Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 5724 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Briggs, Gerald G.
Philadelphia: Wolters Kluwer, 2008
R 618.920 1 REF d
Buku Referensi  Universitas Indonesia Library
cover
Briggs, Gerald G
Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins, 1998
R 618.32 BRI d
Buku Referensi  Universitas Indonesia Library
cover
Koren, Gideon author
"Buku yang berjudul "Medication safety in pregnancy and breastfeeding : the evidence-based, A-to-Z clinician's pocket guide" ini ditulis oleh Gideon Koren. Buku ini merupakan sebuah buku panduan mengenai efek obat-obatan medis tertentu terhadap kehamilan dan pemberian ASI pada bayi."
New York: McGraw-Hill, 2007
R 618.3 KOR m
Buku Referensi  Universitas Indonesia Library
cover
Clara Jikesya
"Salah satu faktor yang menyebabkan hiperbilirubinemia tak terkonjugasi adalah mutasi pada gen UGT1A1 yang menyandikan enzim UDP-glukuronosiltransferase, berupa single nucleotide polymorphism dari asam amino glisin menjadi asam amino arginin di posisi kodon 71 Gly71Arg , sehingga terjadi penurunan fungsi enzim tersebut sebagai pengatalisis bilirubin tak terkonjugasi menjadi bilirubin terkonjugasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil polimorfisme Gly71Arg gen UGT1A1 pasien neonatus RSUD M. Yunus-Bengkulu dengan hiperbilirubinemia tak terkonjugasi, khususnya yang berberat badan lahir normal. Sampel berupa darah dari 20 neonatus di RSUD M. Yunus Bengkulu yang telah diperiksa kadar bilirubinnya dengan Bilistick, diekstraksi untuk mendapatkan DNA genomiknya, kemudian dianalisis dengan metode PCR-RFLP menggunakan enzim AvaII. Terdapat 8 sampel DNA yang terdigesti 40 menunjukkan bahwa DNA tersebut normal dan membawa alel glisin, sedangkan tidak terdapat DNA yang tidak terdigesti, yaitu yang mengalami mutasi dengan membawa alel arginin. Namun terdapat 12 sampel DNA heterozigot 60 yang menunjukkan adanya alel glisin dan arginin bersamaan di dalam DNA tersebut. Dengan demikian, mutasi Gly71Arg pada ekson 1 gen UGT1A1 hanya memiliki sedikit pengaruh pada peningkatan kadar hiperbilirubinemia tak terkonjugasi pada neonatus di Bengkulu.

One of many factors that causes unconjugated hyperbilirubinemia is the existence of mutations in the UGT1A1 gene that encode the UDP glukuronosiltransferase enzyme, where a single nucleotide polymorphism that causes the amino acid glycine to change into amino acid arginine at codon position 71 Gly71Arg , decreases the enzyme from functioning properly as a catalyzer of unconjugated bilirubin into a conjugated bilirubin. This study is aimed to determine the profile of polymorphism Gly71Arg in the UGT1A1 gene of neonatal patients RSUD M. Yunus Bengkulu with unconjugated hyperbilirubinemia, especially with normal birth weight. Samples of blood from 20 newborns in RSUD M. Yunus Bengkulu which had been checked its bilirubin concentration with Bilistick, were extracted to obtain the genomic DNA, then analyzed by PCR RFLP method using the AvaII enzyme. The digested DNA with total of 8 samples 40 indicated that the DNA are normal and carrying the allele glycine, while there is no the undigested DNA which showed the mutation with the allele arginine. But there are 12 heterozygous DNA samples 60 that showed allele glycine and arginine together in the DNA. Therefore, Gly71Arg mutation in exon 1 of UGT1A1 gene has a little effect of the unconjugated hyperbilirubinemia enhancement in neonatal in Bengkulu."
Depok: Universitas Indonesia, 2017
S68523
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Cumming, P. Haward
New York: A Wiley medical publication , 1983
615.1 CUM q
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Jashinta Kresna Senja
"Dosis radiasi yang diterima fetus pada tindakan radiologi intervensional cenderung menjadi perhatian utama dalam penentuan justifikasi, mengingat fetus memiliki radiosensitivitas yang tinggi menjadikannya rentan terhadap efek radiasi. Tujuan dari penelitian ini adalah menunjukkan visibilitas perangkat lunak perhitungan dosis fetus PCXMC, CODE, dan membandingkan hasil pengukuran fantom sebagai referensi estimasi perhitungan dosis fetus menggunakan TLD. Penelitian ini menggunakan fantom Rando perempuan, dengan tambahan bola pantai sebagai bagian perut wanita hamil. Kemudian, eksposi dilakukan dengan dua pesawat radiologi intervensional yang berbeda. Parameter eksposi pada pengukuran disesuaikan untuk perhitungan simulasi. Pengukuran memberikan hasil dosis janin berturut-turut untuk kemiringan gantri 0 , 30 , dan 90 2,21 0.32 mGy; 3,37 0.53 mGy; dan 10,10 4.5 mGy dari pesawat 1, dan 0,74 0.13 mGy; 0,69 0.06 mGy; dan 2,72 1.11 mGy dari pesawat 2. Kalkulasi dengan kondisi eksposi yang sama pada CODE diperoleh hasil yang jauh lebih rendah dibandingkan hasil pengukuran, untuk gantry 0 , 30 , dan 90 perbedaan mencapai 81 ,72 ,70 pada pesawat 1, 97 , 93 , 96 pada pesawat 2. Sebaliknya, dengan hasil kalkulasi PCXMC yang relatif jauh lebih tinggi dari hasil pengukuran, untuk sudut gantry 0 , 30 , dan 90 perbedaan mencapai 206 , 289 , 100 Pada pesawat 1, 57 , 208 , dan 49 pada pesawat 2.

The purpose of this research is to compare the feasibility of two foetal dose calculation software, namely PCXMC, CODE, by comparing the result with phantom measurement using TLD. Female Rando phantom with additional beach ball containing water to simulate first trimester pregnancy was used as measurement subject using two different angiography devices. Exposure parameters in measurement were being employed as input values for simulation using the two softwares. The measurement yielded on foetal dose of respectively for 0 , 30 , and 90 gantry angle 2.21 0.32 mGy 3.37 0.53 mGy and 10.10 4.50 mGy for first device, as well as 0.74 0.13 mGy 0.69 0.06 mGy and 2.72 1.11 mGy for second device. CODE generated results presented relatively large discrepancy against phantom measurement, i.e. respectively for gantry angle 0 , 30 , and 90 being 81 , 72 , and 70 for first device, and 97 , 93 , 96 for the second device. The discrepancy yielded on PCXMC calculation presents discrepancies of 206 , 289 , and 100 for first device, as well as 57 , 208 , and 49 for second device all respectively for 0 , 30 , and 90 gantry angle. Extended literature study indicated that the discrepancies were attributed to difference in reference phantoms used."
Depok: Universitas Indonesia, 2017
S67875
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Polin, Richard A.
Philadelphia : Elsevier Saunder, 2011
612.647 POL f I
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Washington, D.C. : American Psychological Association, 2012
618.32 LEW g
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
"Drs. Polin, Fox, and Abman, focuses on physiologic developments of the fetus and newborn and their impact on the clinical practice of neonatology. A must for practice, this 4th edition brings you the latest information on genetic therapy, intrauterine infections, brain protection and neuroimaging, and much more. Gain a comprehensive, state-of-the-art understanding of normal and abnormal physiology, and its relationship to disease in the fetus and newborn premature infant, from Dr. Richard Polin and other acknowledged worldwide leaders in the field. Understand the implications of fetal and neonatal physiology through chapters devoted to clinical correlation. Apply the latest insights on genetic therapy, intrauterine infections, brain protection and neuroimaging, and much more. Effectively manage the consequences of intrauterine infections with three new chapters covering intrauterine infection and preterm birth, intrauterine infection and brain injury, and intrauterine infection and chronic lung disease."
Philadelphia, PA: Elsevier, 2017
612.647 FET
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Philadelphia, PA: Elsevier, 2017
612.647 FET
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>