Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 215848 dokumen yang sesuai dengan query
cover
So Yohanes Jimmy
"ABSTRAK
Studi ini mengaplikasikan model resource orchestration untuk mengamati pembangunan kompetensi manajer subsidiari, dan pengaruhnya terhadap kinerja subsidiari. Model diuji dengan data subsidiari Indonesia yang beroperasi di Nigeria, yang diolah memakai structural equation model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan kompetensi manajer subsidiari lebih dominan dipengaruhi oleh absorptive capacity subsidiari daripada sekedar mengakumulasi pengalaman mengelola sumber daya headquarter dan mitra lokal. Namun kompetensi manajer tersebut harus dimediasi oleh proses akumulasi asset dan pengembangan kapabilitas pada unit-unit bisnis di bawahnya agar mempengaruhi kinerja.Studi ini juga membuktikan bahwa dalam organisasi subsidiari yang kecil, perbedaan persepsi antar manajer dengan latar belakang budaya berbeda terhadap aktifitas rutin sehari-hari seperti aktifitas dalam resource orchestration masih tetap ada. Satu satu kontribusi penting dari studi ini adalah menjelaskan secara detail bagaimana sumber daya yang diinvestasikan headquarter menjadi kinerja di negara tujuan.

ABSTRACT
This study applies resource orchestration model to investigate the building of country manager rsquo s competence, and its influence to subsidiary performance. Model was tested using data of Indonesian subsidiaries operated in Nigeria, which were proceeded using structural equation model. The results show that the building of country manager rsquo s competence is more dominantly influenced by subsidiary rsquo s absorptive capacity than managing headquarter or local partner resources that result the accumulation of experience. However, this manager competence must be mediated by asset accumulation and capability development in the business unit level in order to influence subsidiary rsquo s performance.Furthermore, this study finds that even in a small subsidiary organization, perceptual gap between managers from dissimilar cultures toward common daily activities such as resource orchestration activities still exists. One important contribution of this study is to provide the explanation of how headquarter resources invested abroad are transformed into performance in the host country."
2016
D2428
UI - Disertasi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Goodfellow, Rob
Singapore: KHL , 1997
338.709 5 GOO i
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Wahyu Kusumadi Retnoningtyas
"Kesiapan adalah prekursor kognitif bagi perilaku, baik untuk melawan atau mendukung upaya perubahan. Implementasi kompetensi manajerial perawat manajer di rumah sakit merupakan upaya perubahan yang memerlukan kesiapan. Determinan kesiapan perawat manajer dalam melaksanakan kompetensinya di rumah sakit belum diketahui secara jelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi determinan kesiapan perawat manajer dalam melaksanakan kompetensinya di rumah sakit. Desain penelitian menggunakan cross sectional dengan metode sampling adalah purposive sampling.  Responden adalah 103 perawat manajer yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen yang digunakan merupakan modifikasi dari berbagai tinjauan literatur yang kemudian dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Mayoritas perawat manajer memiliki karakteristik sebagai berikut:  mayoritas berjenis kelamin perempuan, berumur < 45 tahun, memiliki lama kerja 5 – 10 tahun, menduduki jabatan sebagai kepala ruang/nurse officer/supervisor, berpendidikan awal SPK dan D3 keperawatan dan berpendidikan akhir Ners dan S2 keperawatan. Terdapat hubungan antara bimbingan mentoring, kepercayaan terhadap pimpinan, dan partisipasi terhadap upaya perubahan organisasi dengan kesiapan perawat manajer melaksanakan kompetensi manajerial di rumah sakit (p=0.0001-0.016). Implementasi kompetensi manajerial bagi perawat manajer memerlukan kesiapan. Pimpinan rumah sakit beserta jajarannya perlu berupaya meningkatkan kesiapan perawat manajer dengan menetapkan kebijakan dan panduan,
Readiness is a cognitive precursor to behavior, either to resist or support change efforts. The implementation of managerial competence for nurse managers in the hospital is an effort to change the organization. The determinant of the nurse manager's readiness to implement managerial competence is not yet clear. A broad and deep understanding of the determinants is needed. This study aimed to identify determinants of nurse managers' readiness to implement managerial competence in the hospital. A quantitative approach using a cross-sectional design was employed to collect data from 103 nurse managers. Data analyses were performed using chi square and multiple logistic regression. The majority of nurse managers had the following characteristics: female, aged < 45 years old, work duration 5-10 years,  mostly were nurse officers / nurse supervisors, the initial education was vocational and the final education was undergraduate and postgraduate in nursing. There was a relationship between mentorship program, trust in leadership, and  participation in organizational change with the nurse manager's readiness (p = 0.0001-0.016). Readiness is needed by nurse managers to implement managerial competence. Recommendations include establishing policies, providing guidance and facilitating continuous professional development before the assumption of management positions"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2021
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Amin Subekti
"ABSTRAK
Kemampuan adaptasi merupakan element penting keuanggulan kompetitif dalam lingkungan yang turbulen yang dihasilkan dari inovasi Teknologi yang cepat. Meskipun banyak riset mencakup hal ini, namun riset tentang bagaimana kapabilitas organisasi ini dikembangkan di dalam perusahaan sebagai respon terhadap perubahan masih cukup terbatas. Menggunakan praktik yang ada di industri telekomunikasi di Indonesia, riset ini menguji pengaruh praktik-praktik sumber daya manusia terhadap ambidexterity manajerial dan kapasitas organisasi untuk berubah dan selanjutnya terhadap kemampuan adaptasi. Data diambil dari kepala unit organisasiData dikumpulkan dari 252 kepala unit organisasi dari tiga perusahaan operators terbesar di Induti telekomunikasi di Indonesia. Data yang terkumpul diolah dengan menggunakan structural equation modeling SEM . Hasil empiris menunjukkan bahwa implementasi efektif dari serangkaian praktik sumber daya manusia ndash; terdiri dari praktik-praktik pengembangan sumber daya manusia, praktik-praktik hubungan sosial dan praktik-praktik pengukuran kinerja ndash; berkontribusi pada pengembangan ambidexterity manajerial dan kapasitas organisasi untuk berubah; yang pada akhirnya berkontribusi secara positif terhadap kemampuan adaptasi organisasi. Namun demikian, hasil penelitian tidak menunjukkan hubungan yang signifikan anatara kapasitas organisasi untuk berubah dan ambidexterity manajerial. Penelitian ini memberikan kontribusi kepada literatur manajemen dengan memberikan alternatif penjelasan mengenai bagaimana aksi-aksi spesifik dan mekanisme di internal perusahaan dalam mengembangkan kemampuan adaptasi perusahaan.

ABSTRACT
Adaptability represents an important determinant of competitive advantage in turbulent environment such as generated from high speed technology innovation. Despite intense work in the area, how this organisational capability developed inside firm to respond to the dynamic environment, remains poorly researched. Using the practices in mobile telecommunication firms, this study investigates the impact human resources practices on that capability, in order to enhance organisational capacity for change and in turn to improve managerial ambidexterity for adaptability to environmental change. Data was collected from 252 head of organisational units among three biggest mobile telecommunication operators in Indonesia. The collected data was then analysed using structural equation modeling SEM .The empirical results show that effective implementation of a set of HR practices ndash consisting of human development practices, social relations practices and performance management practices contribute to the establishment of managerial ambidexterity and organisational capacity for change which finally contributes positively to adaptability. The findings, however, do not show significant relationship between organisational capacity for change and managerial ambidexterity. These findings contribute to the literatures by providing alternative explanation on the specific actions and mechanism inside firm to develop adaptability."
2017
D2346
UI - Disertasi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Diannisa Nur Rahma
"Dalam arkeologi, adaptasi tidak hanya dapat terjadi pada organisme, namun juga pada budaya. Budaya menjadi sarana menyesuaikan diri yang cepat dan fleksibel bagi manusia. Salah satu contohnya adalah penyesuaian yang dilakukan oleh masyarakat kolonial Belanda dalam membuat bangunan kantor. Perbedaan lingkungan yang signifikan menurunkan kenyamanan bangunan yang dibuat semata-mata hanya berdasarkan pengetahuan rancang bangun gedung Eropa. Oleh karena itu, diperlukan pembangunan yang menyesuaikan dengan lingkungan mereka yang baru. Masyarakat kolonial Belanda mewujudkannya melalui pembangunan material budaya berupa kantor dengan bentuk-bentuk yang menyesuaikan dengan iklim tropis. Salah satunya adalah kantor pusat Staatsspoor en Tramwegen di Bandung. Dengan demikian, penelitian ini bermaksud untuk menguraikan bentuk-bentuk bangunan kantor pusat SS en Tr di Bandung, serta bentuk-bentuk penyesuaian pada bangunan terhadap kebudayaan dan lingkungan. Untuk mencapai hal tersebut, digunakan analisis bentuk dan analisis komparatif dengan membandingkan bangunan kantor di Bandung dan di Utrecht, Belanda. Hasilnya, terdapat 11 karakteristik bentuk bangunan pada kantor pusat di Bandung dan lima bentuk penyesuaian tidak ditemukan pada bangunan kantor di Utrecht.
..... In archaeology, adaptation not only can occur in an organism but also culture. Culture becomes a means of swift and flexible adaptation for humans. For instance, the adaptation that was made by the Dutch colonial society in making a building. It appears that constructing a building based on European knowledge of forms resulted in a certain discomfort. On that account, the depiction of their new environment is essential for building construction. The Dutch colonial society manifested it through material cultures such as offices building with formal adaptation to the culture and environment. The Headquarter Offices of Staatsspoor en Tramwegen is one of the exemplifications of the latter. This paper aims to describe the formal aspects of the buildings as well as identify the forms of adaptation from a cultural and environmental perspective. Such results were procured by certain methods of formal and comparative analysis by identifying and comparing the office buildings in Bandung with the one in Utrecht, Netherland. As a result, there are 11 formal characteristics of Headquarter Offices in Bandung, and five forms resulted from an adaptation process that is not found in Headquarter Offices in Utrecht."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2021
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Muhammad Fathi
Bandung: Syaamil, 2006
658.409 MUH mt
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Megalia Bestari
"ABSTRAK
Penelitian ini menguji pengaruh kemampuan manajerial terhadap kualitas laba yang diproksikan oleh tiga faktor yakni penyajian kembali laba, persistensi laba, dan kualitas akrual. Sampel yang digunakan adalah 147 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan jumlah observasi sebesar 495 selama tahun 2011-2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan manajerial tidak berpengaruh terhadap penyajian kembali laba. Hal ini mungkin disebabkan penyajian kembali di Indonesia lebih dipicu oleh perubahan kebijakan dan penerapan standar akuntansi baru atau revisi PSAK bukan oleh kesalahan estimasi atau justifikasi oleh manajer. Berikutnya, kemampuan manajerial ditemukan berpengaruh positif terhadap persistensi laba dan kualitas akrual. Hasil ini mencerminkan bahwa semakin tinggi kemampuan manajer maka semakin tinggi pengetahuan bisnis, akurasi justifikasi judgment dan prediksi sehingga berdampak pada peningkatan persistensi laba dan kualitas akrual.

ABSTRACT
This study examines the effect of managerial ability on earning quality which proxied by three factors earnings restatements, earnings persistence, and accrual quality. This research uses 147 manufacturing firms listed in the Indonesia Stock Exchange resulting consists of 495 observations year during 2011 2015 . Managerial ability is positively associated with earnings persistence and accrual quality. However, managerial ability does not have an influence on restatement. This may due to the fact that restatement in Indonesia was mostly triggered by the adoption of new policy or accounting standards, not by estimation or justification error performed by manager. This study shows that capable managers are more knowleadgeable running their business, this leads to accurate judgment and forecast which impact to higher earning persistence and accrual quality.Keywords Managerial ability, accrual quality, earnings persistence, earnings restatement"
2017
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Casson, Herbert N
Jakarta: Cahaya Srikandi, 1997
658.409 Cas r
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Said Zainal Abidin
Jakarta: Suara Bebas, 2008
330 ABI s
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>