Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 181820 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Simanjuntak, Robert Arthur
Depok: UI-Press, 2008
PGB 0034
UI - Pidato  Universitas Indonesia Library
cover
cover
cover
Denys Alexandro
"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari kesehatan bank dan kondisi makroekonomi terhadap profitabilitas (yang diukur dengan ROA) bank domestik, bank campuran dan bank asing di Indonesia, perbedaan signifikan dari profitabilitas dan perbedaan signifikan dari faktor determinan. Variabel yang digunakan adalah ROA, risiko kredit, risiko operasional, GCG, BOPO, CAR, PDB dan inflasi.
Di dalam penelitian ini, dijelaskan bahwa terdapat perbedaan faktor determinan profitabilitas dan perbedaan yang signifikan dari ROA antara bank domestik, bank campuran dan bank asing di Indonesia. Perbedaan faktor determinan yang signifikan terlihat pada determinan GCG, BOPO dan CAR. Meskipun demikian, terdapat kemiripan faktor determinan profitabilitas antara bank domestik dan bank campuran.
Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa risiko kredit, risiko operasional, GCG, BOPO, PDB dan inflasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA bank domestik. Sedangkan untuk bank campuran, semua faktor determinan berpengaruh signifikan terhadap ROA. Risiko kredit, risiko operasional, GCG, BOPO, PDB dan inflasi memiliki pengaruh negatif, sedangkan CAR berpengaruh positif terhadap ROA. Untuk bank asing faktor determinan yang berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA adalah risiko kredit dan risiko operasional, dan yang berpengaruh positif dan signifikan adalah CAR.

This research aims to reveal the influence of bank soundness and macroeconomic conditions on the profitability (measured by ROA) of domestic, mix-owned and foreign commercial banks in Indonesia, significant different on the ROA, and significant different on the determinant factors of profitability. Determinant factors tested in this research are, credit risk, operational risk, GCG, BOPO, CAR, GDP and inflation.
In this study, there are significant different on the determinant factors of profitability and significant different on the ROA of domestic banks, mix-owned banks and foreign banks in Indonesia. Significant different of the determinant factors are appear on GCG, BOPO and CAR. Nevertheless, there are some similarities between the determinant factors of profitability of domestic banks and mix-owned banks.
Also, the results of this study explain that credit risk, operational risk, GCG, BOPO, GDP and inflation negatively significant influence the ROA of domestic banks. As for the mix-owned banks, all determinant factors have significant influence on the ROA. Credit risk, operational risk, GCG, BOPO, GDP and inflation are negatively significant influence the ROA, while the CAR positively significant influences the ROA. For the foreign banks, determinant factors that negatively significant influences the ROA are credit risk and operational risk, and the positive significant influence is only for the CAR.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2014
S55003
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Lipsey, Richard G.
Jakarta: Erlangga, 1991
339 LIP et
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Wendy Kesuma
"Tesis ini membahas pengaruh pengumuman makroekonomi Amerika pada imbal hasil, volatilitas dan volume transaksi pasar futures emas, perak dan tembaga. Penelitian dimulai dengan deteksi tingkat efisiensi pasar futures menggunakan model stepwise regression lima menitan. Didapatkan bahwa efisiensi pasar sangat tinggi dimana pasar bereaksi secara instan terhadap pengumuman makroekonomi pukul 8:30 EST dan 10:00 EST, namun bereaksi setelah 25 - 30 menit terhadap pengumuman pukul 9:15 EST. Perbedaan speed of adjustment ini diakomodasi dalam model regresi untuk menemukan pengaruh indikator makroekonomi. Hasil menunjukan bahwa pengumuman makroekonomi Amerika berpengaruh kuat terhadap pergerakan harga, volatilitas dan volume transaksi ketiga futures. Ekspektasi atas pertumbuhan ekonomi akan menurunkan harga futures emas dan perak, sebaliknya menaikan harga futures tembaga. Pengumuman atas kondisi tenaga kerja merupakan pengumuman dengan intensitas terkuat diantara seluruh pengumuman lain. Pasar metal futures relatif lebih sensitif atas kedatangan pengumuman pada periode setelah krisis. Dideteksi pula terdapat perubahan karakter futures tembaga sejak krisis subprime mortgage, mendekati karakter futures emas dan perak.

This thesis explores the impact of U.S. macroeconomic announcements on returns, volatility and trading volume of gold, silver and copper futures markets. First, this study detects futures market efficiency using five-minute interval stepwise regression models. The efficiency is very high as markets react instantaneously to macroeconomic announcement at 8:30 EST and 10:00 EST, although markets respond after 25 - 30 minutes to 9:15 EST announcements. Difference in speed of adjustment is accommodated in a regression model to discover the impact of macroeconomic indicators. Results showed that U.S. macroeconomic announcements have powerful impact on price, volatility and trading volume. Expectation of economic improvement negatively affect the price of gold and silver futures, but positively affect the price of copper futures. Announcements of labor conditions have the strongest impact among other announcements. Metals futures markets are relatively more sensitive to the arrival of the announcement after the crisis. Results also detect copper futures character changed since the subprime mortgage crisis approaching character of gold and silver futures.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2013
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Pangaribuan, Sri Artista
"Penelitian ini menganalisis pengaruh size reksa dana, kepemilikan manajer investasi dan variabel makroekonomi terhadap return reksa dana saham yang terdaftar di Bapepam selama tahun 2006-2013. Ukuran reksa dana diukur melalui besarnya asset under management dan kepemilikan manajer investasi dilihat dari prospektus reksa dana yaitu manajer investasi nasional patungan. Sementara variabel makro ekonomi yang digunakan adalah tingkat inflasi, nilai tukar rupiah, suku bunga sertifikat Bank Indonesia dan jumlah uang yang beredar. Selanjutnya akan dilakukan perbandingan kinerja antara reksa dana yang dikelola oleh manajer investasi nasional dan manajer investasi asing.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh signifikan antara ukuran dan kepemilikan manajer investasi terhadap return reksa dana. Sementara dari variabel makroeknomi disimpulkan adanya pengaruh signifikan antara tingkat inflasi dan suku bunga Sertifikat Bank Indonesia terhadap return reksa dana, namun tidak ada pengaruh signifikan antara nilai tukar rupiah dan jumlah uang beredar terhadap return reksa dana. Yang terakhir, perbandingan kinerja antara reksa dana yang dimiliki oleh manajer investasi nasional dan patungan menunjukkan ada perbedaan jika diukur menggunakan Rasio Treynor.

This thesis analyses the influence of size, fund manager ownership and macroeconomic variabels to return of equity fund that listed on Bapepam within the last 8 years from 2006 to 2013. Mutual fund size was reflected by asset under management while information about fund manager ownership can be found on each prospectus. After that, this study will compare the performace of mutual fund based on the fund manager ownership.
The result showed that size, fund manager ownership, exchange rate and the amount of money are not significant to return of equity fund. But the inflation and SBI rate has a significant influence toward return of equity fund. Lastly, there is a difference between mutual fund performance based on their fund manager ownership when measured using Treynor Ratio.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2014
S55095
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2018
339.5 EKO
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Adib Adli
"Penelitian ini ingin mengetahui respon yield Surat Berharga Negara (SBN) terhadap perubahan suku bunga kebijakan moneter, nilai tukar, dan inflasi di Indonesia pada periode Juli 2005 hingga Desember 2012 dengan menggunakan metode Vector Error Correction Model (VECM) karena SBN telah menjadi komponen utama dalam pembiayaan defisit belanja pemerintah Indonesia.
Penelitian menyimpulkan bahwa pada bulan pertama respon terbesar yield SBN berasal dari nilai tukar, sedangkan pada bulan keduabelas respon terbesar yield SBN berasal dari inflasi. Selain itu, terdapat hubungan jangka panjang antara yield SBN dengan inflasi, nilai tukar, dan BI Rate. Mekanisme koreksi terjadi pada yield semua jenis SBN, dengan proses penyesuaian berlangsung lebih cepat pada yield SBN 1 tahun.

This study investigates the yield response of Government Securities (SBN) to changes in monetary policy interest rate, exchange rate, and inflation in Indonesia in the period July 2005 to December 2012 using the Vector Error Correction Model (VECM) for SBN has become a major component in the deficit financing government spending Indonesia.
The study concludes that in the first month the greatest response SBN yield came from the exchange rate, while in the twelfth month the greatest response SBN yield came from inflation. In addition, there is a long-term relationship between the yield on government securities with inflation, exchange rate, and the BI Rate. Yield correction mechanism occurs in all types of government securities, the adjustment process is faster in the 1-year government securities.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2013
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Sherwin Alfialdo Franciscus
"ABSTRAK
Menurut publikasi BAPEPAM industri asuransi di Indonesia mengalami
pertumbuhan premi bruto setiap tahunnya mulai dari periode 2006 sampai 2010.
Hal ini merupakan dampak dari terus berkembangnya perekonomian Indonesia
yang dapat dilihat dari pertumbuhan PDB (Produk Domestik Bruto) dari tahun ke
tahun. Dikarenakan profitabilitas sebuah perusahaan merupakan salah satu
indikator kinerja perusahaan maka sangatlah penting untuk mengetahui faktor apa
saja yang dapat memperngaruhi profitabilitas perusahaan asuransi di Indonesia.
Tesis ini akan mengidentifikasi faktor internal dan faktor ekonomi makro apa saja
yang dapat memperngaruhi profitabilitas serta menjelaskan mengapa pengaruh
(negatif atau positif) tersebut terjadi dan bagaimana dampaknya pada perusahaan
asuransi di Indonesia dalam periode 2007 sampai 2011. Objek penelitian
menggunakan 105 yang terdiri dari 27 perusahaan asuransi jiwa, 71 perusahaan
asuransi umum, 4 perusahaan asuransi jaminan sosial, dan 4 perusahaan
reasuransi. ROA (Return on Assets) akan dipilih sebagai variabel dependen dan
firm size (total assets), volume of capital (VOC), AGE (UMUR), combined ratio
(COMR), leverage ratio (LEVERAGE), liquidity ratio (LIQUIDRATIO), inflasi
(INFLASI), pertumbuhan PDB (pertPDB), serta PDB per kapita (PDBKapita)
sebagai variabel independen. Hasil penelitian menunjukan bahwa 6 variabel
independen secara signifikan dapat memperngaruhi variabel dependen yaitu
UMUR (umur perusahaan) dengan pengaruh negatif, SIZE (total assets) dengan
pengaruh positif, VOC (Volume of Capital) dengan pengaruh positif, INFLASI
(inflasi) dengan pengaruh negatif, PERTPDB (pertumbuhan PDB) dengan
pengaruh negatif, dan PDBKAPITA dengan pengaruh positif.

ABSTRACT
According to BAPEPAM’s publication it’s stated that the gross premium of
Indonesia’s insurance has grown continously from 2006 till 2010 period. This is
the direct impact of Indonesia’s economic growth that can be seen from the
yearly growth of GDP (Gross Domestic Product). Because one of the key
indicator of performance is companies profitability then it’s very important to
determine which factors that can affect Indonesia’s insurance companies
profitabilities. This thesis will identified which firm specific factors and
macroeconomics factors that can affect profitability also why the effects (negative
or positive) happen and what is the impact of this result to the Indonesia’s
Insurance companies. This study will use 105 sample that comprise of 27 life
insurance company, 71 general insurance company, 4 social security company,
and 4 reinsurance company. ROA (Return on Assets) will be the independent
variable and firm size (total assets), volume of capital (VOC), AGE (UMUR),
combined ratio (COMR), leverage ratio (LEVERAGE), liquidity ratio
(LIQUIDRATIO), inflasi (INFLASI), pertumbuhan PDB (pertPDB), serta PDB
per kapita (PDBKapita) will be the independent variable. The findings shows that
6 independent variables significantly affect dependent variables, AGE (age of
firms) with negative effects, SIZE (total assets) with positive effects, VOC
(Volume of Capital) with positive effects, INFLASI (inflation) with negative
effects, PERTPDB (growth of GDP) with negative effects, and PDBKapita (GDP
per capita) with positive effects."
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2013
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>