Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 6644 dokumen yang sesuai dengan query
cover
cover
Ottawa: Information Canada, 1972
362.29 CAN c
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Cumming, P. Haward
New York: A Wiley medical publication , 1983
615.1 CUM q
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Miller, Dennis
New York: McGraw-Hill , 2010
362.29 TAK
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Massow, Fr. von
London: Macmillan, 1997
615.6 MAS g (1)
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Arief Fitriansyah
"Pengguaan obat yang bersamaan dengan makanan dapat menyebabkan adanya interaksi obat dengan makanan. Interaksi obat dengan makanan terjadi apabila makanan yang dikonsumsi dapat mengubah efek dari suatu obat tersebut saat diberikan bersamaan atau hampir bersamaan. Makanan dapat mengubah efek dari suatu obat dengan cara memperkuat atau memperlemah, memperpanjang atau memperpendek kerja obat melalui pengaruh yang disebabkab makanan pada proses absorbsi, distribusi, metabolisme atau ekskresi obat di dalam tubuh. Pasien di RSAB Harapan Kita mayoritas adalah pasien anak-anak, dimana anak-anak memiliki fisiologi tubuh yang rentan apabila terjadi kasus interaksi yang berat antara obat dengan makanan.

Concurrent use of drugs with food can cause drug interactions with food. Drug interactions with food occur when the food consumed can change the effect of a drug when given together or almost simultaneously. Food can change the effect of a drug by strengthening or weakening, prolonging or shortening the action of the drug through the influence caused by food on the process of absorption, distribution, metabolism or excretion of drugs in the body. The majority of patients at Harapan Kita Hospital are children, where children have a physiology that is vulnerable in cases of severe interactions between drugs and food."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas ndonesia, 2021
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Rambe, Mhd. Arsyad Elfiqah
"[ABSTRAK
Fornas merupakan daftar obat acuan yang digunakan dalam program Jaminan
Kesehatan Nasional sehingga perlu diteliti penggunaanya dilapangan. Penelitian
ini bertujuan untuk melihat proporsi penggunaan obat yang sesuai Fornas dan
menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan obat yang sesuai
Fornas di Unit Rawat Jalan RSUD Kota Padangsidimpuan. Metodenya adalah
metode kuantitatif (deskriptif analitik dengan 380 data rekam medis) dan metode
kualitatif melalui wawancara mendalam dan telaah dokumen. Proporsi
penggunaan obat Fornas hanya 83,2%. Pencapaian yang tidak mencapai 100% ini
dipengaruhi oleh tidak adanya prosedur internal penggunaan obat Fornas,
disfungsi Instalasi Farmasi, Tim Farmasi dan Terapi belum terbentuk, tidak
adanya evaluasi dari manajemen rumah sakit, metode pengarahan atau sosialisasi
hanya bersifat lisan serta terbatasnya dukungan dana dari APBD. Saran dari
penelitian ini adalah melakukan metode lain untuk sosialisasi, merevitalisasi
instalasi farmasi, membentuk Tim Farmasi dan Terapi, mempertimbangkan opsi
perubahan status menjadi BLUD, meninjau ulang kerjasama dengan Apotek KPN
dan menerapkan sistem satu pintu dalam pelayanan kefarmasian serta melakukan
advokasi kepada pemerintah Kota Padangsidimpuan untuk mengembangkan
RSUD Kota Padangsidimpuan.

ABSTRACT
The national formulary is list of reference medicines that used in national health
insurance program. Thus it is important to do research towards its use at the
hospital. This research aims to evaluate the proportion of the national formulary
medicines used in accordance with the national formulary and analyze the factors
that influence it at Kota Padangsidimpuan hospital. The method of this study is
mixed of quantitative (descriptive analytic by using data from 380 medical
records) and qualitative (by doing in-depth interview and documentary review).
Proportion of the national formulary medicines used in Kota Padangsidimpuan
hospital only reach 83,2%. This is influenced by several factors: no internal
procedur of the use of national formulary medicines, disfunction of pharmacy
department, no pharmacy and therapy team, no evaluation done by management.
no written dissemination method and limited support by local government budget
(APBD). This study suggestied to do written dissemination method, revitalize
pharmacy department, established pharmacy and therapy committee, consider to
change into BLUD status, application o a one-door system in pharmaceutical
services and advocate Padangsidimpuan local government to promote Kota
Padangsidimpuan hospital., The national formulary is list of reference medicines that used in national health
insurance program. Thus it is important to do research towards its use at the
hospital. This research aims to evaluate the proportion of the national formulary
medicines used in accordance with the national formulary and analyze the factors
that influence it at Kota Padangsidimpuan hospital. The method of this study is
mixed of quantitative (descriptive analytic by using data from 380 medical
records) and qualitative (by doing in-depth interview and documentary review).
Proportion of the national formulary medicines used in Kota Padangsidimpuan
hospital only reach 83,2%. This is influenced by several factors: no internal
procedur of the use of national formulary medicines, disfunction of pharmacy
department, no pharmacy and therapy team, no evaluation done by management.
no written dissemination method and limited support by local government budget
(APBD). This study suggestied to do written dissemination method, revitalize
pharmacy department, established pharmacy and therapy committee, consider to
change into BLUD status, application o a one-door system in pharmaceutical
services and advocate Padangsidimpuan local government to promote Kota
Padangsidimpuan hospital.]"
2015
T43494
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Yanuar Indah Pratiwi
"Antibiotik merupakan obat yang digunakan pada infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Penggunaan antibiotik perlu dimonitoring karena penggunaan yang berlebihan dapat meningkatkan terjadinya resistensi. Evaluasi penggunaan obat secara kuantitatif dapat dilakukan menggunakan metode ATC/DDD (ATC/Anatomical Therapeutic Chemical, DDD/Defined Daily Dose) yang merupakan sistem klasifikasi dan pengukuran penggunaan obat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui lima antibiotik yang paling banyak digunakan di Puskesmas Kecamatan Matraman dan di seluruh jaringan Puskesmas wilayah Kecamatan Matraman pada tahun 2022 dengan metode ATC/DDD. Data pemakaian antibiotik didapatkan dari Laporan Penggunaan dan Lembar Permintaan Obat (LPLPO). Lima antibiotik yang paling banyak digunakan di Puskesmas Kecamatan Matraman tahun 2022 yaitu amoksisilin kaplet 500 mg (59.2%), ciprofloxacine tablet 500 mg (10.7%), cefadroxil kapsul 500 mg (7.6%), amoksisilin sirup kering 125 mg/5 mL (5.6%), dan thiamfenikol kapsul 500 mg (4.6%). Sementara lima antibiotik yang paling banyak digunakan di seluruh jaringan Puskesmas wilayah Kecamatan Matraman tahun 2022 yaitu amoksisilin kaplet 500 mg (58.0%), ciprofloxacine tablet 500 mg (11.0%), cefadroxil kapsul 500 mg (6.8%), amoksisilin sirup kering 125 mg/5 mL (4.8%), dan isoniazid tablet 300 mg (3.1%).

Antibiotics are drugs used to treat infections caused by bacteria. The use of antibiotics needs to be monitored because excessive use can increase the occurrence of resistance. Quantitative evaluation of drug use can be done using the ATC/DDDD (ATC = Anatomical Therapeutic Chemical; DDD = Defined Daily Dose) method, which is a classification and measurement system for drug use. The purpose of this study is to find out the five most widely used antibiotics in the Matraman District Health Center and in the entire Matraman District Health Center network in 2022 using the ATC/DDDD method. Antibiotic usage data is obtained from the Drug Use Report and Request Sheet. The five most widely used antibiotics at the Matraman District Health Center in 2022 are amoxicillin capsules 500 mg (59.2%), ciprofloxacine tablets 500 mg (10.7%), cefadroxil capsules 500 mg (7.6%), amoxicillin dry syrup 125 mg/5 mL (5.6%), and thiamphenicol capsules 500 mg (4.6%). Meanwhile, the five most widely used antibiotics in the entire Puskesmas network in Matraman District in 2022 are amoxicillin caplets 500 mg (58.0%), ciprofloxacine tablets 500 mg (11.0%), cefadroxil capsules 500 mg (6.8%), amoxicillin dry syrup 125 mg/5 mL (4.8%), and isoniazid tablets 300 mg (3.1%)."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2023
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Chichester, West Susssex: Wiley-Blackweell, 2011
615.1 TEX
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Govoni, Laura
New York: Appleton , 1978
615.1 GOV d (1)
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>