Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 134806 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Abrar Nasbey
"Kegiatan pengelolaan deposit terbitan nasional dalam rangka menghimpun, menyimpan, melestarikan dan mendayagunakan koleksi nasional merupakan salah satu peran Perpustakaan Nasional RI Perpusnas yang amat penting dalam mengembangkan koleksi nasional dan melestarikan hasil budaya bangsa. Berdasarkan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah LAKIP Perpusnas 2016 diketahui bahwa hasil penghimpunan Karya Cetak Karya Rekam KCKR pada tahun 2016 adalah sebanyak 32.685 eksemplar atau sebesar 24.1 jika dibandingkan dengan total karya yang terbit di Indonesia, dan dapat disimpulkan dalam kategori rendah. Permasalahan yang saat ini dihadapi antara lain, yang pertama adalah kesulitan dalam melakukan pemantauan penerbit karena Deposit Hanya memiliki daftar penerbit yang pernah menyerahkan terbitannya, namun tidak memiliki daftar semua penerbit di Indonesia, sehingga untuk melakukan pemantauan dibutuhkan proses pemetaan penerbit terlebih dahulu dan melakukan komparasi data dari para penerbit yang telah menyerahkan. Yang kedua yaitu pengelolaan terbitan yang telah diserahkan belum efektif dalam hal kecepatan dan konsistensi data. Hal tersebut terlihat dengan adanya penumpukan dalam proses registrasi, data penerbit yang tidak konsisten, dan pelabelan yang belum terotomasi membutuhkan waktu dan dapat menyebabkan kesalahan pelabelan. Yang ketiga adalah Laporan yang dihasilkan belum memenuhi kebutuhan informasi pengguna sehingga laporan yang dihasilkan oleh sistem perlu di olah kembali oleh pengguna untuk mendapatkan informasi yang di inginkan, dengan demikian membutuhkan waktu dan proses yang panjang tidak efisien. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan sebuah solusi berupa perancangan Sistem Deposit. Perancangan Sistem Deposit pada penelitian ini menggunakan metode pengembangan Systems Development Life Cycle SDLC , dan hanya tahapan analisis dan desain. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan studi dokumen.sehingga menghasilkan system request antara lain kebutuhan untuk mempercepat dan memudahkan proses pemantauan penerbit, mempercepat proses pengelolaan terbitan yang telah diserahkan, dan pembuatan laporan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Dari kebutuhan tersebut dilakukan analisis dan desain menggunakan pendekatan berorientasi objek Unified Modeling Language UML . Dari penelitian ini dihasilkan sistem deposit yang menyediakan fitur untuk menginput data seluruh penerbit beserta terbitannya sehingga mudah melakukan pemantauan penerbit, fitur pencetakan label koleksi secara otomatis untuk mempercepat proses pelabelan dan mencegah terjadi kesalahan pelabelan, fitur input data terbitan bagi penerbit yang akan menyerahkan terbitannya sehingga mempercepat proses registrasi, dan fitur pembuatan laporan dengan menggunakan filtering agar laporan yang dihasilkan dapat memenuhi kebutuhan pengguna.

The management of national deposit activities in order to collect, store, preserve and utilize national collections is one of the important roles of National Library of Indonesia NLI in developing national collections and preserving the nation 39;s cultural products. Based on the Government Institution Performance Report of the National Library of Indonesia 2016, it is known that the results of the recapitulation of Deposit Activities in 2016 is 32,685 copies or 24.1 when compared to the total work published in Indonesia, and can be summed up in the low category. The problems currently faced are the difficulty in monitoring the publisher because the Deposit only has a list of publishers who have submitted their publications, but does not have a list of all publishers in Indonesia, so monitoring is needed to map the publisher first and to compile the data from publishers who have submitted. Secondly, the management of published publications has not been effective in terms of speed and consistency of data. This is evident from the buildup in the registration process, inconsistent publisher data, and unmotified labeling takes time and can cause labeling errors. The third is that the resulting report has not met the needs of user information so that reports generated by the system need to reprocessed if the user to get the desired information, thus requiring time and a long process inefficient. To overcome these problems required a solution in the form of Deposit System design. The design of the Deposit System in this study used Systems Development Life Cycle SDLC development method, only the analysis and design stage. Data collection is done by interview, observation, and document study. Thus generating system request include the need to accelerate and facilitate the publisher monitoring process, to accelerate the management process of the submitted publication, and to prepare the report according to the needs of the user. From these requirements, the analysis and design using the object-oriented approach Unified Modeling Language UML . From this research a deposit system is created that provides a feature to input data of all publishers along with its publications so that it is easy to monitor publishers, automatic label collection feature to speed up the labeling process and prevent labeling errors, input data features for publishers who will submit the publication so as to speed up registration process, and report generation feature by using filtering so that the generated report can fulfill user requirement."
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2018
TA-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Ninda Juwita Putri
"Skripsi ini berfokus pada pemanfaatan koleksi perpustakaan, khususnya koleksi deposit di Perpustakaan Nasional RI. Masalah yang dikaji oleh peneliti yaitu pemanfaatan koleksi deposit serta kendala dan solusi untuk mengatasinya. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah pustakawan pada Sub Direktorat Deposit Perpustakaan Nasional RI. Metode pengumpulan data yang dilakukan, yaitu observasi, wawancara (depth interview), dan analisis dokumen.
Hasil dari penelitian ini adalah pemanfaatan koleksi deposit di Perpustakaan Nasional RI terdiri dari sarana pengawasan bibliografi, pelestarian hasil karya budaya bangsa, serta pendayagunaan oleh pengguna. Koleksi deposit lebih banyak digunakan oleh mahasiswa yang mencari data untuk penelitian tugas akhir. Selain itu juga, pemanfaatan banyak dilakukan oleh penerbit yaitu dengan menyerahkan terbitannya berarti penerbit ikut mengamankan aset yang mereka miliki karena jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan seperti bencana maupun kebangkrutan sehingga mereka tidak memiliki terbitannya lagi, mereka dapat meminta dan mengkopi terbitan yang mereka serahkan ke Perpustakaan Nasional RI.

The focus of this study is utilization of library collection, especially deposit collection in the National Library of Republic Indonesia. Problems studied by the researchers as well as the utilization of constraints and solutions to overcome them. The research approach is qualitative research with case study method. Subjects in this study is the librarian at the Sub-Directorate Deposit of the National Library of Republic Indonesia. Methods of data collection are observation, interviews (depth interview), and document analysis.
The results of this study is the utilization of deposit collection at the National Library RI consists of a means of bibliographic control, preservation of works of national culture, and use by the user. Deposit collection more widely used by college students seeking research data for the final task. In addition, the utilization of many conducted by the publisher to submit they publication mean that publishers participate in securing their assets because if something unexpected happens like a disaster and bankruptcy so that they no longer have they publication, they can request a copy of publication that they submit to the National Library of Republic Indonesia.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2012
S42874
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Emir Fadhil Bashar
"Skripsi ini membahas tentang strategi pengadaan koleksi deposit di Perpustakaan Nasional RI. Skripsi ini menjelaskan tentang deskripsi kegiatan pengadaan koleksi deposit dan mengidentifikasi apa saja hambatan dalam kegiatan pengadaan koleksi deposit di Perpustakaan Nasional RI. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dengan wawancara tidak terstruktur. Kesimpulan dari penelitian ini adalah strategi Perpustakaan Nasional dalam kegiatan pengadaan koleksi deposit, yaitu melakukan mekanisme penyerahan kepada penerbit, sosialisasi, hunting koleksi, dan kerjasama dengan organisasi profesi.Ada hambatan yang ditemui oleh Perpustakaan Nasional RI dalam menjalankan tugasnya, hambatan tersebut adalah, ada penerbit yang mencetak dalam jumlah sedikit, sehingga tidak dapat menyerahkan hasil terbitannya. Hambatan lain adalah cukup banyak wajib serah belum mengetahui tentang Undang-undang Deposit. Selain itu letak geografis yang luas juga berpengaruh terhadap biaya pengiriman yang mahal bagi penerbit. Ditinjau dari segi pengolahan, pustakawan yang mengolah koleksi deposit belum maksimal dalam memproses koleksi yang masuk, sehingga terjadi penumpukan koleksi deposit.
This research describes the acquisition strategy of deposit collections and identify the supporting and barrier in National Library of Indonesia. Qualitative method was used in this research with unstructured interviews. The conclusion of this research is strategic in acquisition activities that is collecting mechanism to the publisher, hunting collections, and cooperations with professional organizations. The obstacles encountered by the National Library in carrying out its duties, there are publishers that printing in small quantities, so they ‘re not able to deliver publications. Thus, some publishers didn’t know about the Deposit Act. Besides, a broad geographical location also affect the cost of shipping is expensive for the publisher. In terms of processing, the librarian whose responsible in processing collections have not been up to process incoming collection, resulting in the accumulation of deposit collection,"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2014
S55327
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Afdini Rihlatul Mahmudah
"Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses pelaksanaan serah simpan koleksi deposit berdasarkan Undang-Undang Deposit dan pengelolaan koleksi deposit meliputi penerimaan, pengolahan, penyimpanan, dan pendayagunaan koleksi deposit hasil pelaksanaan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 1990 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam di Perpustakaan Nasional RI dan Undang-Undang Malaysia Akta 331 Akta Penyerahan Bahan Perpustakaan 1986 di Perpustakaan Negara Malaysia. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, studi dokumen, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1 Pelaksanaan serah simpan koleksi deposit di Indonesia berdasarkan Undang-Undang RI Nomor 4 Tahun 1990 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam sudah dilakukan sejak tahun 1990, sedangkan pelaksanaan serah simpan koleksi deposit di Malaysia berdasarkan Undang-Undang Malaysia Akta 331 Akta Penyerahan Bahan Perpustakaan 1986 sudah dilakukan sejak tahun 1986. 2 Dalam pelaksanaan serah simpan koleksi deposit, jumlah eksemplar yang diserahkan oleh penerbit ke Perpustakaan Nasional RI adalah sebanyak 2 eksemplar untuk terbitan cetak dan 1 eksemplar untuk terbitan non cetak, sedangkan jumlah eksemplar yang diserahkan oleh penerbit ke Perpustakaan Negara Malaysia adalah sebanyak 5 eksemplar untuk terbitan cetak dan 2 eksemplar untuk terbitan non cetak. 3 Koleksi deposit yang diterima oleh Perpustakaan Nasional RI disimpan di gedung Perpustakaan Nasional RI di Jakarta, sedangkan koleksi deposit yang diterima oleh Perpustakaan Negara Malaysia selain disimpan di gedung Perpustakaan Negara di Kuala Lumpur, koleksi deposit juga disimpan di tiga tempat lain yaitu di Daerah Sungai Besi, Sabah, dan Pulau Pinang. 4 Pendayagunaan koleksi deposit di Perpustakaan Nasional RI dilaksanakan di Bagian Deposit, sedangkan pendayagunaan koleksi deposit di Perpustakaan Negara Malaysia dilaksanakan di layanan pemustaka pada Pusat Rujukan. 5 Dalam pelaksanaan serah simpan koleksi deposit, koleksi deposit yang dianggap mahal diserahkan secara gratis ke Perpustakaan Nasional RI, sedangkan Perpustakaan Negara Malaysia dapat mengganti harga buku yang dianggap mahal sebesar 30 dari harga penerbitan. 6 Sanksi pelanggaran terhadap pelaksanaan serah simpan koleksi deposit di Perpustakaan Nasional RI adalah denda sebesar 5 juta rupiah atau pidana kurungan selama 6 bulan, sedangkan sanksi pelanggaran terhadap pelaksanaan serah simpan koleksi deposit di Perpustakaan Negara Malaysia adalah denda sebesar 3 ribu ringgit dan tidak ada pidana kurungan. Selama ini kedua negara belum pernah menerapkan sanksi tersebut kepada pelanggarnya. Hambatan penerbit di Indonesia dalam penyerahan koleksi deposit ke Perpustakaan Nasional RI diantaranya tidak ada penggantian terbitan yang dianggap mahal harganya, terbitan tersebut wajib diserahkan secara gratis dan harus 2 eksemplar. Selain itu masalah biaya pengiriman koleksi ke Perpustakaan Nasional RI. Sedangkan hambatan penerbit di Malaysia dalam penyerahan koleksi deposit ke Perpustakaan Negara Malaysia yaitu penerbit ada yang keberatan menyerahkan terbitan sebanyak 5 eksemplar.Kata Kunci : Undang-Undang Deposit, koleksi deposit, Perpustakaan Nasional RI, Perpustakaan Negara Malaysia

This study aims to describe the process of implementation of deposit collection of deposits under the Deposit Act and deposit collection management includes the reception, processing, storage, and utilization of the results of the implementation of the Law of the Republic of Indonesia Number 4 of 1990 regarding the obligation to store printed and recorded in the National Library of Indonesia and the Law of Malaysia Act 331 Delivery of Library Materials Act 1986 in the National Library of Malaysia. The method used was a case study. The data collection is done with the interview, the study documents, and observation. The results showed that 1 Implementation of deposit collection of deposits in Indonesia based on Law No. 4 of 1990 regarding the obligation to store printed and recorded works have been conducted since 1990, while the implementation of deposit collection of deposits in Malaysia under the Act Malaysia Act 331 Delivery of Library Materials Act 1986 have been conducted since 1986. 2 In the implementation of deposit collection of deposits, the number of copies submitted by the publisher to the National Library of Indonesia is as much as two copies to print publications and 1 copies for non print publications, while the number copies submitted by the publisher to the National Library of Malaysia is as much as 5 copies to print publications and two copies to non print publications. 3 Collection of deposits accepted by the National Library of Indonesia is stored in the building of the National Library in Jakarta, while the collection of deposits received by the National Library of Malaysia besides deposited in building the National Library in Kuala Lumpur, deposit collection is also stored in three other places, namely in the Region Sungai Besi, Sabah and Penang. 4 Utilization of deposit collection at the National Library of Indonesia implemented in Part Deposit, while the utilization of deposit collection at the National Library of Malaysia implemented in the user service in Referral Center. 5 In the implementation of deposit collection of deposits, deposit collections that are considered expensive given free of charge to the National Library of Indonesia, while the National Library of Malaysia can change the price of books that are considered expensive by 30 of the publishing price. 6 Sanctions for violations of the implementation of deposit collection of deposits at the National Library of Indonesia is a fine of 5 million or imprisonment for 6 months, while sanctions for violations of the implementation of deposit collection of deposits at the National Library of Malaysia is a fine of three thousand ringgit and no imprisonment. During these two countries have never apply such sanctions to violators. Barriers publisher in Indonesia in the submission of deposit collection to the National Library of Indonesia of which no reimbursement publication that are considered expensive, the publication shall be submitted free of charge and will have 2 copies. Besides problems shipping fee collection to the National Library of Indonesia. While the barriers publishers in Malaysia in the submission of deposit collection to the National Library of Malaysia is the publisher was no objection to hand over as much as 5 copies published.Keywords Law on Deposit, deposit collection, National Library of Indonesia, National Library of Malaysia "
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2016
T47472
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Diana Farah Indrianti
"Perpustakaan di zaman ini sudah banyak yang memiliki fungsi lain selain fungsi utamanya yaitu untuk membaca dan belajar. Kedua fungsi tersebut memiliki kebutuhan aural yang berbeda. Untuk itu diperlukan pertimbangan akustik dalam mendesain sebuah perpustakaan. Skripsi ini membahas permasalahan akustik yang sering dirasakan oleh pengguna perpustakaan. Metode yang dilakukan dalam mengetahui permasalahan akustik adalah dengan pendekatan soundscape. Pendekatan ini dilakukan untuk menganalisis persepsi dan pengalaman pengguna pada suatu ruang. Setelah mendapatkan permasalahan akustiknya, dapat dianalisis kriteria akustik yang diperlukan untuk mendesain suatu perpustakaan. Kriteria akustik yang dibutuhkan bagi perpustakaan di era modern adalah dengan mempertimbangkan penggunaan material yang dapat menyerap gelombang bunyi dan susunan tata letak ruang yang dapat memisahkan dua fungsi dengan kebutuhan akustik yang berbeda.

Libraries in this era have many other functions besides their main function, namely to read and study. The two functions have different aural needs. For this reason, acoustic considerations are needed in designing libraries. This thesis discusses acoustic problems that are often felt by library users. The method used to find acoustic problems is the soundscape approach. This approach is used to analyze the user's perception and experience in a space. After finding the problem in acoustic, the acoustic criteria needed to design a library can be analyzed. The acoustic criteria needed for libraries in the modern era is to consider the use of materials that can absorb sound waves and the arrangement of space layouts that can separate two functions with different acoustic needs."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2021
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ade Maretha Dwianto
"Penelitian ini membahas mengenai kegiatan akuisisi koleksi di Subdirektorat Deposit Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi akuisisi surat kabar terbitan Jakarta dalam penerapan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1990, faktor yang memengaruhi, serta hambatannya. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode penelitian studi kasus dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan akuisisi koleksi sudah berjalan dengan baik di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dalam penerapan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1990. Namun, dijumpai faktor yang memengaruhi yakni hilang timbulnya penerbit, keterbatasan sarana transportasi, kesadaran wajib serah, sumber daya manusia, komunikasi dan kurang terbukannya penerbit dengan adanya Undang-Undang serah-simpan karya cetak dan karya-rekam. Adapun hambatan yang ditemukan berupa regulasi pajak yang menghambat dan kurang fokusnya pembagian kerja sehingga berdampak kurang baik terhadap penghimpunan karya para wajib serah. Kata kunci: akuisisi, undang-undang nomor 4 tahun 1990, perpustakaan nasional republik indonesia, faktor akusisi koleksi
This study discusses the acquisition activities of collection in the National Library of the Republic of Indonesia. The purpose of this study was to identify the acquisition for newspapers publishing in Jakarta in the implementation of Legal Deposit Act Nomor 4 of 1990, the factors that influence it, and also its resistance. This research is a qualitative method with a case study method and data collection through in depth interviews and participation observation. The results of this study showed that the acquisition activities already exist in the National Library of the Republic of Indonesia. In addition, the common factors that affect the acquisition activities, limited transportation, publisher awareness, human resources, communication and low adherence publisher with the legal deposit act. The obstacles encountered are tax regulation and lack of focus that effect the collecting of works."
2016
S66376
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Tuty Hendrawati
"Penerapan otomasi di perpustakaan dapat menimbulkan dampak yang sangat luas, terutama pada sistem kerja, perubahan manajerial organisasi, serta tanggapan pegawai, maupun tanggapan pemustaka (Pengunjung dan anggota perpustakaan). Oleh karena itu untuk mengetahui tanggapan dari pegawai perpustakaan Nasional terhadap implementasi Sistem Informasi Integrated Library System (INLIS), maka peneliti termotivasi untuk melakukan kajian penerimaan pegawai Perpustakaan Nasional terhadap penggunaan sistem informasi INLIS. Model yang digunakan pada penelitian ini merupakan penggabungan dari model UTAUT Unified Theory of Acceptance and Use of Technology ) yang dikembangkan oleh Venkatesh (2003) dengan model integratif multi level abstraksi (Koh et.al., 2010), serta menggabungkan model Task Technology Fit (Zhou et. al., 2010) dan symbolic adoption (Nah et. al, 2004).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penerimaan yang dapat mempengaruhi pegawai dalam menggunakan Sistem informasi INLIS. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data primer, yang merupakan hasil dari penyebaran kuesioner kepada para pegawai perpustakaan yang berhubungan langsung dengan Sistem informasi INLIS. Analisa data yang digunakan adalah Structural Equation Modelling (SEM) pada program AMOS (Analysis of Moment Structure) dan melakukan Analisis Jalur (Path Analysis).
Berdasarkan hasil analisis terhadap model peneltian yang diuji membuktikan bahwa faktor kualitas informasi (Information Quality) memiliki pengaruh positif terhadap kepuasan atas perolehan informasi (Information Satisfaction) sebesar (CR : 9.982 dan P : 0.000), serta Kapuasan perolehan informasi (Information Satisfaction) memiliki pengaruh positif terhadap harapan pegawai atas performa (Performance Expectancy) sistem INLIS sebesar (CR : 8.367 dan P : 0.000). Adapun faktor yang memiliki pengaruh positif secara lansung terhadap mental penerimaan pegawai (Symbolic Adoption) dalam mengadopsi sistem INLIS adalah harapan atas performa sistem INLIS (Performance Expectancy) sebesar (CR : 2.024 dan P : 0.043) dan faktor harapan upaya pengguna sistem INLIS (Effort Expectancy) sebesar (CR : 3.348 dan P : 0.000). Selain itu pula terdapat faktor Technology Characteristic yang memiliki pengaruh positif terhadap Task Technology Fit sebesar (CR : 3.716 dan P : 0.000).

Application of library automation have a very wide effect, especially on a job system, changes in managerial organization, employee responses, and user responses (Visitors and members of the library). Therefore, to determine the response of the National Library employee on the implementation of the Integrated of National Library and Information System (INLIS), the researchers were motivated to conduct a research on a users acceptance of National Library employee on the use of INLIS. The model in this study is a unity of the UTAUT model (Unified Theory of Acceptance and Use of Technology) developed by Venkatesh (2003) with a model of integrative model of multi-level abstractions (Koh et al, 2010), as well as combining a models of Task Technology Fit ( Zhou et. al., 2010) and symbolic adoption (Nah et. al, 2004).
The aims of the study is to determine the acceptance factors that may affect the employee in using INLIS. This study is using a primary data, which is a result of the questionnaires which has distributed to employees who deal directly with INLIS library information system. Analysis of the data using Structural Equation Modelling (SEM) on the program AMOS (Analysis of Moment Structure) and perform Path Analysis.
Based on the analysis of the research that tested, the model proves that Information Quality factor has a positive impact on information satisfaction of (CR : 9.982 dan P : 0.000), as well as Information Satisfaction had a positive influence on employee expectations on Performance Expectancy of INLIS system (CR : 8.367 dan P : 0.000). The factors that have a positive effect on mental of acceptance (Symbolic Adoption) in adopting the INLIS system is the expectation of INLIS performance (Performance Expectacion) (CR : 2.024 dan P : 0.043) and the expectation factors of the users effort of INLIS System (Effort Expectancy) (CR : 3.348 dan P : 0.000). Beside that, the Technology Characeteristic factors has a positive influence on the Task Technology Fit (CR : 3.716 dan P : 0.000).
"
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2013
TA-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
M. Zain Muttaqien
"Penelitian ini merupakan evaluasi terhadap prosedur pengelolaan koleksi buku terlarang sebagai bagian dari koleksi deposit di Pusat Deposit dan Konservasi Perpustakaan Nasional RI. Wewenang Perpustakaan Nasional RI dalam pengelolaan buku terlarang telah diamanatkan dalam pasal 17 ayat (2) Peraturan Pemerintah nomor 70 tahun 1991. Di dalam Undang Undang tersebut Perpustakaan Nasional mendapat wewenang tertinggi untuk menyimpan dan mendayagunakan seluruh koleksi terlarang. Tujuan penelitian adalah untuk menelaah sejauh mana konsistensi Perpustakaan Nasional dalam mengimplementasikan peaturan tersebut, terutama dalam setiap prosedur pengelolaan yang terdiri dari pengadaan, penyimpanan dan pendayagunaan koleksi deposit. Prosedur ini termasuk pula kerja sama antar lembaga dengan instansi terkait. Pengumpulan data dilakukan lewat wawancara langsung dengan. Kepala Pusat Deposit dan Konservasi Perpustakaan Nasional RI, Dra. Ediyami Bondan Andoko. Selain itu juga dilakukan analisa prosedur terhadap pengelolaan koleksi buku terlarang. Cara analisa prosedur dan susunan pertanyaan dalam wawancara dijelaskan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak satu pun buku terlarang setelah Undang-Undang Deposit, yang terdiri dari Undang-Undang nomor 4 tahun 1990 dan Peraturan Pemerintah nomor 70 tahun 1991 diundangkan terdapat dalam koleksi deposit. Sementara itu ada kemungkinan pada koleksi pra-Undang Undang Deposit terdapat koleksi buku terlarang. Penyebab timbulnya kemungkinan ini dijelaskan. Sebagai bagian dari koleksi nasional dan karya bangsa Indonesia, Perpustakaan Nasional RI harus lebih berani dan agresif dalam mengejar kelengkapan koleksi buku terlarang. Upaya ini mutlak dilakukan, mengingat Perpustakaan Nasional Republik Indonesia telah memiliki dasar hukum yang kuat dengan adanya Undang Undang Deposit tersebut."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 1997
S15608
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Irhamni
"Perkembangan teknologi informasi telah mengubah tatanan birokrasi sehingga Pemerintah RI harus mengadopsi perkembangan teknologi informasi melalui layanan berbasis e-government. Perpustakaan Nasional RI merupakan lembaga pemerintah yang melaksanakan layanan publik informasi terbitan pemerintah berdasarkan UU Deposit. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi dan melakukan perancangan sistem e-government melalui repositori hukum peraturan perundang-undangan yang lebih terstruktur agar lebih mudah ditemukan, lebih fleksibel dalam pencarian serta terintegrasi sehingga termutakhirkan. Metodologi penelitian ini adalah melakukan evaluasi dan perancangan repositori produk hukum. Sampel diambil berdasarkan pada pemeringkatan egovernment Indonesia (PeGI) yang dilakukan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI tahun 2013 yang berpredikat baik. PeGI diperoleh 12 kementerian 10 lembaga non kementerian, 4 provinsi dan 8 kabupaten/kota. Penelitian ini mengevaluasi komponen repositori yang terdiri atas komponen manajemen repositori, komponen interoperabilitas serta komponen human computer interface serta wvaluasi kepuasan pengguna berdasarkan pada QUIS (Questionnaire Of User Interface Satisfaction) terhadap aspek usabilitas serta aspek layanan. Data yang diperoleh diolah dalam bentuk sebaran frekuensi sebaran ketersediaan komponen repositori dalam bentuk persentase dan sebaran rata-rata pada dimensi usabilitas dan dimensi layanan. Pengembangan sistem dilakukan setelah evaluasi sistem yang sedang berjalan Desain sistem baru dibuat berdasarkan rekomendasi atas hasil evaluasi sistem yaitu membuat proses bisnis dan arsitektur sistem serta tampilan user interface yang sesusai standar guna meningkatkan kepuasan pengguna. Hasil penelitian menyatakan bahwa portal e-government bidang repositori produk hukum di Indonesia belum terstruktur, terintegrasi, serta fleksibel. Pengujian menunjukkan belum terstrukturnya komponen manajemen repositori, Pengujian aspek interoperabilitas menunjukkan penggunaan metadata standar belum diterapkan, sementara itu pada ketidak fleksibelan terlihat pada komponen human computer interaction khususnya dalam terlihat ketersediaan fasilitas pencarian. Demikian pula pada aspek usabilitas dan layanan ditemukan masih ada pengguna sistem masih belum puas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah portal e-government layanan terbitan hukum belum efisien, efektif serta belum terintegrasi. Perancangan sistem dilakukan dengan desain sistem yang sesuai standar melalui perancangan ulang proses bisnis dan desain antar muka sistem."
Bogor: Perpustakaan IPB, 2014
020 JPI 13:2 (2014)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>