Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 61 dokumen yang sesuai dengan query
cover
James, Kristin
"Beautiful, successful Alexis Stone had everything a woman could dream of--money, beautiful clothes, a glamorous job in her father's Dallas oil company, handsome men clamoring for her attention--yet something was missing...until the day she landed her private plane on the sun-scorched desert of the Texas Panhandle and first saw Brant McClure's lean, strong body and brooding, dark-gold eyes.
The moment their eyes locked, Alexis felt a blaze of desire she had never known before. But she had come to fight this rugged, unyielding rancher for the oil rights to his land --the land he loved more than any woman. And her father was a man Brant McClure hated enough to kill.
Alexis knew she possessed a terrible secret weapon that would drive this angry sensual stranger from his land and back to the arms of his sultry-eyed mistress. But she also knew that no power on earth could cool the burning desire that drew them together--a passion that would not be stopped...could not be stopped...no matter how high the stakes!"
London: Futura Publications, 1982
813.54 JAM g
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Montolalu, Lucy Ruth
"Dari pembahasan yang telah diadakan dalam bab-bab di muka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: Metode yang dipakai Djokolelono untuk menterjemahkan ATS ke PTS adalah metode penterjemahan yang mencari ekuivalensi yang terdekat dengan naskah asli dan yang paling wajar. PTS itu bukan saduran karena struktur cerita PTS dan struktur cerita ATS tidak berbeda, jadi amanat yang dipindahkan dari. ATS ke PTS pun tidak berbeda. Proses pemindahan amanat itu dilakukan Djokolelono dengan menganalisa amanat yang ada dalam bahasa sumber, mengalihkannya dari bahasa sumber ke bahasa sasaran dan merekonstruksikannya kembali dalam PTS. Pada tataran kata penterjemah memakai kata-kata yang mengandung nilai rasa tertentu untuk menghidupkan suasana dan menon jolkan amanat yang dikandung bahasa sumber. Pada pemakaian istilah keagamaan, istilah bahari, dan istilah ukuran dan mata uang penterjemah."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 1978
S10872
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Zita A. Iswarini W.
"Skripsi ini merupakan penelitian terhadap tiga buah novel karya John Steinbeck, seorang penulis Amerika. Tujuan ditulisnya skripsi ini adalah untuk menunjukkan bahwa Steinbeck menggunakan tokoh-tokoh dengan penokohan-penokohan tertentu untuk mengkritik masyarakat Amerika tahun 1920-an dan 1930-an. Tiga buah novel dari sejumlah novel Steinbeck saya pilih sebagai data, yaitu The Grapes of Wrath, Of Mice and Men, dan The Pearl. Menurut saya, ketiganya' cukup dapat mewakili novel-novel Steinbeck yang lain. Analisis dilakukan dengan menggunakan pendekatan intrinsik, yaitu dengan meneliti unsur tokoh dan pendekatan ekstrinsik, yaitu pendekatan sosiologis. Mari analisis tersebut didapat satu kesimpulan bahwa tokoh-tokoh yang terdapat dalam ketiga novel tersebut di atas selain digunakan untuk menyampaikan kritik Steinbeck terhadap masyarakat Amerika tahun 1920-an dan 1930-an, tetapi jugs merupakan perwujudan dari masyarakat Amerika saat itu."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 1993
S14202
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Bayu Kristianto, reviewer
"Dalam kesusatraan Amerika Jack London dikenal sebagai seorang novelis, cerpenis dan penulis esai-esai sosial yang cukup terkenal. Ia menganut banyak pemikiran yang diperolehnya dari banyak buku yang ia baca. Salah satunya adalah pemikiran filsuf Eropa Friedrich Nietzsche, yang mulai rnempengaruhi pemikiran masyarakat Eropa dari Amerika pada waktu itu. Tetapi Jack London tidak sekedar membaca dan memahami, melainkan is menulis sejumlah besar novel, cerpen, dan esai yang sangat dipengaruhi oleh pemikiran filsafat yang didapatnya. Dua novel yang banyak dipengaruhi oleh filsafat Nietzsche adalah The Call of the Wild dan White Fang. Jack London menulis dua novel ini dengan muatan-muatan nilai yang beragam, salah satunya adalah konsep struggle for existence sebagai bagian dari pemikiran Charles Darwin mengenai evolusi. Di samping itu, dua novel ini sarat dengan pemikiran Jack London tentang kehidupan dan konsep manusia ideal yang sangat dipengaruhi oleh pemikiran filsafat Nietzsche. Dua novel ini juga sangat berbobot karena memiliki penokohan yang bagus dan pemilhan latar serta sudut pandang yang tepat. Karya tulis ini ditujukan untuk menggali pemikiran Nietzsche yang sangat panting, yaitu kehendak untuk berkuasa (The Will to Power) dan konsep manusia unggul (Uhennensch) dalam dua novel di atas. Di samping itu, karya tulis ini bertujuan untuk menentukan bagaimana kritik atau pemikiran Jack London terhadap filsafat Nietzsche dan menentukan dimana posisi Jack London terhadap filsafat Nietzsche. Kesimpulan yang dihasilkan adalah bahwa cara hidup dalam dunia yangkeras dan bersifat naturalistik adalah dengan memuja kekerasan dan membebaskan kehendak untuk berkuasa dalam proses menuju manusia unggul. Walau demikian, seorang Uhermensch tidak hidup semata-mata untuk mengembangkan kehendak untuk berkuasa tetapi juga menuruti dorongan nilai-nilai cinta dan kesetiaan yang tulus, dan menggunakan segenap kekuatan, kecerdasan dan naluri kekerasan untuk memenuhi tuntutan yang muncul dari nilai-nilai tersebut, Hal ini sekaligus menunjukkan sikap Jack London yang ambivalen dan tidak konsisten terhadap filsafat Nietzsche."
2000
S14020
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Lubis, Fitri Setikeni
"Skripsi ini merupakan penelitian terhadap dua buah novel karangan Jane Austen, seorang penulis Ing_gris. Tujuan ditulisnya skripsi ini adalah untuk menun_jukkan bahwa Austen menggunakan tokoh-tokoh karikatur untuk menyindir masyarakat kalangan menengah ke atas di akhir abad ke-18. Kedua novel yang saya pilih sebagai data dari sejumlah novel Austen adalah. Pride and Prejudice dan Mansfield Park. Menurut saya, keduanya cukup bisa mewakili novel-novel Austen yang lain. Analisis dilakukan dengan menggunakan pendekatan intrinsik dan ekstrinsik. Dalam pendekatan intrinsik, tokoh dan penokohanlah yang dianalisis.. Sementara pendekatan ekstrinsik pula berupa pendekatan sosiologis dan biografis. Dari analisis tersebut dibuahkan satu kesimpulan bahwa tokoh-tokoh karikatur dalam Pride and Prejddice dan Mansfield Park, tidak saja muncul sebagai penghibur, namun juga sebagai karikatur dari masyarakat Inggris kalangan menengah ke atas di akhir abad ke-18."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 1993
S14250
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Nadia Madjid
"Pembahasan dalam karya tulis ini terbatas pada pembahasan tokoh-tokoh utama dalam empat tales Poe yang tergolong ke dalam kategori grotesque. Karya tulis ini ingin membuktikan bahwa tokoh-tokoh utama tersebut merupakan tokoh yang tidak dapat hidup dalam dunia nyata; tokoh yang ingin mengutuhkan kembali eksistensinya. Ditemukan bahwa tokoh-tokoh utama dalam empat tales Poe melakukan pembuntuhan terhadap tokoh lain untuk mengembalikan atau membuktikan keber-ada_annya. Juga ditemukan bahwa mereka mengalami suatu kehancuran kepribadian (disintegration of personality). Metode penelitian yang dilakukan adalah penelitian kepustakaan terhadap empat karya prosa Poe (William Wilson, The Black Cat, The Tell-Tale Heart, The Imp of the Perverse). Teori-teori psikologi (seperti Fromm) dan eksistensialisme (seperti Sartre) serta beberapa pernikir lain yang tidak dikategorikan sebagai pemikir eksisteasialisme seperti Karl Marx-digunakan untuk membuktikan ketidak-utuhan eksistensi tokoh utamanya. Selain sumber-sumber tadi, teori-teori kesusastraan seperti perlambangan dan perwatakan dalam sastra juga digunakan. Kesimpulan pertama adalah, jika dilihat dari aspek penggunaan gaya penceritaan orang pertama tunggal yang aktif oleh Poe, ternyata tercipta suatu subyektifitas pencerita; yaitu bahwa gaya penceritaan ini memberikan kekuasaan penuh kepada pencerita (yang sekaligus sebagai tokoh utama) untuk menyaring dan memberikan pandangan atau pendapat terhadap informasi yang sampai ke pembaca.. Ke dua, jika diIihat Bari aspek keterasingan tokoh utama, temyata tokoh utama dalam cerita-cerita Poe melakukan pengasingan diri untuk melepaskan din dari dunia nyata (yang dirasakan mengekang), sehingga yang tercipta di hadapan pembaca adalah suasana dunia lain-dunia yang diciptakan sendiri oleh tokoh utama (mimpi)-yang berbeda dari dunia nyata. Ke tiga, perverseness (kecenderungan manusia untuk berbuat jahat karena menyadari bahwa hal itu tidak baik) merupakan usaha tokoh utama untuk mengutubkan eksistensinya-untuk melepaskan segala kekangan hidup yang menyusutkan kepemilikan atas eksistensinya sebagai manusia. Dari semua aspek tersebut, akan terlihat bahwa tokoh-tokoh utama Poe merupakan individu yang tidah utuh eksistensinya. Tokoh utama itu selalu dalam keadaan mencari dan mengutuhkan eksistensi pribadinya baik dalam usahanya untuk melepaskan diri dari kenyataan, maupun pada saat dia menyadari bahwa usahanya itu gagal dan tersentuh kembali oleh dunia nyata."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 1994
S14076
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Damayanti Soebiakto
"In summing up, something must be said first of Hemingway's vision of life, as it is reflected in his short stories and no_vels. Hemingway saw life as a struggle against unconquerable forces that were beyond the power and control of man. In this struggle, man is often defeated but what counts is the manner in which he acquits himself.It was not by chance that Hemingway stumbled on this vi_sion as the philosophy that underlies his writings. From his early biography 1 it is clear that the vision was a result of his ow i personal experiences during his youth in the Midwest of the United States and the wars he participated in as com_batant or journalist. These experiences led to his almost ob_sessive preoccupation with the realities of death and violence. The next logical step were the values and the principles by which a man should live in order to meet the challenges of life with honour and dignity..."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 1969
S14059
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Oriana Titisari
"Novel Fear of Flying adalah novel yang sangat kontroversial pada masa 1970-an di Amerika. Terbit di tengah-tengah semaraknya feminisme gelombang kedua membuat novel ini mendapat perhatian yang cukup besar dari para kritikus. Di sini, penulis menemukan bahwa ada suatu fakta yang menarik di mana novel ini mendapat interpretasi yang mendua, bahkan bertentangan, dalam ulasannya. Hal ini menimbulkan suatu pertanyaan akan posisi yang sebenarnya dari novel ini. Apakah Fear of Flying sebuah novel feminis atau justru terbawa oleh bias patriarki?
Dalam analisa tekstual yang dilakukan, terlihat adanya suatu kekonsistenan dalam dualisme novel ini, dari awal hingga akhir cerita. Dualisme ini ditunjukan melalui konstruksi gender yang membentuk sifat Isadora, respon Isadora terhadap berbagai rnasalah, tokoh utama pria yang mewakili sisi feminis dan patriarki dan akhir cerita yang menggantung atau tanpa resolusi. Semua unsur ini dikemas dengan sangat rinci oleh penulis hingga bisa timbul suatu respon yang mendua dari pembaca.
Pada akhirnya, dapat disimpulkan bahwa novel ini menunjukkan rasa tidak puas wanita terhadap kedua ideologi, yaitu feminis dan patriarki. Keduanya terus memberi tuntutan pada wanita yang pada akhirnya mengekang eksistensi wanita untuk berkembang menjadi dirinya secara utuh. Akan tetapi jika kita melihat konteks yang ada pada masa novel ini ditulis, maka novel ini dapat dipuji sebagai salah satu novel feminis karena novel ini memunculkan suara atau isu-isu wanita yang selama ini dibungkam oleh konstruksi gender yang berkembang di masyarakat, yaitu patriarki.
Novel ini menggunakan dualisme secara konsisten untuk mengangkat tulisan wanita ke permukaan. Dualisme pada diri Isadora, pada akhirnya menjadi sesuatu yang memperkaya diri Isadora, Sama halnya dengan dualisme dalam novel ini yang menciptakan interpretasi yang mendua hingga pada akhimya membuat novel ini menjadi salah satu novel terbaik di Amerika."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2004
S14396
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Mbiyo Saleh
"Hasil cipta sastra antaranya yang berbentuk novel, merekam kehidupan sesuai dengan caranya sendiri. Cerita yang berbentuk novel menceritakan kehidupan di calam uaktu atau kehidupan sehari-hari. Sementara itu keseluruhan novel, ter¬utama novel yang baik, melibatkan kehidupan menurut nilai¬nilai. Dengan kata lain, novel merekam keduanya, kehidupan sehari-hari dan nilai-nilai kehidupan. Sambil direkam kehidupan itu jugs dianalisa dan di - tafsirkan. Penulis novel tertarik kepada manusia dan peker¬jaannya dan dunia kenyataan tempat manusia hidup serta dunia khayal yang dia jelmakan ke dalam wujud. Ana,lisa dan tafsir, kritik, serta pesan seorang pe¬nulis novel dapat dipahami melalui novel-novelnya. Penulis novel tersohor, John Steinbeck, telah melakukan ini dalam tiga novelnya: Of Mice and Men, The Red Pony, dan The Gra - pas of Wrath berkenaan dengan kehidupan petani kecil Ameri¬ka. Selama lebih dari tiga abad, mulai dengan aural abad ketujuh belas hingga akhir abad kesembilan bales, tema uta¬ma sejarah Amerika yang mendesak ialah menoorangi benua itu. Hampir semua orang yang datang ke Amerika waktu itu adalah petani. Tanpa mengindahkan golongan mereka telah menyahami ideologi umum Lockeatau liberalisme Whig."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 1983
T39935
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Green, John
"Meski keajaiban medis mampu mengecilkan tumornya
dan membuat Hazel bertahan hidup beberapa tahun lagi, Hazel Grace tetap
putus asa. Hazel merasa tak ada gunanya lagi hidup di dunia. Namun,
ketika nasib mempertemukannya dengan Augustus Waters di Grup Pendukung
Anak-Anak Penderita Kanker, hidup Hazel berubah 180 derajat.
Mencerahkan,
berani dan menggugah, The Fault in Our Stars dengan brilian
mengeksplorasi kelucuan, ketegangan, juga tragisnya hidup dan cinta."
Bandung: Qanita, 2012
813.6 GRE f
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7   >>