"Latar Belakang: Kehilangan gigi merupakan masalah umum yang memengaruhi kesehatan, fungsional, kondisi psikologis, dan kualitas hidup. Meskipun telah dilakukan rehabilitasi dengan gigi tiruan, beberapa pasien masih mengalami masalah fungsional dan gangguan psikologis. Diperlukan alat skrining untuk mendeteksi kondisi ini, namun hingga saat ini belum tersedia versi yang valid dan reliabel dalam Bahasa Indonesia. Penelitian mengenai hubungan antara faktor sosiodemografis, lokasi kehilangan gigi, dan pemakaian gigi tiruan lepasan dengan masalah fungsional dan gangguan psikologis masih terbatas, sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut.
Tujuan: Untuk memperoleh versi Bahasa Indonesia dari PDATL (PDATL-ID) yang valid dan reliabel sebagai alat skrining masalah fungsional dan gangguan psikologis serta menganalisis hubungan antara faktor sosiodeomgrafis dan faktor-faktor yang berkontribusi.
Bahan dan Metode: Adaptasi lintas budaya PDATL-ID dilakukan menggunakan metode terjemahan balik (backward translation). PDATL-ID diberikan kepada 100 partisipan berusia ≥18 tahun yang telah mengalami kehilangan gigi dan ma mpu berkomunikasi dalam Bahasa Indonesia untuk menilai validitas dan reliabilitasnya. Hubungan antara usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, status sosial ekonomi, lokasi kehilangan gigi, dan pemakaian gigi tiruan lepasan dianalisis. Selain itu, faktor yang paling berperan terhadap masalah fungsional dan gangguan psikologis juga diteliti.
Hasil: PDATL-ID menunjukkan validitas isi dan validitas muka yang baik. Reliabilitas konsistensi internal sangat kuat (Cronbach's alpha = 0,877), serta validitas konvergen menunjukkan korelasi yang signifikan dengan kualitas hidup (OHIP-EDENT) (r = 0,913; p = 0,000). Lokasi kehilangan gigi dan pemakaian gigi tiruan lepasan merupakan faktor yang paling berkontribusi secara signifikan (p≤0,05).
Kesimpulan: PDATL-ID merupakan alat skrining yang valid dan reliabel untuk mendeteksi masalah fungsional dan gangguan psikologis. Pemakaian gigi tiruan lepasan dan usia memiliki hubungan yang signifikan dengan gangguan psikologis dan masalah fungsional. Lokasi kehilangan gigi dan pemakaian gigi tiruan lepasan merupakan faktor yang paling berkontribusi terhadap kondisi tersebut. Status ekonomi juga menjadi faktor yang berperan terhadap gangguan psikologis akibat kehilangan gigi
Background: Tooth loss is a common issue affecting health, functional problems, psychological disturbances, and quality of life. After rehabilitation with dentures, some patients still experience functional problems and psychological disturbance. Screening tool is needed but still not yet available in Indonesian. Studies on the relationship between sociodemographic factors, location of tooth loss, and removable denture usage with functional problems and psychological disturbances are limited, necessitating further research. Objective: To obtain a valid and reliable Indonesian version of the PDATL (PDATL-ID) as a screening tool for functional problems and psychological disturbances and to analyze the relationship between sociodemographic factors and contributing factors. Materials and methods: A cross-cultural adaptation of the PDATL-ID was conducted using the forward and backward translation method. The PDATL-ID was administered to 100 participants aged ≥18 who had experienced tooth loss and could communicate in Indonesian to assess its validity and reliability. The relationship between age, gender, education, socioeconomic status, location of tooth loss, and removable denture usage was analyzed. Additionally, factors most influencing functional problems and psychological disturbances were examined. Results: The PDATL-ID demonstrated good content and face validity. Strong Internal consistency reliability (Cronbach's alpha = 0.877) and convergent validity showed a significant correlation with quality of life (OHIP-EDENT) (r = 0.913; p = 0.000). Location of tooth loss and removable denture usage were the most significant contributing factors (p≤0.05). Conclusion: The PDATL-ID is a valid and reliable screening tool for functional problems and psychological disturbances. Removable denture usage and age showed a significant association with psychological disturbance and functional problems. The location of tooth loss and removable denture usage are the most contributing factors. Economic status was also a contributing factor to psychological disturbance resulting from tooth loss."
Jakarta: Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, 2025