Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 13078 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Ulfa Nabeela
"ABSTRAK
Skripsi ini membahas strategi narasi dalam komik Korea berjudul Iljimae 2009 oleh Go Wooyoung. Strategi narasi dalam komik Iljimae didiskusikan melalui plot dan tema yang disajikan pada salah satu dari delapan jilid serial komik Iljimae karya Go Wooyoung, yaitu jilid 1.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi narasi dalam Iljimae yang merupakan salah satu komik Korea tahun 1970-an. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode close-reading, yaitu metode membaca dengan mendetil dan cermat terhadap apa saja yang ada dalam korpus, untuk menganalisis unsur intrinsik dalam komik tersebut, khusunya plot yang dikaitkan dengan tema. Hasil penelitian ini menguatkan penelitian terdahulu bahwa plot pada Iljimae dibangun melalui narasi gijeonche, dan menunjukkan bahwa tema dibangun melalui geukhwa. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa tema yang diusung berkaitan erat dengan situasi masyarakat Korea Selatan pada masa komik ini dibuat, yaitu adanya ketimpangan sosial yang menjelaskan lsquo;keterlantaran rsquo; sebagai identitas Korea. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi bermanfaat terkait narasi pada komik. Selain itu juga diharapkan dapat memberi informasi baru bagi pembaca yang tertarik meneliti manhwa komik Korea.

ABSTRACT
This research analyzes a strategy of narration in Korean comic Iljimae 2009 by Go Wooyoung. The strategy of narration in Iljimae will be disscused from plot and theme presented in volume 1 from the complete eight volumes of the Iljimae comic series. This study will analyze the strategy of narration in Iljimae, a Korean comic from 1970 rsquo s. The method used in this thesis is close reading, a method of reading in detail and carefully about anything inside the corpus, to analyze the intrinsic of the comic especially plot in associate with theme. The result of the research strengthen previous research that plot in Iljimae built through gijeonche narration, and shows how the theme of corpus built through geukhwa. The result of this study also shows that the theme carried by the corpus is closely related to the stuation of Korean society at the time this comic was made, namely the existence of social inequality that describe Korean identitiy as lsquo neglection rsquo. This research is expected to provide useful information related to the narration in comic, as well as to provide information for readers interested in researching manhwa Korean comic. "
2018
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ranti Hisyadiah
"ABSTRAK
Dalam sastra anak, emosi merupakan salah satu tema yang dibahas dan diyakini memiliki kontribusi besar bagi perkembangan kepribadian anak. Karya sastra anak yang dibahas dalam penelitian ini adalah Die Pinabriefe karya Martin Baltscheit tahun 2003. Karya ini menceritakan tokoh anak Henrietta yang kehilangan bonekanya. Selain boneka, ayah Henrietta juga baru saja pergi meninggalkan rumah tanpa memberikan pesan. Selama bonekanya hilang dan ayahnya pergi dari rumah, Henrietta mendapatkan surat-surat yang memiliki elemen fantasi dan sangat mempengaruhi emosinya. Die Pinabriefe merupakan cerita yang berakar dari unsur realita, namun terdapat elemen fantasi melalui model penceritaan Implizierte Sekund ? ? ? ? rwelt atau dunia sekunder secara implisit melalui surat fantasi Pina yang berpergian ke Regenbogenland atau pulau pelangi. Oleh karena itu, penelitian ini akan memperlihatkan bagaimana strategi narasi dalam penggambaran emosi yang diekpresikan oleh tokoh Henrietta terkait dengan tema kehilangan. Penggambaran emosi berfokus pada saat Henrietta dihadapkan antara unsur realitas dan elemen fantasi yang masuk ke kehidupannya. Hasil penelitian yang didapat dengan menggunakan strategi narasi terkait emosi yaitu perlu adanya fantasi pada dunia anak sebagai bentuk anak membutuhkan kesenangan, antisipasi, hiburan dan sebagai bentuk untuk mengimbangi permasalahan tokoh Henrietta dalam kehidupannya, salah satunya rasa kehilangan.

ABSTRACT<>br>
In children literature, emotion is one of themes that being discussed and believed to have a major contribution to the development of the child rsquo s personality. One of children rsquo s literature that discussed in this research is Die Pinabriefe by Martin Baltscheit in 2003. It tells about the character named Henrietta, who lost her doll named Pina. Besides her doll, Henrietta rsquo s father also just left her without leaving any message to her. During the time when Pina is lost and his father is gone, Henrietta gets letter that has a fantasy element and greatly affects her emotion. Die Pinabriefe is a story, which came from the element of reality, but there is also an elements of fantasy through narrations model named implizierte sekundarwelt or implicitly secondaryworld. This secondary world came through Pina rsquo s fantasy latter, who travels to Regenbogenland or the rainbow island. Therefore, this reasearch will show how the narrative strategy in emotional depiction that expressed by Henrietta rsquo s character is related to the theme of loss. Emotional depiction focused on when Henrietta is confronted between the reality and the element of fantasy that enters her life. The results that obtained by using narration strategy related to emotion is that fantasy is important to childrens rsquo world as a form that children requires a pleasure, anticipation, entertainment and to balance Henrietta rsquo s problems in her life, one of them is sense of loss. "
Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2018
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ahmad Irfan Nugroho
"Studi ini bertujuan untuk menguji pengaruh format dan jenis bacaan terhadap memori mahasiswa sarjana tentang materi biopsikologi. Dengan desain penelitian 2 (komik vs. teks) x 2 (naratif vs. eksposisi), eksperimen dilakukan secara daring pada 110 partisipan mahasiswa yang dibagi menjadi 4 kelompok kondisi. Partisipan diminta untuk membaca materi yang sama dalam kombinasi format dan jenis bacaan yang berbeda. Memori diukur melalui tes rekognisi dalam bentuk sepuluh soal pilihan ganda mengenai materi yang telah dibaca sebelumnya. Analisis two-factor ANOVA menunjukkan bahwa tidak terdapat efek utama yang signifikan dari format bacaan maupun jenis bacaan terhadap memori, dan tidak terdapat efek interaksi keduanya terhadap memori. Tidak ditemukannya efek yang signifikan mungkin dipengaruhi oleh sejumlah limitasi pada penelitian. Oleh karena itu, studi lanjutan direkomendasikan untuk dilakukan.

This study investigated the influence of format and type of writing on memory of biopsychology course material in undergraduate students. Using a 2 (comic book vs. text) x 2 (narrative vs. expository) factorial design, an online experiment was conducted on 110 participants who were divided into four conditions. Participants were asked to read the same material presented in four different combinations of formats and writing types. Memory was measured using ten multiple-choice questions about the material read previously. Results of the two-factor ANOVA showed no significant main effect of format and type of writing on memory, and no interaction effect between the two variables on memory. Failure to produce significant results may have been due to the numerous limitations of the study. Thus, further investigation of the topic is recommended."
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2019
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Abrar Khairi Ikhirma
"ABSTRAK
Seiring perkembangan teknologi yang ada kini hampir segala aspek kehidupan di masyarakat telah dipengaruhi oleh teknologi. Salah satunya, muncul aplikasi GO-JEK yang membantu kehidupan kita sehari-hari. GO-TIX adalah sebuah layanan penyedia tiket dan direktori acara secara online yang dimiliki oleh GO-JEK. Layanan ini mulai tersedia sejak Desember 2015 di dalam aplikasi GO- JEK. Sebagai layanan yang berbasis online GO-TIX merupakan salah satu pelopor konsep penjualan tiket dan direktori acara berbasis aplikasi. Namun, keadaannya saat ini setelah satu tahun berjalan GO-TIX masih belum terasa kehadirannya terutama di ranah digital. Ditambah lagi, dilihat dari akun media sosialnya GO-TIX masih belum memiliki engagement dengan para pengguna dan pengikutnya. Dengan tujuan untuk memperkuat keberadaan GO-TIX di ranah digital serta untuk meningkatkan brand engagement GO-TIX dengan pengguna dan pengikutnya, GO-TIX menghadirkan kampanye YukIntipGO-TIX sebagai salah satu cara menunjukkan keberadaannya di ranah digital. Berbagai macam informasi mengenai event serta layanan lainnya tersedia bagi khalayaknya dalam memenuhi kebutuhan hiburan sehari-hari. Biaya untuk enam bulan kampanye dan produksi konten YukIntipGO-TIX adalah Rp 675.674.538 dan akan diadakan juga evaluasi di akhir kampanye serta monitoring selama kampanye berlangsung.

ABSTRACT
Along with the development of technology, now almost all aspects of life in society has been influenced by technology. One of them, GO JEK appears to help our daily lives in every aspects ranging from transportation, food, health, automotive, and entertainment. GO TIX iit self s a service provider of ticketing and online event directory owned by GO JEK. The service has been available since December 2015 on GO JEK app. As a online service based, GO TIX is one of the pioneers of the concept of ticket sales and event directory based applications. However, the current situation after a year of GO TIX yet to be felt its presence, especially in the digital realm. Plus, judging from their social media accounts, GO TIX still has no engagement with their users and followers. With the aim to strengthen the presence of GO TIX in the digital realm as well as to increase brand engagement of GO TIX with users and followers, GO TIX presenting YukIntipGO TIX campaign. A wide variety of information about the event as well as other services available for the audience to meet the needs of users daily entertainment. This six months campaign costs Rp 675.674.538 for the execution and production and in the end of cmapign there will be held campaign evaluation and campaign monitoring during the campaign. "
2017
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Aulia Adila
"Amandemen kebijakan imigrasi tahun 1990 berdampak pada peningkatan warga negara asing di Jepang, terutama yang merupakan keturunan darah Jepang. Warga negara asing yang memiliki keturunan darah Jepang, atau disebut nikkeijin, memiliki kesulitan untuk berasimilasi dan membaur ke dalam masyarakat Jepang. Resesi ekonomi yang melanda Jepang pada tahun 2008-2009 memicu pelaksanaan program pay-to-go yang bertujuan mengirim kembali para nikkeijin ke negara asal mereka. Penelitian ini akan melihat nikkeijin dalam posisi sebagai homo-sacer yang menjadi target praktik biopower oleh pemerintah Jepang.

The Ammandement of Immigration and Refugee Recognition Act in 1990 impacts the raise in foreign population in Japan, especially those with Japanese descendant. Foreigners who is a Japanese descendant, called nikkeijin, have difficulty to assimiliate as well as intergrate into the Japanese society.Economical recess that hits Japan in 2008-2009 triggers the implementation of the pay-to-go programme whose goal is to send back the nikkeijin to their original country. This research will be focusing on how nikkeijin seen as a homo-sacer and how Japanese government implement their biopower through pay-to-go programme."
Depok: Universitas Indonesia, 2014
S58378
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rafly Nugroho
"ABSTRAK
Comic Frontier merupakan sebuah acara ekshibisi karya kreatif yang memberikan kesempatan langsung bagi insan kreatif terutama dalam bidang komik untuk memamerkan serta menjual berbagai hasil karya kreatifnya. Event ini diselenggarakan tahunan sejak tahun 2012. Meskipun sudah diselenggarakan tahunan sejak 2012 namun sekarang mulai banyak muncul event sejenis Comic Frontier diselenggarakan di wilayah sekitar Jabodetabek. Meskipun telah diselenggarakan sejak tahun 2012 akan tetapi, engagement dari khalayak di media digital yang dimiliki oleh Comic Frontier masih belum terlalu tinggi. Selain itu di tengah semakin ketatnya persaingan event pop kultur komik, animasi dan game Comic Frontier masih belum memiliki positioning yang cukup kuat yang bisa membedakan dirinya dengan event lainnya. Berdasarkan temuan yang didapat melalui riset kepada khalayak, Comic Frontier mengusung kampanye dengan ide besar ldquo;Pop Culture Gathering rdquo; serta membawa positioning sebagai ldquo;Indonesian Comic Market rdquo; untuk membedakan event ini dengan event lainnya.Dengan tujuan untuk meningkatkan engagement khalayak di media digital serta saat event berlangsung, kampanye ini disusun berdasarkan berbagai atribut dari temuan khalayak yang suka datang ke Comic Frontier. Dalam rentang waktu 6 bulan masa kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan engagement di media digital melalui berbagai konten interaktif yang mengajak khalayak untuk ikut serta dalam berbagai kegiatan online. Biaya keseluruhan dari kampanye ini adalah Rp397.911.250. Untuk mengukur efektivitas dari kampanye ini juga akan dilakukan evaluasi serta monitoring.

ABSTRACT
Comic Frontier is a creative work exhibition which provides local artists, illustrators, and comic creators to exhibit and sell their creative works. This event has been established since 2012. Nowadays there are many other mirip events held in Jabodetabek. Although this exhibition has been held annual since 2012 but the audiences rsquo engagements in all Comic Frontier rsquo s digital media assets are still low compared to other events. In the midst of tight competition between pop culture events Comic Frontier don rsquo t have any clear and distinctive positiong. Based on the findings from the research done to some audience comes the digital marketing campaign strategy with ldquo Pop Culture Gathering rdquo as the big idea and ldquo Indonesian Comic Market rdquo as its rsquo positioning.To aim the rise of audiences rsquo engagement in digital media and also during the events this campaign is arranged based on the attributes in some findings from the audience who like to come to Comic Frontier. During 6 months this campaign aims to increase the engagements in digital media through the interactive contents which suggest the audience to engage in some online activities on social media and website. The total costs of this campaign is Rp397.911.250. To measure the effectiveness from this campaign there will be some evaluations and monitorings conducted."
2016
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Gunawan Kartapranata
"Dewasa ini komik - terutama komik Jepang, adalah bacaan yang populer terutama di kalangan muda. Salah satunya adalah komik Let's & Go dan lanjutannya, komik Let's & Go Max yang rencananya akan diterbitkan oleh M&C Gramedia Majalah. Komik Let's & Go Max memiliki keunikan, yakni berkisah tentang permainan Mini 4WD Tamiya. Komik ini juga memiliki keterkaitan erat dengan film animasi Let's & Go Max juga dengan permainan Mini 4WD Tamiya. Permasalahannya adalah akhir-akhir ini momentum trend permainan Mini 4WD yang sempat marak pada periode 2002 - 2003 lalu telah usai. Untuk itu perlu mengulang dan membangkitkan kembali trend permainan Mini 4WD untuk dapat mendukung komunikasi pemasaran komik Let's & Go Max yang akan diterbitkan ini. Untuk memenuhi tujuan komunikasi yakni introducing (memperkenalkan) komik baru Let's & Go Max, reminding (mengingatkan) target market akan serunya permainan Mini 4WD dan kisah Let's & Go terdahulu, serta persuading (membujuk) target market untuk segera membeli komik Let's & Go Max, maka disusunlah strategi komunikasi pemasaran komik Let's & Go Max M&C Gramedia Majalah 2004/2005 ini. Strategi komunikasi diwujudkan dalam event lomba Mini 4WD dan mewarnai tokoh Let's & Go Max, iklan cetak dan televisi, sayembara dan bonus, in-store promotion, hingga promosi melalui mailing list forum M&C. Let's & Go Max berusaha memenuhi kebutuhan konsumen akan hiburan, dan menjangkau target market melalui media. Tujuan medianya adalah untuk memperkenalkan komik baru Let's & Go Max, mengingatkan tentang serunya permainan Mini 4WD dan kisah komik Let's & Go terdahulu, sekaligus membujuk target market untuk melakukan aksi pembelian segera. Keseluruhan program komunikasi pemasaran Let's & Go Max ini disusun dalam tiga tahapan promosi dalam jangka waktu 2004 — 2005 dengan budget kurang lebih Rp 212 juta."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2004
S4344
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Asturi Putri
"Perkembangan industri rumah sakit sangat pesat mengakibatkan persaingan menjadi sangat ketat. Setiap rumah sakit dengan berbagai cara berusaha menarik pasien. Namun perkembangan rumah sakit tentu saja menguntungkan pihak pasien sebagai konsumen karena mempunyai banyak pilihan dalam memilih pelayanan kesehatan yang bermutu. Hal ini tentu saja menantang setiap manajernen rumah sakit untuk terus mengevaluasi sistem pelayanan dan tentu saja mengikuti perkembangan dunia usaha ini dengan seksama. Hal yang sama juga dialami oleh rumah sakit Ananda Kompetisi dalam memperebutkan peluang pasar menjadi ketat karena kota Bekasi sangat padat dengan rumah sakit rumah sakit baru baik itu dalam tingkatan pratama sampai rumah sakit international. Rumah sakit Ananda merasa perlu untuk membuat suatu strategi yang memenuhi kebutuhan pasar dan membedakannya dengan pesaing-pesainganya Strategi pemasaran yang dibutuhkan tentu saja bukan hanya melihat lingkungan eksternal dimana konsumen berada namun juga dapat melihat lingkungan internal secara objektif. Sehinggga didapatkan cara terbaik dengan menggunakan dengan maksimal sumber daya yang ada dengan melihat peluang yang ada. Dengan tujuan bisa berkompetisi dalam persaingan industri ini, maka tujuan penelitian ini menyusun strategi pemasaran untuk rumah sakit Ananda.
Metode penelitian ini menganalisa faktor faktor ekstemal dan internal. Analisa ini kemudian akan memperlihatkan potensi potensi yang mendukung strategi pemasaran rumah sakit Ananda dan potensi-patensi yang menghambat dari pengembangan rumah sakit Ananda_ Analisa di lakukan dengan melihat data sekunder, melakukan proyek.i dan melakukan CDMG dengan pihak yang terkait yang dianggap kompeten dalam pelaksanaan strategi pemasaran ini. Analisa posisi rurnah sakit Ananda dalam matriks TOWS memperlihatkan posisi rumah sakit berada dalam kuadran yang menitik beratkan adanya evaluasi pada internal rumah sakit. Dan sisi eksternal rurnah sakit Ananda mendapatkan peluang yang cukup baik. Dengan posisi Rumah Sakit Ananda dibandingkan dengan kompetisi, maka bisa di simpuIkan Rumah Sakit Ananda masih mempunyai peluang yang baik dalam pengembangkan produk-produk layanan. Evaluasi internal rumah sakit sangat dibutuhkan baik itu yang sifatnya jangka pendek dan jangka panjang. Hasil analisa penelitian diharapkan dapat rnenjadi masukan bagi rumah sakit Ananda daiarn pengambilan keputusan strategi pemasaran.

It has kmown that a rapid development at the hospital business makes a very firm competition on the industry. Every hospital will look for all every method to magnetize patients to come to their hospital. In this case, people will the one who have the benefit as the more hospital exist the more people have a chance to choose which the best hospital they want to visit is. This phenomenon will challenge the hospital management team to do their best by evaluating their service system from time to time, as well as updating the newest information on the business development comprehensively. The same situation occurred at the Ananda Hospital. The competition on capturing the market is becoming more difficult and tough as Kota Bekasi has already dense with so many hospitals. New hospitals are emerging with various levels, from an elementary grade hospital level with an international hospital level. To encounter the situation, Ananda Hospital is considering the need for developing a strategy on hospital marketing for fulfilling the market needs which have different approaches from other competitors of the business. The marketing strategy is not only look at the external milieu of the clients but also looking at objectively the internal nature of the patients. Therefore, an optimal way is expecting to use as many as resources in order to fulfill all opportunities subsist. In order to be able to compete in this industrial challenging business, the study has a purpose on developing the marketing strategy for Ananda Hospital.
The method of the study is analyzing the external and internal factors in order to shows as many as possible the potential supports on the marketing strategy and potential obstacles to the hospital development. The analysis is done with several components, i.e. by using the secondary data, doing the projection, and having CDMG with sectors related to marketing strategy which has the competence in implementing the strategy. The position analysis for the Ananda Hospital at the TOWS matrix showed that the hospital is located in the quadrant where the point of an internal evaluation of the hospital should be emphasized. From the external side, the hospital is still having a good opportunity. Therefore, it can be concluded that Ananda Hospital still has a good opportunity in developing some service products in the future. The internal evaluation is strongly needed, both in a short-term and long-term evaluation. The results of the study are expected to give some contributions to the decision makers of marketing strategy team of the hospital.
"
Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 2009
T34334
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Rio Yudha Maulana
"ABSTRAK
Penelitian ini akan membandingkan dua karya sastra melalui kacamata alih wahana. Dua karya yang akan digunakan adalah komik Showcase 4 yang diterbitkan pada tahun 1956 dan serial TV The Flash yang mengudara sejak 2014. Penelitian ini juga menggunakan keunikan struktur yang ada pada masing-masing wahana guna untuk membongkar ideologi yang terkandung didalamnya. Pada tataran tekstual, didapati bahwa Showcase 4 mengandung ideologi dominasi ras mayoritas terhadap ras minoritas di Amerika, sedangkan pada The Flash mengandung ideologi kesetaraan semua ras yang ada di Amerika atau pluralsime. Namun, setelah dikaji lebih mendalam, dibalik gambaran kesetaraan yang ditawarkan The Flash, ternyata masih ada beberapa poin yang menunjukkan adanya dominasi kulit putih terhadap ras minoritas di Amerika. Strategi dominasi yang dilakukan adalah melalui hegemoni. Pada akhirnya, Serial TV yang tampak memiliki ambivalensi ideologis antara pluralisme dan upaya dominasi melalui hegemoni.

ABSTRACT
This study aims to compare two versions of American superhero story The Flash the TV version and the Comic Book version using Adaptation Studies where the theory will reveal that there are changes of ideology between the original comic book of The Flash published in 1956 and its TV series which has been aired since 2014. On a textual level, the researcher found that The Flash rsquo s comic book version Showcase 4 contains an ideological domination conducted by the majority race towards the minorities in the United States, whereas in The Flash TV series there is an ideology of equality of all races in America. However, after studying the TV series rsquo version more in depth, the researcher found that behind the equality ideology offeredin it, there are some points that indicate the presence of white domination against racial minorities in America. The strategy uses to obtain that domination is through hegemony. Ultimately, the researcher comes to the conclusion that although The Flash rsquo s TV series seemed to offer the concept of equality among all Americans, hegemony of white people still exist in it."
[, ]: 2017
T48050
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Gesha Apriliani
"Tujuan penulisan pada jurnal ini adalah untuk membahas mengenai strategi komunikasi yang dilakukan oleh perusahaan GO-JEK dalam melakukan branding pada produk dan perusahaannya untuk membangun brand awareness di masyarakat yang dilakukan melalui media sosial. Membangun brand awareness termasuk sebagai salah satu faktor yang bisa mempengaruhi publik dalam pengambilan keputusan terhadap suatu produk. Kesuksesan yang diraih GO-JEK sebagai perusahaan yang masih dihitung baru juga dipengaruhi dari tingkat brand awareness yang tinggi dari publiknya.

The purpose of writing this article is to discuss the communication strategy undertaken by the company GO-JEK in conducting its branding on the product and the company to create ?brand awareness? for public through social media. Creating ?brand awareness? is one of the factors that could influence the public in decision making of a new product. The success that the GO-JEK achieved as a new company is influenced by high level of ?brand awareness? in public.
"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2016
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>