Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 125708 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Pratama Bhakti Fadzwani
"Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan strategi pengembangan bisnis Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor dengan fokus pada peningkatan model bisnis dan keberlanjutannya dalam konteks memaksimalkan misi bisnis perusahaan. Dengan mengintegrasikan Business Model Canvas (BMC) dan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM), Penelitian ini menggunakan mixed methods yang bersifat deskriptif, sementara pendekatan yang digunakan adalah studi kasus pada Perumda Tirta Pakuan Bogor. Hasil penelitian menunjukkan Matrix Perumda Tirta Pakuan dibangun dengan menggunakan skor IFE sebesar 2,79 dan skor EFE sebesar 2,65. Skor ini menempatkan Perumda Tirta Pakuan di Sel V matrix IE, yang dikategorikan sebagai zona “Hold and Maintain”. Analisis QSPM memprioritaskan strategi optimalisasi aset menganggur (STAS: 4,89) sebagai strategi yang paling menarik bagi Perumda Tirta Pakuan, yang mengatasi kelemahan penyesuaian anggaran dan mendukung posisi “Hold and Maintain”. Strategi air minum dalam kemasan (STAS: 4,75) dan pengolahan air limbah (STAS: 4,75) merupakan pilihan sekunder yang kuat, meningkatkan keberlanjutan komersial, sementara pusat pelatihan (STAS: 4,59) menawarkan manfaat jangka panjang.

This study aims to formulate a business development strategy for Perumda Tirta Pakuan Bogor City with a focus on improving the business model and its sustainability in the context of maximizing the company's business mission. By integrating the Business Model Canvas (BMC) and the Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM), this study uses mixed methods that are descriptive in nature, while the approach used is a case study at Perumda Tirta Pakuan Bogor. The results of the study show that the Perumda Tirta Pakuan Matrix was built using an IFE score of 2.79 and an EFE score of 2.65. This score places Perumda Tirta Pakuan in Cell V of the IE Matrix, which is categorized as the “Hold and Maintain” zone. The QSPM analysis prioritizes the idle asset optimization strategy (STAS: 4.89) as the most attractive strategy for Perumda Tirta Pakuan, which overcomes the budget adjustment weakness and supports the “Hold and Maintain” position. The bottled water (STAS: 4.75) and wastewater treatment (STAS: 4.75) strategies are strong secondary options, enhancing commercial sustainability, while the training center (STAS: 4.59) offers long-term benefits."
Depok: Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia, 2025
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ringland, Gill
West Sussex: John Wiley & Sons, 2002
338.542 RIN s
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Havidh Nazif
"Kondisi penyediaan listrik di Indonesia terlihat ironis. Terjadi kekurangan pasokan listrik di tengah beragamnya potensi sumber energi primer. Namun, PLN tidak dapat memilih sumber energi primer yang efisien seperti tenaga air dan energi panas bumi. Pilihan tersebut masih didominasi oleh bahan bakar fosil. PLN adalah satu-satunya penjual listrik kepada masyarakat dan juga pembeli tunggal listrik dari pemasok yang selanjutnya disebut sebagai perusahaan restricted monopoly. Penelitian ini berupaya mengungkap proses pengambilan keputusan strategis pemilihan jenis pembangkit oleh TMT PLN periode 1998 ndash;2014 dengan mengembangkan pendekatan strategic choices melalui metodologi kualitatif pada studi kasus tunggal.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa teori-teori dasar manajemen stratejik yang ada selama ini, diantaranya: resource-based view, market-based view, agency theory dan shareholder theory tidak dapat diterapkan dalam konteks pengambilan keputusan strategis pada corporate strategy level untuk perusahaan seperti PLN yang sepenuhnya dimiliki negara sekaligus sebagai pemegang kuasa atas sumberdaya. Namun, kepemilikan saham oleh pemerintah ini terbagi pada kekuatan stakeholders utama lainnya yang memiliki kedudukan yang sama dalam pemerintahan dengan kepentingannya masing-masing atau mempunyai three masters under one shareholder. Dengan kondisi tersebut, pengambilan keputusan PLN dihadapkan pada konflik kepentingan diantara tiga master tersebut, keterbatasan keuangan perusahaan, beragam bentuk pengawasan dari pemerintah, dan dinamika percaturan politik. Selain itu, dipertimbangkan pula perencanaan strategis bauran energi primer yang dilihat dari perkiraan kebutuhan listrik, kebijakan energi nasional, serta ketersediaan energi primer.
Implikasi hasil penelitian diarahkan pada pengembangan teori pada ilmu manajemen stratejik di perusahaan publik dengan memperluas keterkaitan antara strategic management dengan political economy. Kompleksitas peran negara yang diwakili oleh tiga institusi dalam pengelolaan sumberdaya secara strategis menimbulkan ketidakpastian keberlanjutan penyediaan listrik jangka panjang. Meskipun demikian, bagaimana cara paling sesuai untuk pengelolaan BUMN seperti ini dari sudut pandang ilmu manajemen stratejik akan menjadi tantangan untuk didalami lebih lanjut.

In Indonesia, electricity supply condition looks ironic. There has been a shortage of electricity supply amid diverse primary energy resources. However, PLN cannot perform on the choice of the efficient primary energy resources like hydro and geothermal energy. It is still dominated by fossil fuel. PLN is the sole seller of electricity to the public as well as the single buyer from suppliers hereinafter referred to as a restricted monopoly company. This research attempts to reveal the strategic decision making process of choosing the type of power plants by PLN TMT of 1998 2014 periods with developing strategic choices approach through qualitative methodology on a single case study.
The result of this research shows that basic theories of strategic management that exist so far, including resource based view, market based view, agency theory and shareholder theory cannot be applied in the context of strategic decision making at the corporate strategy level for such companies as PLN, which is fully owned by the state as well as the holder of resources. However, ownership by the government is divided on the power of other major stakeholders who have the same position in the government with their own interests or having three masters under one the shareholder.Under these conditions, decision making by PLN faced with a conflict of interests among the three masters, limited financial capacity to invest, various forms of government supervision, and the dynamics of political arena. In addition, it is also taken into consideration the strategic planning of primary energy mix that viewed from estimation of electricity demand in accordance with customer load behavior and generation technologies, national energy policy that still requires General Plan on National Energy RUEN in order to integrate the energy management plan by the state and the Electricity Supply Business Plan by PLN, as well as the availability of primary energy to fulfill electricity needs in the long term.
Finally, the implication of this research is directed to reinforce of thought in developing the theory on the science of strategic management in public companies especially those that doing business in the electricity sector by extending the linkages between strategic management with political economy. The complexities of the state role as represented by three institutions in managing resource strategically lead to uncertainty of the electricity supply sustainability. Nevertheless, how the most appropriate way to manage the state owned enterprises like this from the perspective of strategic management will be challenging to be explored further.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2016
D2033
UI - Disertasi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Hanifah
"Dalam bisnis yang ideal, perencanaan strategis sistem informasi berjalan seiring dengan perencanaan strategis bisnis organisasi. Integrasi visi, misi, dan strategi antara bisnis dan sistem informasi akan dapat menjawab kebutuhan data dan informasi untuk mendukung proses pengambilan keputusan pada semua tingkatan organisasi.
Dalam menyusun perencanaan strategis baik untuk bisnis maupun untuk sistem informasi, langkah-langkah yang dilakukan adalah sebagai berikut: Assesment, Strategy, dan Execution. Kerangka yang diguakan untuk menentukan perencanaan strategis adalah : strategic framework.
Hasil dari langkah-langkah tersebut untuk UNIB adalah sebagai berikut: posisi sistem informasi sebagai sistem yang menghasilkan informasi sangat penting peranannya- di UNITS yaitu untuk melancarkan alir informasi. Portfolio aplikasi yang ada saat ini adalah Sub Sistem Administrasi Akademik, dan Sub Sistem Ketenagaan. Sistem informasi di UNIB saat ini belum menggunakan jaringan seperti LAN.
Aplikasi-aplikasi yang dibutuhkan dan yang diusulkan di UNIB yaitu Sub Sistem : Administrasi Akademik, Laboratorium, Kepustakaan, Ketenagaan, Keuangan (Payroll system), Penelitian, Pengabdian pada Masyarakat, dan Kerjasama. Aplikasi tersebut bagian dari SIM.
Aplikasi-aplikasi tersebut dibedakan menjadi empat kategori (usulan), yaitu kategori strategic untuk Sub Sistem Kerjasama. Kategori high potential untuk Sub Sistem Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat. Kategori key operational untuk Sub Sistem Administrasi Akademik, Laboratorium, dan Kepustakaan. Kategori support untuk Sub Sistem Ketenagaan, dan Keuangan. Usulan ini akan dirangkum dalam format kebijakan jangka panjang."
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 1999
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ellis, R. Jeffery
Lexington, MA: Lexington Books, 1988
658.401 2 ELL m
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Lastri Swastanita
"Rumah Sakit Umum Amira sebagai rumah sakit swasta profit kelas C di Kabupaten Purwakarta menghadapi berbagai peluang dan tantangan untuk mewujudkan visi dan misi demi keberlangsungan organisasi. Rencana strategis RSU Amira perlu dikembangkan untuk memberikan arah strategi guna mencapai tujuan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis critical success factor dari lingkungan internal dan eksternal rumah sakit, menentukan di mana posisi strategis rumah sakit, merumuskan strategi alternatif, sasaran, dan indikator kinerja terukur untuk RSU Amira.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, telaah dokumen, dan Conesus Decision Making Group (CDMG). Pada tahap input, analisis data menggunakan metode SWOT, matriks IFE dan EFE. Tahap pencocokan digunakan matriks IE dan matriks TOWS dan untuk memprioritaskan alternatif strategi dalam tahap pengambilan keputusan menggunakan matriks QSPM. Tahap implementasi rencana strategis tergambar dalam kanvas kerangka Business Model Canvas dan kerangka Balanced Scorecard. Penelitian dilakukan di RSU Amira pada Oktober hingga November 2022.
RSU Amira berada pada tingkat respon menengah atau rata-rata dengan faktor kekuatan dan peluang lebih menonjol daripada kelemahan dan ancaman. RSU Amira berada dalam sel V (Hold and maintain) dengan alternatif strategi yang berfokus pada penetrasi pasar dan pengembangan produk. Dirumuskan 5 prioritas, 9 sasaran strategis dan 23 indikator kinerja utama.

Amira General Hospital (RSU Amira) as a class C profit private hospital in Purwakarta Regency faces various opportunities and challenges to realize the vision and mission for the sustainability of the organization. RSU Amira strategic plan needs to be developed to provide strategic direction to achieve the hospital's goals. This study aims to analyze the critical success factors of the internal and external environment of the hospital, determine where the strategic position of the hospital is, formulate alternative strategies, goals, and measurable performance indicators for RSU Amira.
This research is qualitative research with data collection conducted through in-depth interviews, document review, and Conesus Decision Making Group (CDMG). At the input stage, data analysis uses the SWOT method, IFE and EFE matrices. The matching stage is used IE matrix and TOWS matrix and to prioritize alternative strategies in the decision-making stage using the QSPM matrix. The implementation stage of the strategic plan is depicted in the Business Model Canvas and the Balanced Scorecard framework. The research was conducted at RSU Amira from October to November 2022.
RSU Amira are at an intermediate or average response level with strengths and opportunities factor more stand out than weaknesses and threats. RSU Amira is in V cell (Hold and maintain) with an alternative strategy focused on market penetration and product development. In this research, 5 priorities, 9 strategic goals and 23 key performance indicators were formulated.
"
Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 2022
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Amanda Amira
"Makalah ini memiliki tujuan untuk menganalisa rekomendasi strategis untuk pengembangan bisnis pada Perusahaan Rntr., sebuah perusahaan rental pakaian, dimana perusahaan mempertimbangkan untuk menggandeng brand baju baru sebagai partner rental, atau menambahkan fitur servis baru. Melalui analisa internal dan eksternal, menggunakan kerangka kerja SWOT, PESTEL, dan Five Forces Porter, serta perumusan masalah menggunakan TOSCA, rekomendasi yang dihasilkan adalah untuk fokus pada penargetan merek klien baru, terutama di segmen fashion pria. Strategi ini memanfaatkan kekuatan Rntr., seperti database pelanggan yang luas dan kombinasi layanan unik, sekaligus mengatasi keterbatasan internal seperti pendanaan dan tenaga kerja yang terbatas. Bermitra dengan merek seperti M.J. Bale, Peter & Jackson, dan Ferrari East disarankan untuk meningkatkan jangkauan pasar dan mendiversifikasi inventaris. Rencana implementasi strategis, bersama dengan metrik kinerja dan manajemen risiko, diuraikan untuk memastikan eksekusi yang sukses. Memfokuskan pada kemitraan klien baru menawarkan jalur yang skalabel dan hemat biaya bagi Rntr. untuk meningkatkan pertumbuhan, mencapai tujuan lingkungan, dan mempertahankan keunggulan kompetitif di pasar penyewaan mode yang terus berkembang.
This paper aims to analyse strategic business development recommendations for Rntr., a clothing rental company, which is considering to partner with new clothing brands as rental partners or extending new service features. Through internal and external analyses, including SWOT, PESTEL, and Porter’s Five Forces, along with problem formulation using the TOSCA framework, the recommendation is to focus on targeting new client brands, particularly in the men's fashion segment. This strategy leverages Rntr.’s strengths, such as an extensive customer database and unique service combination, while addressing internal constraints like limited funding and manpower. Partnering with brands such as M.J. Bale, Peter & Jackson, and Ferrari East is suggested to enhance market reach and diversify inventory. A strategic implementation plan, complete with performance metrics and risk management, is outlined to ensure successful execution. Focusing on new client partnerships provides Rntr. with a scalable and costeffective path to boost growth, achieve environmental goals, and maintain a competitive edge in the evolving fashion rental market."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2024
MK-pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Qomaruzzaman Rahmad Akbar
"Dengan perkembangan teknologi, banyak perusahaan start up yang didirikan. Pada bulan November 2022 terdapat 2.400 perusahaan start up di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi strategi bisnis perusahaan start up dengan objek penelitian PT XYZ. PT XYZ bergerak di bidang industri makanan sehat. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan metode penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan Business Model Canvas sebagai dasar teori dan alat untuk mengevaluasi strategi bisnis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT XYZ menerapkan strategi broad differentiation strategy. Fokus strategi perusahaan saat ini adalah mempromosikan dan memperkenalkan produk kepada masyarakat. Strategi promosi tersebut berhasil meningkatkan penjualan, namun tidak mampu menghasilkan keuntungan karena besarnya biaya promosi. Terdapat beberapa kelemahan pada model bisnis PT XYZ. Penelitian ini memberikan beberapa rekomendasi perbaikan atas kelemahan tersebut. Penambahan segmen pelanggan dalam bentuk B2B berpotensi dapat mendatangkan sumber pendapatan baru dan memberikan keuntungan dalam hal promosi dengan menggunakan sumber daya perusahaan rekanan. Selain itu, penerapan lean accounting dapat diterapkan sebagai upaya efisiensi biaya.

With the development of technology, many start-up companies have been established. In November 2022 there were 2,400 startups in Indonesia. This study aims to evaluate the business strategy of start-up companies with the research object PT XYZ. PT XYZ engaged in the healthy food industry. This research is case study research with descriptive qualitative research methods. This research utilized Business Model Canvas as a basic theory and tool to evaluate business strategy. The results showed that PT XYZ implemented a broad differentiation strategy. The current focus of the company's strategy is to promote and introduce products to the public. The promotional strategy succeeded in increasing sales, but was unable to generate profits due to the large cost of promotion. There are several weaknesses in PT XYZ business model that can be improved to be able to generate profits. Adding customer segments in the form of B2B can potentially provide new revenues and bring benefit in promotions using other company resources. Additionally, the application of lean accounting that focused on cost reduction must be carried out for cost efficiency."
Jakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2023
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Niken Fabiola, aauthor
"ABSTRAK
Tesis ini membahas analisa keberhasilan atau hasil dari strategi pada tingkatan
bisnis yang dilakukan oleh perusahaan korporasi media yang diambil setelah
disesuaikan dengan kondisi dimana perusahaan berada pada struktur pasar.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan metode
deskriptif dan menggunakan teknis analisis naratif. Hasil penelitian strategi paket
iklan bundling yang dirasa sebagai turunan strategi konvergensi media, dengan
menjual paket iklan lintas media dalam jangka pendek memang menguntungkan
namun dalam jangka panjang tidak menguntungkan karena akan merugikan salah
satu media. Strategi jangka panjang padahal dibutuhkan untuk bertahan dalam
kondisi pasar persaingan sempurna dan agar tetap menjadi “market leader”.
Sehingga dihasilkan rekomendasi bentuk strategi paket iklan bundling yang lebih
sesuai dengan strategi konvergensi.

ABSTRACT
This thesis discusses the analysis of the success or outcome of the strategy at the
level of business done by the company in the corporate media taken after
adjusting to the conditions in which the company is in the market structure. This
study uses a qualitative approach with descriptive methods and technical TODD
narrative analysis. The results advertising package bundling strategy is perceived
as an instance of media convergence strategy, to sell cross-media advertising
packages are beneficial in the short term but in the long run is not beneficial
because it would harm one of the media. Whereas long-term strategy is needed to
survive in conditions of perfect competition and in order to remain a "market
leader". So that the resulting recommendation form advertising package bundling
strategy is more in line with the strategy of convergence."
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2013
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Septiana Rachma Puspita
"Perusahaan digital berpeluang untuk berkembang dan kompetitif bersaing melalui perkembangan teknologi dan terbukanya investasi. Namun, pandemi Covid-19 dapat menjadi peluang atau ancaman bagi mereka untuk makin berkembang. Penelitian ini akan menguji secara empirik dampak orientasi kewirausahaan dan kemampuan ambidexteritas dalam meningkatkan kinerja perusahaan digital melalui peran ketangkasan strategis dan inovasi model bisnis. Total 68 perusahaan digital yang tersebar di Indonesia akan diteliti untuk menguji hipotesis penelitian. Penulisan penelitian ini akan ini memberikan wawasan bahwa melalui orientasi kewirausahaan dan kemampuan ambidexteritas terhadap ketangkasan strategis dapat mencapai inovasi model bisnis dan selanjutnya mencapai performa yang baik dari segi keuangan, invoasi dan organisasi.

Digital companies have the opportunity to grow and compete competitively through technological developments and open investment. However, Covid-19 pandemic might be opportunity or threat for them to develop further. This research will empirically examine the impact of entrepreneurial orientation and ambidexterity in improving digital company performance through role of strategic agility and business model innovation. Total 68 digital companies spread across Indonesia will be examined to test research hypothesis. This research will provide insight that through entrepreneurial orientation and ambidexterity towards strategic agility, can achieve business model innovation and subsequently achieve good performance in terms of finance, innovation, and organization."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2023
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>