Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 20749 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Wilson, T.D.
Jakarta: UI Publishing, 2025
020 WIL m
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Sutrilastio
"Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisa kebutuhan informasi dan perilaku pencarian informasi eks wanita tuna susila pada layanan Perpustakaan Elektronik Keliling (Pusteling) Perpustakaan Nasional RI. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus.. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menemukan bahwa sumber informasi yang digunakan adalah facebook dan youtube. Topik informasi yang ditelusur yakni berita aktual dengan topik berita berkaitan erat dengan pengalaman masa lalu informan. Google menjadi alat penelusuran utama. Perilaku pencarian informasi eks wanita tuna susila pada layanan Pusteling dapat dijelaskan melalui model Wilson yaitu perhatian pasif, pencarian pasif, pencarian aktif, pencarian berkelanjutan. Hambatan yang terjadi pada saat penelusuran informasi di layanan pusteling adalah kemampuan menggunakan komputer yang masih minim, kebingungan dalam menncari informasi, internet yang lambat, waktu yang singkat, pustakwan kurang responsif, dan fasilitas lain seperti laptop, tempat duduk, dan pendingin ruangan yang kurang memadai. Informan belum mengetahui informasi yang ingin dicarinya dan muncul kebutuhan informasi pada saat berada di pusteling. Tujuan datang ke pusteling adalah untuk belajar dan melepas penat. Dalam menentukan sumber informasi, Informan tidak mengedepankan kredibilitas dan kebenaran (valid) pada sumber berita tetapi berdasarkan kebiasaan, kesukaan dan pengalaman.

This study aims to identify and analyze information needs and information retrieval behavior of ex-prostitute women at the Mobile Electronic Library Service National Library of Indonesia. This research uses a qualitative method with a case study approach. Data collection is conducted by observation, interviews and documentation studies. The results of this study found that the sources of information used were Facebook and YouTube. The topic of information traced is the actual news with the news topic is closely related to the informant's past experience. Google is the main search tool. Information seeking behavior can be described through Wilson model namely passive attention, passive search, active search and ongoing search. The obstacles that occur when searching for information on Pusteling services are the limited ability to use computers, confusion in searching for information, slow internet, short time, unresponsive librarian and other facilities such as laptops, seating, and inadequate air conditioning. Informants do not yet know the information they want to look for and information needs arise while in Pusteling. The purpose of coming to Pusteling is to study and refreshing. In determining the source of information, the informant does not prioritize credibility and truth (valid) in the news source."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2019
T54717
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Syihabumilla
"Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan menganalisa perilaku Pengajar STAIN Surakarta dalam mencari informasi yang dibutuhkan untuk menulis disertasi dalam rangka menyelesaikan studi program Doktor. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitati£ Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif kulitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan internet oleh para informan didasarkan kepada kemudahan akses dan kuantitas informasi yang besar. Model yang digunakan dalam pencarian informasi adalah model Ellis-Wilson. Dalam Pencarian terdapat hambatan yang berasal dari individu maupun sistem internet itu sendiri. Dalann penelitian ini disarankan pentingnya literasi informasi pads civitas akademika dan membenahi unjuk kerja internet.

The aim of this study is view and analyze the behaviour of Lectures STAIN Surakarta in finding the information necessary to write a dissertation in order to complete of the doctoral program. This research is descriptive research with a qualitative approach. Data analysis is done by using descriptive analysis qualitative. Results of research indicate that the use of internet by the informants based on the ease of access and a large quantity of information. Model used in the search information is Ellis-Wilson models. There are obstacles in the search that comes from individuals and the internet system itself. In this study suggested the information literacy on academic community and improve the Internet performance."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2009
T37500
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Ummi Rodliyah
"Penelitian ini bertujuan untuk memahami perilaku dan pola pencarian serta kendala-kendala proses pencarian informasi dosen sehingga dapat dijadikan dasar bagi perpustakaan dalam menyusun kebijakan pengembangan koleksi dan pengembangan strategi layanan yang lebih efektif. Model pencarian informasi yang digunakan adalah model pencarian informasi untuk professional (Leckie, 1997). Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, peneliti mewawancarai 7 dosen sebagai informan.
Hasilnya adalah bahwa perilaku pencarian informasi dosen dapat dibedakan menjadi 3 pola sesuai dengan peran yang dijalankan. Dosen dengan peran sebagai pendidik lebih memilih koleksi pribadinya dalam bentuk buku, sebagai peneliti mereka lebih memanfaatkan perpustakaan, sedangkan sebagai pengabdi masyarakat mereka lebih membutuhkan pengalaman dan pengetahuan pribadi.

The purpose of this research is to understand the information need, behaviors, seeking pattern, and problems in the process of information seeking that can be basis for library management in designing new policy of collection development and service strategy development that can be more effective. Model of information seeking which is used is the model developed by Leckie (1997); a model of information seeking for professionals. By using qualitative approach, the writer does depth interview with 7 lecturers as respondents.
From the result, it is found that there are three patterns of information seeking behaviors of lecturers which are suitable with their roles. First, lecturers as the educator tend to choose their personal collection in the form of books. Second, lecturers as the researchers tend to use library, while lecturers as the society servant need more experience and personal knowledge.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2009
T26060
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Fauzan Abdi
"Skripsi ini membabas rnengenai pola perilaku pencarian informasi yang dilakukan oleh perernpuan yang tinggal di permukirnan kurnub dalarn pernenuban ketiga peran rnereka. Ketiga peran tersebut ada reproduktif, produktif, dan sosial. Ketiga peran tersebut rnernang banyak ditemui pada perempuan lainnya. Narnun dengan segala keterbatasan yang ada perernpuan di permukirnan kurnub menjadi menarik dan akhimya akan rnernbentuk pola perilaku pencarian informasi yang menarik pula.Penelitian ini adalab penelitian kualitatif dengan metode fenomenologi. Hasil penelitian rnenunjukkan babwa perempuan di permukirnan kurnub memiliki kecenderungan rnengakses sumber informasi personal sebagai sumber utama.

This paper discusses the information seeking behavior patterns made by women who live in slums in order to fulfill of their three roles. The three roles are reproductive, productive, and socially. The three roles is commonly found in other women. However, with all the limitations that women wholives in the slums to be interesting and will eventually form a pattern of information seeking behavior of interest anyway. This study is a qualitative research with phenomenological method. The results showed that women in the slums has a tendency to access personal resources as a primary source."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2015
S66896
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fauzan Azhari Ilyas
"Penelitian ini membahas tentang perilaku informasi para pemain Genshin Impact. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis kebutuhan informasi, sumber informasi, dan perilaku pencarian informasi pemain Genshin Impact. Metode penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Informan penelitian ini ditetapkan dengan menggunakan metode purposive sampling. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara secara daring kepada para pemain Genshin Impact. Data yang telah didapatkan kemudian diolah dengan melakukan reduksi data, display data, serta verifikasi dan penarikan kesimpulan Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan informasi pemain Genshin Impact adalah mekanik permainan berupa elemental reaction dan combat, eksplorasi berupa eksplorasi peta dan cerita, serta team building. Sumber informasi yang digunakan oleh pemain Genshin Impact seluruhnya berasal dari internet dengan sumber berupa penyedia layanan video, komunitas online, maupun hasil diskusi dengan pemain lain. Kemudian, perilaku pencarian informasi para pemain Genshin Impact mengikuti seluruh tahapan pada model Information Search Process milik Kuhlthau dengan perbedaan pada tahapan exploration. Perbedaan ini dapat dikaitkan dengan pengalaman dalam bermain dan mencari informasi yang telah dimiliki oleh para informan.

This research discusses the information behavior of Genshin Impact players. The purpose of this research is to analyze the information needs, information sources, and information seeking behavior of Genshin Impact players. This research method was carried out with a qualitative approach. The informants of this study were determined using purposive sampling method. Data collection was carried out by online interviews with Genshin Impact players. The data that has been obtained is then processed by reducing data, displaying data, and verifying and drawing conclusions The results showed that the information needs of Genshin Impact players are game mechanics in the form of elemental reaction and combat, exploration in the form of map and story exploration, and team building. The sources of information used by Genshin Impact players all come from the internet with sources in the form of video service providers, online communities, and the results of discussions with other players. Then, the information search behavior of Genshin Impact players follows all stages in Kuhlthau's Information Search Process model with differences at the exploration stage. This difference can be attributed to the experience in playing and seeking information that the informants have had."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2023
MK-pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Yasir Riady
"Penelitian mengenai perilaku pencarian informasi mahasiswa pascasarjana program doktor bidang pendidikan bahasa ini dilatarbelakangi karena rendahnya pemanfaatan mereka di perpustakaan UNJ. Implementasi model pada penelitian ini adalah model tahapan perilaku pencarian informasi gabungan pada A stage process version of Ellis 's behavioral framework yang dikemukakan oleh Wilson yang sebelumnya diperkenalkan oleh David Ellis dalam Behavioral Model of Information Seeking Strategies. Hasil penelitian ini bahwa Model perilaku pencarian informasi mahasiswa program doktor bidang pendidikan bahasa di Universitas Negeri Jakarta yang menyusun disertasi sesuai dengan revisi model lima tahapan yaitu starting, chaining, extracting, verifying dan ending. Strategi pencarian informasi yang dilakukan mahasiswa program doktor yang sedang menulis disertasi yaitu dengan menggunakan perpustakaan, koleksi pribadi, mengakses internet, bertemu dengan narasumber, pembimbing, teman maupun mahasiswa. Hambatan yang ditemui ketika melakukan penelitian berkaitan dengan individu, antar individu serta faktor lingkungan yang menjadi hambatan terbesar karena terbatas, ketersediaan koleksi dan juga sumber informasi yang tersedia di sekitar informan.

This research is carried out because of postgraduate doctoral students of language education program's usage statistics in library is very low. This study uses A stage process version of Ellis`s behavioral framework by Wilson which is previously introduced by David Ellis in behavioral model of information seeking strategies. The result of this study reveals that the model of information seeking behavior of the postgraduate doctoral students of language education program in State University of Jakarta who wrote dissertation is suitable with the model based on five steps; starting, chaining, extracting, ver 'ing and ending. The strategies conducted by the respondents are going to the library, their own collections, Internet access, discussion with the source, advisor, friends and also their students. The barriers that they face when doing research is closely related to individual, between individuals and also environmental factors which becomes the biggest barrier due to the limited and availability of collections as well as available information source among respondents."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2009
T37545
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Siti Aisyah Febriana Kusuma
"Skripsi ini membahas perilaku pencarian informasi pengembang film independen dan video blog di YouTube yang digambarkan melalui model pencarian informasi Krikelas Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain studi kasus Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku pencarian informasi kedua informan digambarkan melalui model perilaku pencarian informasi Krikelas Model Krikelas masih dapat digunakan untuk pengguna generasi digital dengan sedikit perubahan di preferensi sumber Sumber informasi yang digunakan oleh informan di antaranya adalah sumber internal yaitu memori dan observasi serta sumber eksternal yaitu literatur dalam bentuk elektronik media audio visual internet serta interaksi interpersonal Hasil penelitian menyarankan pengembangan model perilaku pencarian informasi Krikelas serta pengembangan layanan perpustakaan khusus film untuk menyediakan literatur dalam bentuk elektronik serta dalam bentuk audio visual

The focus of this study the information seeking behaviour of independent film developers and video bloggers on YouTube represented by Krikelas rsquo model of information seeking behaviour This is a qualitative research with case study design The data were collected by means of deep interviews The analysis of this research shows that the information seeking behaviour of both informants are represented by Krikelas rsquo model Kikelas rsquo model can still be used for digital born users with minor modification on the source preference The information sources that are being used by both informants are internal sources which consist of memories and observations and external sources which consist of electronic literature audio visual media internet and interpersonal contacts This study suggests the development of Krikelas rsquo model and the service development of film libraries by providing literature in electronic and audio visual format
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2014
S54615
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ade Viankakrisna Fadlil
"ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan perilaku penemuan
informasi editor media online LenteraTimur.com dengan menggunakan model
perilaku penemuan informasi Wilson yang pertama untuk menjelaskan perilaku
penemuan informasi di tingkat makro dan model perilaku penemuan informasi
Ellis untuk tingkat mikro. Penelitian ini menggunakan metode penelitian
kualitatif, dan menggunakan pendekatan deskriptif analisis. Sampel yang
digunakan adalah Pemimpin Redaksi sebagai editor LenteraTimur.com.
Pengumpulan data penelitian diperoleh dari hasil studi literatur, wawancara, dan
catatan lapangan. Hasil penelitian menyatakan bahwa kebutuhan informasi editor
LenteraTimur.com adalah 5W+1H dengan perspektif dari kebudayaan setempat.
Sumber-sumber informasi yang digunakan oleh editor LenteraTimur.com adalah
sumber-sumber primer yang didapatkan melalui wawancara langsung, internet,
maupun buku fisik. Sedangkan hambatan-hambatan yang muncul adalah
kemampuan evaluasi pengetahuan, latar belakang etnis, peran sebagai jurnalis,
keuangan, serta kompetensi kontributor. Sedangkan pada tingkat mikro, pada
tahap starting peran media sosial sangat membantu untuk mengetahui topik yang
akan dicari, pada tahap chaining dilakukan penelusuran terhadap kutipan, baik
tertulis maupun lisan, pada tahap browsing dilakukan penelusuran terhadap situssitus
yang berhubungan dengan multikulturalisme, pada tahap monitoring
dilakukan pemantauan terhadap media sosial dan situs yang sering digunakan,
pada tahap differentiating dilakukan pengecekan terhadap referensi yang
digunakan, pada extracting informasi yang ada akhirnya digunakan untuk
penyuntingan, pada tahap verifying dilakukan pengecekan terhadap kelengkapan
naskah, pada tahap ending dilakukan kegiatan untuk menampilkan naskah tersebut
di situs LenteraTimur.com. Dalam setiap aktivitas penemuan informasi ini,
kebenaran atas informasi yang didapatkan selalu diperiksa.

ABSTRACT
The focus of this study is to identify and describe the information seeking
behavior of the editor of LenteraTimur.com using the Wilson’s first model of
information seeking at the macro level and Ellis’ information seeking model at the
micro level. This study used qualitative research methods and descriptive analysis
approach. The sample used in this research was the Editor in Chief as the editor of
LenteraTimur.com. The collection of research data was obtained from the
literature review, interviews, and field notes. The study states that the information
needs of LenteraTimur.com’s editor is 5W +1 H with the perspective of the local
communities. The sources of information used by the editor of LenteraTimur.com
are primary sources that have been obtained through direct interviews, the internet,
and printed books. The intervening variables that came up are the ability of
knowledge evaluation, ethnic background, role as a journalists, financial, and the
competence of contributors. While at the micro level, at the starting stage social
media is very useful assist the editor to find the topic of news production. At the
chaining stage is following the sources of quotes, whether it is written or oral for
the news production. At the browsing stage is browsing the multicultural based
sources of information. At the monitoring stage is monitoring the social media and
websites that are often used to find the information for news editing. At the
differentiating stage is checking the references used in information used in news.
At the extracting stage, the information is used for news editing. At the verifying
stage is checking the completeness of the news properties. And at the ending stage
is displaying the text on the LenteraTimur.com’s site. In every activities of
information seeking, the truth of an information is always checked."
Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2014
S54630
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Jasmine Anindita Putri
"Makalah proyek akhir ini membahas perilaku informasi pemilih pemula menjelang Pilpres 2024. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis jenis informasi yang dibutuhkan, sumber informasi yang digunakan, dan media sosial yang paling sering digunakan oleh pemilih pemula. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan 122 orang yang merupakan pemilih pemula berusia 17-21 tahun, belum pernah mengikuti kegiatan Pilpres, dan berdomisili di Jakarta menjadi responden penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis informasi yang paling dibutuhkan oleh pemilih pemula adalah kepemimpinan, program kerja, dan profil calon Presiden. Informasi mengenai Ideologi dan partai pengusung calon Presiden tidak terlalu dibutuhkan berdasarkan dari jawaban para responden. Sumber informasi yang paling sering digunakan adalah media sosial, situs web berita online, dan teman, kerabat, atau keluarga. Radio, situs partai politik, dan situs pribadi calon Presiden tidak menjadi pilihan sumber informasi terkait Pilpres oleh para responden. Media sosial yang paling banyak digunakan dalam mencari informasi adalah Instagram dan Twitter. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sumber informasi online seperti media sosial menjadi pilihan sumber informasi karena pemilih pemula didominasi oleh generasi Z yang tidak pernah lepas dengan internet dalam kehidupan sehari-harinya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu memahami kebutuhan informasi dan perilaku pencarian informasi bagi partai politik dan kandidat calon Presiden serta mengembangkan strategi kampanye dengan baik.

This final paper discusses the information behavior of first-time voters ahead of the 2024 Presidential Election. The purpose of this research is to analyze the type of information needed, the sources of information used, and the social media that is most often used by first-time voters. This study uses a quantitative approach to the survey method. Data collection used a questionnaire and 122 people who were first-time voters aged 17-21 years, had never participated in presidential election activities, and were domiciled in Jakarta were the research respondents. The results showed that the types of information most needed by first-time voters were leadership, work programs, and profiles of presidential candidates. Information about ideology and the party carrying the presidential candidate is not really needed based on the answers of the respondents. The most frequently used sources of information are social media, online news websites, and friends, relatives, or family. Radio, political party sites, and personal websites for presidential candidates were not the preferred sources of information regarding the presidential election by the respondents. The most used social media in searching for information are Instagram and Twitter. This study concludes that online information sources such as social media are the preferred source of information because first-time voters are dominated by generation Z who are never separated from the internet in their daily lives. The results of this study are expected to help understand the information needs and information seeking behavior of political parties and presidential candidates as well as develop campaign strategies properly."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2023
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>