Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 211451 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Evi Riyani
"Leukemia adalah proliferasi sel darah putih yang masih imatur dalam jaringan pembentuk darah. Kemoterapi merupakan salah satu pengobatan dari leukemia. Efek yang paling umum dari kemoterapi adalah mual dan muntah. Tujuan Penulisan dari karya ilmiah ini adalah untuk memberikan gambaran asuhan keperawatan pada anak yang menderita leukemia limphoblastik akut yang mengalami mual akibat kemoterapi, dengan mengaplikasikan teknik distraksi (terapi musik) untuk menurunkan rasa mual. Terapi musik yang dilakukan pada anak menunjukkan hasil rasa mual berkurang. Disarankan agar terapi musik dapat diterapkan sebagai intervensi keperawatan dalam menangani pasien yang mengalami mual akibat kemoterapi.

Leukemia is a proliferation of white blood cells that are still in the immature blood-forming tissues. Chemotherapy is one of terapy for leukemia. The most common effects of chemotherapy are nausea and vomitting. The aim of this study to provide an overview of nursing care in children with acute leukemia limphoblastik who experience nausea due to chemotherapy, by applying the technique of distraction (music therapy). Music therapy is performed in children showed reduce nausea. It is suggested that music therapy can be applied as a nursing intervention in dealing with patients who experience nausea due to chemotherapy."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2014
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Rizki Nurul Aini
"[ABSTRAK
Hirschsprung merupakan kelainan konginetal yang dapat menimbulkan gangguan eliminasi feses dan membutuhkan tindakan operasi yang disertai dengan nyeri akut pada anak. Manajemen nyeri yang tepat diperlukan untuk mengatasi respon nyeri pada anak, sehingga perlu dilakukan studi yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi musik terhadap respon nyeri anak dengan studi kasus pada satu pasien dan penilaian skor nyeri anak dilakukan dengan menggunakan skala ukur nyeri FLACC. Terapi musik dilakukan selama empat hari secara stimultan dengan durasi terapi tidak kurang dari 20 menit. Hasil studi menunjukkan bahwa terjadi penurunan skor respon nyeri anak dari 5 menjadi 3. Hasil studi juga memberikan rekomendasi bahwa perlu dilakukannya studi lebih lanjut tentang hubungan pemberian terapi musik terhadap anak dengan post operasi Duhamel dengan metode yang berbeda.

ABSTRACT
Hirschsprung disease is defined as conginetal absence that causes feces elimination failure which requires sugery that characterized with acute pain among children. The appropriate pain management is required to decrease the pain, so that the study was aimed to identify effect of music therapy on post Duhamel surgery pain is required. This metodology of this study was case study on one patient and used FLACC as a pain assesment scale. Music therapy was conducted for 4 days, simultaneously, and its long duration of music therapy is not less than 20 minutes. Results showed that FLACC score decreased from 5 to 3. This study also give a recommendation that the relationship of music therapy on postoperative pain in patients with Duhamel prosedure in the hospital is required for further research with a different methodology, Hirschsprung disease is defined as conginetal absence that causes feces elimination failure which requires sugery that characterized with acute pain among children. The appropriate pain management is required to decrease the pain, so that the study was aimed to identify effect of music therapy on post Duhamel surgery pain is required. This metodology of this study was case study on one patient and used FLACC as a pain assesment scale. Music therapy was conducted for 4 days, simultaneously, and its long duration of music therapy is not less than 20 minutes. Results showed that FLACC score decreased from 5 to 3. This study also give a recommendation that the relationship of music therapy on postoperative pain in patients with Duhamel prosedure in the hospital is required for further research with a different methodology]"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2015
PR-PDF
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Thatiana Dwi Arifah
"Leukemia merupakan kanker tersering yang ditemukan pada anak. Penatalaksanaan yang dilakukan pada anak dengan leukemia adalah kemoterapi. Agen kemoterapi tidak hanya membantu menghentikan atau memperlambat sel kanker, namun juga memberikan efek samping berupa mual muntah dan  demam. Tujuan karya ilmiah ini untuk menganalisis implementasi asuhan keperawatan terkait manajemen mual muntah pada anak dengan leukemia yang menjalani kemoterapi. Implementasi yang dilakukan berupa pemberian edukasi manajemen mual muntah dan foot massage untuk mengurangi mual muntah. Hasil evaluasi asuhan keperawatan yang didapatkan adalah terjadi penurunan mual muntah, tidak terjadi kekurangan volume cairan, dan penurunan demam pada anak. Hasil ini merekomendasikan perawat untuk meningkatkan pemberian edukasi manajemen mual muntah, risiko kekurangan volume cairan dan penurunan demam pada anak leukemia yang mendapatkan agen kemoterapi dengan efek samping mual, muntah, dan demam.

Leukemia is the most common cancer found in children. Management performed on children with leukemia is chemotherapy. Chemotherapy agents not only help stop or stop cancer cells, but also provide side effects in the form of nausea and vomiting and fever. The purpose of this scientific work is to implement the implementation of nursing care related to the management of nausea released in children with leukemia who are supported by chemotherapy. The implementation carried out contains education on management of nausea vomiting and foot massage to reduce nausea and vomiting. The evaluation results of nursing care that occur is a decrease in nausea, no shortage of fluid volume, and a decrease in fever in children. These results were published by nurses to improve education management assistance for nausea and vomiting, low risk volumes and decreased fever in children with leukemia who received chemotherapy agents with side effects of nausea, vomiting, and fever."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2019
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Rajagukguk, Ningsih Tresia
"Penyakit Demam berdarah dengue (DBD) merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi di daerah perkotaan. Pasien DBD biasanya mengalami demam tinggi selama 4 sampai 5 hari. Tanda lainnya ialah nyeri ulu hati, mual, petekie, gusi berdarah dan melena. Untuk memantau kondisi pasien perlu dilakukan pemeriksaan nilai laboratorium secara teratur. Prosedur pengambilan darah dan pemasangan infus dapat memberikan rasa nyeri pada pasien. Tujuan penulisan ini ialah melakukan analisis evidence based practice mengenai pemberian terapi madu pada anak. Hasil dari pemberian madu terbukti dapat menurunkan skala nyeri pada pasien anak yang berusia satu sampai lima tahun. Oleh karena itu, sebaiknya perawat memberikan terapi madu kepada pasien anak sebelum dilakukan tindakan invasif.

Dengue hemorrhagic fever (DHF) is one of diseases that often occur in urban areas. DHF patients usually experience high fever for 4 to 5 days, accompanied by signs such as heart burn, nausea, petechiae, bleeding gums and melena. The result of labolatory diagnostic test related to the disease is necessary to be observed regularly. Blood sampling procedures and the procedure of setting up the intravein catheter can give pain for pediatric patients. The aim of this paper is to analyze evidence based practice on the effectiveness of honey therapy for overcome the pain. This paper proved that honey treatment is effective to lower the pain scale in pediatric patients aged one to five years. Therefore, honey therapy is necessary to be given by nurse to pediatric patient before doing invasive procedures.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2014
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Rosyatul Hikmiya
"[ABSTRAK
Masalah kesehatan masyarakat menjadi perhatian utama, khususnya bagi pelayanan
kesehatan. Salah satu dari masalah kesehatan yang muncul adalah penyakit infeksi
seperti tetanus. Miliaria merupakan salah satu manifestasi klinis yang disebabkan
oleh bakteri tetanus. Miliaria terjadi akibat dari produksi keringat yang berlebih,
sehingga menyebabkan tersumbatnya kelenjar keringat pada kulit. Studi kasus yang
dilakukan bertujuan untuk mengidentifikasi keefektifan virgin coconut oil (VCO)
dalam mengatasi miliaria pada pasien tetanus. Metode yang digunakan adalah
observasi sebelum dan setelah pemberian. Setelah 6 hari perawatan dengan VCO
menunjukkan penurunan pada jumlah miliaria. VCO terbukti efektif untuk
menurunkan miliaria. Penerapan VCO pada miliaria dari penyakit lain dan
menganalisis hasil pada pasien yang berbeda penting untuk aplikasi perawatan
selanjutnya.

ABSTRACT
Public health problem is one of the major concerns, especially for health care
provider. One of the health problems that arise are infectious diseases such as
tetanus. Miliaria is one of the clinical manifestations caused by the tetanus bacteria.
Miliaria occur as a result of excessive sweat production, causing blockage of sweat
glands in the skin. The case study was carried out aiming to identify the effectiveness
of virgin coconut oil (VCO) in overcoming miliaria tetanus patients. The method used
was observation before and after administration. The result after 6 days of treatment
with VCO showed decrease in the number of miliaria. VCO was proven effective for
lowering miliary. The used of VCO in miliaria caused by other diseases and analyzed
the result is important to increase health care for patients. ;Public health problem is one of the major concerns, especially for health care
provider. One of the health problems that arise are infectious diseases such as
tetanus. Miliaria is one of the clinical manifestations caused by the tetanus bacteria.
Miliaria occur as a result of excessive sweat production, causing blockage of sweat
glands in the skin. The case study was carried out aiming to identify the effectiveness
of virgin coconut oil (VCO) in overcoming miliaria tetanus patients. The method used
was observation before and after administration. The result after 6 days of treatment
with VCO showed decrease in the number of miliaria. VCO was proven effective for
lowering miliary. The used of VCO in miliaria caused by other diseases and analyzed
the result is important to increase health care for patients. , Public health problem is one of the major concerns, especially for health care
provider. One of the health problems that arise are infectious diseases such as
tetanus. Miliaria is one of the clinical manifestations caused by the tetanus bacteria.
Miliaria occur as a result of excessive sweat production, causing blockage of sweat
glands in the skin. The case study was carried out aiming to identify the effectiveness
of virgin coconut oil (VCO) in overcoming miliaria tetanus patients. The method used
was observation before and after administration. The result after 6 days of treatment
with VCO showed decrease in the number of miliaria. VCO was proven effective for
lowering miliary. The used of VCO in miliaria caused by other diseases and analyzed
the result is important to increase health care for patients. ]"
2015
TA-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Rizki Dwi Darmayanti
"Leukemia limfoblastik akut (ALL) adalah jenis kanker yang paling umum pada anak-anak. Nyeri dan kelelahan berhubungan dengan faktor-faktor kanker dan perawatannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan hubungan antara kualitas nyeri dan kelelahan pada anak-anak dengan ALL 1-3 hari setelah kemoterapi. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dan menggunakan teknik consequtive sampling. Total sampel adalah 44 anak-anak dengan ALL (7-18 tahun) di Jakarta. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner Simple Pain Inventory (BPI) untuk mengukur kualitas nyeri dan Kelelahan Onkologi Anak-Allen (FOA-A) untuk mengukur kelelahan. Nilai rata-rata kualitas nyeri adalah 1,63932 dan nilai rata-rata kelelahan adalah 9,25.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kualitas nyeri dan kelelahan (p = 0,006), status kambuh dan kelelahan (p = 0,058), dan antara seseorang yang menemani anak-anak dan kelelahan (p = 0,016). Hasil penelitian ini merekomendasikan pentingnya penilaian nyeri lebih lanjut dan pengobatan kombinasi antara farmakologi dan nyeri non-farmakologi setelah kemoterapi untuk mengurangi kelelahan pada anak-anak dengan kanker.

Acute lymphoblastic leukemia (ALL) is the most common type of cancer in children. Pain and fatigue are related to cancer factors and their treatments. The aim of this study was to find an association between pain quality and fatigue in children with ALL 1-3 days after chemotherapy. This research uses cross sectional design and uses consequtive sampling technique. The total sample was 44 children with ALL (7-18 years) in Jakarta. The measuring instrument used in this study was a Simple Pain Inventory (BPI) questionnaire to measure the quality of pain and Fatigue Oncology of Children-Allen (FOA-A) to measure fatigue. The average value of pain quality is 1.63932 and the average value of fatigue is 9.25.
The results of this study indicate that there is a significant relationship between quality of pain and fatigue (p = 0.006), relapse and fatigue status (p = 0.058), and between someone who accompanies children and fatigue (p = 0.016). The results of this study recommend the importance of further pain assessment and combination treatment between pharmacology and non-pharmacological pain after chemotherapy to reduce fatigue in children with cancer.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2019
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Agung Ginanjar
"ABSTRAK
Perubahan gaya hidup masyarakat perkotaan dapat meningkatkan risiko diabetes melitus yang berpengaruh terhadap terjadinya luka dan mengakibatkan luka cepat memburuk dan sulit sembuh. Luka tekan merupakan kondisi akibat dari tekanan pada daerah tertentu dalam jangka waktu yang cukup lama. Karya ilmiah ini bertujuan menggambarkan efektifitas perawatan luka dengan balutan lembab (moist) dan pencegahan risiko luka tekan dengan skala Braden, menggunakan metode studi kasus. Perawatan luka dengan konsep moist, dan pencegahan risiko luka tekan dengan menggunakan skala Braden terbukti efektif dalam perawatan luka tekan serta membantu mempercepat proses penyembuhan luka diharapkan menjadi upaya yang perlu dipertimbangkan dalam manajemen dan penangan luka tekan.

ABSTRACT
Lifestyle changes in urban community could increase the risk of diabetes mellitus that caused a wound and make in faster wound deteriorating and difficult to heal. Pressure ulcer is caused by prolonged pressure in certain areas. The aim of this paper was to describe the effectiveness of moist wound care and prevention of pressure ulcer risk using Braden scale. The concept of moist wound care, and prevention the risk of pressure ulcer using the Braden scale proved to be effective in the treatment of pressure ulcer and help accelerate the wound healing process. Wound care with moist concept and prevention using Braden scale should be addressed for pressure ulcer management."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2015
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Adhitya Lazuardi
"Analisis Implementasi Asuhan Keperawatan dengan Pendekatan Keperawatan Kesehatan Masyarakat Perkotaan dan Intervensi Hipnosis pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 dengan Gangguan Pola Tidur di Ruang Rawat Inap Lantai 6 Utara Gedung Teratai RSUP Fatmawati rdquo;Angka kejadian diabetes melitus meningkat setiap tahunnya. Neuropatik merupakan komplikasi tersering diabetes melitus yang ditandai dengan adanya nyeri yang memburuk pada malam hari sehingga menyebabkan masalah gangguan tidur. Intervensi yang dapat digunakan untuk mengatasi gangguan tidur adalah terapi hipnosis. Hipnosis adalah proses membimbing klien untuk relaks. Karya ilmiah ini bertujuan memberikan gambaran asuhan keperawatan pada pasien DM dengan gangguan pola tidur akibat nyeri neuropati dengan intervensi Hipnosis. Intervensi ini diterapkan selama 3 hari dengan durasi 20 menit. Hasil evaluasi didapatkan adanya peningkatan kualitas tidur. Oleh karena itu intervensi hipnosis ini sangat direkomendasikan untuk diterapkan di pelayanan keperawatan. Kata Kunci : Diabetes mellitus, neuropati, tidur, hipnosis

Analysis of Urban Health Clinical Nursing Practice on Type 2 Diabetes Mellitus Patient Who Experience sleep patterns Disruption through Hipnosis Intervention in 6th North Floor Fatmawati Central General Hospital rdquo The incidence of diabetes mellitus is always increasing every year. Neuropathic is a common complication of diabetes mellitus that characterized by pain which worsened at night and causing sleep problems. One of the interventions that can be used to treat sleep disorders is hypnosis therapy. Hypnosis is the guiding processthat help client to relax. This paper aims to provide an overview of nursing care in diabetic patients with sleep disorders due to neuropathy pain with hypnosis intervention. This intervention is applied for 3 days and the duration of interventionis 20 minutes. The result shows a good improvements in the sleep quality of the patient. Therefore hypnosis therapy intervention is highly recommended to be applied in nursing services. "
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2016
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Siti Utami Dewi
"Permasalahan khusus pada anak prasekolah dengan leukemia adalah perbedaan frekuensi hospitalisasi yang disebabkan oleh serangkaian penatalaksanaan pengobatan dan perawatan untuk kesembuhannya, salah satunya ialah tindakan kemoterapi. Namun melalui tindakan tersebut yang dilakukan berulang membuat anak mengalami kecemasan. Studi kasus ini bertujuan mendapatkan gambaran mengenai penatalaksanaan asuhan keperawatan pada pasien anak kanker leukemia usia prasekolah dengan menggunakan teori parent-child interaction. Metode jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus yang melibatkan lima kasus pasien anak kanker leukemia yang menjalani kemoterapi. Hasil studi menunjukkan pemberian asuhan keperawatan dengan pendekatan teori parent-child interaction Barnard yang melibatkan interaksi orangtua-anak sangat bermanfaat dalam perawatan pasien anak dengan leukemia. Kesimpulan dari penerapan teori ini sangat penting agar diterapkan dalam asuhan keperawatan untuk mengatasi masalah kecemasan yang dialami anak pasien kanker leukemia.

A special problem in preschool children with leukaemia is the difference in the frequency of hospitalisation caused by a series of treatment and care management for their recovery, one of which is chemotherapy. But through these actions that are carried out repeatedly make children experience anxiety. This case study aims to obtain an overview of the management of nursing care in preschool age leukaemia cancer patients using parent-child interaction theory. Descriptive research method with a case study approach involving five cases of childhood leukaemia cancer patients undergoing chemotherapy. The results of the study showed that the provision of nursing care with Barnard's parent-child interaction theory approach involving parent-child interaction is very useful in the care of paediatric patients with leukaemia. The conclusion from the application of this theory is very important to be applied in nursing care to overcome the anxiety problems experienced by children with leukaemia cancer."
Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2024
SP-pdf
UI - Dokumentasi  Universitas Indonesia Library
cover
Anggita Oksyrana
"Stroke adalah gangguan neurologis yang merupakan penyebab utama kecacatan dan penyebab kematian ke dua di dunia. Sebanyak 87 kasus stroke yang terjadi merupakan stroke iskemik. Salah satu komplikasi yang ditimbulkan oleh stroke adalah hemiparesis. Hemiparesis yang tidak tertangani dapat menurunkan kualitas hidup klien pasca perawatan stroke. Intervensi keperawatan terhadap klien stroke iskemik dengan hemiparesis dilakukan dengan memberikan latihan ROM Range of Motion aktif dan pasif yang bertujuan untuk meningkatkan rentang pergerakan sendi, meningkatkan fungsi dan kekuatan otot, dan mencegah kontraktur.
Karya ilmiah ini bertujuan untuk memberikan gambaran implementasi asuhan keperawatan melalui pendekatan Keperawatan Kesehatan Masyarakat Perkotaan pada klien stroke iskemik dengan hemiparesis. Intervensi ROM dilakukan selama 5 hari, setiap hari dilakukan selama 15 menit sebanyak 2 kali. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rentang pergerakan sendi, peningkatan kekuatan otot, peningkatan keseimbangan tubuh, dan kemampuan melakukan ADL Activity Daily Living . Oleh karena itu, intervensi ROM sangat penting dan direkomendasikan untuk diterapkan oleh perawat kepada klien stroke dengan hemiparesis.

Stroke is a neurological disorder that is the leading cause of disability and the second leading cause of death in the world. As many as 87 of cases are ischemic stroke. One of the complications caused by stroke is hemiparesis. Untreated hemiparesis can reduce the quality of life of clients after stroke treatment. Nursing orders for ischemic stroke clients with hemiparesis are performed by providing active and passive ROM Range of Motion exercise aimed to increase the range of joint movement, improve muscle function and strength, and prevent contractures.
This paper aimed to provide an overview of the implementation of nursing care through the Urban Health Nursing approach on ischemic stroke clients with hemiparesis. ROM intervention was done for 5 days, twice a day, as much as 15 minutes. Evaluation results show an increased range of joint movement, increased muscle strength, increased body balance, and ability to perform ADL Activity Daily Living. Therefore, ROM intervention is very important and recommended to be applied by nurses to stroke clients with hemiparesis.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2017
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>