Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 189954 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Rezif Sugandi
"Building information modeling (BIM) sebagai salah satu perkembangan yang paling menjanjikan pada industri Architecture, Engineering, dan Construction (AEC) belakangan ini, menawarkan potensi untuk mengurangi biaya, meningkatkan produktivitas dan kualitas, hingga mengurangi waktu penyelesaian proyek. Sementara implementasi BIM pada bangunan baru sudah mulai umum, mayoritas bangunan eksisting masih belum dipelihara atau diperbaharui menggunakan BIM. Pada penelitian ini infrastruktur eksisting dimodelkan menggunakan BIM. Model BIM selanjutnya disimulasikan berdasarkan jarak pandang henti untuk mengevaluasi kelayakan infrastruktur eksisting. Hasil penelitian memperlihatkan mudahnya proses iterasi dan simulasi desain begitu model BIM selesai dikerjakan.

Building information modeling (BIM) as one of the most promising recent developments in the architecture, engineering, and construction (AEC) industry offers the potential to decrease project cost, increase productivity and quality, and reduce project delivery time. While BIM processes are established for new buildings, majority of existing building is not maintained, refurbished, or deconstructed with BIM yet. Building Information Model of existing road segment will be created in this research for the purpose of evaluating existing road segment based on stopping sight distance. Result shows the ease of use of BIM software for simulation and design iteration purpose once the building information model is completed."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2021
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Sri Dewi
"Bangunan hijau dengan pemeliharaan yang tepat akan memiliki efisiensi energi yang lebih tinggi dan masa pakai yang lebih lama, karena kerusakan pada utilitas bangunan dapat diminimalkan. Salah satu utilitas vital adalah komponen elektrikal. Kerusakan komponen elektrikal dapat berakibat fatal seperti korsleting atau kebakaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemeliharaan komponen elektrikal gedung hijau. Sebuah studi kasus diambil dari gedung hijau pemerintah untuk komponen elektrikal, untuk memenuhi persyaratan keandalan bangunan yang terdiri dari keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan. Sistem pemeliharaan yang berupa alternatif desain dari Work Breakdown Structure (WBS) pemeliharaan gedung hijau terintegrasi dengan sistem informasi berupa web dan Building Information Modeling (BIM) adalah faktor yang berpengaruh untuk kinerja keandalan pemeliharaan bangunan. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis arsip, studi kasus, survei, validasi pakar, dan analisis statistik. Penelitian ini menghasilkan produk sistem informasi berbasis web yang terintegrasi dengan BIM, dan juga model matematikayang dapat digunakan untuk meningkatkan kinerja pemeliharaan gedung hijau pemerintah untuk komponen elektrikal sehingga menjadi lebih efektif dan efisien terutama untuk kinerja keselamatan.
A green building with proper maintenance will have higher energy efficiency and longer lifetime, as damages to building utilities can be minimised. One of the vital utilities are electrical components. Damages to electrical components may have fatal consequences such as short circuit or fire. This research aims to improve the maintenance of electrical components of green building. A case study is taken from a government green building for electrical components, in order to meet the building reliability requirements which consist of safety, health, comfort, and convenience. Maintenance system which is Work Breakdown Structure (WBS) of green building maintenance integrated with information systems and Building Information Modeling (BIM) are influential factors for building maintenance performance. The research methods used are archival analysis, case study, survey, expert judgement, and statical analysis. This research generates product of web based information system integrated with BIM, and also mathematical model that enhance the maintenance performance of government green building for electrical components would become more effective and efficient especially for safety performance."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2019
T55111
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Taffi Hensan Kurniawan
"Pertumbuhan populasi yang pesat di Indonesia telah meningkatkan permintaan akan infrastruktur yang aman dan efisien, termasuk gedung bertingkat. Tingginya angka kecelakaan kerja di sektor konstruksi menjadi perhatian utama, dengan lebih dari 370.000 kasus tercatat pada tahun 2023. Untuk mengatasi permasalahan ini, penelitian ini mengembangkan sistem informasi proses audit yang mengintegrasikan BIM (Building Information Modeling) dengan WBS (Work Breakdown Structure). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengembangkan standar WBS dan RKK (Rencana Keselamatan Konstruksi) untuk proyek rancang bangun gedung bertingkat, serta mengembangkan sistem informasi audit keselamatan berbasis BIM yang terintegrasi dengan WBS. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pendekatan studi kasus, analisis arsip, dan validasi dari para ahli. Data dikumpulkan melalui survei dan wawancara dengan pakar keselamatan konstruksi, serta analisis dokumen-dokumen terkait seperti Peraturan Menteri PUPR No. 10 Tahun 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan sistem informasi proses audit yang mengintegrasikan BIM dengan WBS dapat secara signifikan meningkatkan kinerja keselamatan konstruksi. Sistem ini memastikan setiap tahap proyek berjalan sesuai dengan standar keselamatan yang ditetapkan, mengurangi risiko kecelakaan kerja, dan meningkatkan efisiensi serta efektivitas manajemen proyek.

The rapid population growth in Indonesia has increased the demand for safe and efficient infrastructure, including high-rise buildings. The high number of workplace accidents in the construction sector, with more than 370,000 cases recorded in 2023, is a major concern. To address these issues, this study develops an audit process information system that integrates BIM (Building Information Modeling) with WBS (Work Breakdown Structure). The study aims to identify and develop standards for WBS and RKK (Construction Safety Plan) for high-rise building design projects, and to develop a BIM-based safety audit information system integrated with WBS. The methodology used in this study includes a case study approach, archival analysis, and expert validation. Data were collected through surveys and interviews with construction safety experts, as well as analysis of relevant documents such as the Minister of PUPR Regulation No. 10 of 2021. The findings indicate that the development of an audit process information system integrating BIM with WBS can significantly improve construction safety performance. This system ensures that each project stage complies with established safety standards, reduces the risk of workplace accidents, and enhances the efficiency and effectiveness of project management."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2024
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Muhammad Fajrin Mubarak Basyar
"

Penelitian ini membahas mengenai pemodelan rumah mewah tingkat rendah menggunakan Building Information Modelling (BIM) dan perbandingannya dengan metode konvensional. Pemodelan bertujuan untuk menghasilkan quantity takeoff volume beton dan kebutuhan besi pada komponen struktur kolom, balok, serta pelat. Perhitungan quantity takeoff yang direalisasikan dengan menggunakan aplikasi BIM Autodesk Revit membutuhkan waktu 3 jam 15 menit 42 detik, sedangkan perhitungan quantity takeoff dengan metode konvensional membutuhkan waktu 8 jam 35 menit 21 detik. Perbedaan hasil perhitungan quantity takeoff volume beton antara menggunakan BIM dan metode konvensional adalah sebesar 0.322%, sedangkan perbedaan hasil perhitungan quantity takeoff kebutuhan besi adalah sebesar 10.593%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dengan menggunakan pemodelan BIM, terdapat integrasi software, proses pemodelan dapat dilakukan dengan sangat cepat dibandingkan pemodelan dengan metode konvensional, dan dapat mendeteksi tabrakan desain sehingga perhitungan quantity takeoff lebih akurat.


This study discusses modeling low-level luxury homes using Building Information Modeling (BIM) and its comparison with conventional methods. The modeling aims to produce the volume takeoff of concrete and rebar requirements for the structural components of columns, beams, and slabs. The takeoff quantity calculation realized using the BIM application takes 3 hours 15 minutes 42 seconds, while the takeoff quantity calculation using the conventional method takes 8 hours 35 minutes 21 seconds. The difference in the calculation of the takeoff volume of concrete between using BIM and the conventional method is 0.322%, while the difference in the calculation of the quantity takeoff of rebar requirements is 10.593%. This study concludes that by using BIM modeling, there is software integration, modeling process can be done very quickly compared to conventional methods and can detect design collisions so that the takeoff quantity calculation is more accurate.

"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2022
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ryan Ramadani
"Skripsi ini membahas tentang evaluasi akan implementasi Building Information Modeling BIM pada tahap Perancangan Desain menurut sudut pandang Konsultan Perencana Struktur. BIM memiliki kegunaan dan manfaat yang banyak dan luas, sehingga diharapkan implementasinya dapat mempermudah serta meminimalisir error pada pekerjaan konstruksi, terutama untuk Konsultan Perencana Struktur. Penelitian ini dilihat dari sudut pandang Konsultan Perencana Struktur pada proyek yang menggunakan BIM dengan cara wawancara yang detail dan studi kasus.

This Skripsi discusses about the implementation of Building Information Modeling BIM in the pre design phase from the standpoint of Structural Consultant. BIM has many uses and benefits, so the use of BIM is expected to facilitate construction and minimize errors, particularly to Structural Consultant. This study in conducted from the standpoint of Structural Consultant on a project that implements BIM, applied with detailed interviews and case study.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2018
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Virginia Miracle Jilena
"Laboratorium sebagai prasarana pembelajaran di perguruan tinggi harus dipastikan memiliki desain struktur yang kuat menahan beban dan tahan terhadap gempa. Integrasi model struktur dengan BIM akan mempermudah perencanaan struktur. Penelitian dilakukan pada struktur tower laboratorium Departemen Teknik Sipil Universitas Indonesia 12 tingkat yang memiliki ketidakberaturan horizontal dan vertikal. Analisis desain struktur dilakukan berdasarkan metode respon spektrum dan riwayat waktu linear yang mengacu SNI 1726:2019 dan SNI 2847:2019 menggunakan software Midas Gen. Didapatkan pada respon struktur tower laboratorium DTS UI, story drift arah X dan story shear dengan metode riwayat waktu linear memberikan respon lebih besar, dan sebaliknya terhadap story drift arah Y dan story displacement. Gaya dalam komponen struktur yang dihasilkan dengan metode respon spektrum lebih besar dibandingkan metode riwayat waktu linear, sehingga dari hasil iterasi desain, dimensi penampang struktur dan kebutuhan tulangan didapatkan lebih besar. Penerapan Building Information Modeling (BIM) dalam integrasi software Midas Gen dengan Revit memiliki kelebihan dalam proses perhitungan volume material beton elemen struktur, namun memiliki keterbatasan pada transfer properti material, tulangan, dan pendefinisian pelat serta orientasi penampang dan struktur yang tidak sesuai. Terdapat perbedaan volume material beton yang didapatkan dari perhitungan manual dengan Revit sebesar 0.032% pada kolom dan 0.97% pada balok dengan hasil perhitungan volume lebih besar didapatkan dengan perhitungan manual.

Laboratory as learning infrastructure in universities must be ensured to have a strong structural design to support loads and resistant to earthquakes. Integrating the structural model with BIM will simplify structural planning. Research was conducted on a 12 story laboratory tower structure at the Department of Civil Engineering, University of Indonesia, which has horizontal and vertical irregularities. Structural design analysis was carried out based on spectrum response and linear time history method referring to SNI 1726:2019 and SNI 2847:2019 using Midas Gen software. The response of the DTS UI laboratory tower structure showed that story drift in the X-direction and story shear using the linear time history method provided a larger response, whereas conversely, towards the Y-direction story drift and story displacement, the response spectrum method showed a larger response. Forces within the structural components generated using the response spectrum method were greater than the linear time history method, resulting in larger cross-sectional dimensions and reinforcement requirements obtained from design iterations. The implementation of Building Information Modeling (BIM) in integrating Midas Gen software with Revit has advantages in calculating the volume of concrete material in structural elements, but has limitations in the transfer of material properties, reinforcement, and plate definition as well as inappropriate orientation of cross-sections and structures. There is a difference in the volume of concrete material obtained from manual calculations with Revit of 0.032% for columns and 0.97% for beams with larger volume calculation results obtained using manual calculations."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2024
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Windy Puspita Destiani
"Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, industri jasa konstruksi dinilai merupakan industri yang paling lambat dalam mengadopsi inovasi proses dan teknologi dalam mengelola bisnisnya dibanding industri lain yang bahkan posisinya lebih rendah dibanding sektor pertanian (Mckinsey, 2017). Saat ini digitalisasi industri jasa konstruksi di Indonesia khususnya dalam penggunaan BIM sudah diwajibkan oleh pemerintah melalui PERMEN PU No. 22/PRT/M/2018 tentang Pedoman Pembangunan Bangunan Gedung Negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh antara variabel dan indikator pada TAM yang memiliki pengaruh terbesar pada penerimaan teknologi di lingkungan PT XYZ; menganalisis hubungan antara variable TAM perceived ease of use (PEOU), perceived usefulness (PU), consensus on aprropriation, individual intention, dan organizational intention; dan menghasilkan rekomendasi strategi percepatan implementasi BIM agar dapat berkontribusi untuk meningkatkan kinerja Proyek Konstruksi PT XYZ. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kompetensi organisasi dan Kualitas teknologi berhubungan positif terhadap Perceived Ease of Use dimana Perceived Ease of Use berhubungan secara signifikan terhadap Perceived Usefulness dan Consensus on Appropriation yang berhubungan dengan Organizational Intention. Selanjutnya, Kompetensi personal berhubungan positif dengan Perceived Usefulness dimana Perceived Usefulness berhubungan signifikan terhadap Individual Intention. Sedangkan untuk Behaviour control, tidak menunjukkan hubungan positif terhadap Perceived Usefulness dan Perceived Ease of Use maupun Individual Intention dan Organizational Intentio

In the midst of rapid technological developments, the construction service industry is considered the slowest industry in adopting process and technological innovations in managing its business compared to other industries whose position is even lower than the agricultural sector (Mckinsey, 2017). Currently the digitization of the construction service industry in Indonesia, especially in the use of BIM, has been required by the government through PERMEN PU No. 22/PRT/M/2018 concerning Guidelines for the Construction of State Buildings. This study aims to identify the influence between variables and indicators on TAM which has the greatest influence on technology acceptance within PT XYZ; analyze the relationship between TAM variables perceived ease of use (PEOU), perceived usefulness (PU), consensus on appropriation, individual intention, and organizational intention; and generate strategic recommendations for accelerating the implementation of BIM in order to contribute to improving the performance of the PT XYZ Construction Project. The results of this study indicate that organization competency and technology quality are positively related to Perceived Ease of Use where perceived ease of use is significantly related to perceived usefulness and consensus on appropriation which is related to organizational intention. Furthermore, personal competency is positively related to perceived usefulness where perceived usefulness is significantly related to individual intention. As for behavior control, it does not show a positive relationship to perceived usefulness and perceived ease of use or individual intention and organizational intention."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2021
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ines Wahyuniati Riza
"Keandalan fungsi komponen mekanikal memiliki implikasi yang besar terhadap tercapainya misi bangunan hijau yaitu reduksi emisi dan energi. Kegagalan dalam fase pemeliharaan dan perawatan komponen mekanikal dapat berakibat buruk terhadap pencapaian misi tersebut. Permasalahan yang terjadi adalah data terfragmentasi, data tidak terdokumentasi dengan baik, respon SDM yang lambat, dan tidak ada jadwal pemeliharaan. Akibatnya anggaran masif yang dikeluarkan di fase konstruksi bangunan hijau menjadi sia-sia. Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan kinerja pemeliharaan dan perawatan bangunan hijau gedung pemerintahan komponen mekanikal. Studi kasus yang diteliti adalah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan literatur, studi kasus, pengembangan sistem dan analisa statistik. Penelitian ini menggunakan Work Breakdown Structure (WBS) dalam mengelola data secara dinamis dengan manajemen data menggunakan Building Information Modeling (BIM) yang diintegrasikan dengan sistem informasi. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini menjelaskan bahwa sistem tata udara, transportasi vertikal, sistem informasi dengan BIM dapat meningkatkan kinerja pemeliharaan dan perawatan bangunan hijau komponen mekanikal yaitu keamanan dan kenyamanan.

The reliability of functioning mechanical components has major implications not only for the ease of use, lowering maintenance cost, avoiding loss of time and preserving safety factor but also for achieving green buildings mission namely emission and energy reduction. Failure in maintenance phase of mechanical components can adversely affect the achievement of the mission. Problems that occur are fragmented data, undocumented data, slow responses of human resource, and unscheduled maintenance. As a result, the massive budget spent in the green building construction phase is in vain. The purpose of this study is to improve the performance of maintenance of government green buildings in mechanical components by developing an information system that integrated with Building Information System (BIM). The case study studied was the Ministry of Public Works and Peoples Housing Republic of Indonesia. The research methods used are literature reviews, case studies, system development and statically analysis. This study uses a Work Breakdown Structure (WBS) in managing data dynamically using BIM, which is integrated with web-based information systems. The result in this study explained that HVAC system, vertical transportation, BIM and information system has proofed that these variables could enhance the performance of mechanical components maintenance in green building which are safety and comfort.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2019
T55200
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Radeta Effendi
"Skripsi ini membahas mengenai Implementasi BIM pada tahap perancangan desain konstruksi pada Developer. Penggunaan BIM ini diharapkan dapat mempermudah pekerjaan konstruksi dan meminimalisir kesalahan pada tahap konstruksi serta agar perencanaan proyek lebih efisien lagi. Penelitian ini dilihat dari sudut pandang Developer pada proyek yang mengimplementasikan BIM dan proyek yang tidak mengimplementasikan BIM dengan cara wawancara mendalam. Setelah dilakukan penelitian; didapatkan bahwa banyak sekali perbedaan pada proses perancangan desain dimulai dari tahap pre-design, schematic design dan design development.

This Skripsi discusses the implementation of BIM in the design stage to the construction design Developer. The use of BIM is expected to facilitate construction and minimize errors during the construction phase as well as in order to more efficient project planning. This study from the standpoint of Developer on projects that implement BIM and BIM projects that are not implemented by way of in-depth interviews. After doing research; found that many differences in the design process starting from the design stage of pre-design, schematic design and design development.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2016
S63425
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Muhammad Lazuardi R
"ABSTRAK
Skripsi ini membahas mengenai evaluasi implementasi BIM pada tahap perencanaan pekerjaan konstruksi pada kontraktor dengan contoh pengamatan pada PT.XY. Penelitian ini dilihat dari sudut pandang kontraktor. Dengan identifikasi terhadap proses bisnis yang telah diterapkan BIM dan dilihat dampaknya terhadap beberapa faktor. Setelah dilakukan penelitian; didapatkan bahwa dampak yang dihasilkan dari implementasi BIM cenderung positif dibandingkan tidak menggunakan BIM. Walau penerapannya belum sepenuhnya efektif. Penerapan BIM juga terbukti dapat membantu memecahkan berbagai masalah yang terjadi di dalam proses bisnis kontraktor.

ABSTRACT<>br>
This undergraduate thesis discusses the evaluation of the implementation of BIM in the planning stage of construction work on the contractor with an example of observation on PT.XY. This study is viewed from the point of view of the contractor. With the identification of business processes that has been implemented with BIM and its impact on several factors. After the research it was found that the impact resulting from BIM implementation tended to be positive compared to not using BIM, Although its implementation has not been fully effective. The implementation of BIM is also proven to help solve various problems that occur within the contractor business process."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2018
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>