Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 176849 dokumen yang sesuai dengan query
cover
cover
Annisa Khairunnisa
"Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja yang berhubungan dengan nafsu makan kurang pada pasien hemodialisis di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi cross-sectional dengan tujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan nafsu makan kurang pada pasien hemodialisis di RSPAD Gatot Soebroto. Data yang digunakan adalah data primer yang dikumpulkan pada bulam April-Juni 2012 dengan metode wawancara pengisian kuisioner. Data yang dikumpulkan terdiri dari kondisi nafsu makan, karakteristik pasien (jenis kelamin dan usia), gejala gangguan gastrointestinal, perubahan sensasi pengecapan dan penciuman, lama hemodialisis, depresi, dan ansietas. "
Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 2012
S-Pdf
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Nani Hernani
"Kecemasan klien pada pemasangan kateter yang mengalami pembesaran kelenjar prostat pada yang berusia antara 51-60 tahun dipengaruhi oleh faktor takut dan nyeri. Penelitian ini dilakukan di Departemen Bedah RSPAD Gator Soebroto pada bulan Nopember 2001. Tujuan penelitian ini adalah untuk faktor-faktor yang mempengaruhi kecemasan klien pada pemasangan kateter yang mengalami pembesaran kelenjar prostat. Desain yang dilakukan adalah deskriptif sederhana.
Berdasarkan hasil penelitian dari 24 orang klien yang diteliti, yang mempengaruhi faktor kecemasan adalah takut. Berdasarkan hasil penelitian pada Bab III, maka terlihat beberapa faktor yang mempengaruhi kecemasan klien pada pemasangan kateter yang mengalami pembesaran kelenjar prostat yaitu terdiri dari faktor internal di eksternal.
Faktor internal yang paling berpengaruh pada kecemasan terhadap pemasangan kateter adalah takut 83,33 %. Sedangkan faktor eksternal yang sangat berpengeruh adalah keleluasaan bergerak terganggu 83,33%. Dari kedua faktor, faktor paling dominan berpengaruh pada kecemasan klien pemasangan kateter adalah : takut 83,33 % dan keleluasan bergerak 83,33 %."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2002
TA5120
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Yudith Muhiddin
"Tesis ini membahas kemampuan mahasiswa S2 KARS dalam mencari dan melihat permasalahan pemasaran yang ada di seputar rumah sakit, khususnya masalah perilaku konsumen, untuk memenangkan persaingan yang sangat ketat, antara rumah sakit saat ini. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan desain penelitian studi kasus. Bahwa perilaku konsumen dipengaruhi oleh beberapa faktor, tetapi pada penelitan ini dipakai faktor yang dianggap banyak berpengaruh terhadap pasien dinas yaitu faktor individu, faktor psikologi, faktor strategi pemasaran dan faktor Iingkungan. Faktor individu terdiri dari jabatan, gaya hidup, kepribadian dan yang sedikit mempengaruhi faktor individu adalah jabatan. Faktor psikologi terdiri dari informasi,pembelajaran, dan perubahan perilaku/sikap dan sedikit mempengaruhi adalah pembelajaran faktor pemasaran terdiri dari produk, place dan promosi dan yang sedikit mempengaruhi adalah produk. Faktor lingkungan terdiri dari budaya, kelas sosial dan referensi dan yang sedikit mempengaruhi adalah kelas sosial. Dikatakan sedikit sebab nilai ukurnya tidak ada yang lebih dari 50% dan nilainya terbesar diantara yang sedikit sehingga dapat dikatakan tidak ada yang paling dominan. Faktor yang sangat mempengaruhi pasien dinas untuk berobat kembali adalah berturut-turut faktor lingkungan, individu dan pemasaran. Pada penelitian ini ternyata didapatkan faktor psikologi tidak mempengaruhi keputusan pasien dinas berobat kembali dimungkinkan pada penelitian psikologi dilakukan wawancara mendalam, sedangkan pada penelitian ini tidak dilakukan wawancara mendalam karena keterbatasan waktu pasien dan juga peneliti.

This thesis discussed S2 KARS student’s abilities on funding and describing of marketing’s problems at hospital, especially for consumer's behavior problems to win a very hard competition for each hospital today. This study was a quantitative research by using a cross sectional design and case study method. Consumer's behavior was affected by several factors but this study used factors which were considered having some effects for agency patient at department of defense such as the factors of psychology, marketing strategy and environment. The individual factors including occupation, lifestyle, personality where occupation had a little affected this factor. Psychology factors including information, learning, and the changes of behavior or attitude where learning had a little affected this psychology factor. The marketing factors including product, place and promotion where product had a little affected this factor. Environment factors including culture, social class, and reference where social class had a little affected this factor. lt was called a little because their measure values were no more than 50% and their values were biggest than a little, so it can be said that there were no dominant factors. The factors which were most affect to agency patient at department of defense for going back to internist clinic including the factors of environment, individual, and marketing. From this study indicated that psychology factor did not affect on decision of agency patient at department of defense for going back to internist clinic where it was possible on psychology study by in-depth interview, while there was no in-depth interview in this study because limited time of patient and also researcher."
Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 2009
T33946
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Panut
"Penyakit TBC paru di Indonesia menempati urutan ke 3 di dunia setelah India dan Cina. Penyakit TBC paru 75% menyerang pada orang-orang yang berusia produktif antara 15 sampai 50 tahun. Hasil survey rumah tangga tahun 1995 terjadi angka kematian 140 ribu orang akibat penyakit TBC paru. Upaya pemerintah dalam menanggulangi penyakit TBC dengan pengobatan DOTS dengan sistem penggunaan obat anti TBC (OAT). Penyakit TBC dapat menyerang pada semua orang tanpa membeclakan umur, jenis kelamin clan suku, tetapi yang paling banyak menyerang pada orang ekonomi lemah dan berkembang di negara yang sedang berkembang termasuk Indonesia.
Penyebaran penyakit dapat melalui droplet nuklei atau percikan Iuclah saat berbicara atau inhalasi melalui debu yang terkontaminasi dengan kuman TBC yang terhirup melalui pernapasan. Gejala penyakit TBC pam batuk lebih dari 3 minggu, keluar dahak terkadang bercampur darah, berat badan menurun, napsu makan menurun, demam, berkeringat pada malam hari menjelang. pagi. Pemeriksaan penunjang dengan thorax foto, sputum BTA, mantaux tes dan sputum kultur.
Penyakit TBC paru dapat di obati dengan tuntas jika menjalankan program DOTS secara benar. Pengobatan dengan menggunakan obat anti TBC (OAT) yaitu dengan minum obat secara teratur setiap hari obatnya (H,R, Z,S dan E) selama 2 bulan dan 4 bulan berikutnya minum obat (H,Z) 3 kali dalam seminggu. RSPAD Gator Soebroto Salah Satu instansi rumah sakit dl Iingkungan TNI Angkatan Darat sejak tahun 1999 telah melaksanakan pengobatan TBC paru dengan program DOTS. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan ketaatan berobat. Metode penelitian menggunakan deskriptif korelasi.
Dari hasil penelitian yang dilaksanakan pada tanggal 7-11 Januari 2002 di dapatkan hasil : jumlah sampel 70 orang yang dapat cligunakan 62 orang, 8 orang out. Dari jumlah sampel tersebut didapatkan data : 54% usia > 45 tahun, 20,9696 pria, 83,37% Islam, 56% status TNI dan PNS, 79,03% pendidikan SD, 72,5% berpenghasilan < Rp 548.000, Faktor-faktor yang diteliti hubungan antara faktor demografi, motivasi, PMO dengan ketaatan berobat. Setelah dilakukan penghitungan statistik dengan tabel x2 didapatkan hasil sebagai berikut : tidak ada hubungan antara faktor demografi dengan ketaatan berobat, tidak ada hubungan antara PMO dengan ketaatan berobat, ada hubungan antara motivasi dengan ketaatan berobat pasien TBC paru. Kesimpulannya perlu meningkatan peran PMO dalam memotivasi pasien untuk berobat secara teratur."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2002
TA-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Ersi Dewanti
Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 2010
S26715
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Azwar Djauhari
"ABSTRAK
lnfeksi nosokomial adalah infeksi yang didapat selama seseorang berada di rumah sakit. Infeksi nosokomial tidak hanya menyerang yang dirawat tetapi juga penderita yang berobat dan setiap orang yang berada di rumah sakit. Dengan persyaratan pada waktu masuk rumah sakit penderita belum terinfeksi dan tidak berada dalam masa inkubasi penyakit tersebut.
Selain meyebabkan morbiditas dan mortalitas, infeksi nosokomial akan menambah beban tenaga dan biaya baik bagi rumah sakit maupun penderita dan keluarganya.
Ada empat macam infeksi nosokomial yang menonjol yaitu infeksi luka operasi (ILO), infeksi saluran kemih (ISK), infeksi saluran napas (ISN) dan bakteriemia.
Dari keempat macam infeksi nosokomial itu, 42% adalah infeksi nosokomial saluran kemih (INSK) dengan angka infeksi 2,39 per 100 kunjungan dan 47 - 75 persen infeksi nosokomial saluran kemih terjadi akibat tindakan urologik terutama sekali kateterisasi kandung kemih.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap terjadinya infeksi nosokomial saluran kemih pada penderita yang memakai kateter kandung kemih di unit rawat inap RSUP Dr Sardjito Yogyakarta."
1991
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Mohamad Ershad Al Annas
Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 2010
S26692
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Elia Walifah
Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 2010
S26822
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>