Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 176201 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Saverio Davin Ditasyah Riyandi Putra
"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi intrinsik dan keterlibatan berbelanja terhadap niat beli pengguna aplikasi Tokopedia dan Shopee, khususnya pada generasi Milenial dan Gen Z di Indonesia. Dengan menggunakan metode kuantitatif, penelitian ini mengkaji variabel-variabel seperti shopping gamification, focused attention, shopping enjoyment, dan socialness yang dikategorikan sebagai motivasi intrinsik. Pengaruh dari variabel-variabel ini terhadap shopping engagement dan intention to buy using mobile apps juga dieksplorasi. Selanjutnya, penelitian ini mengumpulkan data melalui survei daring terhadap 210 responden, dan dianalisis menggunakan Structural Equation Model (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar hipotesis didukung oleh data, kecuali pengaruh focused attention terhadap shopping engagement yang tidak signifikan. Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang perilaku konsumen online dan strategi pemasaran yang efektif untuk e-commerce. Selain itu, penelitian ini juga menyoroti peran langsung previous online shopping experience terhadap intention to buy using mobile apps, di mana hasilnya menunjukkan pengaruh positif. Namun, ketika previous online shopping experience berperan sebagai moderasi antara shopping engagement dan intention to buy using mobile apps, hasilnya menunjukkan pengaruh yang melemahkan. Implikasi manajerial dari temuan ini dapat membantu pengelola e-commerce dalam merancang strategi pemasaran yang lebih efektif dengan memanfaatkan motivasi intrinsik dan keterlibatan berbelanja untuk meningkatkan niat beli pengguna.

This research aims to analyze the influence of intrinsic motivation and shopping engagement on the purchase intention of Tokopedia and Shopee app users, particularly among Millennials and Gen Z in Indonesia. Using quantitative methods, this research examines variables such as shopping gamification, focused attention, shopping enjoyment, and socialness, which are categorized as intrinsic motivation. The influence of these variables on shopping engagement and intention to buy using mobile apps is also explored. Furthermore, this research collected data through online surveys from 210 respondents and analyzed it using Structural Equation Modeling (SEM). The results show that most of the hypotheses are supported by the data, except for the influence of focused attention on shopping engagement, which is not significant. This research provides new insights into online consumer behavior and effective marketing strategies for ecommerce. Additionally, this research highlights the direct role of previous online shopping experience on the intention to buy using mobile apps, where the results show a positive influence. However, when previous online shopping experience acts as a moderator between shopping engagement and intention to buy using mobile apps, the results indicate a weakening effect. The managerial implications of these findings can help e-commerce managers design more effective marketing strategies by leveraging intrinsic motivation and shopping engagement to enhance user purchase intention."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2024
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Dik Ajeng Sekar Putri Taufanti
"Pesatnya pertumbuhan pada jumlah transaksi e-commerce membuat pelaku e-commerce di Indonesia dituntut untuk menyusun strategi dalam merespon perubahan perilaku dalam belanja konsumen. Salah satu hal yang dapat dilakukan yaitu menggunakan digitalisasi seperti gamifikasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalis bagaimana pengaruh motivasi intrinsik terhadap intensi membeli dan loyalitas pengguna Tokopedia di Indonesia. Penelitian ini berkontribusi untuk mengisi kesenjangan penelitian dengan menambahkan indikator loyalitas merek dan keberlanjutan penggunaan aplikasi e-commerce. Berdasarkan data yang dikumpulkan dari 250 responden, peneliti melakukan pengujian menggunakan Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi intrinsik ditemukan secara positif memengaruhi dan memotivasi pelanggan untuk meningkatkan Shopping Engagement. Shopping Engagement secara positif memengaruhi Intention to Buy Using Mobile App, App Continuance Intention, dan Brand Loyalty. Namun, tidak ada efek moderasi dari pengalaman belanja online sebelumnya. Selanjutnya, Focused Attention berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Shopping Engagement. Dan, Previous Online Shopping Experience memengaruhi Intention to Buy Using Mobile App secara negatif. Dari hasil penelitian, Tokopedia dapat memanfaatkan augmented reality, game, dan optimalisasi UI/UX unuk meningkatkan engagement dan fokus pada saat belanja di aplikasi Tokopedia serta merespon customer dengan lebih baik dan cepat agar mereka memiliki pengalaman belanja yang positif sehingga meningkatkan loyalitas pengguna.

The rapid growth in the number of e-commerce transactions has forced e-commerce players in Indonesia are required to develop strategies in response to changes in consumer spending behavior. One of the things that can be done is to use digitization such as gamification. The aim of this research is to analyze how intrinsic motivation influences purchase intention and brand loyalty of Tokopedia users in Indonesia. This study contributes to filling the research gap by adding indicators of brand loyalty and the continued use of e-commerce applications. Based on data collected from 250 respondents, researchers conducted tests using Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results of the study show that intrinsic motivation is found to positively influence and motivate customers to increase Shopping Engagement, Shopping Engagement positively influences Intention to Buy Using Mobile App, App Continuance Intention, and Brand Loyalty. However, there was no moderating effect from the previous online shopping experience. Furthermore, Focused Attention has a negative and insignificant effect on Shopping Engagement. And, Previous Online Shopping Experience negatively affects the Intention to Buy Using the Mobile App. Therefore, Tokopedia can using augmented reality, games, and UI/UX optimization to increase customer’s engagement and focus when shopping on the mobile application and Tokopedia should respond better and faster to customers so they have a positive shopping experience."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2023
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Luthfan Fadhila Henryantoputra
"Saat ini banyak penelitian yang telah meneliti efek dari iklan personalisasi pada periklanan tradisional. Namun, masih sedikit yang meneliti efeknya terhadap iklan di media sosial khususnya Instagram. Dengan menggunakan metode PLS-SEM, penelitian ini memfokuskan efek dari iklan personalisasi yang dirasakan oleh konsumen di Instagram pada reaksi sikap dan perilaku konsumen (kredibilitas iklan, penghindaran iklan, skeptisisme iklan, sikap iklan, niat perilaku, dan keterlibatan pelanggan) terhadap iklan. Penelitian ini menggunakan data sampel pengguna Instagram generasi Z yang menggunakan aplikasi media sosial tersebut dalam satu minggu terakhir. Berdasarkan data sampel yang didapat, hasil temuan menunjukkan 14 dari 15 hipotesis didukung. Temuan ini membuktikan bahwa iklan personalisasi mampu meningkatkan respons positif konsumen (misalnya meningkatkan kredibilitas dan sikap iklan) dan mengurangi respons negatif mereka terhadap iklan (misalnya menurunkan skeptisisme iklan dan kecenderungan untuk menghindari iklan). Respons yang positif ini terbukti mampu meningkatkan kemungkinan konsumen untuk membeli serta keterlibatan mereka terhadap iklan personalisasi.

Today many studies have examined the effect of personalized advertising on traditional advertising. However, few have examined the effect on advertising on social media, especially Instagram. By using the PLS-SEM method, this study focuses on the effects of personalized advertising felt by consumers on Instagram on the reaction of consumers' attitudes and behavior (ad credibility, ad avoidance, ad skepticism, attitude towards ad, behavioral intentions, and customer engagement) on advertising. This study uses sample data of Z generation Instagram users who had used the social media application in the past week. Based on the sample data obtained, the findings show that 14 of the 15 hypotheses are supported. This finding proves that personalized advertising can increase consumers' positive responses (e.g., increase the credibility and attitude of advertisements) and reduce their negative responses to advertisements (e.g., reduce advertising skepticism and tendency to avoid advertising). This positive response is proven to be able to increase the likelihood of consumers to buy and their involvement in personalized advertising."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2020
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Bianti Traviata Prakarti
"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh dari perilaku belanja online yang diukur dengan sikap, motif, keakraban, dan perilaku pencarian terhadap keputusan berbelanja kembali pada generasi millennial dan Gen Z di Indonesia. Sampel yang digunakan pada penelitian ini merupakan penduduk Indonesia, terdapat 145 responden dengan umur 17-25 (Generasi Z) dan 139 responden untuk umur 26-40 (Millennial). Penelitian ini menggunakan PLS-SEM Multigroup Analysis dalam mengolah data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kedua generasi memiliki niat pembelian ulang yang sama tetapi motivasi yang berbeda mendorong mereka. Millennial mungkin lebih termotivasi oleh motif nilai, sedangkan Gen Z lebih termotivasi oleh motif sosial.

This study aims to determine the extent to which the influence of online shopping behavior as measured by attitudes, motives, familiarity, and search behavior on repurchase intention among the millennial and Gen Z generations in Indonesia. The sample used in this study is Indonesian, there are 145 respondents aged 17-25 (Generation Z) and 139 respondents aged 26-40 (Millennial). This study uses the PLS-SEM Multigroup Analysis in processing data. The results of this study suggest that both generations have similar repurchase intentions, but different motivations drive them. Millennials may be more motivated by values, while Gen Z may be more motivated by social motives."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2023
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Muchammad Farchan Febriananto
"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah consumer engagement dari suatu platform media sosial dipengaruhi oleh keberadaan User-Generated Content (UGC) di dalamnya. Konsep UGC mencakup berbagai pola di media sosial ketika masing-masing individu memilih untuk mengonsumsi, berkontribusi, atau membat UGC baru. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini merupakan pengguna instagram, khususnya milenial dan generasi Z yang berdomisili di Jabodetabek. Terdapat sebanyak 197 responden terkumpul yang menggunakan metode purposive sampling. Kemudian diolah dan dianalisis menggunakan Partial Least Square - Structural Equation Method (PLS-SEM). Hasil penelitian ini menunjukkan efek signifikan dan positif dari UGC pada niat para pengguna Instagram untuk engage dengan platform tersebut, serta pengaruh dari nilai yang dirasakan dari UGC terhadap penggunaannya. Temuan ini memperdalam pemahaman mengenai mekanisme mendasar UGC dalam keterlibatannya dengan consumer engagement di Instagram, sehingga implikasi tersebut dapat digunakan oleh manajer, marketers. UMKM, dan lainnya dalam menentukan metode yang tepat dalam mengembangkan akun Instagram mereka dengan UGC.

This research aims to determine whether consumer engagement on a social media platform is influenced by the presence of User-Generated Content (UGC) within it. The concept of UGC encompasses various patterns on social media when individuals choose to consume, contribute to, or create new UGC. The sample used in this study consisted of Instagram users, specifically millennials and Generation Z living in Jabodetabek. A total of 197 respondents were collected using purposive sampling method. The data was then processed and analyzed using Partial Least Square - Structural Equation Method (PLS-SEM). The results of this study show a significant and positive effect of UGC on the intention of Instagram users to engage with the platform, as well as the influence of the perceived value of UGC on its usage. These findings deepen the understanding of the fundamental mechanism of UGC in its involvement with consumer engagement on Instagram, so that these implications can be utilized by managers, marketers, SMEs, and others in determining the appropriate methods to develop their Instagram accounts with UGC."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2023
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Iris Fadiyah
"Teknologi yang terus berkembang pesat mendorong masyarakat untuk terus menggunakan media sosial dan terpapar oleh iklan-iklan yang disebarkan secara digital didukung dengan anyak brand yang menggunakan influencer sebagai sarana untuk mempromosikan produk atau jasa mereka di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kredibilitas influencer terhadap niat beli di kalangan pengguna aktif TikTok dalam kategori Generasi Z di Indonesia. Generasi Z, yang dikenal sebagai digital natives, menunjukkan ketergantungan yang tinggi terhadap media sosial dalam pengambilan keputusan pembelian. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menyebar kuesioner kepada responden dengan kriteria Generasi Z yang merupakan pengguna aktif TikTok yang pernah melihat influencer yang melakukan promosi terhadap produk di TikTok dengan purposive sampling dan metode PLS-SEM (Partial Least Square – Structural Equation Modelling). Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh reliability dan expertise terhadap kreidibilitas influencer yang di mana kredibilitas influencer juga berpengaruh terhadap trust konsumen. Selain itu, trust pada konsumen juga pada akhirnya berpengaruh kepada niat pembelian konsumen dari produk yang dipromosikan. Penelitian ini diharapkan dapat kontribusi pada literatur mengenai pemasaran digital dan perilaku konsumen, serta memberikan wawasan bagi brand dalam mengoptimalkan penggunaan influencer di media sosial.

Rapidly evolving technology encourages people to continue to use social media and be exposed to digitally disseminated advertisements supported by brands that use influencers as a means to promote their products or services on social media. This study aims to analyze the influence of influencer credibility on purchase intention among active TikTok users in the Generation Z category in Indonesia. Generation Z, known as digital natives, shows a high reliance on social media in making purchasing decisions. This study uses quantitative methods by distributing questionnaires to respondents with Generation Z criteria who are active TikTok users who have seen influencers who promote products on TikTok with purposive sampling and PLS-SEM (Partial Least Square - Structural Equation Modeling) method. The results showed the influence of reliability and expertise on influencer credibility, where influencer credibility also affects consumer trust. In addition, trust in consumers also ultimately affects consumer purchase intentions of the promoted products. This research is expected to contribute to the literature on digital marketing and consumer behavior, as well as provide insight for brands in optimizing the use of influencers on social media."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2024
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ibrahim Ananda Survijanto
"Salah satu produk yang paling banyak dibeli melalui e-commerce Indonesia adalah apparel, khususnya bagi Generasi Z dan Milenial. Dengan persaingan e-commerce Indonesia yang ketat dan biaya yang diperlukan untuk menarik pelanggan baru lebih besar dibanding mempertahankan pelanggan yang sudah ada, perusahaan-perusahaan e-commerce memerlukan cara untuk menjaga atau meningkatkan customer loyalty. Maka dari itu, penelitian ini menginvestigasi pengaruh online shopping experience produk apparel melalui dimensi website experience, product experience, service experience, brand experience, dan emotional experience terhadap customer loyalty Generasi Z dan Milenial pada e-commerce Indonesia. Penelitian dilaksanakan melalui survey terhadap 179 responden Generasi Z/Milenial pelanggan produk apparel di e-commerce Indonesia. Penelitian ini dilaksanakan dengan uji regresi linear berganda menggunakan IBM SPSS Statistics 24 dan menunjukkan hasil bahwa product experience dan emotional experience memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap customer loyalty. Sementara itu, website experience, service experience, dan brand experience tidak memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap customer loyalty. Berdasarkan hasil tersebut, penelitian ini dapat membantu manajer pemasaran perusahaan e-commerce Indonesia dalam mengalokasikan sumber daya agar dapat menjaga/meningkatkan customer loyalty pelanggan produk apparel dari Generasi Z dan Milenial.

One of the most purchased products through Indonesian e-commerce is apparel, especially for Generation Z and Millennials. With Indonesia's e-commerce fierce competition and the costs required to attract new customers being greater than retaining existing customers, e-commerce companies need ways to maintain /increase customer loyalty. Therefore, this research investigates the influence of the online shopping experience for clothing products through the dimensions of website experience, product experience, service experience, brand experience and emotional experience towards the loyalty of Generation Z and Millennial customers in Indonesian e-commerce. The research was conducted through a survey of 179 Generation Z/Millennial respondents, customers of apparel products in Indonesian e-commerce. This research was carried out using multiple linear regression tests using IBM SPSS Statistics 24 and showed the results that product experience and emotional experience have a significant positive influence on customer loyalty. Meanwhile, website experience, service experience, and brand experience do not have a significant positive influence on customer loyalty. Based on these results, this research can help marketing managers of Indonesian e-commerce companies in allocating resources to maintain/increase customer loyalty for apparel product customers from Generation Z and Millennials."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2023
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Muhammad Rezaryano Yahdiyan
"ABSTRAK
Perkembangan teknologi membawa kegiatan bisnis turut berkembang. Salah satu teknologi yang menjadi fenomena dan membawa banyak perubahan pada zaman globalisasi sekarang ini adalah internet. Teknologi internet pada dewasa ini banyak dimanfaatkan sebagai salah satu media untuk kegiatan bisnis. Kemunculan e-commerce atau yang dikenal juga dengan online shop merupakan salah satu dampak dari hal tersebut. Pada kegiatan bisnis dalam dunia online pihak penjual juga perlu untuk membangun dan menjaga pelayanannya. Hal tersebut tentunya dilakukan untuk memelihara konsumennya. Terlebih lagi pada dunia digital (e-commerce) konsumen dapat dengan mudah berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya hanya dengan meng-klik saja.
Tesis ini meneliti mengenai penengaruh dari pelayanan elektronik (e-service quality) yang terdiri dari tujuh dimensi melalui online shopping satisfaction terhadap online repurchase intention dan intention to buy at other online channel. Setelah menyusun hipotesis, data dikumpulkan dari 214 responden yang merupakan orang yang pernah berbelanja di Tokopedia sebagai objek penelitian. Data kemudian diolah dengan menggunakan SEM (Structural Equation Modeling).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya dimensi efficiency pada e-service quality yang mempengaruhi kepuasan pelanggan online, selain itu kepuasan pelanggan online memiliki pengaruh pada pembelian kembali di toko online dan kepuasan pelanggan online tidak memiliki pengaruh pada intensi untuk berpindah tempat atau channel toko online lainnya (intention to buy at other online channel).

ABSTRACT
Technological developments bring and helped business activity to develop. One technology that became a phenomenon and brought many changes in the time of globalization nowadays is the internet. Internet technologies nowadays is widely used as a medium for business activities. The emergence of e-commerce (also known as the online shop) is one of the effects of it. On the online business activities the sellers also need to build and maintain their services. It must be taken to maintain its customers. Moreover, in the digital world (e-commerce) consumers can easily move from one place to another just by clicking.
This thesis examines the effect of electronic services (e-service quality) that consists of seven dimensions through online shopping satisfaction to online repurchase intention and intention to buy at other online channel. After preparing the hypothesis, data were collected from 214 respondents who have shopped at Tokopedia as the object of the study. The data is then processed by using SEM (Structural Equation Modeling).
The results showed that the only dimension in the e-service quality that affecting online customer satisfaction is efficiency, in addition the satisfaction of online customers have an influence on the repurchase at the online store and customer online satisfaction don‟t have an influence on intention to move to other place or other online channel (intention to buy at other online channel).
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2015
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Evan Ariestine N.K.
"Era baru perbankan di Indonesia telah tiba dengan adanya transformasi digital di sektor perbankan. Bank digital menjadi pilihan utama masyarakat generasi muda khususnya generasi milenial dan generasi Z. Bagaimana konsumen memilih bank digital dan terus menggunakannya? Penelitian ini mencoba menjawab pertanyaan dengan memahami peran keterikatan pelanggan (customer engagement) terhadap minat penggunaan berkelanjutan (continuous usage intention). Penulis menghubungkan aplikasi bank digital dengan kepuasan pelanggan (customer satisfaction) dan pelanggan akan komitmen untuk mengikatkan diri ke aplikasi bank digital yang dipilih. Penulis menggunakan structural equation modelling (SEM) untuk menguji model penelitian dengan sampel pelanggan generasi milenial dan generasi Z (n = 200). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh positif dari kepuasan pelanggan (customer satisfaction) ke keterikatan pelanggan (customer engagement) dan minat penggunaan berkelanjutan (continuous usage intention) pelanggan generasi tersebut. Temuan ini dapat memberikan masukan untuk pengembangan aplikasi dan strategi pemasaran yang sesuai dengan pelanggan, terutama generasi milenial dan Z. Perusahaan aplikasi digital lainnya di Indonesia bisa menarik kesimpulan apa harapan pelanggan milenial dan generasi Z. Sepengetahuan penulis, belum banyak artikel yang membahas bank digital, hubungan antara penggunaan aplikasi yang merupakan pengaruh anteseden terhadap kepuasan pelanggan dan pengaruh keterlibatan pelanggan terhadap minat penggunaan berkelanjutan di Indonesia.

A new era of banking in Indonesia has arrived with digital transformation in the banking sector. Digital banks are the main choice of young people, especially millennials and Generation Z. How do consumers choose digital banks and continue to use them? This research tries to answer the question by understanding the role of customer engagement on continuous usage intention. The author connects digital bank applications with customer satisfaction and customers will be committed to attaching themselves to the selected digital bank application.
The author uses structural equation modeling (SEM) to test the research model with a sample of millennial and Generation Z customers (n = 200). The results of the study show that there is a positive influence of customer satisfaction on customer engagement and continuous usage intention of this generation of customers. These findings can provide input for application development and marketing strategies that suit customers, especially millennials and Z generations. Other digital application companies in Indonesia can conclude what the expectations of millennial and Generation Z customers are. To the author's knowledge, there have not been many articles discussing digital banks, the relationship between application use which is an antecedent effect on customer satisfaction, and the effect of customer engagement on continuous usage intention in Indonesia."
Jakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2023
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Kania Oktarianti
"Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh motivasi belanja utilitarian dan motivasi belanja hedonic terhadap purchase intention pada konsumen belanja online. Partisipan penelitian ini merupakan mahasiswa yang pernah berbelanja online, sejumlah 289 orang. Motivasi belanja utilitarian dan motivasi belanja hedonic diukur dengan alat ukur Utilitarian Motivation dan Hedonic Motivation yang disusun oleh Tsao dan Chang (2010). Purchase intention diukur dengan alat ukur Purchase Intention yang disusun oleh Topaloglu (2012).
Hasil utama penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi belanja utilitarian dan motivasi belanja hedonic memiliki pengaruh yang signifikan terhadap purchase intention pada konsumen belanja online. Walaupun kedua motivasi ini memiliki pengaruh yang signifikan, motivasi belanja utilitarian lebih mempengaruhi purchase intention pada konsumen belanja online dibandingkan motivasi belanja hedonic.

This research aimed to examine the influence of utilitarian and hedonic shopping motivations on purchase intention among online shopping consumer. Participants of this research were undergraduate students who have online shopping experience, with the amounts of 289 participants. Utilitarian and hedonic shopping motivations were measured using Utilitarian and Hedonic Motivation measurement items developed by Tsao and Chang (2010). Purchase intention was measured using Purchase Intention measurement items developed by Topaloglu (2012).
The main result of this research showed that utilitarian and hedonic shopping motivations have significant impact on purchase intention among online shopping consumer. While both of these motivations have significant impact, utilitarian shopping motivation has more influence on purchase intention than hedonic shopping motivation among online shopping consumer.
"
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2014
S53700
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>