Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 879 dokumen yang sesuai dengan query
cover
"Seperti telah dilaporkan, ada kemungkinan muatan roket LAPAN gagal berfungsi karena getaran yang terlampau besar selama fase awal peluncuran. Tujuan dari makalah ini adalah untuk menyelidiki kemampuan mengontrol getaran secara aktif pada muatan RX-250 LPN selama peluncuran. Makalah ini juga berfungsi sebagai proses awal sebelum melakukan percobaan pengendalian getaran secara aktif di laboratorium dinamika struktur."
Jakarta: Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional,
505 MALAP
Majalah, Jurnal, Buletin  Universitas Indonesia Library
cover
Jakarta: Pusat Data Penginderaan Jauh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional, {s.a}
520 BIR
Majalah, Jurnal, Buletin  Universitas Indonesia Library
cover
Jakarta: LAPAN,
520 JPJP
Majalah, Jurnal, Buletin  Universitas Indonesia Library
cover
Jakarta: Lembaga Penerbangan dan Antariksa,
520 LTLPAN
Majalah, Jurnal, Buletin  Universitas Indonesia Library
cover
"Igniter merupakan komponen dari motor roket yang berfungsi sebagai penyala mula bahan bakar propelan yang terdapat di dalam motor roket. Igniter tersusun atas squib, bahan isian igniter dan tabung igniter yang berisikan bahan isian igniter. Dalam perkembangannya, LAPAN telah berhasil merancang igniter untuk berbagai macam dimensi roket, dimana jenis, dimensi dan bahan isian igniter yang dikembangkan, disesuaikan dengan bentuk dan dimensi motor roketnya. Selama ini, untuk motor roket yang memiliki diameter kecil, jenis isian igniter yang umum digunakan adalah Black Powder dan
potongan propelan. Sejalan dengan berkembangnya pemakaian diameter motor roket, maka untuk mempersingkat waktu tunda penyalaannya, saat ini telah dikembangkan jenis isian berbentuk pellet.
Dengan menggunakan isian berbentuk pellet yang dimasukkan ke dalam struktur tabung yang
dirancang dengan mengacu pada jenis igniter roket Kappa-8, igniter telah berhasil menyalakan
propelan roket berdiameter besar secara stabil, dengan waktu tunda penyalaan yang singkat."
520 DIR 10 (1) 2009
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
"Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) merupakan suatu instansi pemerintah yang melakukan penelitian dan pengembangan peroketan di Indonesia. Kegiatan penelitian dan pengembangan roket yang dilakukan saat ini adalah mengupayakan peningkatan kinerja roket. Kegiatan lain yang dilakukan LAPAN adalah penguasaan teknologi kendali roket dan kerjasama dengan TNI dalam rangka pengembangan roket-roket berdiameter kecil yang dapat digunakan sebagai senjata tektis. Pada tahun 2005 LAPAN telah berhasil mengembangkan 11 jenis roket dari diameter paling kecil (70 mm) hingga paling besar (250 mm). Kesebelas roket tersebut adalah RX 0707.01, RX 0707.02, RX 0807.01, RX 1110.01, RKX 100S, RKX 10C, RX1512.02, RX1515.01, RX 1712.01, RX 2428.04 DAN RX 2728.01."
621 DIRGA 7:1 (2006)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Tresna Priyana Soemardi
"Bagi LAPAN sebagai lembaga penelitian di bidang antariksa, asset pengetahuan yang bisa berupa individu peneliti beserta pengalamannya, hasil penelitian, serta infrastruktur pendukung seperti proses, organisasi dan metode, perlu dikelola secara signijikan untuk mencapai visi dan misinya. Penerapan manajemen pengetahuan (knowledge management) melalui suatu perencanaan strategis denga langkah awal melakukan penelitian kondisi lingkungan internal dan eksternal menggunakan analisa SWOT. Hasilnya didapat LAPAN berada pada posisi kuadran Threat ~ Weakness. Selanjutnya dilakukan pemetaan pengetahuan dan manjemen pengetahuan dengan NASA sebagai pembandingnya, sehingga didapat hasil LAPAN termasuk belum optimal dalam menerapkan manajemen pengetahuan. Langkah berikutnya, membuat perencanaan strategis manajemen pengetahuan di Pusat Teknologi Wahana Dirgantara, salah satu pusat penelitian di LAPAN.

To LAPAN is research institute aerospace area, knowledge asset which can in the form of research individual along with its experience, result of research, and also supporter infrastructure like process, organizational and method, require to be managed by signijikan to reach vision and its mission. Applying of knowledge management passing strategic plan do step early conducting to research condition of internal and external use SWOT analysis. Its result got by LAPAN reside in on course the Threat -Weakness quadrant. Here in after done by mapping of knowledge and knowledge management with NASA as its comparator, so that got result of LAPAN is including not yet optimal in applying Knowledge management. The next step is making knowledge management strategic plan at Pusat Teknologi Wahana Dirgantara one of the research center in LAPAN."
2004
JUTE-XVIII-4-Des2004-314
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
"Ketersediaan jaringan komunikasi data yang berkualitas dan memadai sangat
dibutuhkan untuk mendukung dan menunjang terlaksananya komunikasi data secara mudah dan cepat di era globalisasi informasi. Berkaitan dengan hal tersebut LAPAN perlu mengembangkan jaringan komunikasi datanya, sehingga layanan data dan informasi baik untuk lingkungan intern (back office) maupun ekstern (front office) dapat berlangsung secara efektif dan efisien."
620 DIR 3:4 (2008)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
"Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) merupakan suatu instansi pemerintah yang melakukan penelitian dan pengembangan peroketan di Indonesia. Kegiatan penelitian dan pengembangan roket yang dilakukan saat ini adalah mengupayakan peningkatan kinerja roket. Kegiatan lain yang dilakukan LAPAN adalah penguasaan teknologi kendali roket dan kerjasama dengan TNI dalam rangka pengembangan roket-roket berdiameter kecil yang dapat digunakan sebagai senjata tektis. Pada tahun 2005 LAPAN telah berhasil mengembangkan 11 jenis roket dari diameter paling kecil (70 mm) hingga paling besar (250 mm). Kesebelas roket tersebut adalah RX 0707.01, RX 0707.02, RX 0807.01, RX 1110.01, RKX 100S, RKX 10C, RX1512.02, RX1515.01, RX 1712.01, RX 2428.04 DAN RX 2728.01."
621 DIRGA 7:1 (2006)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Wigati
"Bagi LAPAN sebagai lembaga penelitian di bidang antariksa, asset pengetahuan yang bisa berupa individu peneliti beserta pengalamannya, hasil penelitian, serta infrastruktur pendukung seperti proses, organisasi dan metode, perlu dikelola secara signifikan untuk mencapai visi dan misinya.
Penerapan manajemen pengetahuan (knowledge management) melalui suatu perencanaan strategis dengan langkah awal melakukan penelitian kondisi lingkungan internal dan eksternal menggunakan analisa SWOT. Hasilnya didapat LAPAN berada pada posisi kuadran Threat-Weakness. Selanjutnya dilakukan pemetaan pengetahuan dan manajemen pengetahuan dengan NASA sebagai pembandingnya, sehingga didapat hasil LAPAN termasuk belum optimal dalam menerapkan manajemen pengetahuan.
Langkah berikutnya, membuat perencanaan strategis manajemen pengetahuan di Pusat Teknologi Wahana Dirgantara, salah satu pusat penelitian di LAPAN.

LAPAN is research institute for aerospace scope, many kind of resource asset is scientist included their experience, result of examination and infrastructure institution like organization, method and process needed to be empowered deeply to achieve their vision and mission.
Application of knowledge management in the strategic plan with start at examination in internal and external area concern used The SWOT analysis. The result SWOT analysis shows that LAPAN condition in the Threat-Weakness quadrant. More application done at mapping the knowledge and knowledge management to be compare with NASA. And result saw that LAPAN still not optimal yet in applies of knowledge management.
Further more make strategic plan for knowledge management in Pusat Teknologi Wahana Dirgantara one of center examination in LAPAN.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2004
T14828
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>