"Red palm olein (RP-Olein) mengandung β-karoten dan vitamin E sebagai provitamin A dan antioksidan yang mampu mengatasi defisiensi vitamin A serta meningkatkan sistem imun pada anak yang mengalami stunting. Namun, RP-Olein memiliki keterbatasan yaitu tidak stabil terhadap cahaya, suhu, dan oksidasi selama penyimpanan, serta memiliki rasa dan aroma yang khas sehingga kemungkinan kurang disukai oleh anak-anak. Dalam mengatasi keterbatasan RP-Olein dipilih sediaan farmasi yaitu emulsi O/W. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formula yang stabil secara fisik dan kimia serta untuk mendapatkan data toksisitas akut oral secara in vivo. Sebelum RP-Olein diformulasikan, RP-Olein terlebih dahulu dilakukan fraksinasi kering untuk mendapatkan fraksi olein. Hasil karakterisasi dari RP-Olein menunjukkan asam lemak bebas 0,44%, bilangan peroksida 5,66 meq/kg, dan bilangan iodin 58,79 gI2/100g. Formula emulsi dibuat dengan menggunakan 5% sukrosa ester palmitat untuk tiap formula yang mengandung 5% (F1), 10% (F2), dan 15% (F3) RP-Olein. Formula emulsi dievaluasi ukuran globul, indeks polidispersitas, potensial zeta, pH, viskositas, uji batas mikroba, hedonik, uji stabilitas selama 12 minggu, dan uji toksisitas akut oral (in vivo). Hasil penelitian didapatkan formula terpilih yaitu formula F3 dengan ukuran globul 178±0,2 nm, indeks polidispersitas 0,107±0,021, potensial zeta -27,4±2,0 mV, tidak menunjukkan adanya pertumbuhan mikroba dan kapang khamir, viskositas 26,09±0,05 cps, pH 4,48±0,02 yang dilanjutkan untuk uji toksisitas akut oral. Semua kelompok tikus Sprague-Dawley menunjukkan peningkatan berat badan selama 14 hari, tidak menunjukkan adanya gejala toksisitas dan kematian hingga dosis 5000 mg/kgBB, serta tidak menunjukkan kerusakan organ hati dan ginjal pada semua kelompok.
Red palm olein (RP-Olein) contains β-carotene and vitamin E, which act as provitamin A and antioxidants, capable of addressing vitamin A deficiency and improving the immune system in children with stunting. However, RP-Olein has limitations, such as instability to light, heat, and oxidation during storage, as well as a distinctive taste and odor that may be less favored by children. To overcome these limitations, an O/W emulsion formulation was chosen. This study aims to develop a physically and chemically stable formula and obtain acute oral toxicity data in vivo. Prior to formulation, RP-Olein was subjected to dry fractionation to obtain olein fraction. Characterization of RP-Olein showed free fatty acids of 0.44%, peroxide value of 5.66 meq/kg, and iodine value of 58.79 gI2/100g. Emulsion formulas were prepared with 5% sucrose palmitate at RP-Olein concentrations of 5% (F1), 10% (F2), and 15% (F3). The emulsions were evaluated for globule size, polydispersity index, zeta potential, pH, viscosity, microbial limits, hedonic, stability over 12 weeks, and acute oral toxicity (in vivo). The results showed that the selected formula, F3 (15% RP-Olein), had a globule size of 178±0.2 nm, polydispersity index of 0.107±0.021, zeta potential of -27.4±2.0 mV, no microbial growth, viscosity of 26.09±0.05 cps, and pH of 4.48±0.02. In the acute oral toxicity test, all groups of Sprague-Dawley rats showed weight gain and no signs of toxicity or organ damage, even at a dose of 5000 mg/kg BW."