Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 191895 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Nada Marcha Putri
"Profesi apoteker sangat memegang peranan penting dalam pekerjaan kefarmasian. Pekerjaan Kefarmasian adalah pembuatan termasuk pengendalian mutu Sediaan Farmasi, pengamanan, pengadaan, penyimpanan dan pendistribusi atau penyaluranan obat, pengelolaan obat, pelayanan obat atas resep dokter, pelayanan informasi obat, serta pengembangan obat, bahan obat dan obat tradisional. Calon apoteker memiliki kewajiban untuk melakukan praktik profesi sebagai gambaran untuk memahami peran apoteker dan mengasah kompetensi sebelum berpraktik kerja. Praktik kerja Profesi Apoteker dilaksanakan di Puskesmas Setiabudi Jakarta pada periode Februari 2022, di Industri Farmasi PT. Kalbio Global Medika pada periode Maret – April 2022, dan Apotek Kimia Farma 152 Pasar Minggu pada periode Mei 2022. Proses PKPA ini diharapkan dapat mempersiapkan calon apoteker melalui wawasan dan keterampilan yang sesuai untuk melakukan peran pekerjaan kefarmasian.

Pharmacist plays an important role in pharmacy practices. Pharmacist role including quality control of pharmaceutical preparations, quality assurance, procurement, storage and distribution, management, pharmaceutical services based on the doctor's prescriptions, drug information services, drug development, medicinal ingredients, and traditional medicines. Pharmacists have an obligation to carry out a professional practice as an illustration to understand the role of pharmacists and hone competence before practicing working. The Practice was carried out at the Setiabudi Public Health Center, Jakarta in the period of February 2022, at the Pharmaceutical Industry of PT. Kalbio Global Medika in the period March – April 2022, and Apotek Kimia Farma 152 Pasar Minggu in the period May 2022. This PKPA process is expected to prepare prospective pharmacists through the appropriate insight and skills to perform the role of pharmacy practice."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2022
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Iqbal Cahya Maulana
"Apoteker memiliki peran kunci dalam beragai aspek obat, mulai dari penemuan, produksi, hingga penyerahan obat ke tangan konsumen. Calon apoteker dituntut memiliki wawasan, pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman sebelum terlibat langsung dalam praktik kefarmasian. Salah satu bentuk peningkatan keterampilan professional apoteker adalah Praktik Profesi Apoteker (PKPA) yang dirancang untuk membantu calon apoteker memahami dan mengembangkan kompetensinya. PT. Kalbio Global Medika, Puskesmas Kecamatan Jagakarsa dan Apotek Kimia Farma Dramaga merupakan salah satu instansi yang bekerja sama dengan Program Studi Profesi Apoteker Fakultas Farmasi Universitas Indonesia agar calon apoteker dapat menjalankan PKPA pada periode periode Februari – Mei 2022. Melalui PKPA di apotek, Puskesmas, dan industri tersebut, calon apoteker diharapkan mampu memperoleh wawasan, pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman untuk melakukan praktek kefarmasian.

Pharmacists play a crucial role in all facets of the drug industry, from drug discovery to production to consumer delivery. Before directly engaging in pharmaceutical practice, aspiring pharmacists must have insight, knowledge, skills, and experience. The Professional Pharmacist Practice Act (PKPA), which is intended to help prospective pharmacists recognize and enhance their competencies, is one method of enhancing pharmacists' professional skills. PT. Kalbio Global Medika, Jagakarsa District Health Center, and Kimia Farma Dramaga Pharmacy are among the institutions that work collaboratively with the Pharmacist Professional Study Program, Faculty of Pharmacy, University of Indonesia prospective pharmacists can take the PKPA examination between February and May 2022. Prospective pharmacists must acquire the necessary insight, knowledge, skills, and experience to practice pharmacy through PKPA in pharmacies, health centers, and these industries."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2022
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Devina Septianasari
"Profesi Apoteker merupakan pendidikan yang sangat penting dalam perkembangan karir seorang apoteker. Sebelum mengaplikasikan keilmuan di bidang kefarmasian secara profesioanl, seorang apoteker perlu menempun pendidikan profesi untu mendapat gelar apoteker. Kegiatan Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA) merupakan salah satu kegiatan pada perkuliahan profesi apoteker yang bertujuan mengasah kemampuan praktik calon apoteker sebelum terjun langsung ke dunia kerja sebagai seorang apoteker yang profesional. Kegiatan PKPA ini dilaksanakan di Apotek Kimia Farma Pekapuran periode Januari 2022 dan PT. Kalbio Global Medika periode Maret – April 2022. Melalui kegiatan ini, penulis berharap ilmu yang didapatkan selama PKPA dapat menjadi bekal yang baik untuk menjadi seorang apoteker yang profesional, baik di pelayanan masyarakat maupun industry farmasi.

The pharmacist profession degree is a very important education in the career development of a pharmacist. Before applying knowledge in the field of pharmacy professionally, a pharmacist needs to undergo professional education to get a pharmacist degree. The Pharmacist Professional Practice Activity (PKPA) is one of the activities in the pharmacist profession curriculum which aims to hone the practice skills of prospective pharmacists before going directly into the world of work as a professional pharmacist. This PKPA activity was carried out at Kimia Farma Pekapuran Pharmacy for the January 2022 period and PT. Kalbio Global Medika for the period March – April 2022. Through this activity, the author hopes that the knowledge gained during PKPA can be a good provision to become a professional pharmacist, both in community service and the pharmaceutical industry."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2022
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Anggi Aprilia Prawidi
"Profesi apoteker memiliki peran penting dalam pekerjaan kefarmasiaan. Apoteker berperan dalam menjamin praktik keframasiaan, baik untuk menjamin kualitas obat di Industri farmasi maupun pelayanan di bidang klinis seperti apotek. Apoteker harus berpartisipasi secara langsung dalam melakuakan praktik kefarmasiaan tersebut, maka dari itu, calon apoteker dituntut untuk melakukan praktik profesi sebagai bekal dan pengalaman sebelum memasuki dunia kerja. Hal ini penting bagi calon apoteker untuk mengetahui peran apoteker serta untuk meningkatkan kompetensi dan menambah pengalaman. Praktik kerja Profesi Apoteker dilaksanakan di PT Kalbio Global Medika periode Januari - Februari 2022 dan Apotek Kimia Farma Pasar Anyar Tangerang periode April 2022, melalui proses PKPA ini, calon apoteker diharapkan mendapatkan wawasan, pengetahuan dan pengalaman yang dapat berguna untuk melakukan pekerjaan kefarmasiaan kedepannya.

Pharmacists have an important role in pharmacy practice. Pharmacists play a role in ensuring the practice of pharmacy namely, to ensure the quality of drugs in the pharmaceutical industry and pharmaceutical services in clinical fields such as pharmacies. Pharmacists must participate directly in carrying out these pharmaceutical practices, therefore, prospective pharmacists are required to undergo professional practice as provision and experience before entering the world of work. It is important for prospective pharmacists to know the role of pharmacists and to increase competence and gain experience. The Pharmacist Professional work practice is carried out at PT Kalbio Global Medika for the period January - February 2022 and Apotek Kimia Farma Pasar Anyar Tangerang for the period April 2022. Through those activities, prospective pharmacists are expected to gain insight, knowledge and experience that can be useful for doing pharmaceutical work in the future."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2022
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Ayu Asriningati Paryono
"Dengan obat sebagai produknya, sebuah industri farmasi diharuskan untuk mengikuti Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) untuk memastikan keamanan pasien. Salah satu aspek pada CPOB adalah dokumentasi, yaitu bagian dari sistem manajemen informasi dan dokumentasi yang baik, serta penting diperhatikan dalam pemastian mutu. Proses dokumentasi bertujuan untuk memastikan tiap personil mendapatkan rincian pekerjaan yang jelas dan relevan untuk mengurangi misinterpretasi akibat komunikasi lisan. Implementasi dari aspek ini adalah catatan bets. Catatan bets yang lengkap dibutuhkan untuk memulai proses produksi sehingga beberapa faktor dapat memengaruhi waktu preparasinya dan berdampak terhadap proses produksi. Laporan ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang memengaruhi waktu preparasi catatan bets dan dampaknya terhadap proses produksi. Dilakukan studi literatur mengenai catatan bets dan sistem dokumentasi pada industri farmasi. Standar prosedur operasional (SPO) persuahaan mengenai pembuatan catatan bets utama, sistem dokumentasi, dan manajemen catatan bets dikaji. Dilakukan juga wawancara bersama staf pemastian mutu dan produksi mengenai proses preparasi catatan bets dan aspek produksi mana yang mungkin terdampak oleh preparasi catatan bets. Notifikasi pembuatan catatan bets dari sistem Oracle® kemudian dikumpulkan. Data yang terkumpul dilakukan analisis dan identifikasi terkait faktor yang berpengaruh. Diagram fishbone dibuat sebagai visualisasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa rentang waktu yang dibutuhkan untuk preparasi catatan bets adalah 1-8 hari. Beberapa aspek berperan dalam keterlambatan preparasi, seperti man (kurangnya tenaga kerja, kesalahan manusia), machine (kesalahan sistem dan proses printing), material (waktu tunggu dari material yang dibutuhkan, perubahan pada catatan bets utama), environment (kondisi penyimpanan catatan bets yang kurang baik), serta method (ketidakpatuhan terhadap SOP). Aspek-aspek ini berperan dalam keterlambatan pada proses produksi.

With drugs and medicines as its product, a pharmaceutical industry is required to comply with the national current Good Manufacturing Practice (cGMP) to ensure patient safety. One of many aspects discussed in GMP is documentation, a part of information and document management system and paramount in quality assurance. Documentation process aims to ensure that each personnel receives a clear, detailed, and relevant job description to minimize misinterpretation due to verbal communication. An implementation of this aspect is batch record. A complete batch record is needed to commence the production process, thus several factors could affect its preparation time and in turn affect the production timeline. This report aims to analyze factors affecting batch record preparation time and its impact on the production process. Literature study about batch record and documentation system in pharmaceutical industry was conducted. The company’s existing standard operational procedure (SOP) about master batch record creation, documentation system, and batch record management were reviewed. A quality assurance (QA) and production staff were interviewed about the batch record preparation process and which production process might be affected by it, respectively. Batch record notification from the Oracle® system were collected. Several affecting factors were then identified and analyzed on their impact on the production process with a fishbone diagram as a visualization. Analysis results showed that the time interval needed for batch record preparation is 1-8 days. Several aspects contribute to preparation delay, which are man (lack of manpower, human error), machine (system and printing error), material (lead time of materials needed, changes in master batch record), environment (unfavorable storage conditions), and method (not following the applicable SOP). These aspects contribute to the delay in production process."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2022
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Dinda Restu Anggita
"Profesi apoteker memegang peranan penting dalam pekerjaan kefarmasian. Salah satu hal penting yang harus dilakukan untuk menjadi seorang apoteker yang profesional dan kompeten adalah berpartisipasi secara langsung dalam praktik kefarmasian. Oleh karena itu, calon apoteker dituntut untuk menjalani praktik profesi sebagai bekal dan pengalaman untuk memahami peran apoteker dan meningkatkan kompetensi sebelum memasuki dunia kerja. Praktik Kerja Profesi Apoteker dilaksanakan di PT. Kalbio Global Medika periode Januari – Februari 2022 dan Apotek Kimia Farma Jatirahayu periode Mei 2022. Melalui proses PKPA di industri farmasi dan apotek tersebut, calon apoteker diharapkan mampu memperoleh wawasan, keterampilan, pengetahuan, dan pengalaman yang sesuai untuk melakukan pekerjaan kefarmasian.

Pharmacists hold an important role in pharmaceutical practices. One of the most crucial things that should be done to be a professional and competent pharmacist is to participate directly in the practice of pharmacy. Therefore, prospective pharmacists are required to undergo professional practice to gather knowledge and experience to understand the role of pharmacists and increase competence before entering the world of work. Professional Practice of Pharmacist are held at PT. Kalbio Global Medika from January to February 2022 and Apotek Kimia Farma on May 2022. Through these activities, prospective pharmacists should be able to obtain the proper insight, skills, knowledge, and experience to perform well in pharmaceutical practice."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2022
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Nilam Sartika
"Apotek menjadi salah satu tempat praktik apoteker yang memungkinkan apoteker melakukan fungsi pengelolaan sediaan farmasi serta pelayanan farmasi klinis. Untuk menghasilkan apoteker yang kompeten secara pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan pelayanan kefarmasian dilaksanakan Praktik Kerja Profesi Apoteker di Apotek, yang bertujuan untuk memahami tugas dan tanggung jawab apoteker dalam pengelolaan apotek, serta melakukan praktik pelayanan kefarmasian sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan etika yang berlaku, memiliki wawasan, pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman praktis untuk melakukan praktik kefarmasian di apotek, serta memiliki gambaran nyata tentang permasalahan praktik kefarmasian. Dalam pelaksanaan praktik kerja, dilakukan analisis resep penyakit jantung di apotek Kimia Farma No. 152 sebagai tugas khusus. Analisis resep ini bertujuan untuk mengetahui tentang penyakit jantung dan pengobatannya, mengetahui resep yang diberikan untuk pasien yang menderita penyakit jantung, dan permasalahan yang ada pada resep untuk pasien penyakit jantung dari segi administratif, farmasetik, dan klinik.

Pharmacy is one of the pharmacist work place that allows pharmacists to carry out the management functions of pharmaceutical preparations and clinical pharmacy services. To produce competent pharmacist in knowledge and skills in conducting pharmaceutical services, the internship was carried out at the pharmacy, which aims to understand the pharmacist rsquo;s duties and responsibilities in the management of the pharmacy, as well as practice pharmacy services in accordance with the prevailing laws and ethics, have insight, knowledge, skills and practical experience to do pharmacy practices at the pharmacy, and know the reality of pharmacy practice problem. During the internship, an analysis for heart disease prescriptions at Kimia Farma Pharmacy 152 was conducted as special assignment. The prescription analysis aims to find out about heart disease and its treatment, to find out the prescription given to patients suffering from heart disease, and the prescriptions problems regarding the administrative, pharmaceutical, and clinical terms.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2018
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Anggi Maulida Dewi
"Pendidikan profesi apoteker menjadi faktor yang sangat penting dalam upaya memenuhi kebutuhan apoteker yang professional. Apoteker sebagai salah satu pelaku pelayanan kesehatan, khususnya pelayanan kefarmasian harus memiliki pengetahuan dan keterampilan yang handal, serta integritas etika/moral untuk mendukung terwujudnya pelayanan kefarmasian yang bermutu. Dalam rangka peningkatan profesionalisme apoteker, baik calon apoteker maupun apoteker yang telah praktik, diperlukan pelatihan terstruktur yang dapat membangun pengetahuan, keterampilan serta sikap professional sebagai seorang apoteker yang berkualitas. Pelatihan terstruktur yang dimaksud dalam dokumen ini dapat dalam bentuk praktik kerja apoteker (PKPA) bagi calon apoteker. Pada kali ini, Praktik Kerja Profesi Apoteker dilaksanakan di PT Kalbio Global Medika periode Januari – Februari 2022 dan Apotek Roxy Sawangan periode Mei 2022. Melalui proses PKPA di bidang industri farmasi dan pelayanan apotek, calon apoteker diharapkan mampu memperoleh wawasan, pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang sesuai untuk melakukan pekerjaan kefarmasian.

Professional pharmacist education is a very important factor in an effort to meet the needs of professional pharmacists. Pharmacists, as one of the actors in health services, especially pharmaceutical services, must have reliable knowledge and skills, as well as ethical and moral integrity to support the realization of quality pharmaceutical services. In order to increase the professionalism of pharmacists, both prospective pharmacists and pharmacists who have built a career, structured training is needed that can be used for knowledge, skills, and professional attitudes as a qualified pharmacist. The structured training referred to in this document can be in the form of pharmacist work (PKPA) for prospective pharmacists. This time, the Pharmacist Professional Work Practice was held at PT Kalbio Global Medika for the January–February 2022 period and at Roxy Sawangan Pharmacy for the May 2022 period. Through the PKPA process in the pharmaceutical industry and pharmacy services, prospective pharmacists are expected to be able to gain insight, knowledge, skills, and appropriate experience to perform pharmaceutical work."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2022
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Shafira Nurrahmi
"Praktik kefarmasian harus dapat diimplementasikan oleh seorang apoteker. Untuk dapat menjadi seorang apoteker yang kompeten, calon apoteker harus memiliki wawasan dan pemahaman yang baik terkait pekerjaan kefarmasian yang nantinya akan dilaksanakan. Wawasan dan pemahaman tersebut didapatkan dengan adanya pembelajaran secara teoritis dan praktis. Demi terwujudnya seorang apoteker yang profesional dalam melakukan pekerjaan kefarmasian, salah satu hal yang penting untuk dilakukan adalah berpartisipasi secara langsung dalam melakukan pelayanan dan pekerjaan kefarmasian pada institusi kefarmasian, seperti apotek, puskesmas, dan industri farmasi. Apotek, puskesmas, dan industri farmasi dapat menjadi wadah bagi seorang calon apoteker untuk dapat mengasah keterampilan kefarmasiaannya sehingga dapat diterapkan dalam dunia kerja nanti. Untuk itu, mahasiswa melakukan Praktik Kerja Profesi Apoteker di Apotek Kimia Farma, Puskesmas Kecamatan Pancoran dan PT CKD OTTO Pharmaceuticals. Dengan adanya kegiatan PKPA ini, mahasiswa mampu menambah wawasan, keterampilan, dan ilmu pengetahuan dalam melakukan praktik dan pekerjaan kefarmasian secara langsung di apotek.

Pharmaceutical practices must be implemented by a pharmacist. In order to become a competent pharmacist, prospective pharmacists must have good insight and understanding of the pharmacy practice to be carried out. These insight and understandings are obtained through theoretical and practical learning. For the sake of realizing a professional pharmacist in doing pharmacy practice, one of the important things to do is directly in carrying out work and pharmaceutical practice in the pharmaceutical institutions, such as the pharmacies, public health center, and pharmaceutical industry. The pharmacies, public health center, and pharmaceutical industry can be a place for prospective pharmacists to be able to hone their pharmacy skills so that they can be applied in the current world of work. For that, students do Internship at Apotek Kimia Farma, Pancoran public health center, and PT CKD OTTO Pharmaceuticals. With this internship, students are able to build insights, skills, and knowledge in pharmaceutical practice directly in pharmaceucitcal intitutions."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2022
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Ines Dawiyah Suwarjo
"Praktik kerja profesi di Apotek Kimia Farma Farma No. 152 Pasar Minggu-Jakarta Selatan Periode Bulan April Tahun 2018 bertujuan untuk memahami tugas dan tanggung jawab apoteker dalam manajemen apotek, serta melakukan praktik pelayanan kefarmasian sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan etika yang berlaku, memiliki wawasan, pengetahuan, keterampilan dan pengalaman praktis untuk melakukan praktik kefarmasian di apotek, memiliki gambaran nyata tentang permasalahan praktik kefarmasian serta mempelajari strategi dan kegiatan-kegiatan yang dapat dilakukan dalam rangka pengembangan praktik kefarmasian. Praktik kerja profesi ini dilaksanakan selama empat minggu dengan tugas khusus yaitu “Analisis Resep Artritis Reumatoid di Apotek Kimia Farma No. 152 Pasar Minggu”. Tujuan dari tugas khusus ini adalah agar calon apoteker dapat mengetahui penyakit artritis reumatoid serta algoritma pengobatannya, mengetahui kelengkapan persyaratan resep pada pengobatan artritis reumatoid, serta melatih calon apoteker untuk dapat memberikan pelayanan kefarmasian terkait pengobatan artritis rheumatoid.

Internship at Kimia Farma 152 Pharmacy Pasar Minggu–South Jakarta Period April 2018 aims to understand the duties and responsibilities of pharmacists in pharmacy management, as well as to practice pharmaceutical services in accordance with applicable laws and ethics, have the insight, knowledge, skills and practical experience to undertake pharmaceutical practices in pharmacies, can also have the insight of pharmaceutical practice issues and learn strategies and activities that can be undertaken in the course of pharmaceutical practice development. This internship at was conducted for four weeks with special assignment "Analysis of Prescriptions Related to Rheumatoid Arthritis at Kimia Farma 152 Pharmacy". The purpose of this special assignment is that the prospective pharmacist may know the rheumatoid arthritis disease and its treatment algorithm, understand the completeness of the prescribing requirements in the treatment of rheumatoid arthritis, and train the pharmacist to be able to provide pharmaceutical services related to the treatment of rheumatoid arthritis.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2018
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>