Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 139094 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Mia Kustiyanti
"Sebuah kata serapan tercipta akibat beberapa faktor, di antaranya adalah kontak bahasa. Kontak bahasa terjadi secara lisan maupun tulisan, sehingga ada kata yang berubah secara fonologis, ada pula yang tidak. Dalam makalah ini dilakukan analisis jenis perubahan fonologis apa saja yang terjadi pada kata serapan, seperti perubahan pada vokal panjang, penyederhanaan lafal, penghilangan bunyi, reduplikasi dan perubahan bunyi fonem pada suku kata. Seperti pada kata frikadel yang berubah pengucapannya menjadi [pərkədɛl]. Pada kata serapan yang tidak berubah secara fonologis, hal itu disebabkan fonem pada kata serapan tersebut sama dengan fonem pada kata dari bahasa sumbernya, contoh kata yang tidak berubah secara fonologis adalah poffertjes yang tetap dilafalkan [pɔfərcəs].

A loanword is created by several factors. One of them is language contact. Language contact occurs both in oral form and in writing form, so some words changed phonologically, some are not. This paper analyzes what types of phonological changes that occur in loanwords, such as changes in long vowels, pronunciation simplification, removal of (a) phoneme(s), reduplication and the change of phonemes in a syllable. As in word pronunciation frikadel changed into [pərkədɛl]. On a loanword that does not change phonologically, it is caused by the phonemes of the loanwords have the same phonemes in the words of the source language. The example is poffertjes that is still pronounced [pɔfərcəs].
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2014
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Dimas Prananto Wicaksana
"Sebuah kata serapan terbentuk melalui adanya kontak bahasa. Kontak bahasa dapat terjadi melalui lisan maupun tulisan, oleh karena itu ada kata serapan yang berubah secara fonologis maupun tidak. Pada makalah ini dilakukan penelitian mengenai jenis perubahan fonologis yang terjadi di dalam kata serapan bidang kuliner, seperti perubahan pada vokal panjang, penyederhanaan pelafalan, penghilangan bunyi dan perubahan bunyi fonem pada suku kata. Lalu, pada kata serapan yang tidak berubah secara fonologis terjadi karena fonem pada kata serapan tersebut sama dengan fonem pada kata dari bahasa sumbernya.

A loanword is formed through language contact. Language contact can occur through spoken or written, therefore there are loanwords that change phonologically or not. In this paper, a research is conducted on the phonological changes that occur in loanwords in the culinary field, such as changesiin longivowels, simplification of pronunciation, eliminationiof sounds and changes in phonemeisounds in syllables. Then, loan words that do not change phonologicallyioccur because the phoneme in the loan word is the same as the phoneme in the word from the source language."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2021
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Aisyah Rahima
"Kedatangan bangsa Belanda ke Nusantara pada akhir abad 16 menyebabkan adanya peristiwa kontak bahasa. Kontak bahasa yang terjadi antara bahasa Belanda dengan bahasa Indonesia menyebabkan munculnya kata serapan. Penelitian ini mengidentifikasi dan membahas perubahan makna yang terjadi pada kata serapan bahasa Belanda dalam bahasa Indonesia dalam bidang otomotif yang ditemukan pada surat kabar Otomotif edisi 06 XXIX. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian deskriptif menggunakan teori perubahan makna. Penelitian ini membandingkan makna kata tersebut yang tercantum dalam kamus Koenen Woordenboek Nederlands dan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Dari pembandingan kedua makna tersebut dapat terlihat ada kata yang tidak mengalami perubahan makna dan ada kata yang mengalami perluasan makna, penyempitan makna dan pergeseran makna.

The arrival of the Dutch to Nusantara in the late 16th century led to the occurrence of language contact. Language contact that occurs between Dutch and Indonesian causes the appearance of loanwords. This paper will identify and discuss the change of meaning that occurs in the Dutch loanwords in Indonesian in the automotive field found in the Otomotif newspaper 06 XXIX edition. This paper was conducted with descriptive research method using the change of meaning theory. This paper compares the meaning of the words listed in Koenen Woordenboek Nederland and in Kamus Besar Bahasa Indonesia. From the comparison of the two meanings it can be seen that there are words that do not have changes in meaning and there are words that have expansion of meaning, narrowing of meaning, and shifting of meaning."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2019
MK-pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
M. Iqbal Anggara Putra
"Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perubahan bunyi pada kata serapan bahasa Belanda yang masih aktif digunakan oleh karyawan perhotelan di Jakarta. Hal ini dilatarbelakangi oleh sejarah panjang pendudukan Belanda di Indonesia yang mengakibatkan adanya pengaruh bahasa Belanda terhadap bahasa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan tiga orang karyawan hotel berbeda di Jakarta, yakni Pan Pacific Hotel, Artotel Casa Hangtuah, dan The Langham Hotel, pada bagian yang berbeda-beda. Penelitian berfokus pada penggunaan kata serapan bahasa Belanda dalam percakapan sehari-hari di tempat kerja. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori perubahan fonologis dari Crowley & Bowern (2010). Sistem fonologi bahasa Belanda dan bahasa Indonesia disajikan sebagai dasar untuk mengamati perubahan fonologis yang terjadi. Hasil analisis data menunjukkan adanya perubahan fonologis pada beberapa kata serapan bahasa Belanda yang diserap ke dalam bahasa Indonesia, yakni penguatan, pelemahan, penyisipan, dan penghilangan bunyi. Perubahan bunyi tersebut disebabkan oleh perbedaan sistem fonologis kedua bahasa.

This study aims to examine sound changes in Dutch words that are still actively used by hospitality employees in Jakarta. This is motivated by the long history of the Dutch occupation in Indonesia which resulted in the influence of the Dutch language on the Indonesian language. The research method used is descriptive with a qualitative approach. Data were collected through interviews with three employees of different hotels in Jakarta, namely Pan Pacific Hotel, Artotel Casa Hangtuah, and The Langham Hotel, from different departments. The research focuses on the use of Dutch loan words in daily conversations in Indonesian at work. The research was analysed using Crowley & Bowern's (2010) theory of phonological change. The phonological systems of Dutch and Indonesian are presented as a basis for observing the phonological changes. The results of the data analysis show that there are phonological changes in several Dutch loan words in Indonesian, namely strengthening, weakening, insertion, and removal of sounds. The sound changes are caused by differences in the phonological systems of the two languages.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2024
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Dwi Ryzuka Ekiawan
"Kolonialisme yang hadir di tanah Sunda telah menyebabkan terjadinya kontak bahasa. Kontak bahasa merupakan salah satu faktor terciptanya kata serapan. Banyak kata-kata bahasa Belanda yang telah diserap ke dalam bahasa Sunda. Kosakata ini telah mengalami perubahan fonologis, disesuaikan dengan sistem fonologi bahasa Sunda. Penelitian ini dilakukan pada kata serapan yang terdapat pada majalah Mangl edisi 29 Desember ndash; 4 Januari 2016. Penelitian ini memaparkan perubahan fonologis yang terjadi pada kata serapan dengan memperhatikan kaidah-kaidah fonologis yang ada. Dari penelitian ini ditemukan adanya perubahan fonologis pada kata-kata serapan tersebut. Perubahan tersebut dapat berupa perubahan fonem, perubahan artikulasi, maupun perubahan ejaan, seperti pada kata variatie yang menjadi /pariasi/ karena dipengaruhi oleh perbedaan sistem fonologi antara bahasa Sunda dan bahasa Belanda.

Colonialism that is present in the land of Sunda has led to occurence of contact languages. Language contact is one of the factors in the creation of the Sundanese words which are borrowed from Dutch. These words have undergone phonological changes, adapted to the Sundanese phonology system. This research was carried out on loan words in the Mangl magazine December 26 ndash Januari 4, 2016. This research describes the phonological changes that occur in loan words based on existing phonological rules. The result of this study indicates phonological adjustments in the loan words.. Such changes may include phonemic changes, articulation changes, and spelling changes, for example the word variatie becomes pariasi , since it is influenced by differences in phonological system between Sundanese and Dutch.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2017
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Nisrina Fadila Putri
"Bahasa Indonesia banyak menyerap kata dari bahasa Belanda. Penelitian ini mengkaji perubahan fonologis pada kata serapan. Penelitian dilakukan dengan metode penelitian deskriptif dan data yang digunakan berasal dari penelitian karya Juniar Edgina (2020). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan yang terjadi pada kata serapan yang ada pada iklan majalah Intisari tahun 1964. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat kata-kata serapan dari bahasa Belanda yang mengalami perubahan fonologis ketika diserap ke dalam bahasa Indonesia, namun terdapat juga kata-kata serapan yang tidak mengalami perubahan fonologis. Terdapat penyesuaian fonologis pada kata serapan sesuai dengan kaidah fonologis bahasa penerima, seperti penyesuaian fonem vokal maupun konsonan pada awal, tengah maupun akhir suku kata, seperti pada kata fr?nco menjadi prangko yang terpengaruh oleh perbedaan dalam sistem fonologi antara bahasa Indonesia dan bahasa Belanda. Kata-kata serapan bahasa Belanda dalam bahasa Indonesia ada yang tidak mengalami perubahan fonologis dan diserap sepenuhnya, seperti kata dokter, foto, dan saldo.

Indonesian absorbs a lot of words from Dutch. This study examines phonological changes in loanwords. The study utilized a descriptive research approach, and the information was obtained from a research conducted by Juniar Edgina (2020). The objective of this research is to identify the alterations in the adoption of vocabulary found in the advertisements of the Intisari magazine during the year 1964. The findings of this research are that there are words that experience phonological differences and words that do not share phonological changes in Dutch absorption words in Indonesian. There are phonological adjustments to loan words by the phonological rules of the recipient language, such as adjustments to vowel and consonant phonemes at the beginning, middle, and end of syllables, such as the word fr?nco becoming prangko which is influenced by differences in the phonological systems of Dutch and Indonesian. Dutch borrowed words in Indonesian, which are absorbed intact without any phonological changes, such as dokter, foto, and saldo."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2023
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Gilang Hutomo
"Kedatangan bangsa Belanda ke Indonesia selama kurang lebih 3,5 abad tentu mengakibatkan beberapa hal. Kontak bahasa yang terjadi antar kedua bangsa tersebut pun tidak dapat dihindarkan. Kontak bahasa tersebut mengakibatkan munculnya kata serapan, yang hinga kini masih sering digunakan dalam kehidupan sehari hari. Dalam penyerapan suatu kata tentu sudah mengalami beberapa perubahan dan penyesuaian kedalam kaidah bahasa penerima, salah satunya adalah perubahan dan penyesuaian sistem fonologis. Penelitian ini berfokus pada perubahan sistem fonologis kata serapan bahasa Belanda kedalam bahasa Indonesia pada Majalah Cultural edisi 001 tahun 2011.

The arrival of the Dutch in Indonesia has lasted for approximately 3.5 centuries would lead to several things. Language contact that occurs between the two nations was unavoidable. The language contact resulted in the emergence of a loan word, which is still frequently used in daily life. In the absorption of a word would have undergone several changes and adjustments into the recipient language rules, one of which is the change and adjustment of the phonological system. This study focuses on changes in the phonological system of a loan word from Dutch into Indonesian language on Cultural Magazine 1st in 2011.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2015
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Ery Lukito Dewi
"Internet saat ini menjadi sebuah media bagi setiap manusia untuk memperoleh atau mengakses informasi, serta berkomunikasi dengan mudah. Dari internet juga muncul berbagai media sosial dan teknologi digital. Istilah dan kata dalam media sosial dan teknologi digital yang sebagian besar berasal dari bahasa Inggris banyak diserap oleh bahasa lain, seperti bahasa Belanda. Permasalahan mengenai proses morfologis pembentukan kata serapan dari bahasa Inggris dalam bahasa Belanda dan penyesuaian kata tersebut dalam konteks gramatikal bahasa Belanda menarik untuk diteliti. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Hal yang menjadi fokus utama pada penelitian ini adalah proses morfologis pembentukan kata serapan tersebut. Selain itu, penggunaan kata tersebut dalam konteks kaidah gramatikal bahasa Belanda juga menjadi hal lain yang menarik dalam skripsi ini. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa kata serapan yang berasal dari bahasa Inggris tersebut dapat menjadi kata bahasa Belanda yang disesuaikan dengan aturan morfologis Belanda, sehingga dari hal tersebut dapat ditarik simpulan bahwa kata-kata serapan yang mengalami perubahan bentuk dalam bahasa Belanda tersebut sebagian besar merupakan loanwords atau vreemde woorden yang dapat menjadi bastaardwoorden setelah mengalami penyesuaian kaidah morfologis bahasa Belanda.

Internet has now become a media for people to access information and to communicate with ease. Through internet many social medias and digital increase. Terms and words in social medias and digital technologies that are mostly from English are borrowed by other foreign languages, like Dutch. The problems of the morphological word formation of the English loanwords in Dutch and the adaptation of the words in Dutch grammatical context are interesting to be researched. The method used in this research is qualitative. The main focus in this research is the morphological processes of word formation of those loanwords. Furthermore, the use of the words in the the Dutch grammatical context is another interesting case. The result of this research indicates that the English loanwords would be adopted in Dutch after the morfphological adjustment. The conclusion of this research is that the borrowed words in Dutch are mostly loanwords or vreemde woorden lsquo foreign words rsquo that would become bastaardwoorden lsquo hybrid words."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2018
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Muhammad Kamil Sakato
"Kata serapan muncul karena adanya kontak bahasa. Bahasa Indonesia banyak menyerap kata-kata dari bahasa Belanda, termasuk kata-kata dalam bidang mode. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan perubahan makna pada kata-kata serapan bahasa Indonesia dari bahasa Belanda dalam bidang mode. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah 93 kata serapan dari buku `A to Z Istilah Fashion di Indonesia`. Makna dari kata-kata serapan yang telah dikumpulkan didasarkan pada Kamus Besar Bahasa Indonesia dan Van Dale Groot Woordenboek van de Nederlandse Taal. Analisis dilakukan untuk mengelempokkan jenis perubahan makna dari kata-kata serapan tersebut berdasarkan komponen maknanya. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar kata serapan dalam bidang mode (85%) tidak mengalami perubahan makna. Hanya 14 kata yang mengalami perubahan makna, yaitu meluas, menyempit, dan berubah total.

Loanwords emerge from contact between languages. A lot of words in Indonesian were absorbed from Dutch, including terms of fashion. This aims of this study is mapping the meaning changes in Indonesian loanwords from Dutch in terms of fashion. The data used in this paper consist of 93 loanwords from the book titled `A to Z Fashion di Indonesia`. The meaning of the loanwords that have been collected are based on Kamus Besar Bahasa Indonesia and Van Dale Groot Woordenboek van de Nederlandse Taal. The analysis aims to categorize the type of meaning change from the loanwords based on the componential meaning. The result shows that the meaning of the most loanwords in terms of fashion (85%) do not undergo meaning change. Only 14 words have changed of meaning, namely: extension, narrowing, and totally changed.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2020
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Ira Rachmawati
"Kontak bahasa yang terjadi antara bahas indonesia dan bahasa Belanda di masa lampau saling mempengaruhi kedua bahasa tersebut. Dalam bahasa Indonesia banyak ditemukan kata-kata yang berasal dari bahasa Belanda seperti kulkas, asbak, gorden, dan masih banyak lagi. Begitu pula sebaliknya, dalam bahasa Belanda juga terdapat kata serapan dari bahasa Indonesia seperti tawarren, senag, piekeren, dan lain-lain. Dalam skripsi ini dibahas mengenai kata serapan bahasa Indonesia dalam bahasa Belanda yang mecakup perubahan-perubahan fonologis yang terjadi pada kata serapan itu serta perubahan makna dari kata-kata serapan tersebut. Perubahan bunyi kata serapan bahasa Indonesia dalam bahasa Belanda pada skripsi ini dikelompokkan melalui jenis-jenis perubahan bunyi yang ada dalam landasan teori. Akan tetapi tidak semua perubahan bunyi terjadi pada kata serapan tersebut. Perubahan bunyi yang terjadi pada kata serapan tersebut adalah perubahan bunyi metatesis, syncope, apocope, epenthesis, loss, serta beberapa perubahan bunyi lainnya. Kemudian dibahas juga perubahan makna yaitu perluasan dan penyempitan makna pada kata-kata serapan tersebut. Analisis perubahan makna dalam skripsi ini dilakukan berdasarkam kelas kata dari kata-kata serapan itu sendiri, yaitu kata kerja, kata sifat, kata keterangan, kata benda, dan kata tugas yang ternyata tidak ada satupun yang diserap ke dalam nahasa Belanda. Untuk dapat menyajikan hasil penelitian dengan baik maka penulis membagi skripsi ini menjadi empat bagian yaitu bab pertama yang merupakan pendahuluan, bab kedua yang berisi teori-teori landasan penelitian ini, lalu bab ketiga yaitu hasil analisis dari penelitian dan terkahir adalah bab keempat yaitu kesimpulan yang diambil dari analisis bab ketiga."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2007
S15776
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>