Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 52591 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Marsha Cipta Rizky Utama Putri
"ABSTRAK
Artikel ini bertujuan untuk memaparkan penggambaran cinta sebagai kebutuhan manusia untuk mengatasi permasalahan eksistensinya yaitu kesepian. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang berlandaskan teori sastra dari pendekatan strukturalisme. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterpisahan merupakan masalah eksistensi manusia: rasa kesepian yang merupakan konsekuensi dari dirinya sebagai manusia yang memiliki kesadaran akan dirinya dan manusia lain yang terpisah darinya. Maka, peneliti menyimpulkan bahwa puisi Pour Toi Mon Amour karya Jacques Pr vert menggambarkan cinta sebagai jawaban atas permasalahan tersebut.

ABSTRACT
This article aims to describe the depiction of love as the human needs to overcome their existensial problem of loneliness. The method used in this study is a qualitative method that is based on the literary theory of structuralism approach. The result indicates that separation is a problem of human existence loneliness is a consequense of himself as a human who has a consciousness of himself and another human apart from him. Thus, the writer concludes that the poem Pour Toi Mon Amour by Jacques Pr vert depicted love as the answer to such problem."
Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2016
MK-pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Nur Aini
"[ABSTRAK
Penelitian ini membahas bagaimana relasi kuasa ditampilkan dalam puisi ?Speak White?, karya Michelle
Lalonde. Isu relasi kuasa ini dilihat dari analisis makna puisi, pilihan kata, dan komunikasi. Penelitian ini
menggunakan metode kualitatif. Sumber data adalah puisi ?Speak White?, karya Michelle Lalonde 1974. Penelitian
ini berkesimpulan bahwa relasi kuasa dalam puisi ini digambarkan melalui kekontrasan keadaan yang terjadi di
antara Canadiens anglais dan Canadiens français.ABSTRACT This study discuss how power relation shown from a poem entitled ?Speak White? by Michelle Lalonde.
The power relation is analized from the meaning, diction and communication of this poem. This study uses
qualitative methods where the data source is ?Speak White? by Michelle Lalonde in the 1974. The conclusions of
this study shows that power relation is formed by different situation between Canadiens anglais and Canadiens
français.;This study discuss how power relation shown from a poem entitled ?Speak White? by Michelle Lalonde.
The power relation is analized from the meaning, diction and communication of this poem. This study uses
qualitative methods where the data source is ?Speak White? by Michelle Lalonde in the 1974. The conclusions of
this study shows that power relation is formed by different situation between Canadiens anglais and Canadiens
français., This study discuss how power relation shown from a poem entitled “Speak White” by Michelle Lalonde.
The power relation is analized from the meaning, diction and communication of this poem. This study uses
qualitative methods where the data source is “Speak White” by Michelle Lalonde in the 1974. The conclusions of
this study shows that power relation is formed by different situation between Canadiens anglais and Canadiens
français.]"
Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2015
MK-PDF
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Iza Radeska
"[ABSTRAK
Jurnal ini membahas tentang analisis makna ?nim? dalam dua puisi karya Kim Sowol yang berjudul 님의
노래(Nimeui Norae, Nyanyian Kekasih) dan 님에게(Nimege,Untuk Kekasih). Kedua puisi ini menarik untuk diteliti
karena keduanya mengandung kata ?nim? yang dapat diinterpretasikan berbeda. Akan tetapi, jika ditelaah lebih
dalam, makna ?kekasih? dalam kedua puisi ini dapat memiliki makna yang berbeda dengan makna ?nim? yang
sebenarnya. Metode penelitian yang digunakan dalam jurnal ini adalah close reading dengan pendekatan struktural
dan semiotik. Studi kepustakaan dilakukan untuk mengetahui latar belakang sosial masyarakat Korea dan penyair
saat kedua puisi ini ditulis. Analisis dalam jurnal ini dikaitkan dengan hakikat puisi, yaitu tema, perasaan penyair,
nada, dan amanat puisi, lalu menerjemahkan keseluruhan kedua puisi ini dengan berfokus pada makna ?nim?. Hasil
dari penelitian ini adalah makna ?nim? dalam puisi yang berjudul Nimeui Norae memiliki makna "negara" dimana
yang dimaksud di sini adalah Korea, sedangkan makna ?nim? dalam puisi yang berjudul Nimege memiliki makna
?kekasih?.ABSTRAK
This journal discusses about the analysis of ?nim??s meaning in two Kim Sowol?s poetries entitled 님의
노래(Nimeui Norae, Lover?s Song) and 님에게(Nimege, For Lover). Both of them are appropriate to study because
the contain of word ?nim? that could be interpreted differently. However, when they examined more deeply, the
word lover in both poetry?s can have different meaning to the"nim? in the real meaning which is interesting to study.
The method used in this journal is closed reading with structural and semiotic approaches. Literature study used to
determine the social background of the Korean and the poets when both them were written. Analysis in this journal
related to the theory of basic of poetry, which is the poetry?s theme, poet?s feeling, tone, and the message of the
poetry. Then, translate both of those poetries with more focus to the meaning of the "nim?. The results of this study
is ?nim? in Nimeui Norae means "country" or Korea. Meanwhile, ?nim? in Nimege means "lover"., This journal discusses about the analysis of “nim”’s meaning in two Kim Sowol’s poetries entitled 님의
노래(Nimeui Norae, Lover’s Song) and 님에게(Nimege, For Lover). Both of them are appropriate to study because
the contain of word “nim” that could be interpreted differently. However, when they examined more deeply, the
word lover in both poetry’s can have different meaning to the"nim” in the real meaning which is interesting to study.
The method used in this journal is closed reading with structural and semiotic approaches. Literature study used to
determine the social background of the Korean and the poets when both them were written. Analysis in this journal
related to the theory of basic of poetry, which is the poetry’s theme, poet’s feeling, tone, and the message of the
poetry. Then, translate both of those poetries with more focus to the meaning of the "nim”. The results of this study
is “nim” in Nimeui Norae means "country" or Korea. Meanwhile, “nim” in Nimege means "lover".]"
Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2015
MK-PDF
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Amalia Puspita
"[ABSTRAK
Renaissance yang muncul di abad ke-16 di Italia mempunyai pengaruh terhadap kesusastraan Prancis, salah satunya adalah puisi « Heureux qui, comme Ulysse... ». Puisi ini ditulis oleh Joachim du Bellay, salah seorang anggota La Pléiade, kelompok penyair yang mempunyai gagasan-gagasan baru dalam kesusastraan Prancis. Melalui analisis aspek-aspek pembangun puisi, yaitu aspek bentuk dan bunyi, aspek semantik, serta aspek pragmatik, tulisan ini membahas patriotisme dalam puisi itu. Penggunaan bahasa Prancis dalam puisi berbentuk soneta alexandrin yang berasal dari Italia menunjukkan patriotisme penyair terhadap negara Prancis. Makna dari puisi ini adalah perasaan cinta dan kerinduan akan tanah kelahiran yang terlihat dari analisis semantik. Analisis pragmatik memaparkan tema patriotisme dalam puisi yang pada abad ini masih bersifat kedaerahan. Akan tetapi, patriotisme ini tidak hanya menunjukkan sifat kedaerahan, namun juga terhadap negara dengan menggunakan bahasa Prancis untuk menghasilkan karya sastra seindah karya dalam bahasa Yunani atau Latin. Ini sesuai dengan tujuan La Pléiade untuk membela dan mempertahankan bahasa Prancis dalam karya mereka Défense et Illustration de la langue française.ABSTRACT Renaissance that emerged in the 16th century in Italy had its impact towards French literature, as in the poetry « Heureux qui, comme Ulysse... ». This poetry was written by Joachim du Bellay, one of the members of La Pléiade, a group of poets that had brought new ideas for French literature. Through the analysis of some aspects, such as form and sound, semantics, and pragmatics, this article studies patriotism of the poetry. The fact that the poet used French for this sonnet alexandrin originated from Italy shows his patriotism for his country. The meaning of the poetry is a feeling of love and yearn for his motherland which can be seen through semantics analysis. Pragmatics analysis explain the theme of patriotism that was still provincial during that century. However, patriotism of this poetry was not only provincial, as the poetry also presented patriotism for the country by using French to create belles-lettres as beautiful as those written in Greek or Latin. It is in accord with the purpose of La Pléiade to defend and maintain French language as mentioned in their masterpiece Défense et Illustration de la langue française.;Renaissance that emerged in the 16th century in Italy had its impact towards French literature, as in the poetry « Heureux qui, comme Ulysse... ». This poetry was written by Joachim du Bellay, one of the members of La Pléiade, a group of poets that had brought new ideas for French literature. Through the analysis of some aspects, such as form and sound, semantics, and pragmatics, this article studies patriotism of the poetry. The fact that the poet used French for this sonnet alexandrin originated from Italy shows his patriotism for his country. The meaning of the poetry is a feeling of love and yearn for his motherland which can be seen through semantics analysis. Pragmatics analysis explain the theme of patriotism that was still provincial during that century. However, patriotism of this poetry was not only provincial, as the poetry also presented patriotism for the country by using French to create belles-lettres as beautiful as those written in Greek or Latin. It is in accord with the purpose of La Pléiade to defend and maintain French language as mentioned in their masterpiece Défense et Illustration de la langue française., Renaissance that emerged in the 16th century in Italy had its impact towards French literature, as in the poetry « Heureux qui, comme Ulysse... ». This poetry was written by Joachim du Bellay, one of the members of La Pléiade, a group of poets that had brought new ideas for French literature. Through the analysis of some aspects, such as form and sound, semantics, and pragmatics, this article studies patriotism of the poetry. The fact that the poet used French for this sonnet alexandrin originated from Italy shows his patriotism for his country. The meaning of the poetry is a feeling of love and yearn for his motherland which can be seen through semantics analysis. Pragmatics analysis explain the theme of patriotism that was still provincial during that century. However, patriotism of this poetry was not only provincial, as the poetry also presented patriotism for the country by using French to create belles-lettres as beautiful as those written in Greek or Latin. It is in accord with the purpose of La Pléiade to defend and maintain French language as mentioned in their masterpiece Défense et Illustration de la langue française.]"
Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2015
MK-PDF
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Kaisya Fitriasari
"ABSTRAK
Puisi yang merupakan hasil ekspresi sesorang yang dituangkan dalam tulisan menciptakan berbagai interpretasi tergantung pada pemahaman setiap individu yang menganalisisnya. Dalam jurnal ini, penulis memaparkan tentang analisis dari sebuah puisi yang berjudul Ighdhab. Puisi ini ditulis oleh seorang penyair masyhur dari Damaskus, Suriah bernama Nizar Qabbani. Tujuan dari penulisan jurnal ini adalah untuk memaparkan unsur yang membentuk puisi Ighdhab karya Nizar Qabbani, mulai dari latar belakang dan biografi penyair puisi, struktur dan isi yang ada dalam puisi, serta mengetahui makna dan pesan yang ingin disampaikan oleh penulis melalui puisi Ighdhab dengan cara menganalisis setiap larik dari puisi ini menggunakan berbagai aspek seperti analisis struktur puisi dan analisis intrinsik puisi. Metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah deskriptif analitis dengan pendekatan struktural semiotik. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori analisis struktur dan isi pada puisi dilihat dari bait, enjambemen, aspek semiotik, tipografi, isotopi, dan unsur retorika balaghah . Sebelum menganalisis, penulis menerjemahkan puisi ke dalam bahasa Indonesia terlebih dahulu kemudian mengumpulkan data mengenai ilmu dari aspek-aspek puisi yang akan digunakan dalam analisis puisi ini. Apabila data sudah terkumpul, dan materi sudah dipahami, maka tahap selanjutnya adalah menganalisis isi dari puisi ini. Berdasarkan hasil analisis struktur dan isi, puisi Ighdhab termasuk ke dalam puisi yang mudah dicerna dan dipahami karena penggunaan gaya bahasa yang lugas, sederhana tetapi bermakna, dominasi penggunaan diksi yang bermakna eksplisit, dan retorika yang didominasi oleh ilmu ma rsquo;ani menjadikan puisi Ighdhab karya Nizar Qabbani termasuk dalam jenis puisi diafan.

ABSTRACT
Poem is the result of the expression of someone that was poured in writing creates various interpretations depending on the understanding of each individual who analyzes it. In this journal, the author describes the analysis of a poem titled Ighdhab. This poem was written by a famous poet from Damascus, Syria named Nizar Qabbani. The purpose of this journal is to describe the elements that make up the poetry of Ighdhab by Nizar Qabbani, from the background and biography of the poem, the structure and contents of the poem, and to know the meaning and message that the writer wishes to convey through Ighdhab poem by analyzing each array of these poems uses various aspects such as the analysis of poetic structure and intrinsic analysis of poem. The method used by the authors in this study is descriptive analytical with semiotic approach structural. The theory used in this research is the theory of structural analysis and content in poem seen from the stanza, enjambemen, semiotic aspects, typography, isotopi, and element rhetoric balaghah . Before analyzing, the author translated the poem into Indonesian first and then collected data on the science of the aspects of poetry that will be used in the analysis of this poem. When the data has been collected, and the material is understood, the next step is to analyze the contents of this poem. Based on the results of structural analysis and content, the Ighdhab poem belongs to an easily digestible poem and is understood because the use of straightforward, simple but meaningful language styles, the dominance of explicitly explicit usage, and the dominating rhetoric of ma 39 ani makes the Ighdhab poem by Nizar Qabbani is included in the type of diafan poem."
Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2018
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Vetty Andiana
"ABSTRAK
Adnan Al-Sayegha adalah penyair Irak yang diasingkan dari negaranya. Salah satu puisi yang ia buat dalam pengasingannya adalah puisi al-?ab?r ?il? manf?. Adab Al-Mahjari adalah puisi yang dibuat oleh diaspora Arab di Amerika. Meskipun tidak tinggal di Amerika, Adnan Al-Sayegh termasuk diaspora Arab yang tinggal di luar Arab. Dalam jurnal ini, akan dibahas kesesuaian antara puisi al-?ab?r ?il? manf? yang dibuat oleh Adnan Al-Sayegh dengan puisi mahjari. Dengan menganalisis struktur dan isi serta mencari tema puisi, akan ditemukan kesesuaian antara keduanya. Selain tema, dalam jurnal ini, akan dibahas mengenai gaya bahasa dalam puisi al-?ab?r ?il? manf? dengan menggunakan teori balaghah.Puisi al-?ab?r ?il? manf? tidak lagi memiliki ciri-ciri puisi tradisional arab yang menggunakan aturan-aturan terikat. Strukturnya mengikuti puisi-puisi barat modern dengan penggunaan rima bebas dan letak puisi yang tidak mengikuti aturan tertentu. Melalui isi puisi ini, tema yang ditemukan adalah kebebasan dari penindasan. Tema ini merupakan penyampaian perasaan penyair dalam pengasingannya. Baik dari struktur maupun isi, puisi al-?ab?r ?il? manf? memiliki kesesuaian dengan ciri-ciri puisi mahjari. Penyair banyak menggunakan gaya bahasa yang memiliki makna konotatif seperti al- isti rsquo;aarat dan majaz mursal.

ABSTRACT
Adnan Al Sayegha is an exiled poet from Irak. One of the poem he made in his exile was al ab r il manf .. Adab Al Mahjari is a type of poem that are made by Arabic diaspora who emigrated to America. Even though he does not live in America, Adnan Al Sayegh is one of Arab diaspora who lives outside of his fatherland. This journal will discuss compatibility between the poem al ab r il manf that was written by Adnan Al Sayegh and mahjari poem. By analyzing structure and content of the poem along with the theme, researcher will be able to find the compatibility between the two. Aside from that, this journal will also discussed languages styles used in al ab r il manf using balaghah to analyze it. Al ab r il manf , no longer have the characteristics of traditional arab poems. The poem follow the structure of modern poetry by using free verse and tipography that does not follow any rules. In this poem, the theme that were found was freedom from oppression. This theme is used by the poet to convey his feelings about his exile. Bothe the structure and the content of this poem have compatibility with mahjari poems. A lot of the language style that were found in this poem are the ones with connotative meaning such as al isti rsquo aarat dan majaz mursal."
Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2018
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Inggrit Eunike Novaleta
"ABSTRAK
Artikel ini membahas mengenai makna perempuan dan malam dalam Nuit de Sine, puisi karya L opold S dar Senghor tahun 1945. Penelitian puisi ini didasarkan pada studi kepustakaan dengan menggunakan teori analisis semantik untuk melihat makna denotatif dan konotatif dari puisi ini. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa sosok perempuan yang digambarkan dalam puisi ini merupakan bentuk pemujaan akan benua Afrika. Sementara itu, malam merupakan gambaran Afrika yang menjadi tempat peristirahatan terakhir sang penulis.

ABSTRACT
This article discusses the meaning of woman and night in the Nuit de Sine, a poem written by Leopold Sedar Senghor, published in 1945. This study is based on library research literature using semantic analysis theory to find the denotative and connotative meaning of woman and night. The results showed that the female figures depicted in this poem is a form of worship of the African continent. Meanwhile, the night is a form of Africa itself that became the final resting place of the author. "
Fakultas Ilmu Pengatahuan Budaya Universitas Indonesia, 2016
MK-pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Fera Anggriana
"ABSTRAK
Jurnal ini membahas struktur dan makna dua puisi Ahmed Mattar. Metode yang digunakan adalah metode analisis deskriptif. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami struktur dan makna puisi Ahmed Mattar, sehingga dapat menambah wawasan yang lebih luas tentang puisi Ahmed Mattar yang sudah menyebar dan terkenal. Dari penelitian ini ditemukan bahwa Dari dua puisi Ahmed Mattar yang penulis analisis, yaitu ldquo;Aqsaa minal I rsquo;daam rdquo; dan ldquo;kabuus rdquo; dapat disimpulkan bahwa struktur puisi Ahmed Mattar sangat simpel. Hal ini dapat dilihat dari tipografinya yang tetap berada di tengah, tidak ada larik yang tidak teratur penempatannya. Jumlah bait dan lariknya pun sangat sedikit dan pendek, sehingga dapat dikategorikan sebagai puisi epigram. Demikian pula, jika dilihat dari aspek isinya. Dengan tipografi yang sangat sederhana, menyebabkan tidak banyak ide yang tersalurkan. Hal ini dapat dilihat dari aspek retorikanya yang tidak banyak menggunakan gaya bahasa dan penggunaan simbol yang tidak banyak memberikan pengaruh apa-apa, sehingga kedua puisi tersebut dapat dikategorikan sebagai puisi diafan, puisi yang mudah dicerna.

ABSTRACT
Abstract This journal discusses the structure and content of the two poems by Ahmed Mattar. The method used is descriptive analysis method. The purpose of this study is to understand the structure and content of poetry by Ahmed Mattar, so it can add a greater insight into the poetry of Ahmed Mattar widespread and well known. From this study, it was found that from the two poems of Ahmed Mattar, namely Aqsaa minal I 39 daam and kabuus it can be concluded that the structure of the poem is very simple. It can be seen from typography that remain at the center, not cluttered. Total of bayt and array were very little and short, so it can be categorized as an epigram poetry. Similarly, when viewed from the aspect of its contents. With a very simple typography, cause not many ideas are channeled. It can be seen from the aspect of rhetoric is not much use style and using of symbols which little to influence anything, so both the poem can be categorized as Diafan poetry, poetry that is easy to digest."
Fakultas Ilmu Pengatahuan Budaya Universitas Indonesia, 2017
MK-pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Ruth Rosati
"ABSTRAK
Artikel ini membahas proses pencarian makna kehidupan yang dianalisis dari aspek sintaksis, bunyi, semantik konotasi dan tema pada puisi arch ologie karya Joseph Paul Schneider. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif, sedangkan pendekatan yang dipilih adalah pendekatan tekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi Arch ologie merupakan puisi yang memiliki makna konotatif, Puisi tersebut merupakan penggambaran dari pencarian tujuan dan makna kehidupan.Arch ologie, terdiri dari empat bait dan masing-masing bait terdapat jumlah larik yang berbeda-beda, dan rima yang tidak beraturan

ABSTRACT
This article analyzes the process of finding the meaning of life which is analyzed from the aspect of syntax, sound, semantic connotation and theme of the poem Archeologie by Joseph Paul Schneider. This research is classified as a qualitative research by using a descriptive argumentative method and structural approach. The result of this article shows that Archeologie poetry is poetry that has a connotative meanings. The poem is a depiction of the search purpose and meaning of life.Archeologie, consists of four stanzas and each stanza are number of different lines, and irregular rhyme."
Fakultas Ilmu Pengatahuan Budaya Universitas Indonesia, 2016
MK-pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Dewi Ambar Wahyuningtyas
"Skripsi ini membahas tentang krisis identitas yang dialami oleh Niki Jumpei, bagaimana ia memecahkan masalah itu, sampai ia berhasil mendapatkan identitas baru selama berada dalam tawanan dan menjadi pekerja paksa di sebuah desa miskin di daerah berpasir dalam novel Suna no Onna karya Abe Kobo. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pedekatan strukturalisme dan metode penelitian kepustakaan.
Hasil penelitian yang diperoleh adalah Niki Jumpei mengalami sebuah keruntuhan identitas, dan ia mendapatkan sebuah kebebasan seorang individu yang berkuasa atas dirinya sendiri sebagai bentuk identitas barunya.
The focus of this study is crisis in identity of Niki Jumpei, how he solved the problem, until he found a new identity when he is trapped and done a communal slavery in the poor village at the desert in Abe Kobo?s novel, Suna no Onna. This research is descriptive analysis, and the data were collected by the theory of strukturalism.
The result of this research are the protagonist, Niki Jumpei, has a crisis of identity and then he can find his new self. He becomes free and has a freedom to do anything and the others can not interfere with his decision.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2009
S13703
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>