Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 181491 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Oktaviani Tika Wulandria
"Antibiotik sebagai salah satu pilihan terapi penyakit infeksi saluran pernafasan akut banyak digunakan pada anak-anak. Penggunaan antibiotik yang tepat akan mengurangi angka kejadian resistensi dan efek samping obat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan antibiotik pada balita dengan infeksi saluran pernafasan akut di Rumah Sakit Angkatan Laut Dr. Mintohardjo Jakarta Pusat. Penelitian ini bersifat observasional dengan metode retrospektif berdasarkan rekam medis dengan desain potong lintang. Analisis dilakukan secara deskriptif. Sampel adalah anak-anak berusia 12-<60 bulan dengan infeksi saluran pernafasan akut dan diberikan terapi antibiotik. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling. Sampel yang didapatkan sebanyak 66 pasien yang terdiri dari 53,03% laki-laki dan 46,97% perempuan. Terdapat 3 jenis infeksi saluran pernafasan akut yang diderita yaitu faringitis (95,45%), laringitis (1,51%), dan pneumonia (3,04%). Sebanyak 9 jenis antibiotik digunakan yaitu amoksisilin (2,5%), gentamisin (6,3%%), kloramfenikol (1,3%), sefadroksil (5,0%), sefiksim (5,0%), sefotaksim (30,0%), seftriakson (42,5%), sulfametoksazol-trimetoprim (antimikroba) (5,0%), dan tiamfenikol (2,5%). Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ketepatan penggunaan antibiotik pada sampel dilihat dari segi indikasi (100%), pemilihan antibiotik (100%), regimen dosis (83,8%), dan lama penggunaan (50,0%). Data diuji dengan Metode Kai Kuadrat dan hasil yang diperoleh menunjukkan terdapat hubungan yang lemah antara jenis antibiotik yang digunakan dengan ketepatan dosis, serta tidak terdapat hubungan bermakna antara jenis antibiotik yang digunakan dengan ketepatan lama penggunaan.

Antibiotics, as a treatment option for acute respiratory tract infection were widely used in children. Appropriate use of antibiotics could reduce the incidence of resistance and adverse drug effects. The purpose of this research was to analyze the use of antibiotics in children with acute respiratory tract infection in Dr. Mintohardjo?s Naval Hospital Central Jakarta. This was an observational research with retrospective method based on medical records and cross sectional design. Descriptive analyze was performed. Samples were children aged 12-<60 months with acute respiratory tract infection and antibiotic therapy. Sampling?s technique used was total sampling. The numbers of samples were 66 children consist of 53.03% males and 46.97% females. The types of acute respiratory tract infections were pharyngitis (95.45%), laryngitis (1.51%), and pneumonia (3.04%). Total of 9 types of antibiotics used were amoxicillin (2.5%), gentamicin (6.3%), chloramphenicol (1.3%), cefadroxil (5.0%), cefixime (5.0%), cefotaxime (30.0%), ceftriaxone (42.5%), sulfamethoxazole-trimethoprim (antimicrobial) (5.0%), and tiamfenikol (2.5%). From this research, it can be concluded that appropriate used of antibiotics in the samples in terms of indication (100%), antibiotic treatment (100%), dose regimen (83.8%), and duration of use (50%). Data were tested by Chi Square Methods and the results show that there were a weak relationship between the types of antibiotic used with appropriate dosage, and there were no significant relationship between the types of antibiotic used to the appropriate duration of used."
Depok: Universitas Indonesia, 2013
S52584
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rafika Fathni
"Laparotomi merupakan salah satu prosedur medis yang dilakukan secara manual dan menyebabkan banyak perlukaan, yang berisiko tinggi mengalami infeksi, yang dicegah dengan antibiotik profilaksis. Pemberian antibiotik profilaksis yang dilakukan secara empiris dapat menyebabkan banyak dampak negatif jika dilakukan tanpa pengkajian kerasionalan penggunaannya.
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data penggunaan antibiotik profilaksis dan melakukan evaluasi kerasionalannya dilihat dari ketepatan indikasi, ketepatan obat, dan ketepatan dosis. Penelitian dilakukan dengan pengambilan data penggunaan antibiotik profilaksis laparotomi dari rekam medis pasien yang menerima prosedur laparotomi pada bulan Januari - Desember 2012 secara retrospektif dengan desain cross-sectional. Pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan teknik total sampling. Populasi penelitian berjumlah 486 pasien, dan 161 pasien diterima sebagai sampel penelitian, dengan total administrasi antibiotik profilaksis laparotomi sebanyak 230 kali.
Hasil penelitian menunjukkan pola penggunaan antibiotik profilaksis yang kebanyakan diberikan adalah antibiotik profilaksis tunggal (57,14%), dan antibiotik yang paling banyak digunakan adalah seftriakson dan sefotaksim (34,78%). Penggunaan antibiotik profilaksis yang memenuhi kriteria tepat indikasi adalah 54,78%, tepat obat 3,48%, dan tepat dosis 88,70%. Namun demikian, dari seluruh sampel penelitian tidak ada yang dapat dikategorikan rasional dilihat dari ketepatan indikasi, obat, dan dosis.

Laparotomy is a manual medical procedure which causes many wounds, and has a high infection risk. Surgical site infection is usually prevented by administration of prophylaxis antibiotics. Empirical administration of prophylaxis antibiotics without rationality study can cause many negative impacts.
The aim of this study was to collect prophylaxis antibiotics usage data and to evaluate rationality of the administration, observed from the accuracy of indication, medication, and dose. This retrospective cross-sectional study was done by collecting laparotomy prophylaxis antibiotics usage data from medical record of patients who had received laparotomy procedure on January - December 2012 using total sampling. Population of study included 486 patients, and 161 patients were accepted as samples of study, with total 230 times administration of laparotomy prophylaxis antibiotics.
The results showed that most of prophylaxis antibiotics were given as single type antibiotic (57.14%), and the most antibiotics used were ceftriaxone and cefotaxime (34.78%). Patients given prophylaxis antibiotics with rational indication were 54.78%, only 3.48% were given the appropriate medication, and 88.70% were given antibiotics with the right dose. However, among all samples, none was considered rational in terms of indication, medication, and dose accuracy.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2013
S45912
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fithrotul Aini
"Bedah ortopedi adalah suatu tindakan bedah untuk memulihkan kondisi disfungsi muskuloskeletal.Infeksi Luka Operasi (ILO) adalah infeksi pada luka operasi atau organ/ruang yang terjadi dalam 30 hari setelah operasi atau dalam kurun 1 tahun apabila terdapat implan. Salah satu cara pencegahan ILO adalah dengan menggunakan antibiotik profilaksis. Namun, penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat menimbulkan resistensi antibiotik yang sangat merugikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh data dan mengevaluasi kerasionalan penggunaan antibiotik profilaksis bedah ortopedi di RSAL Dr. Mintohardjo Jakarta Pusat periode tahun 2012. Penelitian dilakukan dengan desain potong lintang dan metode retrospektif dengan mengambil dan mengumpulkan data dari dokumen rekam medis pasien yang menjalani operasi ortopedi selama tahun 2012. Sebanyak 163 sampel yang diperoleh terdiri dari laki-laki 73% dan perempuan 27% dengan rentang usia dibawah 12 tahun 9,8%, 12-25 tahun 23,3%, 26-65 tahun 28,9% dan diatas 65 tahun 8,0%. Antibiotik profilaksis yang sering digunakan adalah seftriakson 87,8%, gentamisin 3,7%, sefotaksim 3,7%, sefoporakson 1,2%, siprofloksasin 1,2%, fosfomisin 0,6%, meropenem 0,6%, dan vankomisin 0,6%. Sebanyak 55,8% antibiotik yang diberikan sudah tepat waktu, sedangkan sebanyak 93,9% antibiotik tidak tepat obat. Terdapat 8 kasus ILO (4,9%) dari seluruh pasien bedah ortopedi yang mendapat antibiotik profilaksis. Jenis mikroorganisme yang paling sering ditemukan di RSAL Dr. Mintohardjo, Jakarta, adalah Eschericia coli (23,08%), Coliform (18,62%), Staphylococcus aureus sp. (18%). Pseudomonas Sp. (12,15%) dan Alkaligenes Sp (9,31%). Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan antibiotik profilaksis bedah ortopedi di RSAL Dr. Mintohardjo tidak rasional. Hasil yang diperoleh dari uji kai kuadrat menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara jenis antibiotik profilaksis yang digunakan dengan kondisi pasien pasca operasi.

Orthopedic surgery is a surgery to recover muskuloskeletal dysfunction. The Surgical Site Infection (SSI) is an infection of the surgical wound or organ / space that occurs within 30 days after surgery or within 1 year if an implant there. One way to prevent SSI is by using prophylaxis antibiotics. However, improper use of antibiotics can lead to antibiotic resistance wich is very harmfull. The purpose of this study was to collect data and evaluate the rational use of prophylaxis antibiotic in orthopedic surgery at RSAL Dr. Mintohardjo Central Jakarta in 2012. The study was designed cross sectional and conducted retrospectively by taking and collecting data from the medical record document of patients who were undergoing orthopedic surgery during 2012. A total of 163 samples consisted of men 73% and women 27% with an age range under 12 years 9.8%, 12-25 years 23.3%, 26-65 years 58.9% and over 65 years 8.0%. Prophylaxis antibiotics which common used were ceftriaxone 87.8%, gentamycin 3.7%, cefotaxime 3.7%, cefoporaxone 1.2%, siprofloksasin 1.2%, fosfomycin 0.6%, meropenem 0.6%, and vancomycin 0.6%. A total of 55.8% of these prophylaxis antibiotics were given on time, and 93.9% of them were not appropriate drugs. There were 8 SSI cases or 4.9% of all orthopedic surgical patients who received prophylaxis antibiotics. The types of microorganisms which most frequently found at RSAL Dr. Mintohardjo Central Jakarta was Eschericia coli (23.08%), Coliform (18.62%), Staphylococcus aureus sp. (18%). Pseudomonas Sp. (12.15%) and Alkaligenes Sp (9.31%). From these results we could concluded that the use of prophylaxis antibiotics in orthopedic surgery RSAL Dr. Mintohardjo was irrational. Data were tested by chi square test and the results showed that there were a relationship between the types of antibiotic used with patient’s condition after surgery."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2013
S52658
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Alfianita
"
ABSTRAK
Rumah sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat. Rumah sakit memiliki organisasi yang efektif, efisien, dan akuntabel. Rumah sakit juga merupakan tempat pelaksanaan praktik kerja kefarmasian. Praktik Kerja Profesi Apoteker di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta Pusat Periode Januari-Februari 2016 bertujuan untuk memahami dan mengetahui peran dan fungsi Apoteker dalam melakukan kerja praktik kefarmasian di rumah sakit sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan etika kefarmasian yang berlaku. Selain itu dengan praktik kerja profesi ini diharapkan para calon Apoteker dapat memiliki pengetahuan, keterampilan, sikap, serta wawasan, dan pengalaman yang nyata untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja. Praktik kerja di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta Pusat dilakukan selama dua bulan dengan tugas khusus yaitu Studi Kasus Drug Related Problem Pasien Gangguan Bipolar dengan Psikotik.
ABSTRAK
Hospital is a health care institution that organizes health care services in the plenary that provides inpatient, outpatient, and emergency department. Hospital has an organization that is effective, efficient, and accountable. Hospital is also a place of execution of work practice of pharmacy. Profession Internship at Gatot Soebroto Army Hospital in Central Jakarta for January-February 2016 aiming to understand and know the role and function of Pharmacists in doing work in the hospital pharmacy practice in accordance with the provisions of law and ethics applicable pharmacy. In addition, Profession Internship are expected to prospective pharmacists can have the knowledge, skills, attitudes, and knowledge, and real experience to prepare for the world of work. Profession Internship at Gatot Subroto Army Central Hospital in Central Jakarta for two months with a special assignment, namely Case Study Drug Related Problem Bipolar Disorder with Psychotic Patients."
Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2016
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Mega Dewanty
"Pelayanan farmasi merupakan salah satu pelayanan yang menunjang pelayanan kesehatan yang bermutu di rumah sakit, sehingga perbekalan farmasi terutama obat memerlukan pengelolaan dengan konsep manajemen logistik yang bermutu.
Penelitian ini memberikan gambaran mengenai proses pengendalian persediaan obat generik dengan menggunakan metode analisis ABC indeks kritis di Seksi Logistik Perbekalan Kesehatan RSIJ Cempaka Putih tahun 2012. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan 6 orang informan dan operational research dengan 6 orang user (dokter).
Hasil penelitian menunjukkan kelompok A indeks kritis terdiri atas 7 item (4,19%) dengan nilai investasi Rp615.646.911,-(15,22%) dan jumlah pemakaian 540.374 (20,91%). Kelompok B terdiri atas 101 item (60,48%) dengan nilai investasi Rp3.296.055.432,- (81,48%) dan pemakaian sebanyak 1.852.301 (71,68%). Kelompok C terdiri atas 59 item (35,33%) dengan nilai investasi Rp133.541.081 (3,3%) dan pemakaian 191.416 (7,41%). Pada kelompok A indeks kritis economic order quantity (EOQ) menghasilkan besar bervariasi antara 373 ? 5741 yang terdiri atas jenis tablet, kapsul, dan injeksi. Sementara, reorder point (ROP) bervariasi antara 82 ? 362.
Pharmaceutical services has an important role in determining the quality of health service in the hospital, so that good logistic management concept for pharmaceutical supplies especially drugs, is required.
The objective of this research is to describe an inventory control process of generic drugs using analysis of ABC critical index at Pharmaceutical Logistics of Islamic Jakarta Cempaka Putih Hospital in 2012. This research used qualitative approach with in depth interview with six participants and operational research from six users (doctors).
The results showed that the group A critical index comprised of seven items (4.19%) with an investment of Rp 615.646.911,- (15.22%) and the usage of 540.374 (20.91%). Group B consisted of 101 items (60.48%) with an investment of Rp 3.296.055.432,- (81.48%) and the usage of 1.852.301 (71.68%). Group C consisted of 59 items (35.33%) with an investment of Rp 133.541.081,- (3.3%) and the usage of 191.416 (7.41%). In group A critical index, economic order quantity (EOQ) varied between 337 and 5741 consisting of tablets, capsules, and injections. Meanwhile, reorder point (ROP) varies between 82 and 362
"
Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 2012
S-Pdf
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Syerliana
"Praktek kerja profesi PKP di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat RSPAD Gatot Soebroto Ditkesad bertujuan untuk memahami peranan tugas dan tanggung jawab Apoteker di Rumah Sakit sesuai dengan ketentuan dan etika pelayanan kefarmasian pada khususnya dan pelayanan kesehatan pada umumnya memiliki wawasan pengetahuan keterampilan dan pengalaman praktis untuk melakukan praktek kefarmasian di Rumah Sakit serta memiliki gambaran nyata tentang permasalahan praktek kefarmasian terutama dalam berinteraksi baik dengan pasien maupun dengan tenaga kesehatan lain Berdasarkan kegiatan PKP di RSPAD pengelolaan sediaan farmasi alat kesehatan dan bahan medis habis pakai dilaksanakan di instalasi farmasi rumah sakit dengan sistem satu pintu Pelayanan farmasi klinis masih belum berjalan optimal akibat kurangnya tenaga Apoteker yang berfokus pada pelayanan farmasi klinik Pemantauan kadar obat dalam darah adalah pelayanan farmasi klinis yang belum dilaksanakan Peran Apoteker di RSPAD perlu ditingkatkan melalui kerjasama dan komunikasi dengan tenaga kesehatan lain Kegiatan PKP di RSPAD berlangsung selama dua bulan dari tanggal 1 September sampai dengan tanggal 31 Oktober 2015 dengan tugas khusus yaitu analisa masalah terkait obat terhadap pasien neonatus kurang bulan kurang masa kehamilan dan bayi berat lahir rendah dengan sepsis neonatorum di instalasi rawat inap perinatal resiko tinggi RSPAD Gatot Soebroto Dikesad periode 21 - 27 Oktober 2015

Profession internship at the Gatot Subroto Army Central Hospital was itended to make apotechary students understand the roles and responsibilities of Hospital Pharmacists in accordance with the rules and ethics of pharmaceutical care in particular and healthcare in general have the insight knowledge skills and practical experience of pharmaceutical practice and know the issues of pharmaceutical care in Hospital especially in their interaction with the patients and with other health professionals Based on the activities management of pharmaceutical and medical devices in Gatot Subroto Army Central Hospital is responsibility of hospital pharmacy by one door system Clinical pharmacy services is still not optimal due to the lack of the number of pharmacists that focus on clinical pharmacy services Monitoring of drug levels in the blood is a clinical pharmacy services that have not been implemented here Role of Pharmacists needs to be improved through cooperation and communication with other health professionals Profession internship at the Gatot Subroto Army Central Hospital was held for two months from September 1st until October 31st 2015 in a special assignment that is identification of drug related problems of neonates with less gestation low birth weight and neonatal sepsis in high risk perinatal unit of Gatot Subroto Army Central Hospital on period October 21st until October 27th 2015
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2016
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Nova Amalia
"ABSTRAK
Praktek kerja profesi di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional (RSUPN) Dr. Cipto
Mangunkusumo periode bulan Agustus-September tahun 2017 bertujuan agar
mampu memahami peranan, tugas, dan tanggung jawab apoteker di rumah sakit
sesuai dengan standar pelayanan farmasi, dan memiliki wawasan, pengetahuan,
keterampilan, dan pengalaman praktis untuk melakukan praktek kefarmasian di
rumah sakit, serta memiliki gambaran nyata tentang permasalahan praktik
kefarmasian di rumah sakit serta mempelajari strategi dan kegiatan kegiatan yang
dapat dilakukan dalam rangka pengembangan praktek kefarmasian di rumah sakit.
Praktek kerja profesi di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo dilakukan sekitar 6
minggu dengan tugas khusus yaitu Analisis Keseragaman Bobot Puyer di Satelit
Kiara RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo. Tujuan dari tugas khusus ini yaitu
untuk
mengetahui mutu sediaan puyer yang diracik di Satelit Farmasi Kiara RSUPN Dr.
Cipto Mangunkusumo ditinjau dari keseragaman bobot

ABSTRACT
Internship at National Center General Hospital of Dr. Cipto Mangunkusumo
month period August - September 2017 aimed to understand the duties and
responsibilities of pharmacists in pharmacaceutical care service in community
health clinic according to applicable laws and ethics, then had knowledge, skills,
professionalism, insight and reality to undertake pharmaceutical practices in
hospital, had practical experiences about problems of pharmaceutical care practice
in hospital. Internship at RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo was conducted for six
weeks with special assignment Weight Uniformity Tests of Pulveres at Kiaras
Pharmaceutical Satellite RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo. The purpose of this
special assignment was to knowing the quality of pulveres preparations at Kiaras
Pharmaceutical Satellite RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo in terms of weight
uniformity"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2017
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Nurhasna Sushmita Sari
"ABSTRAK
Tujuan dari praktek kerja profesi yang dilakukan di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo periode bulan Agustus- September 2017 adalah untuk memahami peranan, tugas dan tanggung jawab apoteker di Rumah Sakit sesuai dengan ketentuan dan etika pelayanan farmasi khususnya dan pelayanan kesehatan umumnya; memiliki wawasan, pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman praktis untuk melakukan praktek kefarmasian di Rumah Sakit; serta memiliki gambaran nyata tentang permasalahan praktek kefarmasian serta mempelajari strategi dan kegiatan-kegiatan yang dapat dilakukan dalam rangka pengembangan praktek kefarmasian di Rumah Sakit.. Mahasiswa melakukan praktik kerja profesi di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo selama enam minggu, yaitu dari tanggal 15 Agustus - 29 September 2017. Kegiatan yang dilakukan diantaranya pelayanan resep untuk pasien rawat inap dan rawat jalan, Pelayanan Informasi Obat (PIO), Pemantauan Terapi Obat (PTO), Medical History Taking (MHT), sterilisasi alat kesehatan, serta diskusi dengan apoteker apoteker yang ada di Rumah Sakit. Selain itu, mahasiswa juga mengerjakan tugas khusus yaitu Stabilitas Obat Kemoterapi yang Dioplos dari Masing- Masing Pabrik. Tujuan dari tugas khusus ini adalah untuk membandingkan antara stabilitas obat kemoterapi berdasarkan pabrik yang membuat (brosur) dan berdasarkan literatur serta berdasarkan dari masing masing pabrik yang membuat (brosur obat). Hasilnya, ditemukan adanya beberapa perbedaan dalam cara rekonstitusi, cara pemberian, suhu penyimpanan sebelum dibuka dan setelah rekonstitusi, dan lama waktu simpan (stabil) yang dituliskan pada brosur obat maupun literature.

ABSTRACT
The purposes of the internship at Dr. Cipto Mangunkusumo Hospital period of August - September 2017 were to understand the role, duties and responsibilities of pharmacists in hospitals in accordance with applicable laws and ethics; had the insight, knowledge, skills, and practical experience to undertake pharmaceutical practices in pharmacies and can also have the insight of pharmaceutical practice issues; and learn the strategies and activities that can be undertaken in the course of pharmaceutical practice development in the hospital. Students had internship at Dr. Cipto Mangunkusumo Hospital for six weeks, from August 15th, 2017 until September 29th, 2017. The activities were include prescription service for inpatient and outpatient, Drug Information Service, monitoring of drug therapy, Medical History Taking, sterilization of health equipment, and discussions with pharmacists in the hospital. In addition, there was also have a particular task, that was making an data of Stability of Chemotherapy Drugs that Reconstituted from Each Factory. The purpose was to compare the stability of the chemotherapy drugs based on brochure, literature, and each drug brochure (same drug but different factory). As a result, that were found some differences in the way of reconstituting, storage temperatures before it opened and after reconstituting, and stability of the drug based on the brochure and the literature"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2017
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Annisa Rahma Hendrasula
"Praktek Kerja Profesi Apoteker (PKPA) di RSUP Fatmawati Jakarta dilakukan untuk mengetahui peran dan tugas seorang apoteker dalam Instalasi Farmasi RSUP Fatmawati Jakarta. PKPA yang diadakan oleh Departemen Farmasi FMIPA Universitas Indonesia diharapkan dapat menghasilkan calon apoteker yang berkualitas dan ikut mendukung kesehatan masyarakat Indonesia. Tujuan dari PKPA yang dilakukan oleh Program Profesi Apoteker Universitas Indonesia bekerja sama dengan beberapa rumah sakit dimana salah satunya adalah Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati adalah meningkatkan pemahaman tentang peran, fungsi, dan tanggung jawab apoteker dalam pelayanan kefarmasian di rumah sakit, membekali calon apoteker agar memiliki wawasan, pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman praktis untuk melakukan pekerjaan kefarmasian di rumah sakit, meningkatkan, dan melatih keterampilan komunikasi dan interaksi dengan berbagai profesional kesehatan lain di rumah sakit, mempersiapkan calon apoteker untuk memasuki dunia kerja sebagai tenaga farmasi yang profesional, serta memberi gambaran nyata tentang permasalahan dan solusi masalah dalam pekerjaan kefarmasian di rumah sakit."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2012
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>