Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 166104 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Akira Oscar Oentaryo
"Saat ini, kondisi danau-danau yang ada sudah tidak lestari. Salah satu danau sudah tidak lestari lagi adalah danau-danau yang berada di kawasan Universitas Indonesia. Danau-danau tersebut mengalami pendangkalan, pencemaran, dan serangan gulma air. Pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi di kawasan dan sekitar Universitas Indonesia mengakibatkan jumlah kebutuhan air meningkat, demikian pula jumlah limbah juga meningkat. Penelitian ini mengevaluasi pengaruh karbon aktif pada metode vermibiofiltrasi untuk pengolahan air danau. Pengaruh karbon aktif dari pengolahan air pada metode vermibiofiltrasi dianalisis berdasarkan beda persentase reduksi (%R) COD, TDS, dan turbiditas serta pH. Hasil penelitian ini menunjukkan penggunaan karbon aktif pada metode vermibiofiltrasi untuk pengolahan air danau dapat meningkatkan efektivitas pada metode tersebut. Peningkatan laju alir juga akan menurunkan kinerja karbon aktif. Namun metode vermibiofiltrasi dengan menggunakan karbon aktif saat laju alir terbesar memberikan hasil terbaik dengan reduksi COD sebesar -1,22% , reduksi TDS sebesar -3,88% dan reduksi turbiditas -0,57%. Saat ini, kondisi danau-danau yang ada sudah tidak lestari. Salah satu danau sudah tidak lestari lagi adalah danau-danau yang berada di kawasan Universitas Indonesia. Danau-danau tersebut mengalami pendangkalan, pencemaran, dan serangan gulma air. Pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi di kawasan dan sekitar Universitas Indonesia mengakibatkan jumlah kebutuhan air meningkat, demikian pula jumlah limbah juga meningkat. Penelitian ini mengevaluasi pengaruh karbon aktif pada metode vermibiofiltrasi untuk pengolahan air danau. Pengaruh karbon aktif dari pengolahan air pada metode vermibiofiltrasi dianalisis berdasarkan beda persentase reduksi (%R) COD, TDS, dan turbiditas serta pH. Hasil penelitian ini menunjukkan penggunaan karbon aktif pada metode vermibiofiltrasi untuk pengolahan air danau dapat meningkatkan efektivitas pada metode tersebut. Peningkatan laju alir juga akan menurunkan kinerja karbon aktif. Namun metode vermibiofiltrasi dengan menggunakan karbon aktif saat laju alir terbesar memberikan hasil terbaik dengan reduksi COD sebesar -1,22% , reduksi TDS sebesar -3,88% dan reduksi turbiditas -0,57%.

Currently, the condition of lakes there is already unsustainable. One of the lakes that are no longer sustainable are lakes in the area of ​​the Universitas Indonesia. These lakes experiencing siltation, pollution, and water weeds attack. High population growth in the region and around the Universitas of Indonesia resulted in the amount of water needs increased, so the amount of waste is also increasing. This study evaluated the effect of activated carbon on vermibiofiltrasi methods for lake water treatment. Effect of activated carbon from the water treatment methods vermibiofiltrasi analyzed based on different percentage of reduction (% R) COD, TDS, turbidity and pH. The results of this study indicate the use of activated carbon to the method vermibiofiltrasi for lake water treatment can increase the effectiveness of the method. Increased flow rate will also decrease the performance of activated carbon. However, vermibiofiltrasi method using activated carbon is currently the largest flow rate gives the best results with a COD reduction of -1.22 %, TDS reduction of -3.88 % and reduction turbidity of -0,57%."
Depok: Universitas Indonesia, 2016
S62828
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Qirana Syafiqah Ashilah
"Penelitian ini mempresentasikan langkah-langkah desain dan perhitungan untuk setiap unit instalasi pengolahan air (IPA), karena perannya yang sangat penting untuk keperluan rumah tangga dan air minum. Itu juga menggambarkan dan merancang prosedur unit pengolahan air dengan memperkirakan kebutuhan air dan merancang unit proses. Tujuan dari pekerjaan ini adalah untuk mengevaluasi kebutuhan air untuk masyarakat tertentu dan untuk menyajikan langkah-langkah desain dan perhitungan untuk unit IPA yang dibutuhkan. Rancangan unit IPA secara teoritis akan diterapkan pada Danau Salam untuk didistribusikan sebagai air minum di lingkungan Universitas Indonesia. Kualitas dan kuantitas air Danau Salam pada berbagai waktu dianalisis dan disajikan secara statistik. Unit-unit proses pengolahan meliputi asupan, koagulasi, flokulasi, sedimentasi, adsorpsi, filtrasi, desinfeksi, penyimpanan, dan pemompaan. Perhitungan dan gambar detail unit ditampilkan, debit rata-rata dan populasi yang digunakan untuk desain IPA dihitung masing-masing. Selain itu, perhitungan tersebut memerlukan beberapa parameter untuk diestimasi sebagai data lapangan yang dijadikan asumsi. Hasil garis besar setiap unit IPA ditabulasikan. Dapat disimpulkan bahwa pekerjaan ini dapat digunakan sebagai sumber untuk perancangan unit IPA lainnya. Sejumlah faktor seperti usia IPA, pemeliharaan, analisis ekonomi, investasi desain, dan kebutuhan air berdampak besar pada efisiensi penyisihan unit IPA.

This research presented the design steps and calculation for each unit of the water treatment plant (WTP), due to its crucial role domestically and drinking purpose. It also illustrated and designed the procedures of the water processing units by estimating water demand and designing the unit process. The objectives of this work were to evaluate the water demand for a certain community and to present design steps and calculations for the required units of a WTP. The design of the WTP units was theoretically going to be applied to Lake Salam to be distributed as a drinking water in University of Indonesia’s Environment. The quality and quantity of the Lake Salam water at various times were statistically analyzed and presented. The units of the treatment processes involved intake, coagulation, flocculation, sedimentation, adsorption, filtration, disinfection, storage, and pumping. The calculations and detailed drawings of the units were displayed, the average discharge and population used for the WTP design were calculated respectively. Besides, the calculation required some of the parameters to be estimated as field data, which were taken into assumptions. The outline results of e ach unit of the WTP were tabulated. It can be concluded that this work can be used as a source for designing other WTP units. A number of factors such as the age of WTP, maintenance, economic analysis, design infestation, and water demand had a great impact on the removal efficiency of the WTP units."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2023
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Adrian Wasistoadi Budiarto
"Water is one of the very necessary essence in human life aspects, which education is being one of them. As one of the best universities in Indonesia, University of Indonesia provides and find some ways to save clean water by minimizing the use amount of it, especially to reduce groundwater uses, as its noted in the UI GreenMetric purpose of clean water category. However, one of the faculties in UI, which is the Faculty of Nursing (FIK UI), have used a massive amount of groundwater in 2018 and 2019, with the amount number being 2.115.240 litres and 2.010.960 litres respectivel. FIK UI must find an alternative of water source other than groundwater, such as surface water. The purpose of this research is to design a water treatment system using the Agathis UI Lake water as the source to serve FIK UI need of clean water until 2042. The operation unit being the main focus of this designing process is the filtration using slow sand filter with silica sand and granular activated carbon as the filter medias, which both known effective to reduce iron, manganese, and fecal coliform concentration in raw water as the three parameters are important criterias in the Indonesias Health Minister Rule number 492 year 2010 about The Criterias of Drinking Water Quality. The amount of clean water need of FIK UI projected is 2,82 L/s. This design based on literatures and legal standards, especially in deciding the removal efficiency of the three parameters being said before of the slow sand filter. Based on the review of literatures, journals, and experiment results being done by others, the slow sand filter of this water treatment design can reach the removal efficiency of iron, manganese, and fecal coliform by 95,07%; 97,09%; and 99% respectively if the filter have 60 cm thick of silica sand above and 40 cm of granular activated carbon underneath the sand. One intake unit, two suction wells with two centrifugal pumps, one conveyance system, two slow sand filter units, one disinfection and reservoir unit, and two filter media cleaning units created to produce 3,8 L/s of clean water for FIK UI until 2042."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2020
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fairuz Tsania
"Air adalah senyawa yang tersusun dari unsur hidrogen dan oksigen (H2O) dengan beragam manfaat. Pada aspek pendidikan, perannya adalah sebagai sanitasi, kebutuhan minum, dan proses pembelajaran. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) berada pada peringkat ke-14 dari 16 fakultas di UI berdasarkan penilaian kategori air menurut Green Metric, yaitu penilaian UI terhadap konsep kerangka lingkungan, ekonomi, dan sosial. Bentuk konservasi air FMIPA UI hanya penghematan air dan pemanfaatan danau sebagai sumur resapan air. Pada penulisan ini, outlet Danau Agathis UI dimanfaatkan sebagai sumber air baku dengan kadar COD dan kekeruhan sebesar 14,4 mg/L dan 15,4 NTU. Maka dari itu, dibuat perancangan instalasi pengolahan air bersih/minum (IPAM) FMIPA UI yang melayani 6624 orang sivitas berdasarkan hasil proyeksi metode aritmatik tahun 2020-2042. IPAM terdiri dari bangunan intake, saluran transmisi, 2 unit Slow Sand Filter (SSF), unit pencuci media pasir filter hidrolik, 1 unit desinfeksi dan reservoir. SSF merupakan unit tinjauan utama pada perancangan dengan melandaskan studi literatur, menggunakan pasir silika dan karbon aktif. Efisiensi penyisihan COD dan kekeruhan pada SSF secara berurutan sebesar 67% dan 97%, serta laju filtrasi 0,25 m/jam. Hasil air olahan sesuai dengan standar Permenkes No. 492 Tahun 2010 dan PP RI No.82 Tahun 2001.

Water is a substance consisting hydrogen and oxygen (H2O) with various benefits for human beings. In educational point of view, water supports sanitation and the needs of drinking and educational laboratory. Faculty of Mathematics and Natural Science (FMIPA UI) ranks 14th out of 16 Faculties in Universitas Indonesia based on Green Metric assessment in terms of water. It is an assessment metrics to measure the concept of framework, economic, and social. The conservation of water done by FMIPA UI only consists of water-saving and utilizing lake as water catchment well. This design elaborate the use of Agathis Lake outlet as a clean water source with COD and turbidity value, subsequently 14,4 mg/L and 15,4 NTU. Therefore, a water treatment plant needs to be installed, so can be beneficial 6624 people based on arithmetic forecasting from year 2020-2042. It consists of intake building, transmission line, 2 units of Slow Sand Filter (SSF), hydraulic media washing, 1 unit of disinfection and reservoir. The SSF will use silica sand and activated carbon as filters. To fit with the safety level boundary of clean water written in Permenkes No. 492 Tahun 2010 and PP RI No.82 Tahun 2001, the target percentage of COD and turbidity removal of the SSF design is subsequently 67% and 97% with filtration rate of 0,25 m/hour."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2020
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Tiffany Angie
"Pengolahan limbah air merupakan tantangan besar yang dihadapi oleh Indonesia, terutama dengan meningkatnya aktivitas industri dan urbanisasi. Limbah air yang tidak diolah dengan baik dapat mengandung polutan berbahaya yang merusak ekosistem dan mengancam kesehatan manusia. Salah satu metode yang efektif untuk mengatasi masalah pengolahan air adalah metode hybrid ozonation-coagulation. Metode ini dapat mengatasi keterbatasan koagulan dalam mengendapkan senyawa hidrofilik, mengurangi jumlah lumpur yang dihasilkan dan meningkatkan jumlah radikal hidroksil yang terbentuk oleh ozon. Pada penelitian ini, sampel air limbah berasal dari Danau Kenanga Universitas Indonesia sebagai salah sumber daya air yang tersedia. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi kinerja penyisihan metode hybrid ozonation coagulation dengan variasi pH dan dosis koagulan terhadap kadar logam besi, kadar logam mangan, kekeruhan, dan total koliform. Variasi pH awal sampel limbah adalah pH 6, 7, dan 8 sedangkan dosis koagulan yang digunakan adalah 100 ppm, 200 ppm, dan 300 ppm. Pada metode hybrid ozonation coagulation dengan variasi terbaik yaitu pH 8 dan dosis koagulan 100 ppm, persentase penyisihan kadar logam besi, kadar logam mangan, kekeruhan, dan total koliform secara berurutan adalah 100%, 11%, 99%, dan 100%.

Wastewater treatment is a major challenge faced by Indonesia, especially with increasing industrial activities and urbanization. Wastewater that is not treated properly can contain harmful pollutants that damage ecosystems and threaten human health. One of the effective methods to overcome water treatment problems is  the hybrid ozonation-coagulation method. This method can overcome the limitations of coagulants in precipitating hydrophilic compounds, reduce the amount of sludge produced and increase the number of hydroxyl radicals formed by ozone. In this study, wastewater samples came from Lake Kenanga of the University of Indonesia as one of the available water resources. This study was conducted to evaluate the performance of the hybrid ozonation coagulation  method with variations in pH and coagulant dosage on ferrous metal content, manganese metal content, turbidity, and total coliform. The initial pH variation of the waste sample was pH 6, 7, and 8 while the coagulant doses used were 100 ppm, 200 ppm, and 300 ppm. In the hybrid ozonation coagulation method  with the best variation, namely pH 8 and coagulant dose of 100 ppm, the percentage of allowance for ferrous metal content, manganese metal content, turbidity, and total coliform were 100%, 11%, 99%, and 100%, respectively."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2024
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Khrist Prasatya
"Pada penelitian ini dilakukan pengolahan air Danau Kenanga dengan 2 titik pengambilan sampel yaitu 35 cm di bawah permukaan air dan 35 cm di atas dasar air. Metode yang digunakan adalah metode kavitasi hidrodinamika dengan menggunakan injektor water jet. Dari hasil penelitian, posisi injektor di atas permukaan air lebih banyak menghasilkan radikal OH yaitu sebesar 7,19E-5 mol/L dibanding injektor di dalam air sebesar 4,69E-5 mol/L. Kavitasi water jet terbukti dapat mendisinfeksi bakteri gram negatif dengan tingkat keberhasilan 99,99% dan mecapai konsentrasi akhir 15 CFU/mL. Bakteri gram positif memiliki tingkat keberhasilan 99,99% dan mencapai konsentrasi akhir 47CFU/mL pada menit ke-50. Komponen lain seperti logam dalam air dapat disisihkan dengan tingkat keberhasilan pada mangan mencapai 50%, zink mencapai 99,67%, kalium mencapai 99,13%, magnesium mencapai 30,77%, dan kalsium mencapai 86,5%.

There were two water sampling points of Kenanga Lake in this study, at 35 cm below the water surface and 35 cm above the bottom of the water. The method used was hydrodynamic cavitation using a water jet injector. The results showed that more OH radicals were produced with injector position on the surface of the water, which was equal to 7,19E-5 mol/L, compared to the position of water injector in the water which was produced 4,69E-5 mol/L of OH radical. It was proven that water jet cavitation can disinfect Gram-negative bacteria with a success rate of 99.99% and reach final concentration of 15 CFU/mL. It also had a success rate 99,99% on Gram-positive bacteria with a final concentration 47 CFU/mL after 50 minutes. Another components such as metals in the water can be eliminated with the success rate reaches 50% for manganese, 99.67% for zinc, 99.13% for potassium, 30.77% for magnesium, and 86.5% for calcium."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2013
S47683
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Zulham Sasmita
"Air merupakan salah satu kebutuhan penting yang diperlukan oleh setiap manusia terutama pada air bersih. Air bersih yang dapat digunakan harus memenuhi persyaratan standar kesehatan yaitu tidak berbau, tidak berwarna dan tidak berasa serta memenuhi baku mutu air bersih yang telah ditetapkan. Universitas Indonesia memiliki 5 danau yang setiap danaunya memiliki potensial untuk dijadikan sumber air bersih. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin memanfaatkan sumber air danau UI sebagai sumber air bersih baru bagi gedung rektorat UI dengan merancang water treatment plant.
Dari hasil uji kualitas air pada danau UI yang akan dijadikan sumber air bersih, terdapat 5 syarat yang tidak terpenuhi yaitu bau, kekeruhan, besi, zat organik sebagai KMnO4, dan total koli. Proses yang digunakan dalam perancangan water treatment plant ini adalah koagulasi, flokulasi, sedimentasi, filtrasi, dan disinfektan. Pada proses koagulasi dan flokulasi kita menentukan dimensi dan kecepatan motor. Sedimentasi dibagi kedalam 4 zona, yaitu zona inlet, zona outlet, zona pengendapan dan zona lumpur. Pada zona inlet kita menentukan ukuran dan jumlah lubang, zona outlet kita menentukan dimensi V-notch dan saluran gutter, zona pengendapan kita menentukan dimensi plat settler, zona lumpur kita menentukan debit lumpur dan dimensi bak lumpur. Pada filtrasi kita menentukan sistem underdrain dan sistem backwash. Pada disinfektan kita menentukan debit kaporit.

Water is one of the essential requirements needed by every human being, especially in clean water. Clean water that can be used must meet the requirements of health standard that is odorless, colorless and tasteless as well as meet the water quality standard that has been set. University of Indonesia owns 5 lakes that have the potential to become a source of clean water. The purpose of this research is to use UI lake water as a new water source for Rektorat UI with the plan of building water treatment plant.
From the test results of water quality in the lake UI that will become the source of clean water, there are five conditions are not met ie odor, turbidity, iron, organic substances as KMnO4, and total coli. The process used in planning water treatment plant is coagulation, flocculation, sedimentation, filtration, and disinfectants. In the process of coagulation and flocculation we determine the dimensions and speed of the motor. Sedimentation is divided into four zones, namely zone inlet, outlet zone, settling zone and sludge zone. In the inlet zone we determine the size and number of holes, in outlet zone we determine the dimensions of V-notch and gutter channels, in settling zone we determine the dimensions of the plate settler, and in sludge zone we define dimension and debit mud. In filtration we define underdrain system and determine backwash system. In disinfectant we define debit chlorine that will be used.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2014
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ratu Nayasza Atikah Mangkuprawira
"Air Danau Kenanga merupakan salah satu sumber yang dapat diolah untuk memenuhi tingginya kebutuhan air higiene dan sanitasi seiring dengan berkembangnya populasi masyarakat di Indonesia. Metode pengolahan yang digunakan adalah hybrid ozonation-coagulation (HOC) menggunakan koagulan poly aluminium chloride (PAC). Metode gabungan ini dipilih karena keterbaruannya dan memiliki efektivitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan metode konvensional. Pada penelitian ini, variasi yang digunakan adalah pH (6,7,8) dan dosis koagulan (100 ppm, 300 ppm, 500 ppm). Parameter yang ditinjau terdiri dari perubahan pH, penyisihan logam berat, perubahan TDS, penyisihan kekeruhan dan perubahan total koliform. Hasil terbaik yang diperoleh pada metode gabungan adalah pH 7 dengan dosis koagulan PAC 100 ppm yang dapat memenuhi seluruh nilai pada standar baku mutu air higiene dan sanitasi sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023. Nilai-nilai yang didapatkan di tiap parameter adalah 6,79 untuk pH, 111 mg/L untuk TDS, 0,015 mg/L untuk Fe, 0,1 mg/L untuk Mn, 0 NTU untuk kekeruhan, dan 0 CFU/100 mL untuk total koliform. Sedangkan di metode konvensional (koagulasi-flokulasi dan ozonasi), tidak seluruh parameter memenuhi standar baku mutu yang ditentukan.

Kenanga Lake’s water is one of the sources that can be treated to meet the high demand for hygiene and sanitation water along with the growing population in Indonesia. The treatment method used is hybrid ozonation-coagulation (HOC) using poly aluminum chloride (PAC) coagulant. This combined method was chosen because of its novelty and has higher effectiveness compared to conventional methods. In this study, the variations used were pH (6,7,8) and coagulant dosage (100 ppm, 300 ppm, 500 ppm). The parameters reviewed consisted of changes in pH, heavy metal removal, changes in TDS, turbidity removal and changes in total coliform. The best result obtained in the combined method is pH 7 with a coagulant dose of 100 ppm PAC which can meet all values in the hygiene and sanitation water quality standards according to the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia Number 2 of 2023. The values obtained in each parameter are 6.79 for pH, 111 mg/L for TDS, 0.015 mg/L for Fe, 0.1 mg/L for Mn, 0 NTU for turbidity, and 0 CFU/100 mL for total coliform. While in the conventional method (coagulation-flocculation and ozonation), not all parameters meet the specified quality standards."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2024
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Alisyahbana Arbi
"Penyediaan air bersih untuk konsumsi masyarakat umum telah menjadi permasalahan yang sangat mendesak bagi pemerintah, khususnya Pemerintah DKI Jakarta Air permukaan merupakan sumber air bersih yang harus dimanfaatkan secara optimal. Pencemaran yang terjadi pada air permukaan mengharuskan dilakukannya proses pengolahan air, dengan salah satu metodenya adalah filtrasi Penelitian filtrasi menggunakan karbon aktif dilakukan dengan sistem aliran vertikal ke atas, sedangkan sampel air permukaan yang digunakan adalah air danau Universitas Indonesia. Penelitian dilakukan untuk melihat kemampuan karbon aktif menurunkan kandungan padatan tersuspensi pada sampel, serta melakukan perbandingan dengan menggunakan variasi tinggi unggun karbon aktif yaitu 20 cm, 15 cm, dan 18 cm. Sebelum digunakan, karbon aktif terlebih dahulu melalui proses preparasi. Sampel yang diambil sesuai dngan metodologi penelitian, kemudian dikarakterisasi dengan menggunakan TSS. Laju alir influent diatur pada 0,7 ml/s.
Hasil yang didapat dari penelitian menunjukkan alat Eltrasi dapat menurunkan kandungan padatan tersuspensi sampel air permukaan sampai di bawah 10 mg/L dengan air yang lebih jernih. Pada variasi tinggi unggun karbon aktif dilihat bahwa karbon aktif yang menggunakan influent dengan kandungan padatan tersuspensi yang lebih besar akan memiliki persen padatari tersuspensi yang lebih besar, berhubungan dengan jumlah padatan tersuspensi yang dapat diadsorpsi dan ditahan oleh filter karbon aktif. Dari hasil penelitian, filter 15 cm memiliki persen padatan tersuspensi tereduksi akhir yang paling besar, yaitu 76,67% dengan injiuenr 30 mg/L."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2004
S49453
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Hamid Dewa Saputra
"Slow sand filter merupakan salah satu jenis pengolahan air sederhana yang efektif untuk diaplikasikan pada skala pelayanan yang kecil, khususnya pada area dengan populasi di bawah 30000 orang. Salah satu alternatif media yang banyak diteliti untuk digunakan sebagai media tambahan pada slow sand filter adalah geotekstil non-woven, di mana dalam beberapa penelitian penambahan media ini terbukti mampu menunjang performa slow sand filter, khususnya dalam penyisihan parameter kekeruhan dan total koliform, serta mampu meningkatkan efisiensi pemeliharaan terhadap instalasi unit. Pada penelitian ini, disusun rancangan pengolahan slow sand filter dengan tambahan media geotekstil untuk digunakan sebagai alternatif pengolahan air bersih untuk mendukung kebutuhan air bersih harian di Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) yang terus meningkat akibat bertambahnya jumlah sivitas akademik setiap tahunnya. Berdasarkan perhitungan proyeksi menggunakan metode regresi linear dan decreasing rate of increase (DRI), jumlah sivitas akademik FTUI mencapai 10735 orang pada tahun 2042 dengan proyeksi kebutuhan air sebesar 6,8 L/detik. Melalui tahapan perancangan, ditetapkan rangkaian instalasi yang terdiri dari bangunan submerged intake, roughing filter, slow sand filter geotekstil, dan unit klorinasi untuk mengolah air Danau Mahoni UI untuk dapat digunakan sebagai sumber air bersih di FTUI. Perhitungan desain untuk masing-masing unit mengacu pada buku pedoman teknis desain pengolahan air dan penelitian yang telah ada sebelumnya. Berdasarkan hasil perhitungan desain, dapat dicapai kualitas air hasil olahan dengan nilai kekeruhan 1,75 NTU dan total koliform 0 CFU/100 mL. Kedua parameter tersebut telah memenuhi persyaratan kualitas air minum berdasarkan Permenkes RI Nomor 492/MENKES/PER/IV/2010.

A slow sand filter is one type of simple water treatment method that is effective to be applied to a small community, especially in areas with under 30000 population. One alternative media that has been widely studied for use as an additional media in slow sand filters is non-woven geotextiles, wherein some studies the addition of this media has proven to be able to support the performance of slow sand filters, especially in the removal of turbidity and total coliform, as well as being able to increase maintenance efficiency of the installation. In this research, a geotextile aided slow sand filter was designed to be used as an alternative water treatment method to supports the daily clean water needs at the Faculty of Engineering, Universitas Indonesia (FTUI) which continues to increase due to the increasing number of students each year. Through population forecasting using the linear regression and decreasing rate of increase (DRI) methods, the number of FTUI academicians reached 10735 people in 2042 with a projected water requirement of 6.8 L/s. Through design, a series of installations were set up consisting of submerged intake building, roughing filter, geotextile aided slow sand filter, and chlorination unit to treat water from Lake Mahoni UI to be used as a source of clean water in FTUI. Design calculations for each unit are based on water treatment building technical guideline books and existing studies. Based on the results of design calculations, it can be achieved the quality of treated water with a turbidity value of 1.75 NTU and a total coliform of 0 CFU/100 mL. Both of these parameters have met the drinking water quality requirements based on Permenkes RI No. 492/MENKES/PER/IV/2010."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2020
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>