Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 171002 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Hendry
"ABSTRAK
Quantity surveyor adalah ahli ekonomi kontruksi yang bertugas memastikan semua sumberdaya industri konstruksi digunakan semaksimal mungkin untuk kepentingan klien dengan menyediakan manajemen keuangan proyek selama proses kontruksi. Quantity surveyor berperan dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian pembangunan proyek konstruksi yang berdampak terhadap pencapaian tujuan proyek. Quantity surveyor berperan dalam menyusun anggaran, mengawasi penggunaan anggaran dan mengendalikan penggunaan anggaran. Penilitian ini bertujuan untuk mengembangkan pedoman peran quantity surveyor dalam pembangunan proyek konstruksi untuk meningkatkan kinerja biaya. Dalam penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif pada kriteria-kriteria dengan menganalisa kuesioner dan wawancara dari para responden yang terlibat dalam pembangunan proyek konstruksi. Hasil dari penelitian ini adalah adanya pengembangan peran quantity surveyor dalam proyek konstruksi berupa tabel peran, aktivitas dan untuk kerja.

ABSTRACT
Quantity surveyor is a construction economist in charge of ensuring that all construction industry resources are maximally utilized for the client 39 s interest by providing project financial management during the construction process. Quantity surveyors play a role in the planning, implementation and control of construction projects that have an impact on the achievement of project objectives. Quantity surveyors play a role in budgeting, overseeing budgetary usage and controlling budget usage. This research aims to develop guidelines for the role of quantity surveyors in construction project development to improve cost performance. In this research is done with qualitative approach on the criteria by analyzing the questionnaires and interviews of the respondents involved in construction project construction. The result of this research is the development of quantity surveyor role in construction project in the form of role table, activity and for work."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2018
T50618
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Andri Rahmanda Liady
"Permasalahan dalam Proyek Pembangunan Gedung Bertingkat sering terjadi karena pembengkakan pembiayaan proyek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Peran Konsultan Quantity Surveyor dengan berbasis risiko dalam rangka meningkatkan kinerja biaya dengan cara melakukan identifikasi faktor-faktor risiko dalam Peran Konsultan Quantity Surveyor, kemudian di analisis sehingga diketahui risiko dominan. Dari penelitian ini terdapat 5 lima faktor risiko yang dominan yaitu, risiko kesalahan perhitungan estimasi biaya, risiko biaya yang dikeluarkan lebih besar karena kesalahan dalam menetapkan kriteria dan parameter, risiko kesalahan perhitungan dalam pembuatan BQ, risiko kesalahan dalam pembuatan BQ karena ketidakselarasan dan keterpaduan pada desain dan risiko data yang dibutuhkan untuk perubahan konstruksi tidak lengkap/ tidak akurat. Kemudian dari hasil tersebut dirumuskan penyebab, dampak, tindakan preventif dan tindakan korektifnya. Dari perumusan tersebut didapatkan 10 sepuluh unjuk kerja baru.

Issues in High Building Construction Projects often occur because of the high of project funding itself. This research aims to analyze roles of Quantity Surveyor Consultant based on risks in order to increase cost performance by identifying risk factors in the roles of Quantity Surveyor Consultant, then analyzed to know dominant risk. From this research, there are 5 five dominant risk factors, the risk of cost estimation error calculation, the risk of cost incurred is greater because error in setting criteria and parameters, the risk of calculation error in making BQ, the risk of error in making BQ due to unconformity and integrity On the design and risk of data required for incomplete inaccurate construction changes. Then from the results formulated the causes, impacts, preventive actions and corrective actions. From the formulation, 10 ten new performances criteria are obtained."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2017
T48711
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fauzan A. Sangadji
"Perkembangan konstruksi gedung di dunia semakin kompleks, berteknologi tinggi, serta memiliki tingkat risiko yang tinggi. Namun perkembangan di dunia konstruksi tidak diimbangi dengan peningkatan Kompetensi Quantity Surveyor sehingga berdampak pada keterlambatan kinerja proyek. Untuk itu diperlukan suatu evaluasi terhadap standar Kompetensi Quantity Surveyor sehingga dapat meningkatkan kinerja proyek. Penelitian ini dilakukan melalui metode analisa risiko berbasis PMBOK 2013 yang selanjutnya diolah menggunakan peringkat resiko untuk mengetahui faktor risiko dominan. Hasil yang didapat berupa tindakan preventif dan korektif dalam menangani risiko yang terjadi serta modul pelatihan Kompetensi Quantity Surveyor sehingga meningkatkan kinerja biaya pada proyek konstruksi gedung.

The development of constructability in the World Increasingly Complex, Hightech, and high risk. This issue is not matched by an increase in competence of Quantity Surveyor that have an impact on cost overun in project performance. It required an evaluation of Quantity Surveyor Competency standards to improve project performance. This research was conducted through a risk analysis method based on PMBOK 2013, which subsequently processed using risk rating to determine the dominant risk factors. Results is preventive and corrective action in addressing the risk that occur as well as the Quantity Surveyor Competence training modules resulting in improved project performance."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2016
T46014
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Safri
"ABSTRAK
Tesis ini membahas pengembangan alur komunikasi peran QS Quantity Surveyor dari sisi Owner berbasis risk dalam mengelola/ mendokumentasikan resiko dalam pengelolaan Quantity Surveyor dari sisi Owner untuk meningkatkan kinerja waktu. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode analisa risiko berdasarkan validasi pakar pendapat ahli . Hasil penelitian menyarankan bahwa Quantity Surveyor dari sisi Owner perlu dilibatkan dalam proses perekrutan calon peserta tender; proses perhitungan Surat Penawaran Harga dan pekerjaan tambah kurang juga harus melibatkan Quantity Surveyor dari sisi Owner; dalam setiap proses tender hingga serah terima pekerjaan juga harus memperhatikan penggunaan SOP Standard Operating Procedure.

ABSTRACT
This thesis discusses the development of communication flow of QS Quantity Surveyor role from risk based Owner side in managing documenting risk in managing Quantity Surveyor from Owner side to improve time performance. This research is a qualitative research with risk analysis method based on expert validation expert opinion . The results suggest that the Quantity Surveyor from the Owner side should be involved in the process of recruiting prospective bidders the process of calculating Letter of Offer Price and added less work must also involve Quantity Surveyor from the Owner side in every tender process until the handover of the work must also consider the use of SOP Standard Operating Procedure "
2018
T50858
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Cartlidge, Duncan
London: Spon Press, 2011
692.5 CAR n
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Hegeland, Hugo
Goteinberg: Elanders Boktryckeri Aktiebolag, 1951
332.4 HEG q
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Panjaitan, S. Welsing
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1999
S35927
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rosma Indriyani
"Pembangunan Jalan Tol saat ini sedang gencar dilakukan baik dilakukan oleh Pemerintah maupun oleh pihak swasta. Namun pada pelaksanaannya sering terjadinya keterlambatan penyelesaian pembangunan Jalan Tol. Keterlambatan penyelesaian ini mengakibatkan banyak dampak diantaranya timbulnya potensi klaim, meningkatnya biaya konstruksi yang dapat berimbas kepada meningkatnya biaya investasi hingga merusak image/ citra dari perusahaan dan Pemerintah. Penelitian ini menggunakan pendekatan Project Management Body Of Knowledge (PMBOK) 6th Edition dan PMBOK 7th Edition untuk mengetahui risiko-risiko apa saja yang muncul pada tahap Perencanaan dan Pengendalian Pembangunan Jalan Tol. Studi literatur dilakukan untuk penyusunan variabel, kemudian dilakukan evaluasi pakar, pilot survey, penyebaran kuesioner utama kepada responden, melakukan evaluasi, uji validasi dan reliabilitas, korelasi, analisa faktor. Didapatkan 9 risiko dengan level tertinggi pada tahapan perencanaan dan dan 13 risiko untuk tahapan pengendalian. Dari faktor risiko dominan disusun pengembangan proses berupa penyusunan prosedur sebagai salah satu bentuk mitigasi dari risiko dominan. Penelitian ini melakukan pengembangan terhadap 16 prosedur untuk tahapan perencanaan dan pengendalian. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi Operator Jalan Tol dalam melakukan perencanaan dan pengendalian pembagunan jalan tol, sehingga dapat meminimalis terjadinya keterlambatan penyelesaian pembangunan Jalan Tol.

Toll road construction is currently being intensively carried out by both the government and the private sector. However, in practice there are often delays in completing the construction of toll roads. This delay in completion results in many impacts, including the emergence of potential claims, increased construction costs which can result in increased investment costs and even damage to the image of the company and the Government. This research uses the Project Management Body of Knowledge (PMBOK) 6th Edition and PMBOK 7th Edition approaches to find out what risks arise at the Toll Road Development Planning and Control stage. Literature studies were carried out to prepare variables, then expert evaluation was carried out, pilot surveys were carried out, distribution of the main questionnaire to respondents, evaluation, validation and reliability tests, correlation and factor analysis. There were 9 risks with the highest level at the planning stage and 13 risks for the control stage. From the dominant risk factors, process development is developed in the form of procedures as a form of mitigation of the dominant risk. This research developed 16 procedures for the planning and control stages. It is hoped that the results of this research can provide input for Toll Road Operators in planning and controlling toll road construction, so as to minimize delays in completing toll road construction."
Jakarta: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2024
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ersa Irawan
"Salah satu permasalahan yang sering terjadi di dalam pelaksanaan suatu proyek konstruksi bangunan gedung secara umum, yaitu timbulnya suatu perubahan perubahan pekerjaan, perubahan-perubahan pekerjaan ini biasa disebut dengan istilah change order atau variation order. Perubahan pekerjaan yang bersifat signifikan dan berskala besar akan mempengaruhi kinerja biaya secara keseluruhan.
Untuk itu diperlukan usaha untuk meminimalkan dampak dari change order terhadap kinerja biaya. Salah satu usaha yang dilakukan oleh pemilik proyek dalam pengendalian biaya akibat adanya pekerjaan change order yaitu dengan menggunakan jasa konsultan Quantity Surveyor didalam pelaksanaan proyek konstruksi.
Skripsi ini membahas mengenai peranan konsultan Quantity Surveyor dalam proses pengendalian biaya akibat adanya pekerjaan change order pada proyek konstruksi dan skripsi ini juga membahas mengenai faktor-faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya change order dilihat dari sisi penyebab terjadinya.
Penelitian dilakukan dengan cara penyusunan dan penyebaran kuesioner berupa pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan penelitian. Metode yang digunakan untuk menganalisa data yaitu dengan metode AHP (Analitycal Hierarchy Process).

One of the problems that often occur in the implementation of a building construction project in general, the emergence of a job changes, job changes are commonly referred to as change order or variation order. Changes in work that is significant and large scale will affect the overall cost performance.
It required an effort to minimize the impact of the change order to the performance fee. One of the efforts made by the owner of the project cost control due to the change order work is by using the services of a consultant Quantity Surveyor in the implementation of construction projects.
This thesis discusses the role of consultant Quantity Surveyor in the process of cost control due to the change order work on construction projects and this paper also discusses about what are the factors that caused the change order in terms of cause.
The study was conducted by preparing and distributing the questionnaire in the form of questions related to research. The method used to analyze the data, namely the AHP method (Analitycal Hierarchy Process).
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2015
S61721
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Permadi Soemarahatianto
Depok : UI-Press , 2001
692.5 PER q
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>