Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 116581 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Puspita Kusuma Putri
"ABSTRAK
Industri farmasi wajib menerapkan Cara Pembuatan Obat yang Baik. CPOB mengatur berbagai aspek penting yang berperan dalam menjamin mutu obat. Salah satu aspek yang diatur dalam CPOB adalah personalia. Apoteker merupakan personil kunci dalam industri farmasi yang berperan sebagai kepala bagian produksi, kepala bagian pemastian mutu, dan kepala bagian pengawasan mutu. Calon apoteker dituntut untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam menerapkan CPOB. PT. Kalbe Farma, Tbk. memberikan kesempatan pada calon apoteker untuk melaksanakan praktik kerja profesi guna mendapat pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman praktis di industri farmasi."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2020
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Nurrayyan
"ABSTRAK
Industri farmasi adalah badan usaha yang memiliki izin dari Menteri Kesehatan untuk melakukan kegiatan pembuatan obat atau bahan obat. Dalam menjamin ketersediaan produk obat di masyarakat, industri farmasi harus mampu menyediakan obat yang berkualitas bagi masyarakat. Obat berkualitas mencakup 3 aspek yaitu khasiat (efficacy), keamanan (safety), dan kenyamanan (acceptability) dalam dosis yang digunakan sesuai tujuan penggunaannya. Untuk memastikan produk obat memenuhi ketiga aspek tersebut, maka terdapat peraturan yang perlu diterapkan di industri farmasi, yaitu ketentuan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB). Salah satu aspek yang terdapat dalam CPOB yaitu personalia. Terdapat tiga personil kunci yang berperan penting dalam penerapan prinsip CPOB di industri farmasi yaitu kepala bagian produksi, pengawasan mutu dan manajemen mutu (pemastian mutu). Ketiga personil tersebut hendaklah seorang apoteker yang terdaftar dan terkualifikasi. Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA) selama 2 bulan dilaksanakan di departemen pemastian mutu, di bagian Product Quality Review (PQR). Bagian PQR bertanggungjawab dalam menyusun sistem untuk melaksanakan dan memeriksa mutu produk dengan melihat trend kualitas produk tahunan (mencakpup kapabilitas, ketangguhan proses dan formula, spesifikasi/parameter produk, stabilita dan waktu kadaluarsa, ada komplain/tidak, bahan awal, bahan pengemas, kualifikasi peralatan dan sarana, dsb) sehingga dapat menjadi acuan untuk langkah-langkah selanjutnya (misal: perbaikan formula, parameter proses, dll).

 

Kata Kunci :

Apoteker, PT. Kalbe Farma, Tbk., CPOB, Pemastian Mutu, Product Quality Review (PQR)

 


Industri farmasi adalah badan usaha yang memiliki izin dari Menteri Kesehatan untuk melakukan kegiatan pembuatan obat atau bahan obat. Dalam menjamin ketersediaan produk obat di masyarakat, industri farmasi harus mampu menyediakan obat yang berkualitas bagi masyarakat. Obat berkualitas mencakup 3 aspek yaitu khasiat (efficacy), keamanan (safety), dan kenyamanan (acceptability) dalam dosis yang digunakan sesuai tujuan penggunaannya. Untuk memastikan produk obat memenuhi ketiga aspek tersebut, maka terdapat peraturan yang perlu diterapkan di industri farmasi, yaitu ketentuan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB). Salah satu aspek yang terdapat dalam CPOB yaitu personalia. Terdapat tiga personil kunci yang berperan penting dalam penerapan prinsip CPOB di industri farmasi yaitu kepala bagian produksi, pengawasan mutu dan manajemen mutu (pemastian mutu). Ketiga personil tersebut hendaklah seorang apoteker yang terdaftar dan terkualifikasi. Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA) selama 2 bulan dilaksanakan di departemen pemastian mutu, di bagian Product Quality Review (PQR). Bagian PQR bertanggungjawab dalam menyusun sistem untuk melaksanakan dan memeriksa mutu produk dengan melihat trend kualitas produk tahunan (mencakpup kapabilitas, ketangguhan proses dan formula, spesifikasi/parameter produk, stabilita dan waktu kadaluarsa, ada komplain/tidak, bahan awal, bahan pengemas, kualifikasi peralatan dan sarana, dsb) sehingga dapat menjadi acuan untuk langkah-langkah selanjutnya (misal: perbaikan formula, parameter proses, dll).

 

"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2020
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Fauzi Rahman
"ABSTRAK
Praktek Kerja Profesi dilaksanakan di PT. Kalbe Farma, Tbk di Lippo
Cikarang. Praktek kerja profesi ini bertujuan untuk mengerti peranan, tugas dan
tanggung-jawab apoteker di industri farmasi; memiliki wawasan, pengetahuan,
ketrampilan, dan pengalaman praktis untuk melakukan pekerjaan kefarmasian di
industri farmasi; memahami penerapan CPOB di industri farmasi; dan memiliki
gambaran nyata tentang permasalahan pekerjaan kefarmasian di industri farmasi.
Prakek kerja profesi yang dilaksanakan di PT. Kalbe Farma, Tbk mempunyai
tujuan khusus yaitu penyempurnaan prosedur induk kemasan primer dan sekunder
sediaan sirup line 5 PT. Kalbe Farma, Tbk serta menarik kesimpulan berupa
rekomendasi terhadap prosedur pengemasan induk kemasan primer dan sekunder
sediaan sirup.ABSTRACT Professional Internship was held at PT. Kalbe Farma, Tbk on Lippo Cikarang.
This professional internship is intended to comprehending and understanding the
role, duties and responsibilities of a pharmacist in the pharmaceutical industry;
having knowledge, skills and practical experience to do the job of pharmacist in
the pharmaceutical industry; comprehending implementation of GMP in the
phamaceutical industry; and having representation of problems in the
pharmaceutical industry. Professional internship at PT. Kalbe Farma, Tbk have a
special assigment. It is improvement main procedure of primary and secondary
packaging for liquid form and take the conclussion whether recomendation face to
main procedure of primary and secondary packaging for liquid form. "
Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2016
PR-PDF
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Karungdeng, Glory Claudia author
"ABSTRAK
Praktik kerja profesi di Industri Farmasi dilaksanakan di PT. Kalbe Farma, Tbk. pada tanggal 6 Juli ? 31 Agustus 2015. Pelaksanaan praktik kerja profesi ini memiliki tujuan umum agar mahasiswa program studi apoteker mengerti peranan, tugas dan tanggung jawab apoteker di Industri Farmasi; memiliki wawasan, pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman praktis untuk melakukan pekerjaan kefarmasian di Industri Farmasi; memahami penerapan CPOB di Industri Farmasi; memiliki gambaran nyata tentang permasalahan pekerjaan kefarmasian di Industri Farmasi.
ABSTRACT Profession internship in Pharmaceutical Industry is held at PT. Kalbe Farma, Tbk.
on July 6th-August 31th 2015. The goals of this internship program are to make students understand roles, jobs and duties of pharmacist in Pharmaceutical
Industry; to make them have insights, knowledge, skills and practical experiences to do pharmaceutical practice in Pharmaceutical Industry; to make them know real
condition of pharmaceutical practice problems in Pharmaceutical Industry. "
Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2016
PR-PDF
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Otniel Aji Yogatama
"Praktik kerja profesi apoteker di PT Kalbe Farma Tbk periode Juli – Agustus 2018 bertujuan untuk mengetahui peranan, tugas dan tanggung jawab apoteker di industri farmasi, memiliki wawasan, pengetahuan, keterampilan dan pengalaman praktis untuk melakukan pekerjaan kefarmasian di industri farmasi, memahami penerapan CPOB di Industri Farmasi serta memiliki gambaran nyata tentang permasalahan pekerjaan kefarmasian di industri farmasi. Praktik kerja profesi apoteker dilaksanakan selama dua bulan yaitu pada bulan Juli hingga Agustus dengan tugas khusus “Product Quality Review (PQR) Periode Februari 2017 – April 2018”. Tujuan dari tugas khusus yang diberikan adalah untuk memahami prinsip Product Quality Review (PQR) PT Kalbe Farma, Tbk. dan cara penyusunan laporan PQR dari pengumpulan data untuk laporan PQR.

Internship at PT Kalbe Farma Tbk in the period July - August 2018 aims to determine the role, duties and responsibilities of pharmacists in the pharmaceutical industry, have insight, knowledge, skills and practical experience to do pharmaceutical work in the pharmaceutical industry, understand the application of GMP in the industry Pharmacy and have a real picture of the problems of pharmaceutical work in the pharmaceutical industry. The work practice of the pharmacist profession is carried out for two months, in July to August with a special assignment "Product Quality Review (PQR) for the period February 2017 - April 2018". The purpose of the specific assignment given is to understand the principle of Product Quality Review (PQR) of PT Kalbe Farma, Tbk. and how to prepare PQR reports from data collection for PQR reports."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2018
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Ignatia Novianta Wulandari
"Praktik Kerja Profesi di PT Kalbe Farma Tbk Periode Bulan Januari - Maret Tahun 2018 bertujuan untuk mengetahui tugas dan tanggung jawab apoteker di industri farmasi dan memahami penerapan Cara Pembuatan Obat yang Baik CPOB di industi farmasi. Selain itu calon apoteker juga dapat memiliki gambaran nyata tentang permasalahan pekerjaan kefarmasian di industri farmasi, memiliki wawasan, pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman praktis untuk melakukan pekerjaan kefarmasian di industri farmasi. Tugas khusus yang diberikan yaitu berjudul ldquo;Pembuatan Lembar Kerja Analisis Analytical Worksheet untuk Bahan Baku rdquo;. Tujuan dari pelaksanaan tugas khusus di PT Kalbe Farma Tbk adalah untuk memahami tahapan proses prakualifikasi WHO dan memahami dokumen yang dibutuhkan dalam proses prakualifikasi WHO dan cara pembuatan dokumen tersebut. Secara umum, PT Kalbe Farma Tbk telah menerapkan 12 aspek CPOB dengan baik dan benar, penulis juga telah mendapatkan kemampuan untuk memahami peran, tugas, wawasan dan tanggung jawab apoteker di industri farmasi.

Internship at PT Kalbe Farma Tbk Period January - March 2018 aims to understand the duties and responsibilities of pharmacists in the pharmaceutical industry and the understanding of the application of good manufacturing practice GMP in the pharmaceutical industry. In addition, the pharmacist candidate can also have the insight, knowledge, skills and practical experience to undertake pharmaceutical work in the pharmaceutical industry. The special assignment given is ldquo;Making Analytical Worksheet for Raw Materials rdquo;. The purpose of this special assignment is to understand the phases of the WHO prequalification process and understand the documents required in the WHO prequalification process and the way in which the document are produced. In general, PT Kalbe Farma Tbk has applied 12 aspects of GMP well and correctly, the authors also have the ability to understand the roles, duties, insights and responsibilities of pharmacists in the industry pharmacy.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2018
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Clara Jikesya
"Praktik kerja profesi di PT Kalbe Farma, Tbk. yang dilaksanakan pada bulan Januari hingga Maret 2018 bertujuan untuk memahami peranan, tugas, dan tanggung jawab apoteker di industri farmasi serta mendapatkan pengalaman praktis untuk melakukan pekerjaan kefarmasian dan penerapan Cara Pembuatan Obat yang Baik CPOB di industri farmasi, sehingga calon apoteker dapat melihat gambaran nyata tentang permasalahan pekerjaan kefarmasian di industri farmasi. Tugas khusus yang diberikan adalah ldquo;Pembuatan Total Productive Maintenance TPM Pocket Book serta Modul Mesin Cetak Tablet, Mesin Pembuat Larutan Coating, dan Mesin Coating Tablet Line 8A rdquo;. Tujuan dari pelaksanaan tugas khusus di PT Kalbe Farma, Tbk. adalah membantu karyawan baru Departemen Produksi untuk mengenal dan memahami pentingnya TPM dan membantu karyawan baru, yaitu operator mesin di Line 8A, untuk mengenal dan memahami fungsi, bagian-bagian, cara mengoperasikan, serta cara membersihkan mesin cetak tablet dan mesin coating tablet. Dari praktik kerja profesi ini dapat disimpulkan bahwa PT Kalbe Farma, Tbk. telah menerapkan 12 aspek CPOB dengan baik dan benar, serta penulis dapat memahami peranan, tugas, dan tanggung jawab apoteker, penerapan CPOB, permasalahan dalam pekerjaan kefarmasian, dan bagaimana apoteker bertindak untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di industri farmasi.

Internship at PT Kalbe Farma, Tbk. which conducted in January to March 2018 aims to understand the role, duties, and responsibilities of pharmacists in the pharmaceutical industry and gain practical experience to undertake pharmaceutical work and the application of Good Manufacturing Practices GMP in the pharmaceutical industry so that the pharmacist candidates can see the real concerns about pharmaceutical work in the pharmaceutical industry. The special assignment given is Creating Total Productive Maintenance TPM Pocket Book and Modules of Tabletting Machines, Coating Solution Mixers, and Tablet Coating Machines in Line 8A . The purposes of this special assignment in PT Kalbe Farma, Tbk. are to help new employees of the Production Department to recognize and understand the importance of TPM and assist new employees, whom machine operators in Line 8A, to know and understand the functions, parts, how to operate, how to clean the tabletting machines and tablet coating machines. From this internship, it can be concluded that PT Kalbe Farma, Tbk. has implemented the 12 aspects of CPOB well and correctly, and the author can understand the role, duties and responsibilities of pharmacists, the application of GMP, the problems in pharmaceutical work, and how pharmacists act to solve the problems in the pharmaceutical industry.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2018
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Sung Endah Permatasari
"Apoteker merupakan personil kunci dalam suatu industri farmasi dan berperan penting dalam menjaga mutu dan keamanan obat yang dihasilkan. Untuk itu, apoteker perlu untuk mengetahui tugas dan tanggung jawab apoteker di industri farmasi dan memahami penerapan Cara Pembuatan Obat yang Baik CPOB di Industi Farmasi, memiliki gambaran nyata tentang permasalahan pekerjaan kefarmasian di industri farmasi, memiliki wawasan, pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman praktis untuk melakukan pekerjaan kefarmasian di industri farmasi dimana hal-hal ini dicapai melalui praktik kerja profesi di PT Kalbe Farma, Tbk. Dalam praktik kerja profesi ini juga dilakukan analisa untuk meningkatkan Batch Right First Time BRFT dalam rangka usaha untuk menurunkan lead time pelulusan produk Toll-Out PT Kalbe Farma, Tbk. dengan PT X yang dibahas dalam tugas khusus. Solusi yang menjadi hasil dari tugas khusus ini berupa perubahan format PPI, namun hasil dari implementasinya belum dapat teramati.

Pharmacists is a key person in pharmacy industry and play an important role at ensure the quality and safety of the drug. There for, future pharmacists need to understand the duties and responsibilities of pharmacists in the pharmaceutical industry the application of good manufacturing practice GMP in the pharmaceutical industry, have the insight, knowledge, skills and practical experience to undertake pharmaceutical work in the pharmaceutical industry which can be reached by internship at PT Kalbe Farma, Tbk. During this internship, the writer conducts analysis to increase Batch Right First Time BRFT in order to decrease lead time of releasing Toll-Out products of PT Kalbe Farma, Tbk with PT X which discussed in special assignment report. The solution as the conclusion of this assignment was a change to production procedure master, but the result of the implementation can rsquo;t be observed yet.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2018
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>