Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 132997 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Mohdar Syarif
"ABSTRAK
Seorang apoteker memegang peranan penting di industri farmasi, apotek, dan Pedagang Besar Farmasi (PBF). Seorang apoteker diketiga tempat tersebut harus memenuhi standar kompetensi sebagai persyaratan untuk dapat bekerja diketiga tempat tersebut dan menjalani praktek kefarmasian. Standar kompetensi apoteker Indonesia terdiri dari sepuluh kompetensi sebagai kemampuan yang diharapkan saat apoteker lulus dan memasuki dunia kerja. Sebagai bekal pengalaman calon apoteker untuk memasuki dunia kerja serta memahami tugas dan kerja apoteker, maka dilaksanakan Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA) di PT Aventis Pharma, Apotek Atrika, dan PT SamMarie Tramedifa selama periode bulan Januari-April 2019. Selama PKPA, diharapkan calon apoteker dapat meningkatkan kompetensi dan memperluas wawasan untuk melaksanakan pekerjaan kefarmasian di tempat praktik kerja profesi.

ABSTRACT
A pharmacist plays an important role in the pharmaceutical industry, pharmacies, and Pharmaceutical Wholesalers. A pharmacist in these three places must meet the competency standards as a requirement to be able to work in these three places and practice pharmacy. Indonesian pharmacist competency standards consist of ten competencies as abilities expected when pharmacists graduate and enter the workforce. As a preparation for the experience of prospective pharmacists to enter the workforce and understand the duties and work of pharmacists, the Pharmacist Professional Work Practices are implemented at PT Aventis Pharma, Atrika Pharmacy, and PT SamMarie Tramedifa during the January-April 2019 period. pharmacists can increase their competence and broaden their horizons to carry out pharmaceutical work in professional workplaces.

"
2019
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Farrah Fedricia Sabrina
"Seorang apoteker memiliki peranan penting di industri farmasi, apotek, dan pemerintahan. Apoteker harus memenuhi standar kompetensi sebagai persyaratan untuk memasuki dunia kerja dan menjalani praktik profesi. Standar kompetensi apoteker Indonesia terdiri dari sepuluh (10) standar kompetensi sebagai kemampuan yang diharapkan oleh apoteker saat lulus dan masuk ke tempat praktik kerja profesi. Sebagai bekal dan pengalaman calon apoteker untuk dapat memahami peran apoteker dan meningkatkan kompetensi, maka dilaksanakan Praktik Kerja Profesi Apoteker di PT Adventis Pharma, Badan Pengawas Obat dan Makanan RI, dan Apotek Kimia Farma selama periode bulan Januari-April 2019. Selama LUPA, diharapkan calon apoteker dapat memperluas wawasan, pemahaman, dan pengalaman untuk melakukan pekerjaan kefarmasian di tempat praktik kerja profesi.

A pharmacist has an important role in the pharmaceutical industry, pharmacies, and government. Pharmacists must meet competency standards as a requirement for entering the workforce and undergoing professional practice. Indonesian pharmacist competency standards consist of ten (10) competency standards as abilities expected by pharmacists when they graduate and enter professional work practices. As a preparation and experience of prospective pharmacists to be able to understand the role of pharmacists and improve competence, the Pharmacist Professional Work Practices are implemented at PT Adventis Pharma, the Indonesian Food and Drug Supervisory Agency, and Kimia Farma Pharmacy during the January-April 2019 period. During PKPA, it is expected that pharmacists can expand their insight, understanding, and experience to do pharmacy work in the professional workplace."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2019
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Vanessa
"Kompetensi apoteker sebagai suatu profesi dipersiapkan dengan melaksanakan Praktik Kerja. Praktik Kerja dilakukan di industri farmasi (PT Aventis Pharma) pada periode Januari - Maret 2019, di pemerintahan (BPOM) pada periode Maret 2019, dan di apotek (Kimia Farma) pada periode April 2019. Di PT Aventis Pharma, apoteker melatih kemampuan dalam memahami CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik) dengan tugas khusus Peninjauan Kembali Produk. Di BPOM, apoteker ditugaskan di unit kerja Pusat Riset dan Kajian Obat dan Makanan dengan tugas khusus Pembuatan Proposal Riset Hubungan Minuman Berenergi terhadap Penyakit Ginjal Kronis. Di Kimia Farma, apoteker melakukan dispensing dan penyimpanan obat dengan tugas khusus Analisis Resep Penyakit Tuberkulosis.

Apothecary competence as a profession was prepared by undergoing internship. Internship was done at pharmaceutical industry (PT Aventis Pharma) in January-March 2019, at government (NADFC) in March 2019, and pharmacy (Kimia Farma) in April 2019. In PT Aventis Pharma, apothecary practiced skills in understanding GMP (Good Manufacturing Practice) with special assignment of Product Quality Review. In NADFC, apothecary was assigned to Research Center for Drug and Food Control with special assignment of Research Proposal on Correlation of Energy Drinks and Chronic Kidney Disease. In Kimia Farma, apothecary did drug dispensing and drug storage with special assignment of Prescription Analysis of Tuberculosis."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2019
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Hutabalian, Hanna Lili Natasya
"Seorang apoteker memegang peranan penting di industri farmasi, apotek dan pemerintahan. Apoteker harus memenuhi standar kompetensi sebagai persyaratan untuk memasuki dunia kerja dan menjalani praktek profesi. standar kompetensi apoteker Indonesia terdiri dari sepuluh (10) standar kompetensi sebagai kemampuan yang diharapkan oleh apoteker saat lulus dan masuk ke tempat praktik kerja profesi. Sebagai bekal dan pengalaman calon apoteker untuk dapat memahami peran apoteker dan meningkatkan kompetensi, maka dilaksanakan Praktik Kerja Profesi Apoteker di PT Aventis Pharma, Badan POM, Apotek Kimia Farma selama periode bulan Januari - April 2019. Selama PKPA, diharapkan calon apoteker dapat memperluas wawasan, pemahaman, dan pengalaman untuk melakukan pekerjaan kefarmasian di tempat praktek kerja profesi.

A pharmacist plays an important role in the pharmaceutical industry, pharmacies and government. Pharmacists must meet competency standards as a requirement for entering the workforce and undergoing professional practice. Indonesian pharmacist competency standards consist of ten (10) competency standards as abilities expected by pharmacists when they graduate and enter professional work practices. As a preparation and experience of prospective pharmacists to be able to understand the role of pharmacists and improve competence, the Pharmacist Professional Work Practices were implemented at PT Aventis Pharma, BPOM, Kimia Farma Pharmacy during the period January - April 2019. During PKPA, it is expected that prospective pharmacists can broaden their horizons, understanding, and experience to do pharmaceutical work in professional workplaces."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2019
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Mutiah Rakhma Wisnu Wardani
"ABSTRAK
Kesehatan merupakan hak asasi manusia dan merupakan hal yang harus dipenuhi dalam mewujudkan pembentukan sumber daya yang baik. Dalam pelayanan kesehatan, obat menjadi salah satu komponen yang penting, sehingga pemerintah bertanggung jawab dalam menjamin ketersediaan obat bagi masyarakat. Cara Pembuatan Obat yang Baik CPOB adalah suatu pedoman cara pembuatan obat bagi suatu industri farmasi di Indonesia. CPOB bertujuan untuk menjamin obat diproduksi secara konsisten, memenuhi persyaratan yang ditetapkan serta sesuai dengan tujuan penggunaannya. Industri farmasi harus memiliki 3 tiga orang apoteker sebagai penanggung jawab pada masing-masing bidang pemastian mutu, produksi, dan pengawasan mutu dari produksi sediaan farmasi sesuai dengan CPOB. Oleh karena itu, Apoteker dituntut untuk memliki pengetahuan dan keterampilan dalam melaksanakan pekerjaan kefarmasian di industri farmasi. Program Apoteker Universitas Indonesia mengadakan kerja sama dengan PT Aventis Pharma dalam rangka menyelenggarakan Praktik Kerja Profesi Apoteker PKPA . PT Aventis Pharma telah menerapkan setiap aspek CPOB dengan baik dan mengacu pada cGMP internasional, CPOB serta Kebijakan dan Panduan Mutu Sanofi Global. Selain itu, PT Aventis Pharma telah memaksimalkan peran Apoteker dengan baik pada posisi kunci.

ABSTRACT
Health is a basic human right and is a must to be fulfilled in realizing the establishment of a good resource. In the health service, drugs becomes one of the important components, so the government is responsible for ensuring the availability of drugs for the community. Cara Pembuatan Obat yang Baik CPOB is a guideline for drug manufacturing for a pharmaceutical industry in Indonesia. The CPOB aims to ensure that drugs are produced consistently, meet the requirements set out as well as in accordance with their intended use. The pharmaceutical industry must have 3 three pharmacists in charge of each area of quality assurance, production, and quality control of pharmaceutical production in accordance with the CPOB. Therefore, Pharmacists are required to possess knowledge and skills in performing pharmaceutical work in the pharmaceutical industry. Apothecary Profession Program of Universitas Indonesia has established a partnership with PT Aventis Pharma in order to organize internship of Apotechary students. PT Aventis Pharma has implemented every aspect of CPOB well and refers to the international cGMP, CPOB as well as the Sanofi Global Quality Policy and Guidelines. In addition, PT Aventis Pharma has maximized the role of Pharmacist well in key positions."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2017
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Jeanita Haldy
"ABSTRAK
Kesehatan merupakan hak asasi manusia dan salah satu unsur kesejahteraan yang harus diwujudkan sesuai dengan cita-cita bangsa Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pancasila dan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Departemen Kesehatan Republik Indonesia, 2009 . Mendapatkan Sediaan Farmasi yang sehat sesuai dengan kebutuhan merupakan hak asasi manusia dan salah satu unsur kesejahteraan yang harus diwujudkan demi terjaminnya masyarakat yang sehat. Industri farmasi yang merupakan Fasilitas Produksi Sediaan Farmasi mendukung upaya peningkatan pelayanan kesehatan. Industri Farmasi wajib memenuhi persyaratan CPOB, yang bertujuan untuk menjamin obat dibuat secara konsisten, memenuhi persyaratan yang ditetapkan dan sesuai dengan tujuan penggunaannya. Oleh karena itu, Apoteker dituntut untuk memliki pengetahuan dan keterampilan dalam melaksanakan pekerjaan kefarmasian di industri farmasi. Program profesi Apoteker Universitas Indonesia bekerja sama dengan PT Aventis Pharma untuk menyelenggarakan Praktik Kerja Profesi Apoteker PKPA . Laporan pkpa ini dibuat sebagai hasil pembelajaran selama PKPA di industri farmasi. PT Aventis Pharma telah menerapkan setiap aspek CPOB dengan baik dan mengacu pada GMP internasional, CPOB, serta Kebijakan dan Panduan Mutu. Serta, PT Aventis Pharma telah memaksimalkan peran Apoteker dengan baik pada posisi kunci.

ABSTRACT
Health is a human right and one of the elements of well being that must be realized in accordance with the ideals of the nation of Indonesia as referred to in Pancasila and the Preamble to the Constitution of the Republic of Indonesia Year 1945 Ministry of Health of the Republic of Indonesia, 2009 . Pharmaceutical Preparations according to the needs of the human rights and welfare of one of the elements that must be realized for the sake of ensuring the healthy society. The pharmaceutical industry is a Production Facility for Pharmaceutical Preparations, support efforts to improve health services. Pharmaceutical industry must meet the requirements of GMP, which aims to ensure the drugs are made consistently, and meet the requirements set in accordance with the intended use. Therefore, pharmacists are required to improve their knowledge and skills in performing work in the pharmaceutical industry pharmacy. Pharmacist Profession Program, University of Indonesia in cooperation with PT Aventis Pharma to hold Internship of Apothecary. Internship report was made as a result of learning during internship in the pharmaceutical industry. PT Aventis Pharma has implemented every aspect of GMP and refers to international GMP, GMP, as well as the Policy and Quality Manual. And also, PT Aventis Pharma has been maximizing the role of pharmacists in key positions."
2017
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Nur Isra
"ABSTRAK
Praktek Kerja Profesi Apoteker di PT Kimia Farma Trade and Distribution cabang Bogor bertujuan agar mahasiswa dapat memahami peranan, tugas, dan tanggung jawab apoteker di PBF, yaitu sebagai penanggug jawab fasilitas distribusi (menyusun, memastikan dan mengawasi penerapan sistem manajemen mutu pada fasilitas distribusi). Tugas khusus yang diberikan dengan judul analisis inspeksi diri pengadaan dan dokumentasi di PT Kimia Farma Trade and Distribution cabang Bogor periode bulan Oktober 2018 yang bertujuan untuk mengetahui sistem pengadaan dan dokumentasi yang dilakukan PT Kimia Farma Trading and Distribution telah memenuhi persyaratan CDOB.

ABSTRACT
Apothecary Profession Internship at the Bogor branch of Kimia Farma Trade and Distribution aims to enable students to understand the role, duties, and responsibilities of pharmacists in PBF, namely as the responsibility of distributing facilities (compiling, ensuring and overseeing the implementation of quality management systems in distribution facilities). Special assignments given with the title of self-procurement and documentation inspection analysis at the Bogor branch of Kimia Farma Trade and Distribution in the period of October 2018 which aims to find out the procurement and documentation system conducted by PT Kimia Farma Trading and Distribution has met CDOB requirements."
2018
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Erni Destiarini
"Praktik kerja profesi di PT Aventis Pharma Periode Bulan Januari ndash; Februari Tahun 2018 bertujuan untuk mengetahui tugas dan tanggung jawab apoteker di industri farmasi dan memahami penerapan Cara Pembuatan Obat yang Baik CPOB di Industi Farmasi. Selain itu calon apoteker juga dapat memiliki gambaran nyata tentang permasalahan pekerjaan kefarmasian di industri farmasi, memiliki wawasan, pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman praktis untuk melakukan pekerjaan kefarmasian di industri farmasi. Tugas khusus yang diberikan yaitu berjudul ldquo;Persiapan Dokumen Registrasi Variasi Mayor Penambahan Tempat Produksi Pada Produk Vaksin X rdquo;. Tujuan dari pelaksanaan tugas khusus untuk mengetahui dokumen apa saja yang harus disiapkan dari produk vaksin dengan perubahan penambahan tempat produksi yang termasuk kedalam kategori variasi mayor.

Internship at PT Aventis Pharma Period January - February 2018 aims to understand the duties and responsibilities of pharmacists in the pharmaceutical industry and the understanding of the application of good manufacturing practice GMP in the pharmaceutical industry. In addition, the pharmacist candidate can also have the insight, knowledge, skills and practical experience to undertake pharmaceutical work in the pharmaceutical industry. The special assignment given is ldquo;Preparation of Registration Document of Mayor 39;s Variation Addition of Production SIte on Vaccine X rdquo;. The purpose of this special assignment is to know what documents should be prepared from vaccine products with addition of production sites belonging to major variation categories.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2018
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Putrie Fiana Azizah
"Praktik kerja profesi di di PT Aventis Pharma Periode Bulan Maret - April Tahun 2018 bertujuan untuk mengetahui tugas dan tanggung jawab apoteker di industri farmasi dan memahami penerapan Cara Pembuatan Obat yang Baik CPOB di Industi Farmasi. Selain itu calon apoteker juga dapat memiliki gambaran nyata tentang permasalahan pekerjaan kefarmasian di industri farmasi, memiliki wawasan, pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman praktis untuk melakukan pekerjaan kefarmasian di industri farmasi. Tugas khusus yang diberikan yaitu berjudul ldquo;Penyiapan Dokumen Registrasi Variasi Major Pada Produk ldquo;X rdquo;. Tujuan dari pelaksanaan tugas khusus di PT Aventis Pharma adalah untuk mengetahui dan memahami penyiapan dan penyusunan dokumen registrasi serta tata cara dan alur registrasi variasi major. Secara umum, PT Aventis Pharma telah menerapkan 12 aspek CPOB dengan baik dan benar, penulis juga telah mendapatkan kemampuan untuk memahami peran, tugas, wawasan dan tanggung jawab apoteker dan memberikan solusi pada permasalahan di industri farmasi.

Internship at PT Aventis Pharma aimed to understand the duties and responsibilities of pharmacists in the pharmaceutical industry and the understanding of the application of good manufacturing practice GMP in the pharmaceutical industry. In addition, the apothecary student can also have the insight, knowledge, skills and practical experience to undertake pharmaceutical work in the pharmaceutical industry. The special assignment given during the internship was called ldquo;Preparation of Major Variation Registration Document on Product X rdquo;. The purpose of this special assignment were to understand how to prepare the registration documents and the procedure of major variation registration. In general, PT Aventis Pharma has applied 12 aspects of GMP well and correctly, the authors also have the ability to understand the roles, duties, insights and responsibilities of pharmacists and provide solutions on products in the industry pharmacy.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2018
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Raihandhana Putradista
"Praktik kerja profesi di PT Aventis Pharma periode bulan Maret- April tahun 2018 bertujuan untuk memahami tugas dan tanggung jawab apoteker dalam memiliki wawasan, pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman praktis untuk melakukan praktik kefarmasian di Industri Farmasi ; dan memiliki gambaran nyata tentang permasalahan praktik kefarmasian di Industri Farmasi serta mempelajari strategi dan kegiatan-kegiatan yang dapat dilakukan dalam rangka pengembangan praktik kefarmasian. Tugas khusus yang diberikan adalah Pelaporan kejadian tidak diinginkan serius pada PT.Aventis Pharma. Tujuan dari tugas khusus adalah untuk memantau efek samping yang mungkin terjadi di suatu Industri Farmasi dan dilaporkan kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan BPOM.

Internship PT Aventis Pharma period of March- April 2018 purpose is to understand duties and responsibilities of pharmacist in Industrial Pharmacy practice; to have knowledge, skills, and experience as a pharmacist in Industrial pharmacy; to learn about challenges and strategies to develop in Pharmaceutical Industry. The specific assignment given is reporting serious undesirable incident on PT. Aventis pharma. The aims of specific assignment is to monitor all possible side effects in the Industry and report it to the National Food and Drug Agency BPOM.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2020
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>