Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 177843 dokumen yang sesuai dengan query
cover
I Kadek Viandra Diarsa
"Laporan magang ini bertujuan untuk mengevaluasi prosedur pembuatan laporan sensitivitas rasio kesehatan dan proyeksi laporan keuangan yang dilakukan oleh PT Depu. Laporan sensitivitas rasio kesehatan dan proyeksi laporan keuangan merupakan dua laporan rutin yang dilakukan oleh PT Depu setiap triwulan. Evaluasi prosedur pembuatan laporan tersebut didasarkan pada teori analisis sensitivitas dan penganggaran serta dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 71/POJK.05/2016 tentang Kesehatan Keuangan Perusahaan Asuransi dan Perusahaan. Selain itu, evaluasi juga didukung dengan beberapa teori dan peraturan seperti teori peran ilmu aktuaria dalam asuransi, Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 201, dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) Nomor 9/SEOJK.05/2021 tentang Bentuk dan Susunan Laporan Berkala Perusahaan Asuransi dan Perusahaan Reasuransi. Berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan dengan membandingkan prosedur yang diterapkan dengan teori serta peraturan yang berlaku, dapat disimpulkan bahwa prosedur pembuatan laporan sensitivitas rasio kesehatan dan proyeksi laporan keuangan oleh PT Depu telah dilakukan sesuai teori dan peraturan yang ada, tetapi terdapat beberapa poin yang dapat ditingkatkan dalam prosedurnya.

This internship report aims to evaluate the procedures undertaken by PT Depu for making solvency ratio sensitivity reports and projected financial statements. The solvency ratio sensitivity report and projected financial statements are two routine reports carried out by PT Depu every quarter. The evaluation of the report preparation procedure is based on the theory of sensitivity analysis and budgeting as well as the Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Number 71/POJK.05/2016 concerning the Financial Health of Insurance Companies and Companies. Apart from that, the evaluation is also supported by several theories and regulations such as the theory of the role of actuarial science in insurance, Indonesian Financial Accounting Stadards (PSAK) 201, and Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) Number 9/SEOJK.05/2021 concerning the Form and Structure of Periodic Reports for Insurance Companies and Reinsurance Companies. Based on the evaluation that has been carried out by comparing the procedures applied with the theory and applicable regulations, it can be concluded that the procedures for preparing health ratio sensitivity reports and projected financial reports by PT Depu have been carried out in accordance with existing theory and regulations, but there are several points that can be improved in the procedure."
Depok: Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Indonesia, 2024
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Trisni Walujaningrum
"Globalisasi yang semakin melanda dunia antara lain disebabkan oleh disepakatinya perjanjian-perjanjian multilateral, seperti APEC. Pada pertemuan APEC yang barn lalu, para anggotanya telah bersepakat untuk menghapuskan proteksi dan memberikan kebebasan lalu lintas barang, jasa, dan investasi. Penghapusan proteksi ini belum menjadi isu dalam dunia asuransi karena masih besarnya proteksi yang diberikan pemerintah bagi dunia asuransi nasional. Namun, perusahaan asuransi nasional tetap harus menyiapkan diri dalam menghadapi kemungkinan dibukanya proteksi di masa datang dengan melakukan tindakan antisipasi. Tindakan antisipasi yang hams dilakukan oleh perusahaan asuransi dalam negeri adalah dengan meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan fleksibilitas, dengan cara perbaikan dalam kualitas produk, jasa pelayanan, proses kerja, kualitas sumber daya manusia, teknologi, dan penggunaan sistem pembiayaan yang tepat. Penggunaan sistem pembiayaan yang tepat merupakan cara yang banyak digunakan saat ini. Sistem ABC merupakan sistem pembiayaan yang mampu memberikan informasi yang akurat dibandingkan dengan informasi yang diberikan sistem biaya tradisional. Penerapan sistem ABC menjadi sangat bermanfaat. Namun penerapannya harus dilandasi dengan suatu analisa yang disebut sebagai Process Value Analysis (PVA). PVA memiliki kemampuan untuk memberikan pengertian mengenai hubungan antar aktivitas-aktivitas dan proses yang terjadi dalam suatu perusahaan. Lebih lanjut, PVA dapat menjelaskan hubungan antara biaya-biaya yang terjadi dalam proses dan aktivitas-aktivitas yang mengkonsumsi sumber daya. Yang menjadi keunggulan PVA adalah bahwa PVA mampu menunjukkan aktivitas mana yang memberikan nilai tambah bagi perusahaan dan aktivitas mana yang tidak memberikan nilai tambah. Dengan demikian, PVA dapat menjadi alai yang menyediakan informasi yang digunakan perusahaan dalam rangka melakukan perbaikan-perbaikan yang berkesinambungan, yang berfokus untuk memenuhi keinginan pelanggan, meminimalisir biaya dan waktu, serta meningkatkan kualitas output. PVA terdiri dari empat analisa utama yaitu Process Definition, Activity Analysis, Driver Analysis, dan Opportunity Improvement Planning. Langkah Process Definition dimaksudkan untuk memahami proses yang dilakukan perusahaan terlebih dahulu. Selanjutnya, langkah Activity Analysis ditujukan untuk memahami aktivitas-aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan. Setelah itu, langkah Driver Analysis membahas sebab dan akibat dari aktivitas. Pada langkah yang terakhir dan yang paling penting, yaitu Opportunity Improvement Planning, pihak analis harus memastikan apakah suatu aktivitas memberikan nilai tambah ataukah sebaliknya, tidak memberikan nilai tambah bagi perusahaan. Pemahaman ini akan memberikan masukan-masukan dalam menyusun rencana perbaikan kinerja dan efisiensi dalam perusahaan."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 1995
S18810
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Siska Dollita Macallo
"Asuransi jiwa adalah industri yang masih kurang populer di Indonesia tetapi memiliki potensi yang besar untuk berkembang seiring dengan peningkatan perekonomian nasional. Dalam menyongsong era perdagangan bebas di awal abad ke-21 maka industri asuransi jiwa termasuk salah satu sektor jasa yang paling rentan kedudukannya sehingga sektor ini harus semakin memperkuat kinerja maupun kesehatannya agar dapat bertahan. Setidaknya ada 4 pihak yang memerlukan informasi kinerja dan kesehatan perusahaan asuransi jiwa sebagai dasar pengambilan keputusan yaitu : pemegang polis/calon pemegang polis, investor, pemerintah dan perusahaan yang bersangkutan dimana skripsi ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan para pengguna informasi tersebut. Obyek penelitian skripsi ini adalah 2 perusahaan asuransi jiwa yang sudah tercatat di pasar modal Indonesia yaitu Lippo Life dan Panin Life. Analisa komparatif dilakukan dengan menggunakan perangkat rasio keuangan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Mekanisme kerja didasarkan pada suatu aktivitas analisa kinerja dan kesehatan perusahaan dengan melihat trend-nya dari tahun ke tahun kemudian membandingkan kinerja tersebut dengan tolok ukur kinerja industri asuransi jiwa nasional dan peraturan perundangan. Hasil analisa dapat menggambarkan karakterisitik usaha dan kinerja masing-masing perusahaan ditinjau dari aspek keuangannya secara komprehensif dan terpadu. "
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 1996
S19232
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rambat Lupiyoadi
"Skripsi ini mencoba menganalisis implikasi penerapan Undang-Undang Perasuransian 1992 terhadap kebijakan keuangan internal perusahaan asuransi kerugian. Untuk menjaga efektifitas analisa ini, maka perlu memanfaatkan alat analisa kinerja keuangan yang sesuai dengan karakteristik perusahaan asuransi kerugian. Alat analisa tersebut adalah Analisa Rasio Early Warning System. Dengan alat analisa ini diharapkan kita dapat mengidentifikasikan informasi penting secara dini, kelemahan-kelamahan yang mungkin tengah dihadapi dalam kinerja keuangan perusahaan asuransi kerugian. Temuan-temuan dari hasil analisis ini, merupakan informasi yang sangat berguna bagi perusahaan. Lebih-lebih bagi manajemen yang berorientasi aktif dan proaktif. Sehingga ketika diketahui terjadi penurunan tingkat kesehatan, yang ditunjukkan oleh kurang solvennya aktiva (berdasarkan penilaian UU Perasuransian yang baru), menurunnya rasio perkembangan premi dan rasio cadangan klaim, maka manajemen perlu mengambil tindakan untuk mencegah dan mengatasinya. Untuk mengantisipasi menurunnya hasil investasi dan menjaga tingkat solvabilitas maka manajemen perlu mengkaji ulang kebijakan portofolio investasinya. Pengambilan keputusan mengenai kebijakan portfolio investasi dalam skripsi ini mencoba memperkenalkan penerapan Analytic Hierarchy Process (AHP) Model. Dengan model ini, manajemen dapat mengakomodir portofolio investasi yang multikriteria (Liquiditas, safety, dan profitabilitas) dan multialternatif (deposito, saham, penyertaan langsung, obligasi dan lain-lain). Model ini sangat membantu dalam menyelesaikan prioritas (proporsi) alokasi investasi yang sesuai dengan preferensi manajemen."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 1995
S18914
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 1990
S17868
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Korea : Korea Institute of Finance
050 KFR 7:1 (1997)
Majalah, Jurnal, Buletin  Universitas Indonesia Library
cover
Ariph Satyanagara
"ABSTRAK
Negara Indonesia memiliki kewajiban untuk memberikan perlindungan kepada seluruh golongan masyarakat.Perlindungan yang dimaksud bukan hanya perlindungan keamanan dan perlindungan hukum. Perlindungan kesehatan setiap warga negara juga merupakan salah satu jaminan yang harus diberikan. Berdasarkan hal tersebut, disusun sebuah program berskala nasional yang bernama Jaminan Kesehatan Nasional JKN . Sebagai sebuah program pemerintah, dibentuk suatu badan penyelenggara JKN yaitu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial BPJS yang mulai berjalan sejak Januari 2014. Semenjak berjalannya BPJS, banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. Akan tetapi menurut jejak pendapat yang pernah dilakukan oleh Kompas pada tahun 2015 y, terdapat 42,9 pengguna BPJS yang tidak puas akan layanan BPJS, 39.1 puas dan sisanya tidak menjawab. Dua tahun berlalu, perlu dilakukan penelitian terbaru untuk melihat sentimen masyarakat lebih dalam lagi. Penelitian ini menggunakan pendekatan content analysis guna mengetahui proporsi pendapat yang berkaitan dengan pengalaman pengguna beserta sentimennya untuk menggambarkan pendapat pengguna terhadap kualitas pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Nasional. Sebuah program yang bekerja atas prinsip Automated Content Analysis digunakan dalam penelitian ini. Ulasan pengguna BPJS di Twitter digunakan untuk mewakili pendapat di berbagai provinsi. Luaran analisis sentimen menunjukkan bahwa aspek yang berkaitan dengan Reliability, Tangibles, Akses Pembayaran dan Pelayanan Medis masih didominasi dengan sentimen negatif. Hasil penelitian dapat digunakan untuk evaluasi dalam meningkatkan kualitas BPJS sebagai penunjang kesehatan warga negara Indonesia.

ABSTRACT
Indonesia as a country has an obligation to ensure the wellbeing of its citizen by administering protection for each and every one of its citizen from all backgrounds. Said protection should not only accommodate security and legal protection However, it should also incorporate health protection in the form of healthcare. Based upon this premise, a national scale program called Jaminan Kesehatan Nasional JKN was established. This then led to the forming of the JKN organization called Badan Penyelenggara Jaminan Sosial BPJS , which has been running since January 2014. Overall, citizens have benefited from the initiation ever since it started operation. Nevertheless, an opinion poll conducted by Kompas in 2015, indicates that there are 42.9 unsatisfied BPJS users, 39.1 satisfied BPJS users, while the remaining has no answers. On the grounds that two years has passed since the poll, a new research is necessary in effort to examine deeper on the citizens rsquo sentiments about this healthcare program. This research uses a content analysis approach to determine the portion of opinions relating to the user experience and sentiment in order to illustrate the user rsquo s opinion on the service quality that Badan Penyelenggara Jaminan Sosial BPJS provides. The program used in this research works based on the principle of Automated Content Analyses. The twitter reviews by BPJS users are utilized to represent opinions from different provinces. Consequently, the result of this sentiment analyses reveals that the areas related to reliability, tangibles, access to payment, and medical services are still dominated by negative responses. The result of this assessment can be intergrated in the evaluation process towards improving the quality of BPJS as one of the supporting aspects of the Indonesian citizens rsquo health."
2017
S67272
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Habib Saputra
"Pada era digital saat ini, aplikasi Mobile Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah menjadi alat penting dalam memudahkan akses dan manajemen layanan kesehatan masyarakat. Namun, untuk meningkatkan kualitas layanan dan kepuasan pengguna, perlu dilakukan analisis ulasan pengguna untuk memahami sentimen dan topik yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model analisis sentimen menggunakan metode Bidirectional Encoder Representations from Transformers (BERT) dan pendeteksian topik menggunakan metode Latent Dirichlet Allocation (LDA) pada ulasan pengguna aplikasi Mobile JKN. Penelitian ini menggunakan dataset yang terdiri dari ulasan pengguna aplikasi Mobile JKN yang dikumpulkan dari Play Store. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa model BERT yang dikembangkan berhasil mencapai akurasi sebesar 90% dalam melakukan analisis sentimen pada ulasan pengguna aplikasi Mobile JKN. Dari analisis sentimen tersebut, ditemukan bahwa dari 54.000 data yang akan dianalisis terdapat 14.748 data ulasan positif, 3.950 data ulasan netral, dan 35.302 data ulasan negatif yang terdeteksi oleh model BERT yang telah dikembangkan. Selanjutnya, melalui pendekatan LDA, penelitian ini juga berhasil mengidentifikasi 6 topik utama yang muncul dalam ulasan pengguna aplikasi Mobile JKN yang memiliki coherence value sebesar 0,466131. Topik-topik tersebut yaitu, topik pertama mengenai Pelayanan Mobile JKN, topik kedua perubahan data peserta, topik ketiga pembayaran iuran, topik keempat verifikasi nomor handphone, topik kelima update dan login pada aplikasi, dan topik keenam pendaftaran online. Hasil sentimen pada masing-masing topik menunjukkan bahwa topik 1, 2, dan 3 memiliki ulasan dengan sentimen positif lebih banyak daripada sentimen negatif, sedangkan topik 4, 5, dan 6 memiliki ulasan dengan sentimen negatif lebih banyak daripada sentimen positif. Demikian untuk topik mengenai verifikasi nomor handphone, update dan login pada aplikasi, dan pendaftaran online harus dilakukan evaluasi untuk perbaikan aplikasi Mobile JKN kedepannya.

In the current digital era, the National Health Insurance (Jaminan Kesehatan Nasional or JKN) mobile application has become an essential tool in facilitating access and management of healthcare services for the public. However, to improve service quality and user satisfaction, it is necessary to analyze user reviews to understand the sentiments and topics contained within them. This research aims to develop a sentiment analysis model using the Bidirectional Encoder Representations from Transformers (BERT) method and topic detection using the Latent Dirichlet Allocation (LDA) method on user reviews of the JKN mobile application. The research utilizes a dataset consisting of user reviews of the JKN application collected from the Play Store. The results of this study show that the developed BERT model successfully achieved an accuracy of 90% in sentiment analysis of user reviews of the JKN mobile application. From the sentiment analysis it is known that of the 54,000 data to be analyzed, there are 14,748 positive reviews, 3,950 neutral reviews, and 35,302 negative reviews detected by the BERT model that has been developed. Furthermore, through the LDA approach, this research also successfully identified 6 main topics that emerged in user reviews of the JKN mobile application with a coherence value of 0.466131. These topics are, the first topic regarding Mobile JKN Services, the second topic is changing participant data, the third topic is payment of contributions, the fourth topic is handphone number verification, the fifth topic is updating and logging in to the application, and the sixth topic is online registration. The sentiment results for each topic show that topics 1, 2, and 3 have reviews with more positive sentiment than negative sentiment, while topics 4, 5, and 6 have reviews with more negative sentiment than positive sentiment. So that for topics regarding handphone number verification, updating and logging into applications, and online registration, an evaluation must be carried out to improve the Mobile JKN application in the future."
Depok: Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2023
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Tobing, Michelle Yeremia
"Asuransi jiwa merupakan salah satu dari banyak pilihan bagi orang-orang yang mengkhawatirkan ketidakpastian masa depan mereka, karena asuransi jiwa dirancang untuk melindungi terhadap dampak keuangan serius yang diakibatkan oleh kematian seseorang. Variasi penting dari asuransi jiwa tunggal adalah asuransi jiwa survivorship yang mencakup dua atau lebih individu. Di bawah kontrak tersebut, manfaat kematian dibayarkan hanya pada kematian terakhir. Valuasi asuransi merupakan kegiatan yang penting bagi perusahaan asuransi. Melalui valuasi, perusahaan asuransi dapat mengetahui status finansialnya agar dapat memenuhi kewajibannya di masa depan. Secara tradisional, aktuaris mengasumsikan tingkat pengembalian yang konstan dan mortalitas independen dalam valuasi asuransi jiwa bersama. Namun, terdapat minat yang cukup besar dalam literatur aktuaria untuk mempelajari model tingkat bunga stokastik dan asumsi mortalitas dependen untuk valuasi asuransi. Pada artikel ini disajikan formula matematis yang berguna untuk melakukan valuasi asuransi jiwa survivorship dengan tingkat pengembalian stokastik dan mortalitas dependen. Valuasi dilakukan dengan menghitung nilai ekspektasi dari variabel acak loss prospektif, dengan mengasumsikan proses AR 1 dan model Frank rsquo;s Copula untuk memodelkan tingkat pengembalian dan mortalitas dependen masa hidup dari pemegang polis. Selanjutnya dilakukan contoh perhitungan dari satu buah polis dan satu buah portofolio non-homogen.

Life insurance is one of the many options for people with concerns about the uncertainty of their future, because it rsquo s designed to protect against the serious financial impact resulting from an individual 39 s death. An important variation of the single life insurance is the survivorship life insurance which covers two or more lives. Under such contract, a death benefit is paid out only on the last death. Insurance valuation is a very important tool for many insurance companies. Through valuation, an insurance company is able to know its financial status to meet its future obligations. Traditionally, actuaries assume constant rates of return and independent mortality in valuing joint life insurance. However, there rsquo s been considerable interest in the actuarial literature in studying stochastic interest rate and dependent mortality assumptions for insurance valuations. In this study, the mathematical formulas to value a survivorship life insurance with stochastic rates of return and dependent mortality are presented. The valuation is conducted by calculating the expectation of the prospective loss random variable, by assuming an AR 1 process and Frank 39 s Copula to model the rates of return and dependent mortality of the policyholders, respectively. Finally, the calculation examples are done for one policy and one non homogeneous portfolio.
"
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2018
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Mira Anggraini
"Salah satu cara yang digunakan oleh manusia dalam mengelola risiko atau keiidakpastian untuk mengalami kerugian yang dihadapi dalam kchidupannya sehari-hari adalah dengan memindahkan risiko tersebut kepada pihak lain misalnya, kepada perusahaan asuransi. Untuk itu perusahaan asuransi perlu menetapkan "harga" atas risiko yang akan ditanggungnya sebagai premi yang dibayarkan oieh pihak yang dihadapkan pada risiko tersebut. Proses ini dalam dunia perasuransian yang disebut dengan pricing atau ruling, Sehingga tujuan pricing dari suatu perusahaan asuransi adalah menentukan tingkat premi sesuai derigan tingkat risiko yang dihadapinya. Dalam mencapai tujuan tersebut ada 3 (tiga) elemen yang perlu diperhitungkan oleh perusahaan asuransi yaitu kecukupan, daya saing dan kcvvajaran dari tingkat prcmi tersebut.
Salah satu cara dalam melakukan pricing adalah dengan menggunakan/>rftsp
Teori kredibilitas merupakan konscp yang sering digunakan dalam metoda prospective experience rating ini. Teori kredibilitas pada dasarnya adalah menentukan apakah pengalaman klaim masa lalu suatu individu atau kelompok kredibel atau tidak dan sampai sejauh mana tingkat kredibilitasnya untuk dapat digunakan dalam menentukan premi pada masa mendatang.
Teori kredibilitas merupakan suatu konsep yang mendasari berkembangnya i!mu aktuaria dalam industri asuransi kerugian. Pada perkembangannya teori kredibititas juga banvak digunakan dalam asuransi jiwa dan asuransi kecelakaan individu. Persamaan umum premium kredibiiitas dikemukakan oleh Buhlmann pada tahun 1967.
Pada tahun 1988, Charles Fuhrer mengemukakan beberapa penerapan teori kredibililas pada asuransi yang sifatnya kelompok khususnya asuransi kesehatan, Hal ini didasarkan pada kenyataan bahwa proyeksi yang dilakukan oleh aktuaris-aktuaris kesehatan seringkaii bergantung kepada pengaiaman sebelumnya.
Pada karya akhir ini penulis akan membahas salah satu dari metoda-metoda yang dikemukakan oleh C Fuhrer tcrsebut yaitu penentuan faktor kredibiiitas berdasarkan ukurart kelompok sehingga pada akhimya akan terbentuk tabel kredibiiitas berdasarkan ukuran kelompok. Tabel kredibiiitas tersebut akan digunakan dalam menentukan net premium dari suatupertanggungan.
Untuk penerapan metoda tersebut penulis mengambil data dari FT. (Persero) Asuransi Kesehatan Indonesia, dimana net premium pertanggungan yang akan dihitung adaiah pelayanan dokter spesiaiis di poliklinik rumah sakit.
Penggunaan teori kredibiiitas pada perhitungan net premium utituk pelayanan doktcr spesialis ini menghasilkan bcsaran net premium yang berbeda untnk Setiap ukuran kelompok tertanggung. Semakin besar ukuran kelompok yang digunakan maka akan semakin kecil besaran net premium yang dihasilkan dari perhitungan yang dilakukan.
Dengan menggunakan teori kredibiiitas yang dikemukakan oleh C. Fuhrer ini,
tenlunya diharapkan net premium yang dihasilkan dari perhitungan yang dilakukan akan
dapat memenuhi tujuan awal dari pricing seperti yang sudah disebutkan di atas."
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2000
T478
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>