Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 103585 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Mumtaz Salsabila
"Penelitian ini membahas mengenai fungsi bahasa pada iklan pariwisata Indonesia yang terdapat pada katalog pariwisata “2023: Gebeco Asien Australien und Neuseeland Reisen, die beeindrucken”. Data diambil dari situs tour operator Gebeco.de. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metodologi kualitatif dengan teori dari Roman Jakobson (1992) untuk menganalisis penggunaan fungsi bahasa pada iklan pariwisata Indonesia. Selain itu, teori dari Nina Janich (2013) juga digunakan untuk mengklasifikasikan struktur pada iklan. Data pada penelitian ini berupa teks iklan, meliputi kata, frasa maupun kalimat yang terdapat dalam struktur iklan, yaitu judul, isi dan slogan. Berdasarkan hasil penelitian, dalam struktur iklan ditemukan fungsi bahasa konatif, fungsi bahasa emotif dan fungsi bahasa puitis. Penggunaan ketiga fungsi bahasa tersebut pada iklan pariwisata bertujuan untuk memperkenalkan produk, menjual produk, mempengaruhi pembaca, dan juga menyampaikan pesan dengan cara yang lebih menarik serta imajinatif. Dari analisis ketiga fungsi bahasa tersebut ditemukan bahwa fungsi konatif dan fungsi puitis terlihat lebih dominan. Hal ini dikarenakan pada teks iklan pariwisata, penggunaan bahasa cenderung dirancang untuk mempengaruhi dan menimbulkan daya tarik melalui gaya bahasa yang menarik serta pilihan kata yang tepat agar pesan yang disampaikan mampu meninggalkan kesan yang selalu diingat oleh pembacanya.

This research discusses the function of language in Indonesian tourism advertisements in the tourism catalog “2023: Gebeco Asien Australien und Neuseeland Reisen, die beeindrucken”. The data are taken from the Gebeco.de. website. The research uses a qualitative descriptive method using theory from Roman Jakobson (1992) to analyze the function of language in Indonesian tourism advertisements and theory from Nina Janich (2013) to classify the structure of advertisements. The research data are in the form of advertising text, including words, phrases and sentences contained in the advertisements structure: title, content and slogan. Based on the results of the research, in the advertisement structure found languages functions, consisting of: conative, emotive and poetic. The use of these three language functions in a tourism advertisement aims to introduce products, sell products, influence readers and also convey messages in a more interesting and imaginative way. From the analysis of the three language functions, the conative and poetic functions become the more dominant functions. This is because in tourism advertising texts, language functions tend to be designed to influence readers and create attraction through attractive language styles and proper word choice so that the message conveyed is able to give an impression that is always remembered by the reader."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2024
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Rinda Amalia
"Tesis ini membahas mengenai keberadaan Tour Agent (TA) dan Tour Operator (TO) di Indonesia yang masuk melalui rezim hukum GATS mode 3 yakni commercial presence dan kesesuainya dengan peraturan perundang-undangan di Indonesia. Di Schedule of commitmen (SoC) di Indonesia dinyatakan bahwa TO dan TA asing hanya dibatasi di wilayah Jakarta dan Bali dengan total kuota 30.
Berdasarkan hasil penelitian ternyata di Indonesia telah banyak berdiri TO dan TA asing. Masuknya TO dan TA asing tersebut kebanyakan hadir bukan dari rezim GATS melainkan dari rezim otonomus yang memang disyaratkan dalam GATS. Perjanjian Otonomus ini, membawa dampak yang berbeda dengan perlakuan yang terdapat dalam GATS. Hasil penelitian ini menyarankan untuk memisahkan peraturan mengenai investasi jasa dan investasi langsung.

The focus of this thesis is about the existence of the Tour Agent (TA) and Tour Operator (TO) in Indonesia that goes through the legal regime of the GATS mode 3 commercial presence and suitability with regulations in Indonesia. In the Schedule of commitmen (SoC) in Indonesia stated that foreign TO and TA are only limited in Jakarta and Bali with a total quota of 30.
Based on the results of research in Indonesia has been established many foreign TO and TA. The entry of foreign TO and TA are mostly present but not from GATS regime but from autonomous regime which is required under the GATS. This autonomous agreement is bringing the impact of different treatment contained in the GATS. The results of this research suggest to separate the regulation of investment services and direct investment.
"
Depok: Fakultas Hukum Universitas Indonesia, 2012
T30416
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Annissa Mutia
"Permainan bahasa dalam iklan operator telepon seluler digunakan untuk kebutuhan periklanan, yaitu menciptakan bahasa iklan yang menarik. Oleh karena itu, banyak iklan operator telepon seluler yang menggunakan bahasa yang kreatif, provokatif, dan juga persuasif. Permainan bahasa tersebut bertujuan untuk menarik perhatian dan juga sebagai usaha untuk menimbulkan kepercayaan khalayak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk permainan bahasa dalam iklan operator telepon seluler dalam koran KOMPAS sepanjang tahun 2007 dan menemukan bentuk permainan bahasa yang belum diungkapkan ahli bahasa. Koran KOMPAS dipilih sebagai sumber data karena KOMPAS mempunyai jangkauan distribusi dan pembaca yang luas ke seluruh penjuru Indonesia. Dengan demikian, perusahaan iklan operator seluler banyak memasang iklan produk-produknya di KOMPAS sehingga data iklan yang termuat dan yang dikumpulkan juga lebih banyak serta diperkirakan dapat mewakili iklan keseluruhannya.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Penelitian ini menunjukkan bahwa permainan bahasa dalam iklan operator telepon seluler berupa pengulangan bunyi, pengulangan kata, sindiran, dan plesetan. Plesetan merupakan bentuk permainan bahasa yang tidak diungkapkan ahli bahasa. Permainan bahasa yang berupa pengulangan bunyi ada dua macam, yaitu asonansi dan rima. Pengulangan kata ada lima macam, yaitu anafora, antimetabole, epanalepsis, epistrofa, dan poliptoton. Sementara itu, pemakainan sindiran dalam iklan operator telepon seluler ada dua macam, yaitu sindiran tidak langsung dan sindiran langsung"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2008
S10800
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
London: Routledge, 2009
338.47 Asi
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Estu Utami
Jakarta: Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia, 2010
T33473
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Fae Dea Adelia
"[ ABSTRAK
Tulisan ini membahas tentang makna dari tanda yang muncul dalam Iklan pariwisata Korea di Youtube
?Imagine Your Korea-The Movie?. Iklan ini adalah bagian dari kampanye global Korea Tourism Organization
yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran target khalayak akan daya tarik pariwisata Korea sehingga dapat
meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara. Menggunakan pendekatan Semiotika sebagai metode analisis
oleh Charles Sanders Peirce, makna di balik tanda yang meliputi ikon, indeks, dan simbol diinterpretasi secara
mendalam melalui penjabaran tanda, objek, dan interpretan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap tanda
yang muncul dalam iklan tersebut memiliki makna yang berkaitan dengan target khalayak industri pariwisata
Korea, karakteristik warga Korea, ciri khas negara Korea, dan fenomena Korean Wave sebagai daya tarik
pariwisata Korea.
ABSTRACT This paper discusses about the meaning of signs that appear in South Korea?s tourism advertisement on
Youtube ?Imagine Your Korea-The Movie?. This ads is a part of Korea Tourism Organization?s global
campaign which objectives are to increase target audience?s awareness about the attractions of Korea?s tourism
and to increase the numbers of foreign visitors. Using Semiotics approach by Charles Sanders Peirce as the
analythical method, the meaning behind signs including icons, index, and symbol are deeply interpreted through
the elaboration of signs, objects, and interpretants. The result of the research showed that every signs that
appeared in the ads have meanings that are related to the target audience of Korea?s tourism, the
characteristics of Koreans, the nation characteristics of Korea, and the Korean Wave phenomenon as the
attraction of Korea?s tourism., This paper discusses about the meaning of signs that appear in South Korea’s tourism advertisement on
Youtube “Imagine Your Korea-The Movie”. This ads is a part of Korea Tourism Organization’s global
campaign which objectives are to increase target audience’s awareness about the attractions of Korea’s tourism
and to increase the numbers of foreign visitors. Using Semiotics approach by Charles Sanders Peirce as the
analythical method, the meaning behind signs including icons, index, and symbol are deeply interpreted through
the elaboration of signs, objects, and interpretants. The result of the research showed that every signs that
appeared in the ads have meanings that are related to the target audience of Korea’s tourism, the
characteristics of Koreans, the nation characteristics of Korea, and the Korean Wave phenomenon as the
attraction of Korea’s tourism.]"
Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2015
MK-PDF
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Yosua Metami Ramban
"ABSTRAK
Di Indonesia, perkembangan sektor pariwsata diikuti oleh perkembangan penggunaan internet terutama penggunaan di bidang ekonomi. Hal ini menyebabkan banyaknya bermunculan online marketplace sebagai tempat transaksi jual beli paket perjalanan wisata.Kemungkinan pembeli untuk mencari paket perjalanan di berbagai online marketplace tidak dapat dielakan.Penting bagi pengelola online marketplace untuk menjaga pembeli untuk tetap menggunakan online marketplace sebagai salah satu alternatif untuk mencari paket perjalanan. Atas kebutuhan tersebut maka diperlukannya faktor-faktor yang mempengaruhi switching intention, complaining behaviour, dan negative word of mouth.Model penelitian dibangun menggunakan expectancy disconfirmation theory (EDT), model kesuksesan SI, serta variabel angerdan regret. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan penglohan data menggunakan metode PLS-SEM melalui SMARTPLS 3.2.7. Berdasarkan hasil survei dari 81 responden ditemukan bahwa information quality disconfirmation dan system quality disconfirmation berpengaruh terhadap switching intention, complaining behaviour, dan negative WOM.

ABSTRACT
In Indonesia, the development of the pariwsata sector is followed by the development of internet usage especially in the economic use. This causes the number of emerging online marketplace as a place of sale and purchase transactions travel tour packages. The possibility of buyers to find travel packages in various online marketplace is inevitable. It is important for online marketplace managers to keep buyers to keep using online marketplace as an alternative to finding travel packages. Based on that requirement, the factors that influence switching intention, complaining behavior, and negative word of mouth are needed. The research model was built using expectancy disconfirmation theory (EDT), SI success model, and anger and regret variables. The method used is survei and data was processed using PLS-SEM method through SMARTPLS. Based on survei results from 81 respondents,it was found that information quality disconfirmation and system quality disconfirmation affect switching intention, complaining behavior, and negative WOM"
2018
TA-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Nimas Sari Ardhanarisvari
"ABSTRAK
BAGIAN 1:
Analisis Situasi: Indonesia adalah salah satu destinasi wisata favorit dalam perjalanan wisata. Kondisi demikian mendorong kegiatan eksplorasi wisata Indonesia yang menyebabkan adanya perubahan gaya hidup di masyarakat karena saat ini perjalanan wisata sudah menjadi kebutuhan sekunder dalamza mengisi waktu luang atau pelepas penat. Namun, situasi demikian menjadi terhambat karena seringkali wisatawan kesulitan mendapatkan informasi mengenai destinasi atau informasi yang berkaitan dengan kebutuhan perjalanan wisatanya di Indonesia, baik itu di media konvesional maupun di media baru. Hal ini menunjukkan belum adanya pengemasan informasi perjalanan wisata di Indonesia dengan baik. Oleh sebab itu, dibuatlah situs Explore Nusantara yang menyajikan informasi pariwisata Indonesia yang disajikan dengan lengkap.
BAGIAN 2:
Manfaat dan Tujuan Pengembangan Purwarupa: Situs ini diharapkan dapat membantu para pelancong memperoleh informasi pariwisata di Indonesia secara lengkap yang tersedia dalam satu sumber kanal media, dapat dijadikan sebagai sumber rujukan sebelum dan saat melakukan kegiatan wisata, serta menjadi sumber edukasi terkait potensi wisata di Indonesia.
BAGIAN 3:
Purwarupa yang dikembangkan: Explore Nusantara adalah sebuah situs pariwisata khusus di Indonesia yang menyajikan informasi terkait destinasi wisata favorit, destinasi untuk solo traveler dan group traveler, rincian anggaran wisata, itinerary trip, tempat rekreasi, informasi kuliner, informasi budaya, informasi promo tiket transportasi dan akomodasi, informasi toko suvernir, hingga foto serta video. Penyajian informasinya akan dilakukan secara terintegrasi antar rubrik sehingga pengunjung situs langsung mendapatkan informasi dalam satu topik konten.Target khalayak dari situs ini adalah khalayak dewasa muda dengan usia 18-35 tahun, minimal berpendidikan SMA dengan Status Sosial Ekonomi A, B dan C. Explore Nusantara memiliki situs resmi di explore-nusantara.com serta sosial media Twitter @Explorenusantara.
BAGIAN 4:
Evaluasi: Pre-test dilakukan dengan menggunakan kuesioner online yang dilaksanakan satu bulan sebelum rilis atau launching untuk mengetahui persepsi khalayak mengenai tampilan dan konten situs agar dapat diperbaiki lagi sesuai dengan keinginan khalayak. Evaluasi yang dilakukan untuk mengetahui kualitas dari produk yang diusulkan, yakni dengan evaluasi input dan evaluasi outcome. Keduanya untuk meninjau seluruh rangkaian proses praproduksi, produksi, dan pascaproduksi yang mencakup perkembangan situs terkait dengan pencapaian situs terhadap visi, misi, dan tujuan awal
BAGIAN 5:
AnggaranAnggaran pembuatan purwarupa: Rp 1.200.000Investasi Awal : Rp 286.700.000Total Pengeluaran Bulanan : Rp 88.900.000Total Pengeluaran Per Tahun : Rp 1.146.800.000Perkiraan Pendapatan Tahun Pertama : Rp 1.305.900.000Perkiraan Pendapatan Tahun Kedua : Rp 1.719.300.000BEP dicapai di tahun kedua bulan keempat.

ABSTRACT
CHAPTER 1:
Situation Analysis: Indonesia is one of favourite tour destinations for traveling. That condition elevates Indonesia exploration tour which make society behavior of lifestyle change because traveling is secondary need that use for leisure and stress release. Yet, that situation is hampered because tourists often find it difficult to get information about destinations or information related to their travel needs in Indonesia, whether in conventional media or in new media. This shows the absence of packing travel information in Indonesia well. Therefore, Explore Nusantara site been created to present information about Indonesia tourism as whole package.
CHAPTER 2:
The Benefits and Purpose of Prototype Development: This site expected to help travelers get complete information about Indonesia tourism that is available in a single source of media channel. It can be used as reference before and during traveling, and also can be used as education source for inform potential tourism of Indonesia.
CHAPTER 3:
Developed Prototype: Explore Nusantara is Indonesia tourism site which presented information about favourite destinations. Destinations for solo and group traveler, budgeting trip, itinerary trip, recreation place, culinary, culture, transportation and accomodation promo tickets and price, souvernirs, until photos and videos traveling. The content will be intergrated between rubrics so the readers can get complete information in one topic content.The target of this site is young adult in 18 35 years old, with high school student, with social economic status of family is A, B and C. Explore Nusantara has official site explore nusantara.com and official social media which is Twitter Explorenusantara.
CHAPTER 4:
Evaluation: Pre test is executed by online questionnaire which held one month before launching the site to know about the appearance and content based on audience perception in order to make better and accordance site to audiences rsquo s need. Evaluation conducted to determine the quality of the product being, with the input and evaluation results. Both of them is used for reviewing all process pre production, production, post production that include site development towards visions, missions, and goals.
CHAPTER 5:
Budgets: Protype establishing Rp 1.200.000Intial Investments Total Rp 286.700.000Monthly Expenditure total Rp 88.900.000Annual Expenditure Total Rp 1.146.800.000Predicted Income in the 1st year Rp 1.305.900.000Predicted Income in the 2nd year Rp 1.719.300.000. BEP is assume should be obtained in the second year of fourth months. "
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2017
TA-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Ferdian Nur Rachman
"Penelitian ini membahas analisa saya tentang fungsi gimmick dalam iklan provider Kartu As, IM3, dan AXIS melalui analisis struktur iklan. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan unsur-unsur dalam iklan sehingga dapat menemukan fungsi gimmick yang digunakan. Dalam meneliti unsur-unsur iklan saya menggunakan tiga struktur pendukung pembentuk wacana dari Van Dijk yaitu dengan superstruktur, struktur mikro, dan struktur makro dari iklan tersebut. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa dari penelitian terhadap ketiga struktur yaitu superstruktur, struktur mikro, dan struktur makro, ditemukan bahwa setiap iklan mempunyai unsur-unsur yang menunjukan jati diri dari produk yang dijual seperti warna dan slogan yang khas, yang membuat produk itu menjadi terlihat lebih baik dari produk yang lain. Pada analisis gimmick ditemukan bahwa gimmick yang digunakan dapat mempunyai fungsi-fungsi yang berbeda berdasarkan tujuan dan latar belakang dari iklan tersebut seperti konsumen yang ingin dituju dan promosi yang ingin disebarkan. Selain gimmick para copywriter ternyata juga memakai strategi claim yang menarik konsumer.

This study discusses my analysis of the gimmick function in the advertisement of Kartu As, IM3, dan AXIS through advertisiement structure analysis. This study aims to describe the elements in the ad to find the function of gimmicks that are used. In examining the elements of advertisement I use the three supporting structures in forming the discourse by Van Dijk, which are the superstructure, microstructure, and the macro-structure of the ad. The method used was a qualitative method. The results of the study showed that from the three supporting structures, that form the discourse, found that every ad has elements that indicate the identity of products such as distinctive colors and slogans, which makes the product become look better than other products. In the analysis of gimmick, found that gimmick have different functions based on the purpose and background of these ads, just like the target consumers and the promotion tha will be spread. In addition, besides gimmick, the copywriters also use the interesting claim strategy that can increase the attention from the consumers.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2013
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Mifta Huzaena
"ABSTRAK
Penelitian ini membahas mengenai perkembangan fungsi kata yang dari bahasa Melayu Klasik hingga Bahasa Indonesia abad ke-16 hingga abad ke-21. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu 1 Hikayat Amir Hamzah, 2 Hikayat Abdullah, 3 Layar Terkembang, dan 4 Laskar Pelangi. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa kata yang, dari masa ke masa memiliki tiga fungsi: konjungsi perluasan, artikel pembentuk nomina, dan konjungsi pengantar objek. Namun, dalam bahasa Melayu modern atau bahasa Indonesia sudah tidak lagi ditemukan penggunaan fungsi kata yang sebagai konjungsi pengantar objek. Dalam pembentukan fungsi tersebut juga ditemukan konstruksi pembentukan kata yang, yang kemunculannya tidak mengalami perubahan dan mengalami perubahan. Dengan demikian, melalui analisis berdasarkan fungsi kata yang diketahui bahwa bahasa Indonesia mengalami perubahan dari akarnya, yaitu bahasa Melayu.

ABSTRACT
This research discusses the development of functions of the word yang from Classical Malay to Indonesian language from the 16th century to the 21st century . Using a descriptive method, the research looks into data sources obtained from 1 Hikayat Amir Hamzah, 2 Hikayat Abdullah, 3 Layar Terkembang, and 4 Laskar Pelangi. Based on the analysis of this research, it is perceived that yang, from time to time had three functions the expansion conjunctions konjungsi perluasan, an article forming noun artikel pembentuk nomina, and a conjunction introductory object konjungsi pengantar objek. In the formation of those functions, there are several constructions of yang which under went changes throughout time while some others remain the same. In fact, in the modern Malay or Indonesian language, the function of yang as a conjunction introductory object was no longer found. Thus, through the analysis of the function of yang in this study, it is apparent that the functions of the word yang in Indonesian has under gone some alterations compared to classical Malay as its root."
2018
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>