Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 140138 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Juwi Athia Rahmini
"Spesialis keperawatan medikal bedah(KMB)khususnya neurologi membentuk nersspesialis neurosains yang berperan dalam praktik residensi selama 2 semester di RSUP dr. Cipto Mangunkusumo dan RSP Otak Nasional untuk memberikan asuhan keperawatan lanjutan, melakukan Evidence Based Nursing dan penerapan inovasi. Asuhan keperawatan yang dilakukan pada satu kasus utama ensefalitis autoimundan 30 pasien resume dengan gangguan neurologis menggunakan pendekatan Model adaptasi Sister Callista Roy. Ensefalitis autoimun merupakan salah satu kasus emergensi neurologi yang memerlukan penata laksanaan cepat dan tepat agar gejala sisa yang ditimbulkan menjadi adaptif. Diagnosa keperawatan pada kasus resume yang terbanyak adalah ketidak efektifan perfusi jaringan serebral. Selanjutnya Evidence Based Nursing dilakukan dengan menerapkan sleep hygiene yang menunjukkan adanya peningkatan kualitas tidur yang signifikan pada 5 pasien stroke dengan insomnia(p value 0,00). Kompetensi ners spesialis yang harus dicapai secara berkelompok adalah penerapan inovasi berupa tata laksana perawatan stroke terkini dengan Constraint Induced Movement Therapy (CIAT), Tongue stretching exercises(TSE), Constraint Induced Movement Therapy (CIMT),sit to stand training(STS),mirror therapy(MT)dan sleep hygiene(SH) sebagai aktivitas intervensi terbaru dengan masalah gangguan bicara dan bahasa, kesulitan menelan, gangguan mobilisasi,dan gangguan tidur yang diaplikasikan dapat membantu untuk mencegah terjadinya komplikasi dan membantu proses penyembuhan.

Surgical medical nursing specialists (KMB) especially neurology,form neuroscience specialists who play a role in the practice of KMB residency for 2 semesters at RSUP dr. Cipto Mangunkusumo and RSP National Brain to provide advanced nursing care, conduct Evidence Based Nursing and apply innovation. Nursing processwas performed in one major case of autoimmune encephalitis and 30 patients resumed with neurological disorders using the Sister Callista Roy model adaptation approach. Autoimmune encephalitis is one of the cases of neurological emergencies that requires prompt and precise management, than complication becomes adaptive. The nursing diagnosis in most resume cases is the ineffectiveness of cerebral tissue perfusion. Furthermore Evidence Based Nursing was carried out by applying sleep hygiene which showed a significant improvement in sleep quality in 5 stroke patients with insomnia (p value 0.00). Special nurses competencies that must be achieved in groups are the application of innovations in the form of the latest stroke care management with Constraint Induced Movement Therapy (CIAT), Tongue stretching exercises (TSE), Constraint Induced Movement Therapy (CIMT), sit to stand training (STS), mirrors therapy (MT)and sleep hygiene(SH) as the newest intervention activities with speech and language problems, difficultyswallowing, impaired mobilization, and insomniacan help to prevent complications and help the healing process."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2020
SP-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Nyoman Eta Risnawati
"Praktik residensi merupakan pendidikan profesi untuk membentuk perawat spesialis. Kompetensi yang harus dicapai oleh seorang mahasiswa dalam praktik residensi medikal bedah adalah manajemen kasus dengan menggunakan teori keperawatan, penerapan praktik berdasarkan bukti dan proyek inovasi, Asuhan keperawatan dalam konteks neurosains menggunakan model adaptasi Roy, yang terdiri dari 1 kasus kelolaan utama dan 30 kasus resume. Dalam penerapan praktik berdasarkan bukti digunakan format BJH-SDS untuk skrining disfagia pada pasien stroke.
Hasil menunjukkan bahwa BJH-SDS dapat menilai disfagia pada pasien stroke. Proyek inovasi yang diterapkan adalah Pengembangan Media Edukasi perawatan Brain Tumor Craniotomy. Hasil penerapan media edukasi ini menunjukkan bahwa pengetahuan pasien tentang persiapan pre operasi dan post operasi meningkat dengan signifikan setelah pemberian edukasi.

Practice residency is a professional education to form specialist nurses. Competency that must be achieved by a student in medical practice residency is case management using nursing theory, application of evidence-based practices and innovation projects, nursing care in the context of neuroscience using Roy's adaptation model, which consists of 1 main case and 30 cases of resumes. In the application of evidence-based practice, the BJH-SDS format is used for screening dysphagia in stroke patients.
The results show that BJH-SDS can assess dysphagia in stroke patients. The innovation project implemented is the Development of Brain Tumor Craniotomy Education Media Care. The results of the application of this educational media show that the knowledge of patients about preoperative and postoperative preparation increased significantly after the provision of education.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2019
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Sodikin
"Praktik residensi keperawatan medikal bedah merupakan praktik klinik untuk meningkatkan kemampuan residen dalam mengelola kasus dengan mengintegrasikan peran perawat spesialis dalam memberikan asuhan keperawatan Askep Peran perawat sebagai care provider dan case manager residen mengelola kasus utama pasien DM dan 32 kasus resume dengan menggunakan pendekatan model Adaptasi Roy Peran sebagai reseacher residen menerapkan tindakan keperawatan berbasis bukti EBN yaitu ROM ankle pasien DM dengan venous ulcer Hasil tindakan ROM ankle menunjukkan terdapat peningkatan sudut dorsofleksi dari baseline 9 61 derajat menjadi 11 45 derajat dan sudut plantarfleksi dari baseline menjadi 30 59 derajat menjadi 35 5 derajat serta menurunkan nyeri luka dari baseline skala 4 8 menjadi skala 3 63 Peran sebagai inovator residen menerapkan pedoman pengkajian distress diabetes scale DDS bagi pasien DM Pengkajian DDS dilakukan untuk mengidentifikasi masalah psikososial pasien DM di Rumah Sakit dengan memberikan rekomendasi intervensi berdasarkan 4 domain Kata kunci Praktik residensi Peran perawat model adaptasi Roy pengkajian DDS.

A practical residency of medical surgical nursing KMB is a clinical practice for increasing resident rsquo s ability to manage cases by integrating the role of specialist nurse for giving nursing care The role of nursing as a care provider and case manager is the resident manages main cases of DM patient and 32 resume cases of patients with endocrin disorder by using an approach of Roy adaptation model The role of the researcher is the resident implements nursing care and treatment based on the evidence EBN which is called ankle ROM of DM patient with venous ulcer The ROM treatment research shows an increasing values of dorsofleksi angle from the baseline 9 61 becomes 11 45 and plantar fleksi from the baseline 30 59 becomes 35 5 and also reducing wound pain from the baseline 4 8 becomes 3 63 The practical inovator role implements an assessment guideline of distress diabetes scale DDS The DDS rsquo s assessment can be done for screening the psychosocial problem of DM patient in the hospital by recommending an intervention based on four 4 domains Key words Practical residency Nurse role Roy Adaptation model DDS assessment."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2013
SP-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Danny Putri Sulistyaningrum
"Penerapan asuhan keperawatan pada pasien gangguan sistem perkemihan dengan menggunakan teori adaptasi Roy memiliki tujuan untuk meningkatkan kemampuan pasien dalam beradaptasi terhadap perubahan gangguan tubuh yang disebabkan oleh stimulus fokal, stimulus residual, dan stimulus konstektual. Diagnosa keperawatan yang sering muncul pada pasien dengan gangguan sistem perkemihan yaitu kelebihan volume cairan berhubungan dengan disfungsi ginjal. Implementasi keperawatan yang dilakukan untuk mengatasi diagnosa keperawatan tersebut adalah manajemen cairan, monitoring cairan, dan terapi pengganti ginjal berdasarkan intervensi keperawatan yang meliputi aktivitas regulator dan aktivitas kognator. Praktek keperawatan berbasis bukti dengan terapi musik pada 11 pasien hemodialisis terbukti tidak mampu menurunkan hipertensi intradialisis. Sementara, penerapan proyek inovasi dengan pemberian edukasi ambulasi dini pasca transplantasi ginjal melalui media lembar balik mampu meningkatkan pengetahuan pasien.

The application of nursing care to patients with urinary system disorders using Roy`s Adaptation theory has the aim of increasing the patient's ability to adapt to changes in bodily disorders caused by focal stimuli, residual stimuli, and contextual stimuli. Nursing diagnoses that often appear in patients with urinary system disorders are excess fluid volume associated with kidney dysfunction. Nursing implementation carried out to overcome nursing diagnoses is fluid management, fluid monitoring, and renal replacement therapy based on nursing interventions which include regulator activities and cognator activities. Evidence-based nursing practice with music therapy in 11 hemodialysis patients proved to be unable to reduce intradialysis hypertension. Meanwhile, the implementation of innovation projects with the provision of early ambulation education after kidney transplantation through media back sheets can improve patient knowledge.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2019
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Dewy Haryanti Parman
"Diabetes Melitus (DM) merupakan masalah endokrin yang disebabkan oleh ketidakstabilan kadar glukosa darah, dan bila tidak terkontrol akan menyebabkan komplikasi akut dan kronik. Pencegahan dan penanganan diabetes mellitus meliputi empat pilar yaitu edukasi, nutrisi, exercise/latihan fisik dan obat ? obatan. Dalam penatalaksanaan empat pilar tersebut peran perawat spesialis sangat penting dalam memberikan asuhan keperawatan yang holistic untuk meningkatkan kemampuan pasien diabetes dalam beradaptasi terhadap penyakitnya serta mengontrol glukosa darah secara mandiri. Model Adaptasi Roy merupakan salah satu model keperawatan yang diberikan dengan mengacu pada proses adaptasi pasein terhadap penyakit diabetes mellitus. Latihan fisik merupakan salah satu dari empat pilar dalam penatalaksanaan Diabetes mellitus yang merupakan intervensi non farmakologi, sehingga melalui praktek keperawatan berbasis pembuktian (evidence based practice) dilakukan penerapan exercise passive dalam menurunkan nilai glukosa darah. Selain itu salah satu peran perawat sebagai innovator adalah dengan pembuatan format evaluasi pengetahuan pasien, sebagai panduan educator sebelum dan sesudah memberikan edukasi.

Diabetes Mellitus (DM) is an endocrine problem caused by the instability of blood glucose levels, and if not controlled would cause acute and chronic complications. Prevention and treatment of diabetes mellitus includes four pillars, namely education, nutrition, exercise / physical exercise and drugs - drugs. In the management of the four pillars pesialis nurse's role is very important in giving holistic nursing care to improve the ability of diabetic patients in adapting to their disease and blood glucose control independently. Roy Adaptation Model nursing model is one that is given with reference to the process of adaptation to diabetes mellitus pasein. Physical exercise is one of the four pillars in the management of diabetes mellitus, so that through evidence-based nursing practice (evidence based practice) conducted the application of passive physical exercise in lowering blood glucose values. In addition, the role of the nurse as an innovator is to manufacture as a guide educator evaluation format before and after giving education to people with diabetes."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2014
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Arif Hidayatullah
"Praktek klinik lanjut selama praktek residensi keperawatan pada sistem neurologi dimaksudkan untuk mampu memberikan asuhan keperawatan, menerapkan Evidence Based Nursing (EBN) serta mampu berperan sebagai innovator di ruang perawatan. Peran pemberi asuhan keperawatan dilakukan dengan menggunakan model adaptasi Roy pada pasien dengan status epileptikus dan 30 pasien lainnya dengan berbagai gangguan sistem persarafan. Perilaku maladaptif paling banyak adalah mode adaptasi fisiologi, yaitu ketidakefektifan perfusi jaringan cerebral. Intervensi keperawatan berupa manajemen edema cerebral ditujukkan untuk meningkatkan adaptasi pasien dalam meningkatkan perfusi jaringan ceredral. Penerapan EBN diagonally aligned sitting training (DAST) pada empat pasien stroke menunjukkan keefektifan DAST dalam meningkatkan keseimbangan duduk pasien fase awal pasca stroke. Program inovasi keperawatan berupa penerapan program pencegahan kejadian jatuh pada pasien neurologi di rawat inap.

Advance clinical practice in neurological system during residency period is proposed to be able to provide nursing care, implement the evidence based nursing (EBN) and be able to act as innovator in the treatment room. The role of nurse care provider was made using Roy’s adaptation model in patients with status epilepticus and 30 other patients with various neural system disorders. The most maladaptive behavior is the physiological adaptation mode is the ineffective cerebral tissue perfusion, The nursing management intervention was cerebral edema management to improve patient adaptation in enchancing cerebral tissue perfusion. Implementation of EBN: diagonally aligned sitting training (DAST) in four patients with stroke can improve the sitting balance of the patients in the early post stroke phase. Implementation of the fall prevention program can be used for prevent the patient’s fall risk. Keywords: neurological disorder, status epilepticus, prevent risk, diagonally aligned sitting training, Roy Adaptation Model."
Jakarta: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2020
SP-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Sitti Muhsinah
"Karya ilmiah akhir ini merupakan kumpulan dari laporan praktik residensi keperawatan medikal bedah yang terdiri dari laporan kasus utama kanker nasofaring dan 30 kasus resume, penerapan Evidence Based Nursing EBN terapi musik dan progressive muscle relaxation, dan laporan inovasi pengkajian luka kanker yang dimodifikasi dari Malignat Wound Assassement Tool MWAT . Praktik ini menerapkan asuhan keperawatan pada pasien kanker dengan menggunakan pendekatan teori Roy Adaptation Model. Masalah keperawatan terbanyak akibat perilaku maladaptif adalah nyeri, resiko infeksi, kecemasan, kebutuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh dan ketidakefektifan pola napas. Terapi musik dan progressive muscle relaxation secara signifikan menurunkan depresi dan kecemasan pada pasien kanker payudara setelah menjalani mastektomi. Pengkajian luka kanker modifikasi MWAT mengkaji masalah fisik, psikis, sosial pasien dengan luka kanker. Perawat diharapkan mampu menerapkan teori keperawatan, melaksanakan tindakan berdasarkan EBN, dan melakukan inovasi untuk meningkatkan asuhan keperawatan yang berkualitas.

The scientific report was a compilation of the report medical surgical nursing residency practice which consists of the main report of nasopharyngeal cancer cases and 30 summaries, the application of music therapy and progressive muscle relaxation on evidence based nursing EBN , and innovation reports of wound cancer assessment tool, that modified from Malignant Wound Assassement Tool MWAT. This practice applying nursing care in cancer patients with approach Roy rsquo s Adaptation Model. Most nursing problems due to maladaptive behavior was pain, risk for infection, anxiety, imbalanced nutrition less than body requirements, and breathing pattern ineffective. The music therapy and progressive muscle relaxation may reduces depression and anxiety in female breast cancer patients after radical mastectomy. MWAT modifications assessment tool, assess physic psychologic social problems in patients with wound cancer. Nurses was expected to apply nursing theory, intervention based on EBN, and innovations to improve the quality of nursing care.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2016
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Amelia Ganefianty
"Praktek klinik lanjut selama praktek residensi keperawatan pada sistem neurologi dimaksudkan untuk mampu memberikan asuhan keperawatan, menerapkan Evidence Based Nursing (EBN) serta mampu berperan sebagai innovator di ruang perawatan. Peran pemberi asuhan keperawatan dilakukan dengan menggunakan model adaptasi Roy pada pasien dengan tumor otak dan 30 pasien lainnya dengan berbagai gangguan sistem persarafan. Perilaku maladaptif paling banyak adalah mode adaptasi fisiologi, yaitu ketidakefektifan perfusi jaringan cerebral.
Intervensi keperawatan berupa manajemen edema cerebral ditujukkan untuk meningkatkan adaptasi pasien dalam meningkatkan perfusi jaringan ceredral. Penerapan EBN respiratory muscle training (RMT) pada tiga pasien stroke menunjukkan keefektifan RMT dalam meningkatkan fungsi pernafasan pasien stroke. Program inovasi keperawatan berupa penerapan program pencegahan kejadian jatuh pada pasien neurologi di rawat inap.

Advance clinical practice in neurological system during residency period is proposed to be able to provide nursing care, implement the evidence based nursing (EBN) and be able to act as innovator in the treatment room. The role of nurse care provider was made using Roy`s adaptation model in patients with brain tumor and 30 other patients with various neural system disorders. The most maladaptive behavior is the physiological adaptation mode is the ineffective cerebral tissue perfusion, The nursing management intervention was cerebral edema management to improve patient adaptation in enchancing cerebral tissue perfusion. Implementation of EBN: respiratory muscle training (RMT) in three patients with stroke can improve the respiratory function of the stroke patients. Implementation of the fall prevention program can be used for prevent the patient`s fall risk."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2020
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Fadli Syamsuddin
"ABSTRAK
Perawat spesialis neurosains berperan dalam praktik keperawatan berupa pemberi asuhan keperawatan lanjut, melakukan pembuktian ilmiah dan agen pembaharu. Asuhan keperawatan dilakukan pada kasus pasien dengan Tumor Otak dan 30 pasien gangguan neurologis dengan pendekatan Model adaptasi Roy. Perilaku maladaptif paling banyak terganggu pada mode fisologis dengan diagnosa resiko ketidakefektifan perfusi jaringan serebral. Evidence Based Nursing dilakukan dengan menerapkan thermal tactile stimulation pada 3 pasien stroke yang mengalami disfagia dengan hasil yang signifikan p value 0,038 . Program inovasi menerapkan enam screening tools yaitu Insomnia Severity Index ISI , National Institute Health Stroke Scale NIHSS , 3 Incontinence Question 3 IQ , Berg Balance Scale BBS , Frenchay Aphasia Screening Test FAST dan Adult Non Verbal Pain Scale ANVPS pada pasien dengan gangguan neurologi yang terbukti memudahkan perawat dalam menegakkan diagnosa keperawatan yang tepat. Model Adaptasi Roy telah berpengaruh besar terhadap profesi keperawatan. Model ini adalah salah satu model yang paling banyak digunakan dalam memandu penelitian, pendidikan dan praktik keperawatan ABSTRACT Neuroscience nurse specialist play role in nursing practice as advanced nursing care providers, conduct scientific evidence and innovator. Roy adaptation model approach was used in the nursing care of the tumor brain patients and 30 patients of neurological disorders cases. Risk of cerebral tissue perfusion ineffectiveness was the most often of nursing diagnosis enforced which was caused maladaptive behavior in physiological mode. Evidence based nursing was implemented by thermal tactile stimulationin 3 stroke patients with disfagia with significant results p value 0.038 . The Innovation program application six screening tools are Insomnia Severity Index ISI , National Institute of Health Stroke Scale NIHSS , 3 Incontinence Questions 3 IQs , Berg Balance Scale BBS , Frenchay Aphasia Screening Test FAST and Adult Non Verbal Pain Scale ANVPS in neurological disorders patients proven to facilitate nurses in establishing nursing diagnoses. Roy Adaptation Model has greatly influenced the profession of nursing. It is one of the most frequently used models to guide nursing research, education and practice"
Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2017
SP-PDF
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Muthia Octaviana Widianti
"Peran perawat spesialis diperlukan untuk peningkatan kualitas pelayanan asuhan keperawatan yang kompleks dan akurat sebagai pemberi asuhan keperawatan tingkat lanjut kasus neurosain, pendidik, advokat, serta agen pembaharu melalui penerapan evidence based nursing (EBN) dan proyek inovasi. Asuhan keperawatan tingkat lanjut menggunakan teori Adaptasi Roy yaitu pengelolaan pasien meningitis tuberkulosis sebagai kasus utama dan 30 resume gangguan sistem neurologi. Teori Roy banyak bertujuan meningkatkan perilaku adaptif dan mengubah perilaku inefektif. Diagnosis keperawatan yang paling banyak ditemukan pada pasien gangguan sistem neurologi adalah ketidakefektifan perfusi jaringan serebral dan hambatan mobilitas fisik.
Penerapan EBN dilakukan pada pasien stroke yang mengalami disfagia. Pasien diberikan latihan menelan shaker exercise hasilnya menunjukkan peningkatan kemampuan menelan dan tidak terjadi aspirasi. Proyek inovasi kelompok menerapkan Pengembangan Media Edukasi Perawatan Pasien Brain Tumor Craniotomy. Penerapan proyek inovasi meningkatkan pengetahuan pasien, keterampilan pasien latihan napas dalam dan mobilisasi setelah operasi, dan menambah kepercayaan diri perawat saat memberikan edukasi. Pengalaman praktik residensi diharapkan menambah kompetensi dan peran perawat spesialis di lahan klinik.

The role of nurse specialists is needed to improve the quality of complex and accurate nursing care services as providers of advanced nursing care in cases of neuroscience, educators, advocates, and agents of reform through the application of evidence based nursing (EBN) and innovation projects. Advanced nursing care uses Roy's Adaptation theory, which is the management of meningitis tuberculosis patients as the main case and 30 resumes of neurological system disorders. Roys theory aims to improve adaptive behavior and change ineffective behavior. The most common nursing diagnoses found in patients with neurological system disorders are ineffective perfusion of cerebral tissue and barriers to physical mobility.
EBN application is performed on stroke patients who have dysphagia. The patient is given training to swallow the exercise shaker, which results in increased swallowing ability and no aspiration. The group innovation project applies Development of Educational Media for Nursing Brain Tumor Craniotomy Patients. The application of innovation projects increases patient knowledge, the skills of patients in deep breathing exercises and mobilization after surgery, and increases nurse confidence when providing education. The residency practice experience is expected to increase the competency and role of specialist nurses on the clinic grounds.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2019
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>