sigma approach to identify causes, constraints, wastes and defects in service process.
The median value of emergency service time was 219 minute due to the absence of clinical practice guideline. The constraint was at radiology examination, wasting time due to delay of waiting time from diagnosis to procedure and from procedure to discharge dispotition. Sigma Quality level for Emergency Service at 2,9 Sigma with defects Possibility was 86.762 DPMO.
This study suggest that clinical practice guidelines is needed to guidance emergency service process in effort to become more effective, efficient, safe for the the patient and hospital business process.
"
Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 2013
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ifannin Dewi
"Makalah ini akan membahas konformitas pada pengguna tanda pagar #vscocam di Instagram. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pembentukan norma dan tekanan kelompok yang yang akhirnya melahirkan konformitas pada pengguna tagar #vscocam di Instagram. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan studi kualitatif dengan menggunakan teknik wawancara dan observasi terhadap sejumlah akun Instagram. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat beberapa penyesuaian terhadap pembentukan norma pada mayoritas pengguna tagar #vscocam, antara lain memberikan like pada konten foto yang dianggap menarik, serta tidak mengunggah foto dan memberikan komentar yang dapat menyinggung pihak tertentu. Sementara itu, tekanan dalam kelompok terjadi ketika ada informan (pemilik akun Instagram) menyajikan foto yang tidak kalah menarik dengan foto pengguna tagar #vscocam lainnya.

This paper will discuss the conformity to #vscocam hashtag user on Instagram. The purpose of this study is to determine the norm formation and group pressure that eventually led to conformity on #vscocam hashtag users on Instagram. In this study, the researcher used a qualitative study with interviews and observation techniques to several Instagram account. The results of this study indicate if there are some conformity to the the norm formation in the majority of #vscocam hashtag users, such as giving like to the photo that is considered attractive, and not uploading photo or leaving comment comments that may offend certain people. While the group pressure occurs when the informant wanted to present a picture that is more interesting than other #vscocam hashtag users photo.
"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2014
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Pulungan, Amanda Desviani
"Penelitian ini mencoba mengevaluasi penerapan konsep Corporate University di PT. X yang disebut dengan X University. Penelitian dilakukan dengan melakukan analisis core processes yang diterapkan di X University berdasarkan konsep corporate university wheel. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif yakni dengan melakukan wawancara dengan perwakilan dari X University untuk memperoleh informasi mendalam mengenai penerapan konsep corporate university di PT.X . Secara garis besar dari hasil penelitian X University sudah memahami dan menerapkan konsep corporate university dengan baik.

This study tries to evaluate the application of the Corporate University in PT. X called X University. Research carried out by analyzing core processes applied at the X University based on the concept of corporate university wheel. This research is conducted using qualitative methods by doing interviews with representatives from X University to obtain in-depth information regarding the application of the corporate university’s concept in PT.X. In general, X University already understand and had applied the concept of good corporate university."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2015
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Iskan Susanto
"[ABSTRAK
Era digital mendorong bisnis untuk terus berinovasi dalam menciptakan layanan dan produk inovatif di bidang teknologi. Investasi dalam bentuk proyek Teknologi Informasi(TI) diperlukan untuk menunjang kebutuhan tersebut. Namun, kenyataannya banyak proyek TI yang mengalami kegagalan. Kegagalan proyek TI tidak hanya dipengaruhi oleh lingkungan TI akan tetapi juga dapat dipengaruhi oleh faktor luar TI. Berdasarkan penelitian, salah satu faktor yang menyebabkan kegagalan proyek TI adalah perubahan organisasi TI secara radikal. Selain itu, perubahan organisasi berdampak pada peningkatan jumlah delay proyek sistem informasi.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak yang diakibatkan oleh perubahan organisasi dalam manajemen proyek TI dan memberikan rekomendasi perbaikan, peningkatan serta penyempurnaan kepada organisasi yang menerapkan perubahan organisasi. PMBOK(Project Manajement Body Of Knowledge) digunakan sebagai pedoman dalam perumusan kerangka pemikiran serta pengembangan hipotesis. Metode kualitatif digunakan dengan studi kasus di salah satu perusahaan telekomunikasi. Analisis dilakukan dengan membandingkan hipotesis dengan hasil wawancara.
Penelitian menemukan bahwa proses area dari manajemen proyek TI yang terkena dampak paling besar adalah proses area waktu sedangkan proses area yang paling kecil dampaknya adalah proses area procurement. Rekomendasi yang diberikan adalah menerapkan manajemen proyek dengan standar yang sudah diakui dan knowledge management serta mengkomunikasikan perubahan organisasi.

ABSTRACT
Digital era has encouraged business to innovate and create inovative services and product in technology. Investments on Information Technology(IT) project was needed to deliver it, but many IT projects were failed. That failure is not only influence by IT environment itself but also influence by outside IT factor. In this research, researcher found one of factor which led IT project failure is radical organizational changes. In addition, organizational changes has impact on delay of IT project delivery.
The objectives of this research are to analyze the impact of organizational change on IT project management and give recommendation for enhancement and improvement to organization which implement organizational changes. PMBOK(Project Manajement Body Of Knowledge) was used as reference to develop a theorytical framework and hipothesis theory. This research using qualitative method with case study on a telecommunication company. Analysis is done by comparing theory with the inteview result.
By this research, it found that project management process area which has the biggest impact by organization changes is project delivery time, otherwise the smallest impact is on procurement area. The recommendation are implement project management standart which recognized, to apply knowledge management and communicate the organizational changes., Digital era has encouraged business to innovate and create inovative services and product in technology. Investments on Information Technology(IT) project was needed to deliver it, but many IT projects were failed. That failure is not only influence by IT environment itself but also influence by outside IT factor. In this research, researcher found one of factor which led IT project failure is radical organizational changes. In addition, organizational changes has impact on delay of IT project delivery.
The objectives of this research are to analyze the impact of organizational change on IT project management and give recommendation for enhancement and improvement to organization which implement organizational changes. PMBOK(Project Manajement Body Of Knowledge) was used as reference to develop a theorytical framework and hipothesis theory. This research using qualitative method with case study on a telecommunication company. Analysis is done by comparing theory with the inteview result.
By this research, it found that project management process area which has the biggest impact by organization changes is project delivery time, otherwise the smallest impact is on procurement area. The recommendation are implement project management standart which recognized, to apply knowledge management and communicate the organizational changes.]"
2015
TA-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Marselino Djeer
"ABSTRAK
Tesis ini menggambarkan hasil penelitian evaluasi terhadap program peningkatan kesejahteraan keluarga yang dilakukan oleh Wahana Visi Indonesia di ADP Cawang. Hasil penelitian menunjukkan keberhasilan program sampai pada batas tertentu dan faktor-faktor yang mempengauhi keberhasilan tersebut. Penilaian terhadap keberhasilan ini didasarkan pada kerangka logis yang dibangun sebagai dasar implementasi program. Selain itu penelitian ini juga menunjukkan tantangan-tantangan yang menghambat program mencapai hasil yang diharapkan terutama masalah jangka waktu pendampingan dan keterbatasan staf lapangan yang menjadi ujung tombak pelaksanaan program.

ABSTRACT
This thesis depicts the evaluation results of family wellbeing improvement program undertaken by Wahana Visi Indonesia in ADP Cawang. The results showed the success of the program to some extent and factors that contributing to it. Assessment of success was based on a logical framework developend by the program which is the basis for the implementation. The research also showed the challenges that hinder the achievement of the expected results, especially problems which linked to time frame and available field staff to execute the program planning.
"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2016
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ignatia Novianta Wulandari
"Infeksi bakteri merupakan salah satu penyebab utama kematian pada bayi. Akibat gejala klinis dari infeksi bakteri pada bayi yang beragam, maka bayi biasanya diberikan pengobatan berupa terapi antibiotik dengan diagnosis yang samar. Pemberian antibiotik tanpa justifikasi yang tepat menyebabkan tidak efektifnya kemampuan antibiotik tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas penggunaan antibiotik pada pasien bayi di ruang perinatologi Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati periode Oktober-Desember 2016. Penelitian ini dilakukan dengan desain cross-sectional dan metode retrospektif yaitu mengumpulkan data sekunder berupa data rekam medis dan catatan peresepan antibiotik. Pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan teknik total sampling. Penilaian kualitas penggunaan antibiotik dilakukan dengan menggunakan metode Gyssens.
Berdasarkan hasil penilaian kualitas penggunaan antibiotik, didapatkan hasil yaitu 17 peresepan antibiotik 36,95 memenuhi kategori 0 penggunaan antibiotik tepat/bijak, 1 peresepan antibiotik 2,18 termasuk dalam kategori IIa penggunaan antibiotik tidak tepat dosis, 3 peresepan antibiotik 6,52 termasuk dalam kategori IIb penggunaan antibiotik tidak tepat interval, 9 peresepan antibiotik 19,57 termasuk dalam kategori IIIa penggunaan antibiotik terlalu lama, 4 peresepan antibiotik 8,70 termasuk dalam kategori IIIb penggunaan antibiotik terlalu singkat, 4 peresepan antibiotik 8,70 termasuk dalam kategori IVa ada antibiotik lain yang lebih efektif, dan 8 peresepan antibiotik 17,39 termasuk dalam kategori V tidak ada indikasi penggunaan antibiotik.

Bacterial infection is one of the leading causes of death in neonates. As a result of clinical symptoms of bacterial infection in neonates are diverse, neonates are usually given antibiotic therapy with a vague diagnosis. Prescribing of antibiotics without appropiate justification cause ineffective antibiotic ability.
The aim of this study was to determine the quality usage of antibiotic on neonates in perinatology ward Fatmawati General Hospital October December 2016. The study was conducted by cross sectional design and retrospective method by collecting secondary data in the form of medical records and antibiotic prescription records. The sampling was done by total sampling technique. Assessment quality usage of antibiotic was done using Gyssens method.
Based on the results of the assessment quality usage of antibiotic, from 46 antibiotic prescribing obtained 17 antibiotic prescribing 36.95 include in category 0 appropiate use of antibiotic ,1 antibiotic prescribing 2.18 include in category IIa inappropiate dosage, 3 antibiotic prescribing 6.52 include in category IIb inappropiate interval, 9 antibiotic prescribing 19.57 include in category IIIa the usage of antibiotic was too long, 4 antibiotic prescribing 8.70 include in category IIIb the usage of antibiotic was too short, 4 antibiotic prescribing 8.70 include in category IVa there were other more effective antibiotics, and 8 antibiotic prescribing 17.39 include in category V there was no indication of antibiotic usage."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2017
S68061
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
""The substantially updated and revised Fifth Edition of this landmark handbook presents the state-of-the-art theory and practice of qualitative inquiry. Representing top scholars from around the world, the editors and contributors continue the tradition of synthesizing existing literature, defining the present, and shaping the future of qualitative research. The Fifth Edition contains 19 new chapters, with 16 revised making it virtually a new volume while retaining six classic chapters from previous editions. New contributors to this edition include Jamel K. Donnor and Gloria Ladson-Billings; Margaret Kovach; Paula Saukko; Bryant Keith Alexander; Thomas A. Schwandt and Emily F. Gates; Johnny Saldaña; Uwe Flick; Mirka Koro-Ljungberg, Maggie MacLure, and Jasmine Ulmer; Maria Elena Torre, Brett G. Stoudt, Einat Manoff, and Michelle Fine; Jack Bratich; Svend Brinkmann; Eric Margolis and Renu Zunjarwad; Annette N. Markham; Alecia Y. Jackson and Lisa A. Mazzei; Jonathan Wyatt, Ken Gale, Susanne Gannon, and Bronwyn Davies; Janice Morse; Peter Dahler-Larsen; Mark Spooner; and David A. Westbrook"--Publisher."
Los Angeles: Sage, 2018
001.42 SAG
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>