Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 2057 dokumen yang sesuai dengan query
cover
"Im zweiten band dieses modular aufgebauten Lehrbuchs wird die exposition und toxische wirkung der wichtigsten toxischen chemikalien abgehandelt. (Nano-) partikuläre stoffe, metalle, anorganische und organische verbindungen werden systematisch betrachtet und in ihren chemischen eigenschaften, expositionen, wirkmechanismen und toxikodynamik beschrieben, ergänzt durch experimentelle daten von mensch und tier. ein besonderes highlight ist das kapitel über chemische kampfstoffe, das in zusammenarbeit mit fachleuten der bundeswehr entstanden ist. "
Weinheim: Wiley-VCH, 2010
e20395091
eBooks  Universitas Indonesia Library
cover
"Perfekt abgestimmt auf die moderne Ausbildung zum Toxikologen, werden in diesem Lehr- und Prüfungsbuch alle wichtigen Konzepte und wissenschaftlichen Grundlagen der Toxikologie erklärt: von der molekularen Toxikologie bis hin zu Risk Assessment und Epidemiologie. Besonderes Highlight sind mehrere Kapitel zu den aktuellen Hauptarbeitsfeldern der Toxikologie, u.a. die Kontrolle und Bewertung von Belastungen am Arbeitsplatz und in Gebäuden sowie des Gefahrenpotentials von Nahrungs- und Arzneimitteln. Leseempfehlungen und Fragen zur Selbstkontrolle runden dieses Buch ab.
Zusammen mit dem zweiten Band ("Toxikologie der Stoffe") ist das gesamt Grundlagenwissen für die Ausbildung zum Fachtoxikologen und für den Masterstudiengang Toxikologie enthalten.
Contents:
1. Einführung in die Toxikologie /​ Hans-Werner Vohr
2. Toxikokinetik /​ Gerd Bode
3. Fremdstoffmetabolismus /​ Wim W̃tjen, Ellen Fritsche
4. Toxikodynamik /​ Hans-Werner Vohr
5. Toxikologie der Organe und Organsysteme /​ Regine Kahl, Gabriele Schmuck, Hans-Werner Vohr
6. Gentoxizit̃t und chemische Kanzerogenese /​ Helga Stopper
7. Reproduktionstoxizität /​ Ralf Stahlmann, Aniko Horvath
8. Epidemiologie und Molekulare Epidemiologie /​ Maria Blettner, Iris Pigeot, Hajo Zeeb
9. Dosis und Wirkung, "risk assessment" /​ Gabriele Schmuck
10. Exemplarische Testverfahren in der Toxikologie /​ Gabriele Schmuck
11. Ökotoxikologie /​ Richard Schmuck
12. Biozide und Pflanzenschutzmittel /​ Gabriele Schmuck, Hans-Werner Vohr
13. Innenraum /​ Elke Roßamp
14. Arbeitsplatz /​ Hermann M Bolt, Klaus Golka
15. Lebensmittel /​ Alfonso Lampen
16. Arzneimittel /​ Eckhard von Keutz."
Weinheim: Wiley-VCH, 2010
e20395092
eBooks  Universitas Indonesia Library
cover
"Chlorinated organic compounds are indispensable in industrial production, but they are usually toxic, often carcinogenic and damage genetic material.
In the well-structured tables of this book the user can recognize at a glance the toxicological effects of the classes of chlorinated organic compounds most often used in industry. The clear and scientifically based evaluation of the data shows the risk associated with chlorinated organic compounds."
Weinheim, Germany: Wiley-VCH, 1994
e20395163
eBooks  Universitas Indonesia Library
cover
"Contents :
1. Zusammenfassung und Empfehlungen
2. AnlaB und Anliegen
3. Das Fachgebiet
4. Toxikologie in Deutschland
5. Toxikologie im Ausland
6. DFG-Denkschrift 1975 und ihre Folgen
7. Literatur
8. Anhang"
Weinheim, Germany: Wiley-VCH, 2000
e20395089
eBooks  Universitas Indonesia Library
cover
Imono Argo Donatus
Yogyakarta: UGM , 2001
615.9 DON t
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
London: Macmillan, 1995
615.9 GEN
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Frank C Lu
Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia (UI-Press), 2006
615.9 FRA t
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Aldridge, W. Norman
London: Taylor and Francis, 1996
615.9 ALD m
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Udin Sjamsudin
"

Pada kesempatan yang berbahagia ini saya mengucapkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan karunia kepada kita semua, sehingga upacara pengukuhan pagi ini dapat berlangsung. Judul pidato pengukuhan yang akan saya kemukakan adalah Masalah Keracunan di Indonesia.

Alasan saya memilih judul ini pertama-tama berdasarkan terdapatnya petunjuk semakin meningkatnya kasus keracunan di Indonesia. Seperti kita ketahui, masyarakat Indonesia mempunyai tingkat heterogenitas yang tinggi baik dari segi sosio-budaya maupun ekonomi. Heterogenitas tersebut berdimensi sangat kompleks sehubungan dengan jumlah penduduk yang besar, yaitu sebanyak 178 juta jiwa. Terlebih lagi masyarakat Indonesia dewasa ini, lengkap dengan segala konsekuensinya terlanda arus industrialisasi dan globalisasi. Di tengah-tengah masyarakat seperti ini, tidaklah mengherankan, apabila kita seringkali membaca dan mendengar berita mengenai keracunan seperti dikemukakan dalam media cetak maupun elektronik. Penemuan akademik pun acapkali mengungkapkan sejumlah kasus keracunan di lapangan yang dilukiskan dengan angka yang memprihatinkan.

Alasan lain dalam pemilihan judul ini berkenaan dengan pemikiran bahwa secara langsung atau tidak, masalah keracunan tidak terlepas dari upaya kita semua dalam menciptakan dan membina sumber daya manusia yang berkualitas tinggi. Masalah keracunan, dalam hubungan ini, dapat mengakibatkan terganggunya upaya bangsa Indonesia untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia tersebut. Masalah kualitas manusia ini memperoleh perhatian khusus dalam pengarahan umum Pembangunan Jangka Panjang Tahap II (PJPT II), serta merupakan aset yang amat berharga bagi pembangunan nasional.

Dari kedua alasan di atas jelaslah bagi kita, bahwa kasus keracunan di tanah air kita merupakan masalah penting. Masalah ini perlu mendapat perhatian berbagai kalangan khususnya bagi mereka yang berkecimpung dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan ilmu pengetahuan, mereka yang berfungsi sebagai pengambil dan pelaksana kebijakan, serta masyarakat luas pada umumnya.

Perkenankanlah saya untuk mengetengahkan apa yang dimaksud dengan keracunan yang umum dipergunakan oleh dunia medik dan akademik. Pada umumnya keracunan didefinisikan sebagai masuknya zat kimia termasuk obat ke dalam tubuh manusia dalam jumlah besar atau berlebihan, sehingga menimbulkan gejala yang membahayakan, menimbulkan cacat, atau bahkan dapat mengundang kematian. Zat kimia atau obat dalam jumlah besar yang menyebabkan keracunan tersebut dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui mulut, kulit, paru-paru, atau mata. Misalnya pestisida bentuk cair dapat masuk tubuh manusia melalui mulut atau melalui kulit (1-6).

Setiap zat kimia pada dasarnya bersifat racun, dan terjadinya keracunan ditentukan oleh besarnya dosis dan cara masuk zat tersebut ke dalam tubuh manusia, Paracelsus pada tahun 1564, menyatakan bahwa hanya dosislah yang menentukan apakah suatu zat kimia bersifat racun atau tidak. Meskipun dewasa ini dikenal banyak faktor yang menentukan sifat dan daya racun suatu zat kimia, namun dosis tetap merupakan suatu faktor penentu yang penting dan dominan (7,8). Dengan demikian jelaslah bahwa setiap obat dapat bersifat racun.

Batasan yang dikemukakan di atas mengarahkan perhatian kita sekurang-kurangnya pada dua jenis keracunan yang dapat terjadi dalam kehidupan manusia yaitu keracunan akut dan kronik.

Pembedaan jenis keracunan ini selain memperhatikan aspek dosis, juga memperhitungkan jangka waktu terjadinya keracunan. Marilah kita telusuri satu per satu jenis keracunan ini, agar kita memperoleh keseragaman pengertian.

"
Jakarta: UI-Press, 1993
PGB 0104
UI - Pidato  Universitas Indonesia Library
cover
Koeman, J.H.
Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 1987
615.9 KOE p
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>