Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 123170 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Mar`atul Azizah
"Kebutuhan informasi dan semakin majunya perkembangan teknologi mendorong lahirnya Teknologi Informasi dan Komunikasi yang dapat memberi efektifitas dan efisiensi kerja manusia. Akses internet yang juga mudah dijangkau, kapan saja, dan dimana saja memicu lahirnya integrasi semua teknologi dan aplikasinya. Telepon, e-mail, instant messaging, bahkan video conference, mulai didorong agar dapat saling terintegrasi dan sinkron sehingga berbagai jenis aplikasi dan perangkatnya tersebut dapat diakses dalam satu waktu dan hanya dalam satu perangkat atau aplikasi. Unified Communications sebagai terobosan teknologi baru yang menjawab tantangan global ini diharapkan dapat memberikan layanan tidak hanya di dunia bisnis, namun juga di dunia pendidikan agar lebih meningkatkan efektifitas dan efisiensi sivitas akademika dalam melaksanakan aktivitas kesehariannya. Integrasi dan kemudahan ini bukan lantas tanpa meninggalkan masalah. Aspek keamanan menjadi sangat penting untuk mendukung kualitas layanan. Pada skripsi ini diimplementasikan aplikasi telepon berbasis VoIP dengan skenario pengamanan pada protokol SIP yang berbeda, yaitu tanpa adanya metode keamanan (RTP non-secure), SRTP, dan SSL. Kemudian dianalisa bagimana kinerja dan keamanan pada aplikasi IP Video Telephony sebelum dan sesudah menggunakan metode secure-SIP. Dari hasil uji coba, didapatkan bahwa QoS berupa delay, jitter, packet loss, dan throughput tidak mengalami perubahan yang signifikan dan masih memenuhi standar ITU-T. Nilai delay yang didapatkan sebelum pengamanan SIP sebesar 33,974 ms, sedangkan setelah implementasi secure-SIP naik menjadi 39,964 ms. Untuk nilai jitter dengan dan tanpa menggunakan secure-SIP sekitar 0,6 ms. Tidak ada paket yang hilang, dalam hal ini nilai packet loss sebesar 0%. Sedangkan nilai throughput sekitar 50 paket/detik.

Information needs and more advanced technological developments led to the establishment of information and communication technology which allowed human to work more effectively and efficiently. Internet access which available in anytime and anywhere, also triggered the integration of all means of technology and its applications. Telephone, e-mail, instant messaging, even video conference, are all begin to be integrated and synchronized so that they all could be accessed all at once, in a single device or application. As a new technological advancement, Unified Communications is expected to not only serve the business world, but also education, to increase the effectiveness and efficiency in conducting their daily activities. But this integration and ease comes with some unfavorable aspect. Security aspect becomes a very important part to support quality of services. This final paper was implemented the IP telephony for VoIP application with security scenario on different SIP protocol: RTP (non-secure), SRTP, and SSL. Then, the the performance and security on IP Video Telephony after and prior to the implementation of secure-SIP method was analyzed. The results show that QoS in forms of delay, jitter, packet loss and throughput, did not reveal significant changes and is still within the standard of ITU-T. Delay measurement prior to the SIP securing is 33,974 ms, whereas after the implementation of secure SIP, it increase to 39,964 ms. As for the jitter measurement, with or without secure-SIP, is approximately 0,6 ms. No packets are lost, so the value of packet loss is 0%. Throughput is about 50 packet/second."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2011
S62658
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Agus Awaludin
"Infrastruktur layanan telekomunikasi pada Fixed Network maupun pada Mobile Network, berevolusi dari jaringan berbasis infrastruktur Switched Circuit Network (SCN) ke jaringan Packet Switch Network (PSN). Pada Packet Switch Network interkoneksi dibangun bersifat Connectionless, menggunakan kanal komunikasi yang digunakan secara bersama (Shared) serta pengelolaan alokasi kanal komunikasi untuk layanan dilakukan dengan menggunakan mekanisme Statistical Multiplexing. Layanan telekomunikasi yang bersifat realtime kurang baik diadopsi pada Packet Switch Network, hal ini adanya kemungkinan Queuing Delay dan Packet Drop yang disebabkan karakteristik dari Statistical Multiplexing. Statistical Multiplexing adalah mekanisme paket forwarding yang menggunakan metode Buffer dan Scheduling dalam meneruskan trafik dari satu network ke network lainnya. Pada tesis ini di rancang dan dikembangkan penerapan manajemen trafik dengan mekanisme berbasis per-flow dengan memanfaatkan infrastruktur switch berbasis SIP untuk mengontrol penerapan kebijakan trafik pada jaringan berbasis paket yang dibangun mengacu pada fungsi arsitektur Policy Based Admission Control yang didefinisikan oleh IETF. Hasil uji coba menunjukan keberhasilan penerapan QoS dengan pengkondisian Throughput layanan jaringan berdasarkan profil pengguna. Metode tanpa umpan balik antara Call Session Control Function (CSCF) dan Decission Point (PDP) memiliki kinerja yang mendekati CSCF umumnya, namun pada skenario ini terjadi perbedaan waktu yang cukup berarti antara penyelesaian waktu pemrosesan SIP Signalling dan penerapan QoS di sisi Policy Enforcement Point (PEP).

Next generation of fixed network and Mobile network telecommunication infrastructure and services is evolved from Switched Circuit Network (SCN) based to Packet Switched Network (PSN) based. Within Packet Switched Network interconnection of communication services is built in a connectionless environtment , using a shared communication channel and adopt a statistical multiplexing mechanism for forwarding traffic between network. Real time communication services is not smoothly adopted by this type of forwarding mechanism because the queuing delay and packet drop characteristic of statistical multiplexing. This thesis implement per-flow traffic basis management by utilizing SIP based softswitch to control the enforcement of traffic policy on a packet network infrastructure that adopt IETF's Policy Based Admission Control architecture. The successfulness of offered solution is obeserved in the distribution condition of allocated bandwidth for VoIP traffic compared to other traffic. The experiments show the successful application of throughput conditioning based on SIP user profiles. The performance issue of SIP signalling is addressed by a no feedback scenario between Call Signalling Control Function (CSCF) and Policy Enforcement Point (PEP) but there is a significant difference of completion time on SIP processing and QoS Enforcement."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2012
T31814
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Elahi, Ata
Africa: Delmar Thomson Learning, 2001
004.6 ELA n
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
White, Curt M.
"Summary:
Presents various aspects of data communications for future business managers, computer programmers, and system designers who need a thorough understanding of basic features, operations, and limitations of different types of computer networks"
New Zeland: Course Technology Cengage Learning, 2013
005.71 WHI f
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Eddy Susanto
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1995
S38430
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
[Place of publication not identified]: IFIP, TC8, 1988
004.6 CON
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
NEw York: IEEE Press, 1975
621.381 COM
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Gusni Hariyanto
"Tugas akhir ini merancang sistem pengambilan dan pengiriman data GPS dengan menggunakan mikrokontroler sebagai pengolah data GPS melalui komunikasi satelit mobile Garuda. Data yang diperoleh dari GPS berupa format NMEA 0183. Data tersebut disimpan di dalam memori mikrokontroler. Mikrokontroler akan memproses data menjadi data posisi. Informasi ini dikirimkan melalui perangkat PASTI/Byru Marine ke satelit ACeS Garuda 1. Proses ini berlangsung terus-menerus, sehingga informasi posisi bersifat real time. Dari satelit ACeS Garuda 1, informasi tersebut ditransmisikan dan diterima oleh stasiun Bumi kemudian dikirim lagi ke perangkat PASTI/byru marine yang lain melalui satelit ACeS Garuda 1 dengan menggunakan penomoran khusus data tanpa bayar. Informasi yang terdiri dari data posisi yang terdapat pada server stasiun Bumi, dapat diakses oleh perangkat PASTI/byru marine. Dari hasil uji coba diperoleh data GPS berhasil dilakukan dengan kecepataan 2400 bps.

This final project designs and builds the system for retrieving and transmitting the GPS data using microcontroller. The data is retreived from GPS in NMEA 0183 format. The data will be saved in the microcontroller. The microcontroller will process the data to set the position information. This information then sent through PASTI/Byru Marine terminal to ACeS Garuda 1 satellite. This process will run continuously so the position will be real time. From ACeS Garuda 1 satellite, the information is transmitted and received by earth station and transmited again to another PASTI/ Byru Marine through ACeS Garuda 1 satellite use free payment number. The information consists position data at earth station server, can be access by PASTI/byru marine.From research,GPS data successfully with speed 2400 bps."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2008
R.03.08.152 Har r
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Gusni Hariyanto
"Tugas akhir ini merancang sistem pengambilan dan pengiriman data GPS dengan menggunakan mikrokontroler sebagai pengolah data GPS melalui komunikasi satelit mobile Garuda. Data yang diperoleh dari GPS berupa format NMEA 0183. Data tersebut disimpan di dalam memori mikrokontroler. Mikrokontroler akan memproses data menjadi data posisi. Informasi ini dikirimkan melalui perangkat PASTI/Byru Marine ke satelit ACeS Garuda 1. Proses ini berlangsung terus-menerus, sehingga informasi posisi bersifat real time. Dari satelit ACeS Garuda 1, informasi tersebut ditransmisikan dan diterima oleh stasiun Bumi kemudian dikirim lagi ke perangkat PASTI/byru marine yang lain melalui satelit ACeS Garuda 1 dengan menggunakan penomoran khusus data tanpa bayar. Informasi yang terdiri dari data posisi yang terdapat pada server stasiun Bumi, dapat diakses oleh perangkat PASTI/byru marine.Dari hasil uji coba diperoleh data GPS berhasil dilakukan dengan kecepataan 2400 bps.

This final project designs and builds the system for retrieving and transmitting the GPS data using microcontroller. The data is retreived from GPS in NMEA 0183 format. The data will be saved in the microcontroller. The microcontroller will process the data to set the position information. This information then sent through PASTI/Byru Marine terminal to ACeS Garuda 1 satellite. This process will run continuously so the position will be real time. From ACeS Garuda 1 satellite, the information is transmitted and received by earth station and transmited again to another PASTI/ Byru Marine through ACeS Garuda 1 satellite use free payment number. The information consists position data at earth station server, can be access by PASTI/byru marine. From research, GPS data successfully with speed 2400 bps."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2008
S52156
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Stallings, William
New Jersey: Prentice-Hall, 2004
004.6 STA d
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>