Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 170011 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Hutapea, Kooshendrati
"Dalam disertasi ini dilaporkan hasil penelitian mengenai teks Madame Bovary (MB). Analisis dilakukan secara struktural, semiotika dan sosiologi sastra.
Analisis mengenai struktur karya, dilihat dari aspek cerita dan aspek penceritaan. Analisis aspek cerita terdiri dari analisis sintagmatik dan paradigmatik. Analisis sintagmatik memperlihatkan pengaluran kronologis yang tidak rumit. Pengaluran yang demikian merupakan salah satu ciri roman realis yang berusaha sedekat mungkin dengan kehidupan nyata sehingga menimbulkan efek riil. Analisis paradigmatik memperlihatkan bahwa tokoh utama, Emma Bovary adalah tokoh yang tak dapat beradaptasi dengan lingkungannya yang terdiri dari kaum bourgeois desa.
Sedangkan analisis mengenai tokoh-tokoh pelengkap memperlihatkan bahwa mayoritas tokoh-tokoh tersebut terdiri dari tokoh-tokoh yang profesional. Analisis mengenai aspek penceritaan dalam karya terdiri dari desknipsi rinci yang merupakan salah satu ciri roman realis.
Analisis semiotika dilakukan untuk mengetahui nilainilai yang dianut oleh masyarakat bourgeois pada masa itu: stabilitas keluarga dan pendidikan.
Analisis sosiologi sastra memperlihatkan bahwa MB merupakan produk dan masyarakat yang menghasilkannya, masyarakat bourgeois yang dikritik oleh pengarangnya."
Depok: Universitas Indonesia, 2002
D44
UI - Disertasi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Flaubert, Gustave, 1821-1880
London: Everyman's Library, 1993
843.7 FLA m
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Flaubert, Gustave, 1821-1880
843.8 F 241 m
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Risna Cahyonowati
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2000
S15522
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Sobari
"Penelitian mengenai Islam di Depok telah dilakukan di Kota Administratif Depok pada bulan Juli - Okotober 1993. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui keberadaan dan perkembangan Islam dan masyarakatnya di Depok. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui wawancara langsung dengan responden sebagai nara sumber. Selain itu penelitian kepustakaan juga dilakukan di beberapa perpustakaan. Dari penelitian ini penulis mengetahui bahwa ummat Islam di Depok, dengan segala keterbatasan dan kekurangannya, terus tumbuh, berkembang dan bergerak mengikuti arus perputaran masa. Ada dua faktor yang melatarbelakangi perkembangan tersebut. Pertama dan bersifat intern adalah terjalinya hubungan dan pendekatan yang baik antara tokoh-tokoh Islam di satu pihak dengan ummat di lain pihak. Selain itu faktor ekstern pun turut memacu perkemban_gan tersebut. Hal ini dapat dimengerti mengingat di Depok terdapat pemukiman non muslim, Nasrani, yang letaknya ditengah-tengah perkampungan masyarakat muslim."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 1994
S13334
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Steegmuller, Francis, 1906-1994
New York: Vintage Books, 1957
843.8 STE f
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Nurul Arsyianti Arsyad
"ABSTRAK
Tesis ini menunjukkan bahwa kira-kira dari tahun 1800 sampai tahun 1900 dengan rnenerapkan nilai-nilai budaya Amerika, wanita frontier (daerah perbatasan) memberi sumbangan kepada ekonomi keluarga dan Iingkungannya.
Pada wakti itu. pemerintah merasa perlu memperluas daerahnya ke arah barat, mengingat terus meningkatnya jumlah pendatang baru ke Dunia Baru itu. Westward Movement atau Gerakan ke Barat ini akan memberi kesempatan kepada warga Amerika untuk memiliki lahan seluas mereka inginkan, karena kawasan yang membentang sampai ke Samudra Pasifik hanya dihuni suku Indian dan binatang buas. Perbatasan di antara daerah yang sudah dihuni dan yang belum dihuni disebut frontier. Penghuni frontier disebut pioneer atau perintis. Mereka harus menjalani hidup yang sangat sulit disebabkan medan yang sering tidak bersahabat, iklim dan cuaca yang sering merugikan, serta ancaman serangan suku Indian.
Khususnya wanita frontier memikul beban tugas yang arnat berat. Di samping pekerjaan rumah tangga biasa, seperti memasak, mencuci, membersihkan, dan sebagainya, dia juga mengurus trenak sapi dan unggas, bercocok tanam sayuran di pekarangan, dan mencari bahan bakar kayu dan gambut. Kecuali itu dia juga menjadi guru anak-anaknya yang masih kecil, yang belum mampu berjalan jauh ke sekolah di kota kecil terdekat. Dia juga merawat anggota keluarga yang sakit, mengawetkan makanan untuk musim salju, serta membuat lilin, mentega dan keju sendiri. Tidak jarang wanita frontier membantu suaminya di ladang atau turut menghalau atau menangkis serangan-serangan suku Indian.
Untuk menambah pendapatan keluarga dan menyumbang ekonomi lingkungannya, wanita frontier sering menjual produk rumah tangganya, seperti telur, susu, mentega, keju, sayuran dan daging yang sudah diawetkan, di kota kecil terdekat. Tidak jarang dia menjual hasil jahitan dan rajutannya seperti taplak meja, sprei, atau selimut.
Sebagai wanita frontier dia tidak mungkin melakukan semua pekerjaan di atlas tanpa menerapkan nilai-nilai budaya Amerika. Beberapa di antara nilai-nilai yang diterapkan wanita frontier adalah keraa keras, individualisme, dan self-reliance atau mengandalkan kemampuan diri sendiri.

ABSTRACT
This thesis attempts to show that approximately between 1800 and 1900 American frontier women made contributions to the economies of the family and environment, while applying American cultural values, such as hard work, individualism, and self-reliance.
Because the increase of new immigrants in America, the government launched the Westward Movement to find new land for the population. The border between the populated and new territory is called frontier. Farmers and their families who lived on the frontier owned large lands, but they had a difficult and hard life. They had to work their lands by themselves, because they lived far from their neighbors and their neighbors were also too busy with their farms. These pioneers had to work very hard and had to protect themselves from wild animals and Indian attacks.
Especially the wives must work very hard. They had to do the household work, such as cooking, washing, cleaning, and sewing. They also had to teach their small children, who could not walk to the distant schools. Wives also had to nurse sick family. They also looked after their cows and chickens, and vegetable garden. Wives often helped their husbands in the fields and had to collect wood and peet as fuels for cooking and to keep warm in the winter. Beside performing the above work, wives usually sell products in the nearest small city. For instance she sold eggs, milk, home made butter and cheese, sewn or knitted ware, such as tablecloths and blankets.
The frontier women carried out all the above work by applying American norms, such as hard work, individualism. and self-reliance.
;This thesis attempts to show that approximately between 1800 and 1900 American frontier women made contributions to the economies of the family and environment, while applying American cultural values, such as hard work, individualism, and self-reliance.
Because the increase of new immigrants in America, the government launched the Westward Movement to find new land for the population. The border between the populated and new territory is called frontier. Farmers and their families who lived on the frontier owned large lands, but they had a difficult and hard life. They had to work their lands by themselves, because they lived far from their neighbors and their neighbors were also too busy with their farms. These pioneers had to work very hard and had to protect themselves from wild animals and Indian attacks.
Especially the wives must work very hard. They had to do the household work, such as cooking, washing, cleaning, and sewing. They also had to teach
their small children, who could not walk to the distant schools. Wives also had to nurse sick family. They also looked after their cows and chickens, and vegetable garden. Wives often helped their husbands in the fields and had to collect wood and peet as fuels for cooking and to keep warm in the winter. Beside performing the above work, wives usually sell products in the nearest small city. For instance she sold eggs, milk, home made butter and cheese, sewn or knitted ware, such as tablecloths and blankets. The frontier women carried out all the above work by applying American norms, such as hard work, individualism. and self-reliance.
"
Jakarta: Program Pascasarjana Universitas Indonesia, 2006
T16843
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Midya Desiani
"Pengetahuan mengenal perkembangan balet di Rusia dapat membantu kita untuk dapat lebih memahami bagainaana balet bisa menyatu dengan kehidupan masyarakat Rusia sampai akhirnya naenjadi bagian dari kebudayaan negara tersebut. Perkenabangan balet di Rusia ini akan dianalisis dari beberapa faktor, yaitu internal dan eksternal. Faktor internal dapat dilihat dari perjalanan sejarah bangsa Rusia. dalam hal ini karakter yang membentuk para penari Rusia. Sedangkan faktor eksternal berasal dari luar pribadi penari sepeti pendidikan dan pengaruh pengajar serta penari asing yang datang ke Rusia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian pustaka dengan pendekatan historis. Dimana dengan pendekatan historis akan lebih mudah untuk melihat perkembangan balet Rusia dari awal masuknva ke negara tersebut sampai pada masa pembentukannya. Hasil analisa menunjukkan bahwa balet Rusia mulai terbentuk dan diterinia oleh masyarakat Rusia pada abad ke-19."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2001
S15603
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Indrati Sumardi
"Setelah melalukarn penelitian mengenai sintagmatik cerita dalam bab 2 dan bab 3, maka di bagian akhir ini akan ditarik kesimpulan. Dalam penelitian tersebut, banyak peristiwa yang sering diulang, baik dalam urutan peristiwa maupun dalam penelitian katalisator. Hal ini tidak bisa dihindarkan, karena untuk membahas pokok permasalahan skripsi ini pengulangan peristiwa tersebut terpaksa dilakukan."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 1981
S14344
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Meilany
"Meilany, mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia FSUI selama dua semester, yaitu dari semester delapan hingga semester sembilan (tahun 1999) menyusun skripsi dengan judul Gaya Bahasa pada Puji-pujian Pembuka Surat Emas Abad ke-19: Suatu Tinjauan Deskiptif_, di bawah bimbingan ibu Nitrasattri Handayani, M.Hum. Topik yang dipilih untuk penelitian ini adalah Gaya Bahasa Pada Puji-pujian Pembuka Surat Emas Abad Ke-19. Hasil penelitian berdasarkan topik tersebut adalah pertama, dilihat dari segi strukturnya, teks puji-pujian dapat dibagi ke dalam tiga bagian, yaitu bagian awal yang berupa perkataan pembuka, bagian isi yang memuat informasi nama, jabatan, dan alamat si pengirim dan si penerima surat, dan bagian akhir yang berupa perkataan doa keselamatan. Kedua, dari segi analisis kategori leksikal dalam teks puji-pujian terdapat penggunaan partikel, klitika, kata tunggal, kata kompleks (sebagai hasil afiksasi dan reduplikasi), dan kata majemuk Selain itu, dilihat dari kelas katanya, kata kata yang digunakan untuk menyusuu teks puji-pujian dapat dikelompokkan ke dalam sebelas kelas kata, yaitu Verba, Ajektiva, Nomina, Pronomina, Numeralia, Adverbia, Demonstrativa, Preposisi, Konjungsi, dan Kategori Fatis. Ketiga, dari segi kategori sintaksis teks puji-pujian itu minimal disusun atas dua kalimat dan maksimal disusun atas enam kalimat. Terakhir, dilihat dari segi penggunaan skiasan dalam teks puji-pujian terdapat penggunaan gaya bahasa aliterasi, hiperbol, dan gaya bahasa perbandingan (simile)."
2000
S10874
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>