Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 146233 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Agus Bandono
"Ada 3 pilar isi tesis ini :
pertama. Tarik menarik hubungan antara individu sebagai anggota masyarakat dengan masyarakat sebagai media pengejawantahan individu, telah lama menjadi perdebatan sengit di kalangan ilmuwan. Apakah masyarakat yang mcncntukan individu atau individulah yang membentuk masyarakat Masyarakat. Perdebatan ini ibarat menentukan yang mana lebih dahulu telor atau ayam. Dunia Timur umumnya yang berwajah kolektivisme menyalahkan Dunia Barat yang individualistis, semenatar Dunia Barat menyalahkan Dunia Timur di mana individu terlalu menenggelamkan dirinya ke dalam masyarakat sehingga dianggap tidak otonom. Emile Durkheim yang notabene dari Dunia Barat, justru mengkuatirkan individualisme Barat, yang lama-lama kelamaan akan hancur oleh individualismenya. Sehingga teori Durkheim lebih `membela' pandangan Timur. Namun, Durkheim terlalu ekstrim memandang masyarakat di hadapan individu. Masyarakat dipandang segala-galanya.. Masyarakat sumber dan tujuan manusia. Setiap 'penyakit sosial' selalu dipandangnya sebagai lepasnya individu dari ikatan sosial. Bahkan fenomena bunuh diri pun dianggapnya bukan merupakan patopsikologis, tetapi berkenaan dengan integrasi individu dengan masyarakat. Seolah-olah masyarakatlah yang menentukan segalanya. Karena masyarakat dianggap dewa, maka individu dilihat dari sisi pandangan Durkheim tidak otonom.
Kedua, agama telah dipercayai sebagai salah satu pengikat solidaritas sosial. Agama seringkali hanya dilihat dari sisi ritualnya belaka. Agama dalam pengertian yang dipahami umum hanya berkenaan dengan sesuatu yang adi kodrati, supra natural, sesuatu yang berkenaan dengan dunia ghaib. Durkheim memandang lain mengenai agama. Agama dipandangnya merupakan aspek sakral dari masyarakatnya. Agama, menurutnya, tidak berkenaan dengan supra natural, tetapi berkenaan dengan sesuatu yang sakral. Agama adalah masyarakat dalam bentuk lain. Agama bersumber, berasal, terletak di masyarakat. Agama bukanlah metafenomenal yang Bering dipahami selama ini, tetapi sebuah fenomena kemasyarakatan.
Ketiga, Agama penurut pandangan Durkheim telah kehilangan 'roh' nya sebagai pengikat solidaritas sosial. Karena agama yang dipahami orang adalah abstrak dan tidak membumi. Maka agama masyarakatlah yang mampu mengiukat masyarakat Tesis ini berusaha menelusuri akar-akar pemikiran Durkheim tentang Agama. Pilar pembahasan diawali dengan pandangan Durkheim tentang masyarakat, Sosiologi (fakta sosial) , moralitas dan agama. Kemudian faktor-faktor dan akar-akar pemikiran durkheim diidentifikasikan dan dianalisis.
Dari pembahasan ditemukan bahwa agama dalam pengertian Durkheim adalah kepercayaan masyarakat yang turun temurun, bukan agama dalam pengeritan agama samawi. Pemikirannya tentang agama sangat positivistik-sekuler dan reduksionistis.Moralitas pun oleh Durkheim hanya dipahami `sejauh sesuai atau tidak sesuai dengan nilai-nilai kolektif, yang berseberangan dengan pandangan Immnuel Kant yang menekankan hati nurani..."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2002
T37276
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Bustanuddin Agus
Jakarta: UI-Press, 2010
297.27 BUS a
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Bustanuddin Agus
Jakarta: UI-Press, 2010
297.27 BUS a
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Fuad Arlin
Bantul: Kreasi Wacana, 2013
301.01 FUA w
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Rakhmat Hidayat
"uku ini berupaya memetakan pemikiran Durkheim dalam studi sosiologi pendidikan dan memiliki dua tujuan penting (1) menjadi pintu masuk untuk memperkuat diskursus sosiologi pendidikan dalam perspektif Durkhemian di Indonesia. Sebagai pintu masuk, sangat memungkinkan untuk mengembangkan terjadinya dialektika secara intensif dalam produksi wacana dan gagasan tentang studi sosiologi pendidikan Durkheim, (2) buku ini berupaya merangkai berbagai referensi primer Durkheim yang ditulis dalam bahasa Prancis maupun referensi sekunder yang ditulis berbagai sosiolog mancanegara tentang analisis Durkheim dalam sosiologi pendidikan. Hal ini dalam upaya mengatasi keterbatasan referensi tentang Sosiologi Pendidikan menurut Durkheim. Buku ini sekaligus juga di dalamnya tergambarkan dinamika pemikiran sosiologi di Prancis yang sangat dinamis."
Depok: Rajawali Press, 2016
370.19 RAK s
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Syarifuddin Jurdi
Jakarta: Kencana Prenada Media, 2010
297.21 SYA s
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Nottingham, Elizabeth K.
Jakarta: Rajawali, 1992
291.171 N0T a
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Turner, Bryan S.
Yogyakarta: IRCISOD, 2003
306.66 TUR a
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Jakarta: Rajawali, 1983
297.099 AGA
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>