Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 5 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Sennett, Richard
"Prologue : man as his own maker -- Craftsmen -- The troubled craftsman -- The workshop -- Machines -- Material consciousness -- Craft -- The hand -- Expressive instructions -- Arousing tools -- Resistance and ambiguity -- Craftsmanship -- Quality-driven work -- Ability -- Conclusion : the philosophical workshop."
New Heven: Yale University Press, 2008
601.22 SEN c
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Tanihatu, Iwan Gimyar
"Penelitian ini bersifat studi observasional terhadap risiko muskulo skeletal pada pekerja di Lapangan Produksi Minyak dan Gas Bumi VICO Indonesia, Kalimantan Timur. Penelitian ini memfokuskan pada gerakan-gerakan, postur / posisi janggal menurut jenis pekerjaan pada Craftsman, Welder dan Floorman, dan juga mencoba untuk menganalisa jenis dan tingginya risiko ergonomik yang dapat terjadi. Data-data dalam penelitian ini adalah primer dan original, yang dikumpulkan dengan menggunakan kamera elektronik, kemudian dimasukkan dalam CD-Rom. Pengambilan data ini disesuaikan dengan waktu kerja masing-masing. Analisa semi kuantitatif yang dilakukan pada penelitian ini yaitu menurut metode Ergonomic Assessment Survey (EASY) dengan menggunakan sistim skor dari Baseline Risk Identification Ergonomic Factors Survey (BRIEF)."
Depok: Universitas Indonesia, 2000
T9182
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Moch Bigi Ramadha Putra
"ABSTRAK
Skripsi ini membahas mengenai Perbandingan Tekniker Gigi dan Tukang Gigi Berdasarkan Hukum Kesehatan. Setelah Mahkamah Konstitusi menyatakan bahwa Pasal 73 ayat 2 dan Pasal 78 Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran adalah inkonstitusial melalui Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 40/PUU-X/2012, maka tukang gigi merupakan pekerjaan yang bersifat legal di Indonesia. Wewenang tukang gigi adalah membuat dan memasang gigi palsu. Akan tetapi, dalam dunia medik telah dikenal profesi tekniker gigi yang memiliki lingkup wewenang yang serupa. Dengan menggunakan metode penelitian yuridis normatif yang melakukan penelitian terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa tekniker gigi dan tukang gigi memiliki kesamaan, tetapi juga memiliki perbedaan yang signifikan.

ABSTRACT
This thesis examines Comparison Between Dental Technician and Dental Craftsman According to Medical Law. After the Mahkamah Konstitusi Constitutional Court of Indonesia declared that Article 73 and Article 78 of Indonesian Medical Practice Law as unconstitutional through Verdict Number 40 PUU X 2012, hence dental craftsman is a legal lsquo profession rsquo in Indonesia. Dental craftsman has the authority to make and attach artificial tooth teeth. However, in medical world, dental technician is already known for these kinds of authority. Using normative juridical research method, which examines primary, secondary, and tertiary legal sources, it can be concluded that dental technician and dental craftsman have something in common, yet they too have a significant difference."
2017
S69283
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Nuri Evelina
"Penelitian ini merupakan penelitian yang dilakukan pada pengrajin sepatu yang ada di Bengkel Sepatu Tata Kampung Ciomas, Bogor untuk mengetahui tingkat risiko ergonomi serta gambaran keluhan Muskuloskeletal Disorders (MSDs) pada pekerja.
Desain penelitian ini adalah Cross Sectional yang bersifat Deskriptif Analitik. Penelitian ini dilakukan dengan observasi dan memberikan kuesioner pada pengrajin.
Hasilnya penelitian menunjukkan tingkat risiko tinggi (skor 9) pada aktivitas pembuatan pola dan penjahitan, keluhan subjektif MSDs terbanyak pada leher bagian atas dan pinggang (77,4%). Gambaran keluhan MSDs berdasarkan umur paling banyak pada kategori < 30 tahun dengan keluhan terbanyak pada bagian leher bagian atas dan pinggang, jenis kelamin pada kategori laki-laki di bagian pinggang, masa kerja pada kategori < 5 tahun di bagian leher atas, dan kebiasaan merokok di bagian pinggang. Oleh karena itu, diperlukan perubahan dalam pelaksanaan proses kerja.

This research is conducted on the Shoe craftsman in Bengkel Sepatu Tata Kampung Ciomas, Bogor. The purpose of this research is to analysis of ergonomic risk level and overview of complaint subjective musculoskeletal disorders (MSDs) in the worker.
The design of this study is a Cross Sectional with the Descriptive Analytical research the research was done by observations and giving questionnaires for the craftsman.
Based on data, the high risk level (score 9)of pattern making and sewing the upper shoes. Complaint subjective MSDs langest at upper neck and waist is about 77,4%. Descriptions of MSDs complaints based on workers age category is < 30 years category for the largest MSDs complaints at upper neck and waist, sex category is male workers at waist, working periode category is < 5 years at upper neck and the worker with the smoking habits category at waist. Therefore, necessary changes in the implementation of the work process.
"
Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 2012
S-Pdf
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
I Ketut Sathya Ananda Suputra
"Kerajinan ukiran kayu Bali termasuk salah satu sektor dengan skala besar dan bekontribusi pada perekonomian negara. Namun, sayangnya pengrajin ukiran kayu asal Bali mengalami banyak keluhan akibat postur kerjanya yang canggung. Kondisi ini dapat berisiko menyebabkan pengukir terkena Musculoskeletal Disorder (MSD). Apabila tidak diperbaiki, maka dalam jangka panjang, kualitas hidup dari pengukir akan menurun. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk merancang workbench atau meja kerja sebagai sarana untuk memperbaiki postur kerja pengukir. Perancangan workbench pada penelitian ini dilakukan dengan kerangka kerja Perancangan Produk Rasional oleh Nigel Cross dan berasaskan prinsip Participatory Ergonomics Design. Postur kerja pengukir dievaluasi di awal dan akhir penelitian menggunakan perangkat lunak Jack Digital Human Modeling (DHM) untuk mendapatkan analisis Lower Back Analysis (LBA), Ovako Working Posture Analysis (OWAS), dan Rapid Upper Limb Asssessment (RULA). Penelitian ini menghasilkan luaran berupa rancangan workbench untuk pengukir asal Bali dalam proses kerjanya mengukir papan nama kayu. Workbench berhasil menyesuaikan dengan kebiasaan kerja pengukir Bali sembari meningkatkan kenyaman kerjanya. Hasil evaluasi postur kerja setelah perbaikan mengindikasikan nilai yang aman, menyatakan workbench berhasil memperbaiki postur kerja pengukir.

Balinese woodcarving craft is one of the sectors with a large scale that contributes to the country's economy. However, unfortunately wood carving craftsman from Bali experienced many problems due to his awkward working posture. This condition can risk the craftsman to develop Musculoskeletal Disorder (MSD). If not repaired, then in the long run, the quality of life of the carver will decrease. Therefore, this study was conducted to design a supporting workbench. The design process in this study uses Rational Product Design framework by Nigel Cross and based on the principle of Participatory Ergonomics Design. The working posture of the carver was evaluated at the beginning and end of the study using Jack Digital Human Modeling (DHM) software to obtain Lower Back Analysis (LBA), Ovako Working Posture Analysis (OWAS), and Rapid Upper Limb Assessment (RULA) analysis. This research produced an output in the form of a workbench for carving wooden nameplates. Workbench successfully adapts to the work habits of Balinese carvers while increasing the comfort of their work. The results of the evaluation of the working posture after the repair indicate a safe value, stating that the workbench has succeeded in improving the work posture of the carver."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2022
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library