Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 33665 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Lady Yohana
"Penelitian ini menguji pengaruh abnormal audit fee positif dan abnormal audit fee negatif terhadap kualitas audit. Sampel yang digunakan adalah perusahaan-perusahaan non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015 sampai dengan 2017. Penelitian ini menggunakan akrual diskresioner sebagai proksi atas manajemen laba untuk mengukur kualitas audit. Penelitian ini menemukan bahwa abnormal audit fee positif dan abnormal audit fee negatif tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit. Dalam penelitian ini tidak terbukti bahwa abnormal audit fee positif dan negatif mempengaruhi independensi auditor yang dapat berdampak pada kualitas audit. Hal ini menunjukan bahwa walau menerima audit fee di atas normal atau audit fee di bawah normal, kualitas audit yang dihasilkan auditor tetap terjaga.

This study examines the effect of positive abnormal audit fees and negative abnormal audit fees on audit quality. This study used sample of listed non financial companies in Indonesia Stock Exchange using data from 2015 to 2017. This study uses discretionary accruals as a proxy for earnings management to measure audit quality. This study found that positive abnormal audit fees and negative abnormal audit fees did not significantly influence audit quality. In this study it is not proven that the positive abnormal audit fees and negative abnormal audit fees affect auditor independence which can have an impact on audit quality. This shows that even though the auditor receives an audit fee above the normal fee or an audit fee below the normal fee, the audit quality produced by the auditor is maintained."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2019
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Intan Christiana Sari
"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari efektivitas dewan komisaris dan komite audit, kepemilikan keluarga dan kualitas audit terhadap biaya ekuitas perusahan. Penelitian ini menggunakan sampel 68 perusahaan manufaktur (340 observasi) yang terdaftar di BEI periode 2008-2012. Hasil penelitian ini memberikan bukti bahwa efektivitas dewan komisaris dan komite audit berpengaruh signifikan negatif terhadap biaya ekuitas. Kepemilikan keluarga yang diukur dengan hak kendali keluarga berpengaruh signifikan positif terhadap biaya ekuitas. Sementara itu kualitas audit yang diukur dengan KAP big four dan non big four tidak berpengaruh signifikan terhadap biaya ekuitas.

This research aims to examine the effect of the effectiveness of board commissioners and audit committee, family ownership and audit quality on cost of equity. The sample of this research are 68 manufacture firms (340 observations) listed in Indonesia Stock Exchanges period 2008-2012. This study gives evidence that the effectiveness of the Board Commissioners and Audit Committee have a negative significant effect on cost of equity. Family ownership measured by family control rights have a positive significant effect on cost of equity. Meanwhile, audit quality measured by KAP big four and non big four have no significant effect on cost of equity."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2014
S55818
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Marika Suma Raya
"Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh mekanisme corporate governance (CG), kualitas audit, dan impementasi IFRS terhadap kualitas laba pada perusahaan non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2007-2011. Mekanisme CG diproksikan dengan efektivitas dewan komisaris dan komite audit, kualitas audit diproksikan dengan ukuran KAP dan masa perikatan audit, dan implementasi IFRS diproksikan dengan dummy tahun. Kualitas laba dalam penelitian ini dilihat dari empat dimensi, yaitu prediktabilitas, netralitas ketepatan waktu, dan penyajian jujur.
Hasil pengujian menemukan bahwa efektivitas dewan komisaris memiliki pengaruh positif signifikan terhadap prediktabilitas dan ketepatan waktu laba. Efektivitas komite audit juga terbukti memiliki pengaruh positif signifikan pada dua dimensi tersebut ditambah netralitas. Lebih lanjut penelitian ini tidak menemukan bukti empiris pengaruh kualitas audit pada dimensi netralitas dan penyajian jujur. Untuk dua pengukuran lain, ukuran KAP dan masa perikatan audit memiliki pengaruh positif signifkan terhadap prediktabilitas dan ketepatan waktu laba. Pasar terbukti mempunyai respon positif atas implementasi IFRS. Namun pada dimensi lain, secara keseluruhan penelitian ini tidak menemukan indikasi implementasi IFRS mampu mempangaruhi kualitas laba di Indonesia.

The purpose of this study is to investigate the impact of corporate governance (CG) mechanisms, audit quality, and IFRS adoption on earnings quality of non- financial companies listed on Indonesia Stock Exhange for five years period (2007-2011). CG mechanisms is measured by board of commisioner and audit commitee effectiveness, audit quality is measured by audit firm size and audit tenure, and IFRS adoption is measured by year dummy. A multidimensional method is developed to measure earnings quality i.e predictability, neutrality, timeliness, and representational faithfulness.
The results demonstrate significant evidence of a positive association between board commisioner effectiveness and predictive value and timeliness. Audit committee also indicates similar results with an additional influence on neutrality. Furthermore, there is no evidence with regard to the impact of audit quality on earnings neutrality and timeliness. Audit firm size and audit tenure tend to have positive significant impact on earnings quality measured by predictability and timeliness. This study also documents positive market response on IFRS adoption. Overall findings do not suggest IFRS adoption associated with earnings quality in Indonesia.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2013
S46404
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Gracesellia Rianauli
"Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh struktur kepemilikan terhadap biaya audit perusahaan di Indonesia. Struktur kepemilikan perusahaan diukur dengan persentase kepemilikan dari tiga tipe pemegang saham, yakni keluarga, pemerintah, dan institusi. Sampel penelitian terdiri dari 114 perusahaan dengan total observasi sebanyak 217 firms-years dengan data unbalanced panel. Sampel diambil berdasarkan pengungkapan biaya audit perusahaan pada laporan tahunan periode 2011, 2012, dan 2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi kepemilikan mempengaruhi biaya audit secara signifikan. Kepemilikan keluarga, kepemilikan pemerintah, dan kepemilikan institusi mempengaruhi biaya audit secara negatif signifikan.

This study aimed to examine the effect of ownership structure on the Indonesian firm?s audit fee. The structure of corporate ownership is measured by the percentage of ownership of three types of shareholders, namely the family, government, and institutions. The sample of this study consisted of 114 companies with a total of 217 firms-years observation. This study use unbalanced panel data. Samples were taken based on the disclosure of audit fees in the company's annual report for the period 2011, 2012, and 2013. The results show that concentration of ownership affect firm?s audit fee significantly. It shows that family ownership, government ownership and institutional ownership affecting audit costs negatively."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2014
S57306
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Dinda Ayu Kartikasari
"ABSTRAK
Skripsi ini bertujuan untuk meneliti pengaruh tenure dan rotasi audit terhadap kualitas audit. Penelitian ini berargumen bahwa tenure (tenure KAP dan tenure AP) dan kualitas audit dapat memiliki hubungan kuadratik. Selain itu variabel rotasi (rotasi KAP dan rotasi AP) juga diteliti. Kualitas audit diukur dengan menggunakan akrual diskresioner dari sisi netralitas dengan menggunakan model akrual diskresioner lainnya, yaitu Kasznik (1999), Modified Jones (1995), Dechow et al. (2002), dan Kothari et al. (2005). Sampel penelitian adalah perusahaan yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia selain industri keuangan pada periode sebelum regulasi (1999-2001) dan setelah regulasi (2004-2008).

ABSTRACT
Penelitian ini menemukan adanya hubungan kuadratik antara tenure AP dan kualitas audit pada model Kasznik periode sebelum regulasi. Tenure AP berhubungan linier positif dengan kualitas audit pada model Modified Jones dan Dechow periode sebelum regulasi. Sedangkan Tenure KAP berhubungan linier negatif dengan kualitas audit pada model Kaznik. Untuk model lainnya belum ditemukan hubungan yang signifikan, sehingga dalam penelitian ini belum menemukan bukti yang konsisten mengenai pengaruh tenure terhadap kualitas audit. Pada periode sebelum regulasi, rotasi AP berhubungan negatif dan berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit pada model Kaznik, Modified Jones, dan Dechow. Sedangkan rotasi KAP tidak ditemukan adanya pengaruh terhadap kualitas audit.

This thesis aims to examine the effect of audit tenure and rotation of audit quality. This study argues that the tenure (audit firm tenure and audit partner tenure) and audit quality can have a quadratic relationship. The variable rotation (firm rotation and partner rotation) was also examined. Audit quality is measured using discretionary accruals from the side of neutrality with the other discretionary accruals models, namely, Kasznik (1999), Modified Jones (1995), Dechow et al. (2002), and Kothari et al.(2005). Study sample is a company listed on the Indonesia Stock Exchange except the financial industry in the period before regulation (1999-2001) and after the regulation (2004-2008).
This study found a quadratic relationship between partner tenure and audit quality on the model Kasznik in the period before the regulation. Partner tenure positively linearly related to quality audit on Modified Jones model and Dechow model in the period before the regulation. While the Firm tenure negatively linearly related to the quality audit on the model Kaznik. For other models have not found a significant relationship, so in this study has not found a consistent evidence about the influence of audit tenure on audit quality. In the period before the regulation, is negatively related and significant effect of partner rotation on audit quality on Kaznik, Modified Jones and Dechow models. While the firm rotation did not reveal any effect on audit quality.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2012
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Dinda Ayu Kartikasari
"Skripsi ini bertujuan untuk meneliti pengaruh tenure dan rotasi audit terhadap kualitas audit. Penelitian ini berargumen bahwa tenure (tenure KAP dan tenure AP) dan kualitas audit dapat memiliki hubungan kuadratik. Selain itu variabel rotasi (rotasi KAP dan rotasi AP) juga diteliti. Kualitas audit diukur dengan menggunakan akrual diskresioner dari sisi netralitas dengan menggunakan model akrual diskresioner lainnya, yaitu Kasznik (1999), Modified Jones (1995), Dechow et al. (2002), dan Kothari et al. (2005). Sampel penelitian adalah perusahaan yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia selain industri keuangan pada periode sebelum regulasi (1999-2001) dan setelah regulasi (2004-2008).
Penelitian ini menemukan adanya hubungan kuadratik antara tenure AP dan kualitas audit pada model Kasznik periode sebelum regulasi. Tenure AP berhubungan linier positif dengan kualitas audit pada model Modified Jones dan Dechow periode sebelum regulasi. Sedangkan Tenure KAP berhubungan linier negatif dengan kualitas audit pada model Kaznik. Untuk model lainnya belum ditemukan hubungan yang signifikan, sehingga dalam penelitian ini belum menemukan bukti yang konsisten mengenai pengaruh tenure terhadap kualitas audit. Pada periode sebelum regulasi, rotasi AP berhubungan negatif dan berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit pada model Kaznik, Modified Jones, dan Dechow. Sedangkan rotasi KAP tidak ditemukan adanya pengaruh terhadap kualitas audit.

This thesis aims to examine the effect of audit tenure and rotation of audit quality. This study argues that the tenure (audit firm tenure and audit partner tenure) and audit quality can have a quadratic relationship. The variable rotation (firm rotation and partner rotation) was also examined. Audit quality is measured using discretionary accruals from the side of neutrality with the other discretionary accruals models, namely, Kasznik (1999), Modified Jones (1995), Dechow et al. (2002), and Kothari et al.(2005). Study sample is a company listed on the Indonesia Stock Exchange except the financial industry in the period before regulation (1999-2001) and after the regulation (2004-2008).
This study found a quadratic relationship between partner tenure and audit quality on the model Kasznik in the period before the regulation. Partner tenure positively linearly related to quality audit on Modified Jones model and Dechow model in the period before the regulation. While the Firm tenure negatively linearly related to the quality audit on the model Kaznik. For other models have not found a significant relationship, so in this study has not found a consistent evidence about the influence of audit tenure on audit quality. In the period before the regulation, is negatively related and significant effect of partner rotation on audit quality on Kaznik, Modified Jones and Dechow models. While the firm rotation did not reveal any effect on audit quality.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2012
S-Pdf
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Vidyata Annisa Anafiah
"Penelitian ini bertujuan meneliti pengaruh kepemilikan pengendali dan tata kelola perusahaan terhadap tingkat kualitas audit yang diukur dengan AQMS (Audit Quality Metric Score). Hasil pengujian penelitian ini terhadap sampel perusahaan manufaktur dari 2008-2012 yang berjumlah 432 observasi menunjukkan bahwa efek alignment dan entrenchment pemegang saham pengendali berpengaruh positif terhadap tingkat kualitas audit. Tata kelola perusahaan berpengaruh positif terhadap kualitas audit, namun melemahkan efek positif alignment pemegang saham pengendali terhadap kualitas audit.

This research aims to investigate the effect of controlling shareholder and corporate governance to audit quality measured with AQMS (Audit Quality Metric Score). The result of testing to a sample of manufacturing firms from 2008-2012 with a total of 432 observations shows that the alignment and entrenchment effect of controlling shareholder have positive effect to the audit quality. Corporate governance showed a positive effect to the audit quality, but it weakens the positive effect of alignment of the controlling shareholder to the audit quality.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2014
T42498
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Gultom, Elizabeth Rosalina
"Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh tenure audit dan rotasi auditor terhadap kualitas audit, pengaruh ukuran Kantor Akuntan Publik (KAP) terhadap kualitas audit, serta pengaruh moderasi ukuran KAP terhadap hubungan tenure audit dan kualitas audit. Tenure audit dibedakan menjadi tenure KAP dan tenure audit partner (AP). Rotasi auditor dibedakan menjadi rotasi KAP dan rotasi audit partner (AP). Sampel penelitian adalah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2004 hingga 2011, kecuali perusahaan yang bergerak di industri keuangan. Kualitas audit dalam penelitian ini diukur dengan kualitas laba dengan menggunakan tingkat akrual diskresioner (Kasznik, 1999). Tenure KAP dan rotasi KAP terbukti tidak berpengaruh kuadratik terhadap kualitas audit. Tenure AP dan rotasi AP juga tidak terbukti memiliki hubungan kuadratik dengan kualitas audit. Ukuran KAP terbukti berpengaruh positif secara langsung terhadap kualitas audit. Ditemukan pula bahwa pengaruh ukuran KAP memoderasi hubungan antara tenure AP dan kualitas audit. Akan tetapi, tidak ditemukan adanya pengaruh ukuran KAP dalam memoderasi hubungan antara tenure KAP dan kualitas audit. Hasil penelitian ini mengindikasikan perlunya pengkajian lebih lanjut terkait efektivitas peraturan yang membatasi tenure audit.

This research aims to examine the effect of audit tenure and auditor rotation on audit quality, the effect of audit firm size on audit quality, and the moderating effect of audit firm size on the relationship between audit tenure and audit quality. Audit tenure refers to audit firm tenure and audit partner tenure. Auditor rotation refers to audit firm rotation and audit partner rotation. The research samples are public companies that are listed in Indonesia Stock Exchange during 2004-2011 periods exclude the companies in financial industry. Audit quality?s proxy is earnings quality which is measured by the level of discretionary accrual (Kasznik, 1999). This research finds that audit firm tenure and audit firm rotation have no effect on audit quality. Audit partner tenure and audit partner rotation also have no effect on audit quality. There is a positive of audit firm size on audit quality. But, the evidences that support the moderating effect of audit firm size on the relationship between audit firm tenure and audit quality are insufficient. In the other hand, moderating effect of audit firm size on the relationship between audit partner tenure and audit quality shows that the engagement with Big X auditor will give a positive impact on audit quality. The results of this research show that the regulation that limits the audit tenure is a subject of further evaluation."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2013
S46900
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Sari Anggraini
"ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efektivitas peran komite audit, proporsi komisaris independen dan kualitas audit terhadap kualitas akrual. Efektivitas peran komite audit dinilai berdasarkan aktivitas, ukuran dan kompetensi komite audit. Kualitas akrual diukur menggunakan model Dechow dan Dichev (2002) dan dimodifikasi oleh McNichols (2002) dan Francis et al. (2005). Metode analisis yang digunakan adalah regresi berganda. Penelitian ini menggunakan data Bursa Efek Indonesia dengan sampel sebanyak 114 perusahaan manufaktur untuk periode 2008 – 2010. Berdasarkan hasil pengujian, ditemukan bahwa variabel kualitas audit berpengaruh signifikan terhadap kualitas akrual, dan variabel efektivitas peran komite audit berpengaruh signifikan terhadap kualitas akrual. Variabel proporsi komisaris independen tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas akrual, namun apabila perhitungan proporsi komisaris independen disesuaikan dengan masa jabatan anggota komisaris independen, maka variabel tersebut menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kualitas akrual.

ABSTRACT
The aim of this research are to determine the effect of audit committee’s role effectiveness, proportion of independent commissioner and audit quality on accrual quality. The effectiveness of audit committee’s role is measured by activity, size and competence of the audit committee. Accrual quality is measured by using the model which proposed by Dechow and Dichev (2002) and modified by McNichols (2002) and Francis et al. (2005). The method of analysis used multiple regression. This research uses empirical data from Indonesia Stock Exchange with 114 samples from manufacturing firms for 2008 to 2010 period. Based on the test result, this research found that audit quality have a significant impact on accrual quality, and the audit committee effectiveness have a significant effect to accrual quality. Proportion of independent commissioners has no significant effect on accrual quality, but when the calculation of proportion of independent commissioner is adjusted with independent commissioner tenure, the result shows a significant impact on accrual quality."
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2013
T33769
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Khoirina Farina
"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efektivitas peran dewan komisaris, dan komite audit, struktur kepemilikan perusahaan dan kualitas audit terhadap praktik perataan laba. Untuk mengidentifikasi perusahaan yang melakukan praktik perataan laba menggunakan Indeks Eckel (Eckel,1981).
Efektivitas dewan komisaris dan komite audit diukur menggunakan skor berdasarkan karakteristik independensi, aktivitas, jumlah anggota dan kompetensi (Hermawan, 2009). Hipotesis penelitian diuji menggunakan regresi logistik dengan sampel penelitian terdiri dari 125 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2011.
Hasil pengujian menunjukkan perusahaan yang dimiliki dan dikendalikan oleh keluarga memiliki probabilita lebih tinggi untuk melakukan praktik perataan laba dan perusahaan yang dimiliki oleh asing memiliki probabilita lebih rendah untuk melakukan praktik perataan laba. Sedangkan efektivitas dewan komisaris dan komite audit tidak berpengaruh terhadap praktik perataan laba

The purpose of this study is to investigate the effect of the effectiveness of the board commissioners and audit committee, ownership structure, and audit quality on income smoothing. Companies conducted income smoothing are identified by using Eckel Index (Eckel, 1981).
The effectiveness of the board commissioners and audit committee are measured using a score based on their characteristics such as independence, activity, size and competence (Hermawan 2009). The research hypothesis is was tested using logistics regression with sample consisted of 125 companies listed on Indonesian Stock Exchange in 2011.
The result shows that companies owned and controlled by family have higher probability to have income smoothing practices, and foreign ownership have lower the probability to have income smoothing practice. In contrast the effectiveness of the board commissioners and audit committee do not have any influence on income smoothing practice."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2013
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>