Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 168714 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Tara Aprilia Widianti
"ABSTRAK
Silver Diamine Fluoride memiliki kandungan ion fluor yang dapat menaikkan konsenstrasi ion fluor, meningkatkan potensi remineralisasi lesi enamel dan menghasilkan kenaikan bioavailibitas konsentrasi ion fluor pada saliva. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kandungan ion fluor dalam saliva sebelum dan setelah aplikasi Silver Diamine Flouride. Metode yang dilakukan adalah stimulated saliva dikumpulkan untuk kemudian diukur kandungan ion fluor nya dengan menggunakan alat ion selective electrode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kandungan ion fluor pada saliva yang bermakna p < 0,05 antara kelompok waktu sebelum, sesaat setelah, dan 1 jam setelah aplikasi SDF. Terdapat hubungan antara konsentrasi kelompok waktu sebelum, sesaat setelah, dan 1 jam setelah aplikasi SDF dengan berat badan subjek. Dapat disimpulkan bahwa konsentrasi ion fluor saliva mengalami peningkatan sesaat setelah aplikasi SDF, dan kemudian akan turun kembali ke konsentrasi awal 1 jam setelah aplikasi.

ABSTRAK
Silver Diamine Fluoride is consist fluoride that can increase fluoride concetration in saliva, remineralization process, and bioavailability of fluoride in saliva. The purpose of this study was t o analyze the difference of fluoride concentration in saliva between before and after Silver Diamine Fluoride application on enamel. The methods is to collect Stimulated saliva of 4 subjects and then measure the concentration of fluoride using ion selective electrode. The results showed that there were significant differences in the phosphate concentration."
2016
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Dessy Luciana Sari
"ABSTRAK
Silver Diammine Fluoride SDF memiliki kandungan fluor yang diketahui dapat menghambat proses demineralisasi email gigi dan dapat meningkatkan konsentrasi ion fluor dalam saliva dan urin. Tujuan : Menganalisis konsentrasi ion fluor dalam urin setelah aplikasi SDF pada email gigi. Metode: Urin dari empat subjek penelitian dikumpulkan sesaat sebelum, 30 menit setelah, 2 jam dan 3 jam setelah aplikasi SDF dan dianalisis konsentrasi ion fluornya dengan menggunakan alat Ion Selective Electrode. Hasil: Tidak ada perbedaan yang bermakna antara waktu 1 dan waktu 2, waktu 1 dan waktu 3, waktu 1 dan waktu 4, waktu 2 dan waktu 3 p>0.05 serta terdapat perbedaan yang bermakna antara waktu 2 dan waktu 4 serta waktu 3 dan waktu 4 p

ABSTRAK
Background Silver Diammine Fluoride SDF , which content fluoride is known to inhibit tooth enamel demineralization process and increase fluoride concentration in saliva and urine. Objective Analyzing the fluoride concentration in urine after application of SDF on tooth enamel. Methods Urine from four subjects were collected prior to application, 30 minutes after, 2 hours and 3 hours after application of SDF and use Ion Selective Electrode to measured the fluoride concentration. Result There is no significant difference between time 1 and time 2, time 1 and time 3, time 1 and time 4, time 2 and 3 p 0.05 and there is a significant difference between time 2 and time 4 also time 3 and time 4 p "
2016
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Jessica Caroline
"Karies merupakan masalah kesehatan gigi mulut yang paling tinggi pada anak usia 3-5 tahun di Indonesia. Mengobati karies sejak dini dapat menghilangkan rasa sakit dan meningkatkan kualitas hidup anak. SDF merupakan salah satu perawatan karies pada gigi sulung. 59 anak usia 3-5 tahun di Serpong diaplikasikan SDF pada permukaan gigi sulung yang karies dan di evaluasi setelah 3 bulan. Ibu subjek diberikan kuisioner pengukuran kualitas hidup sebelum dan sesudah aplikasi SDF. Setelah dioleskan SDF, 89,36% karies terhenti. Kualitas hidup 59 subjek meningkat setelah aplikasi SDF (p < 0,05). SDF efektif dalam menghentikan karies gigi sulung dan meningkatkan kualitas hidup anak.

Caries is the highest oral health problem in children aged 3-5 yeard old in Indonesia. Early caries treatment can heal tootache and increase quality of life. SDF is one of caries treatment for primary teeth. 59 children aged 3-5 years old were applied SDF and evaluated 3 months later. Mothers are given quality of life questionairre before and after SDF application. After SDF application, 89,36% caries are arrested. Quality of life of the subjects are increased after SDF application (p<0,05). SDF is effective in treating primary teeth caries and increase children quality of life."
Jakarta: Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, 2014
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Carolina Ayu Rahmawati
"ABSTRAK
Tujuan: mengetahui pengaruh aplikasi SDF (Silver Diamine Fluoride) dan pendidikan kesehatan gigi dan mulut terhadap peningkatan kualitas hidup murid PAUD Banjar tahun 2014. Metode: Studi longitudinal dengan mengevaluasi karies gigi anak sebelum dan sesudah aplikasi SDF pada murid usia 5-6 tahun yang memiliki karies dentin aktif. Memberikan kuesioner perilaku kesehatan gigi dan mulut kepada orang tua dan guru. Hasil:evaluasi 6 bulan menunjukkan karies terhenti 85,9%, 96,1% orang tua berperilaku kesehatan gigi dan mulut baik, dan 100% guruberperilaku kesehatan gigi dan mulut baik. Kesimpulan: SDF efektif meningkatkan kualitas hidup anak melalui penghentian karies aktif dalam waktu 6 bulan.

ABSTRACT
Objective: know the effect of SDF (Silver Diamine Fluoride) application and oral health education towards quality of life enhancement of kindergarten students.Method: Longitudinal study by evaluate childhood caries before and after SDF application on 5-6 years old students who had active dentin caries. Oral health behavior questionnaires filled by parent’s and teacher’s subject.Results: 85,9% caries arrested after 6 months evaluation, 96,1% parents have a good oral health behavior, and 100% teachers have good oral health behavior. Conclusion: SDF effective on increasing child’s quality of life by arresting active caries on 6 months."
Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, 2014
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Habli Daviq
"Latar Belakang: Silver Diamine Fluoride (SDF) dan Propolis Fluoride (PPF) merupakan varnish yang memiliki sifat antibakteri dan dapat mencegah demineralisasi dan memicu remineralisasi Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekerasan dentin setelah aplikasi varnish SDF dan PPF selama 30 hari dan 60 hari. Metode: Enam spesimen dentin gigi premolar dengan ukuran 4x4x2 mm diaplikasikan varnish SDF (38%) dan PPF (10%) kemudian setiap spesimen direndam dalam tube berisi aquadem lalu dikocok dengan kecepatan 45 rpm selama 30 menit setiap hari. Dan dilakukan uji kekerasan menggunakan Vickers microhardness tester setelah 30 dan 60 hari. Hasil: Nilai kekerasan dentin setelah 30 hari aplikasi SDF ialah 67 ± 2,83 VHN dan PPF ialah 61,00 ± 2,44 VHN. Sedangkan nilai kekerasan dentin setelah 60 hari aplikasi SDF ialah 69,00 ± 2,82 VHN dan PPF ialah 73,25 ± 1,71 VHN. Kesimpulan: Varnish SDF dan PPF efektif meningkatkan kekerasan dentin.

Background: Silver Diamine Fluoride (SDF) and Propolis Fluoride (PPF) had antibacterial properties on silver and propolis contents. The fluoride content present in both varnishes could inhibit demineralization and promote remineralization Objective: This study analyzed the dentin microhardness after 30 and 60 days application of Sodium diamine fluoride (SDF) and propolis fluoride (PPF). Methods: Six dentin blocks were allocated and divided into control groups and treatment groups with SDF (38%) and PPF (10%). Each dentin block in the treatment group received a topical application of various fluoridebased varnishes and was submerged in aquadem and shaken for 30 minutes at 45 rpm every day. The dentin hardness was analyzed by a Vickers microhardness tester. Results: Dentin microhardness after 30 days application of SDF varnish was 67 ± 2,83 VHN and PPF varnish was 61,00 ± 2,44 VHN. While, Dentin microhardness after 60 days application of SDF varnish was 69,00 ± 2,82 VHN and PPF varnish was 73,25 ± 1,71 VHN Conclusion: SDF and PPF were effective for dentin remineralization and increase dentin microhardness.
"
Jakarta: Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, 2017
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Yova Nurfania
"Studi ini bertujuan untuk mengetahui efek aplikasi SDF pada anak usia 36-71 bulan dalam menghentikan karies aktif dan menurunkan faktor risiko karies. Sampel yang digunakan adalah anak-anak PAUD Rama-rama yang dibagi menjadi dua kelompok secara acak: kelompok kontrol dan perlakuan. Skor karies dan pH plak anak diperiksa sebelum dan tiga bulan setelah dilakukan aplikasi SDF. Kuesioner ADA Caries Risk Assessment diisi oleh ibu subjek saat baseline. Terdapat perbedaan bermakna pada jumlah karies aktif dan pH plak anak kelompok perlakuan setelah dilakukan aplikasi SDF. Dapat disimpulkan bahwa SDF berpotensi efektif dalam menghentikan karies aktif gigi sulung dan menurunkan faktor risiko karies.

The study aimed to assess the effect of SDF application to 36-71 months children in arresting active caries and decreasing caries risk factor. Samples were children at PAUD Rama-rama, randomly divided into two groups: control and intervention group. Caries score and plaque pH were examined before and three months after SDF application. ADA Caries Risk Assessment questionnaire was filled by subject’s mother. There were significant differences at number of active caries and plaque pH in intervention group after SDF application. It was concluded that SDF was potentially effective in arresting active caries on primary teeth and decreasing caries risk factor. rama randomly divided into two groups which are control and intervention group Teeth caries score and plaque pH were examined before and three months after SDF application ADA Caries Risk Assessment questionnaire was answered by subject rsquo s mother Result There were significant differences at number of active caries on decayed teeth p 0 000 mean SD 2 61 2 44 extracted teeth p 0 001 mean SD 1 10 2 80 and plaque pH p 0 008 mean SD 6 53 0 40 in control gorup compared to intervention group after SDF application Conclusion SDF was potentially effective in arresting active caries on primary teeth and decreasing caries risk factor."
Jakarta: Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, 2013
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Lieando Chandra
"Karies merupakan penyakit infeksius yang paling sering terjadi pada anak di Indonesia. Oleh karena itu, dibutuhkan solusi yang dapat mengatasi karies, salah satunya dengan aplikasi Silver Diamine Fluoride (SDF).
Tujuan: membahas evaluasi aplikasi SDF dalam mengatasi karies anak dan faktor-faktor yang berhubungan dengan persentase karies terhenti setelah aplikasi SDF.
Metode: Studi kohort untuk evaluasi dan cross sectional dengan subjek penelitian 115 anak usia 3-5 tahun yang memiliki karies dentin aktif. Kuesioner diisi oleh orangtua untuk mengetahui faktor risiko karies.
Hasil: Evaluasi pada 3 dan 10 bulan memperlihatkan permukaan karies aktif berpeluang terhenti 9.9 dan 6.8 kali setelah diaplikasi SDF, dibandingkan dengan yang tidak diaplikasi.
Kesimpulan: SDF efektif menghentikan karies aktif anak serta meringankan rasa sakit yang diderita anak akibat karies sehingga berpotensi meningkatkan quality of life anak.

Dental caries is one of the most prevalent infectious disease in children in Indonesia. Therefore, solution to overcome caries is needed.
Objective: evaluate Silver Diamine Fluoride (SDF) applications to overcome caries in children and factors related to the percentage of arrested caries after SDF application.
Method: Cohort study to evaluation and cross sectional with 115 children aged 3-5 years old who had active dentin caries were the subjects. Caries risk factors questionnaires filled by parents subject.
Results: Active caries which were applied SDF had odd ratios 9.9 and 6.8 times being arrested after 3 and 10 months, respectively, compared with those not applied.
Conclusion: SDF is effective to arrest caries and decrease toothache suffered by children, thus potentially increase the quality of life of children.
"
Jakarta: Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, 2014
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rani Anggraini
"Tujuan: Diketahuinya perbandingan efektiftas aplikasi silver diamine fluoride dengan propolis fluoride dalam menghambat karies gigi sulung.
Metode: 224 anak usia 4-5 tahun dengan karies dentin aktif dialokasikan secara random pada satu diantara 3 kelompok perlakuan untuk pengobatan lesi karies dentin gigi sulung: Kelompok 1- Aplikasi Silver Diamine Fluoride, Kelompok 2- Aplikasi Propolis Fluoride, dan Kelompok 3- Kontrol. Evaluasi pemeriksaan dilakukan setelah 7 hari, 1 bulan dan 3 bulan untuk menilai banyaknya lesi karies yang menjadi terhenti.
Hasil: Setelah 3 bulan, 163 (72,8%) anak menyelesaikan penelitian. Persentase karies yang menjadi terhenti adalah 88,68%, 55,78% dan 2,13% untuk Kelompok 1, Kelompok 2 dan Kelompok 3.
Kesimpulan: Aplikasi Silver Diamine Fluoride atau Propolis Fluoride efektif menghambat lesi karies gigi sulung. Silver Diamine Fluoride lebih efektif dalam menghambat lesi karies dibanding Propolis Fluoride, tetapi Propolis Fluoride memiliki keunggulan tidak membuat perubahan warna gigi menjadi hitam.

Objective: To compare the effectiveness of topical application of silver diamine fluoride (SDF) solution and topical application of propolis fluoride in arresting active dentine caries in primary teeth.
Methods: A total of 224 children, aged 3-4 years, were randomly allocated to one of three groups for treatment of carious dentine cavities in their primary teeth: group 1- application of SDF, group 2 ? application of Propolis Fluoride, group 3 ? control. Follow-up examinations were carried out 7 days, 1 month and 3 months to assess whether the treated caries lesions had become arrested.
Results: After 3 months follow up, 163 (72,8%) children remained in the study. The caries arrest rates were 88,68%, 55,78% dan 2,13% for group 1, group 2 and group 3.
Conclusion: Application of SDF solution or Propolis Fluoride solution can arrest active dentine caries. Topical application of SDF is more effective than Propolis Fluoride in inhibiting caries lesions progression, but Propolis Fluoride has the advantage that the arrested caries lesion will not turn black in colour like SDF.
"
Jakarta: Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, 2016
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Nevada Permata Anvini
"Latar belakang: Silver Diamine Fluoride dan Laser CO2 merupakan alternatif perawatan yang dapat dipilih untuk menangani hipersensivitas denton.
Tujuan: Mengetahui efektivitas penggunaan Silver Diamine Fluoride dan Laser CO2 dalam menurunkan skor hipersensitivitas dentin.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain single blind, split-mouth randomized controlled trial yang melibatkan 16 subjek dengan keluhan gigi sensitif dan memiliki minimal dua gigi yang positif terhadap uji evaporatif atau uji thermal. Subjek akan diaplikasikan Silver Diamine Fluoride dan Laser CO2. Pengukuran hipersensitivitas dentin dilakukan dengan stimulus evaporatif dan termal dan DIAGNOdent pasca aplikasi, 7 hari dan 14 hari setelah aplikasi.
Hasil: Terjadi penurunan skor Hipersensitivitas dan DIAGNOdent yang berbeda bermakna terhadap data baseline segera pasca aplikasi, 7 hari dan 14 hari pasca aplikasi p=0,000 untuk stimulus evaporatif, termal dan DIAGNOdent . Tetapi tidak terdapat perbedaan bermakna secara statistik antara aplikasi Silver Diamine Fluoride dan aplikasi Silver Diamine Fluoride dan Laser CO2 pada setiap pengukuran.
Kesimpulan: Penggunaan Silver Diamine Fluoride dan Laser CO2 efektif dalam menurunkan skor hipersensitivitas dentin.

Background: Silver Diamine fluoride and CO2 Laser are a new alternative treatment for dentin hypersensitivity.
Objective: To evaluate the efficacy of Silver Diamine Fluoride and CO2 Laser in reducing dentin hypersensitivity score.
Methods: The study used a single blind, split mouth design randomized controlled trial involving 16 subjects with symptoms of sensitive teeth and have at least two hypersensitive teeth which are positive to evaporative or thermal test. The subject teeth surface will be applied Silver diamine fluoride and CO2 Laser will be applied to the subject teeth surface.
Results: This clinical study demonstrated that the application of Silver Diamine Fluoride and CO2 Laser reduce dentin hypersensitivity significantly in each measurement p 0,000 for evaporative and thermal stimulus. But there is no statistically significant differences between the two application.
Conclusion: The usage of Silver Diamine Fluoride and CO2 Laser are effective to reduce the degree of dentin hypersensitivity.
"
Jakarta: Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, 2016
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Faradina Siti Zahra
"ABSTRAK
Tujuan penelitian untuk mengetahui efektifitas SDF dalam menghambat
aktivitas karies gigi sulung serta melihat hubungan keadaan intraoral dengan
keefektifitasan SDF dalam menghambat aktivitas karies gigi sulung pada anak. 115
anak karies dentin aktif pada anak 2,5-6 tahun diaplikasikan SDF, selanjutnya
dievaluasi setelah 3 dan 10 bulan dan keadaan intraoral diperiksa. Evaluasi setelah 10
bulan menunjukkan 69,7% permukaan karies aktif menjadi terhenti. Uji statistik
menunjukkan karies aktif yang diaplikasikan SDF memiliki peluang 9.9 kali menjadi
terhenti setelah 3 bulan, dan 6.4 kali setelah 10 bulan. Serta terdapat korelasi negatif
bermakna secara statistik antara pulpitis dan skor pufa dengan keberhasilan
intervensi SDF.

ABSTRACT
The purpose of this study was to determine the effectiveness of SDF in
inhibiting dental caries activity on primary teeth and find the relationship between
intraoral situation with effectiveness of SDF in inhibiting childhood caries activity.
115 children 2,5-6 years were applicated SDF on teeth that have active dentin caries,
and then evaluated after 3 and 10 months. Intraoral state was examined. Evaluation
after 10 months showed 69.7% surface active caries to be arrested. The statistical test
showed that the active caries applied SDF have chance 9.9 times becoming arrested
after 3 months, and 6.4 times after 10 months. There is a negative correlation
statistical significance of pulpitis and PUFA index with SDF intervention success."
Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, 2014
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>