Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 96676 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Wahyudin Joko Saputro
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2006
T39153
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Surbakti, Efraim Mtimanta
"Maksud dari penelitian ini membahas mengenai analisa penentuan alternatif lokasi terminal barang yang paling optimal untuk melayani pergerakan barang di kota Depok. Penelitian dilakukan dengan mengidentifikasi kriteria penentu lokasi terminal barang serta mencari alternatif lokasi pengembangan terminal barang. Teknik analisis yang dipakai adalah analisis AHP dan analisis Overlay pada ArcGis 10.1.
Dari hasil analisis AHP didapatkan bahwa kriteria penentu lokasi Terminal Barang yaitu kriteria Biaya, Aksesibilitas,Waktu, Tata Guna Lahan, Kebijakan Pemerintah Daerah, Kriteria Lingkungan, Kriteria Sosio Ekonomi, Kenyamanan dan Keselamatan.
Berdasarkan analisis AHP menurut pemerintah dan perusahaan urutan lokasi (tertinggi hingga terendah) yakni Tapos, Jatijajar, Sawangan, Mekar Sari, Serua, Tugu Sedangkan berdasarkan analisis GIS, urutan lokasi menurut pemerintah adalah Tapos, Jatijajar, Tugu, Sawangan Mekar Sari, Serua, dan menurut perusahaan adalah Tapos, Jati Jajar, Mekar Sari, Tugu, Serua, Sawangan. Setelh dilakukan pengolahan data dengan menggunakan metode AHP dan GIS maka diperoleh Tapos lokasi terbaik untuk terminal barang.

The intent of this study is to determine the location of the goods terminal to serve the movement of goods in the city of Depok. Research carried out by identifying the determinants of the location of the terminal and seeking alternative locations. This research uses two tools of analysis, AHP analysis and Overlay analysis in ArcGis 10.1.
The results of AHP shows that the determining criteria for the location of terminal are cost, accessibility, time, land use, local government policy, environmental, socio economic, comfortability and safety.
Based on AHP analysis according to government and corporate the order of locations is (from the highest to the lowest ) Tapos, Jatijajar, Sawangan, Mekar Sari, Serua, Tugu. Meanwhile based on GIS analysis, according to the government the order is Tapos, Jatijajar, Tugu, Sawangan, Mekar Sari, Serua, and according to the company is Tapos , Jati Jajar , Mekar Sari, Tugu, Serua, Sawangan. From the overall analysis, Tapos is the best location for the goods terminal.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2015
T44553
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Anggi Kusumawardani
"Transportasi telah menjadi kebutuhan mendasar bagi penduduk untuk memenuhi kebutuhan dengan berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Di perkotaan, pergerakan penduduk melibatkan moda transportasi umum yang digunakan oleh penduduk. Angkutan kota merupakan moda transportasi umum yang banyak digunakan di Kota Bogor untuk melakukan perjalanan. Kondisi jaringan jalan berpola radial konsentris serta keberadaan pusat kegiatan di bagian tengah kota menjadikan Kota Bogor memiliki konsentrasi kegiatan di bagian tengahnya.
Dengan arahan pengembangan pusat kegiatan di luar pusat kota akan membutuhkan pelayanan sistem transportasi yang baik dengan membangun simpul transportasi angkot di luar pusat kota. Penggunaan teknik overlay peta dan skoring digunakan untuk menghasilkan lokasi potensial penempatan terminal tipe C sebagai simpul transportasi angkutan kota di Kota Bogor. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa lokasi potensial untuk penempatan terminal C di Kota Bogor terdapat di Jalan Pajajaran Zona Baranangsiang."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2010
S34224
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2004
S10231
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ety Nurhayati
"ABSTRAK
Di Kabupaten Bogor terdapat 5 (lima) terminal namun kurang dimanfaatkan secara optimal terlihat dari supir dan penumpang yang memilih beraktivitas di luar terminal. Lokasi yang tidak tepat merupakan salah satu penyumbang utama kurangnya terminal dimanfaatkan secara optimal. Sebagai fasilitas transfer (perpindahan), lokasi terminal harus ditempatkan secara tepat agar sesuai dengan tata ruang kota dan kebutuhan pengguna. Untuk itu diperlukan kriteria dalam penentuan lokasi terminal agar lokasi tersebut tidak menimbulkan gangguan lalu lintas dan terminal dapat di manfaatkan secara optimal.
Penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan metode studi kasus yang berangkat dari permasalahan prasarana transportasi (Terminal) di Kabupaten Bogor. Data yang digunakan adalah data primer berupa wawancara dan observasi, wawancara dilakukan kepada 5 (lima) stakeholder yaitu Bappeda Kab. Bogor, Dinas LLAJ Kab. Bogor, Dinas Tata Ruang dan pertanahan Kab. Bogor, Dinas Bina Marga dan Pengairan Kab. Bogor dan dari akademis, sedangkan data sekunder diperoleh melalui buku bacaan, dokumen penelitian, artikel atau melalui kajian literature. selain itu data diambil dari instansi pemerintah. Untuk teknik analisis data menggunakan analisis Delphi dan SWOT.
Dengan metode Delphi didapatkan kriteria penentuan lokasi terminal berupa 5 (lima) variabel yaitu lokasi Mixed-use, jaringan jalan, jaringan trayek, jaringan transportasi lain dan volume lalulintas. Selanjutnya dari kriteria tersebut dihasilkan 3 (tiga) alternatif lokasi untuk Terminal Cibinong dengan melihat peta dan data. Dari nilai pembobotan yang paling tinggi lokasi yang paling ideal adalah di lokasi eksisting yaitu di Lingkar Pasar Cibinong Jl. Raya Bogor. Hasil analisis SWOT didapat beberapa strategi pengembangan Terminal Cibinong diantaranya yaitu memperluas areal terminal cibinong dan pembangunan secara vertikal, melengkapi fasilitas dan insfrastruktur serta peningkatan pelayanan terminal terhadap para pengguna jasa terminal, pengaturan rute dan jarak agar tingkat pencapaian lebih mudah sehingga dapat membangkitkan arus pergerakan, peningkatan koordinasi antara instansi, antara pengusaha dan antar operator angkutan.

ABSTRACT
In Bogor regency there are 5 (five) terminals but not optimally utilized visible from the driver and passengers who choose activities outside the terminal. Improper location is one of the main contributors to the lack of terminal used optimally. As a transfer facility (displacement), the location of the terminal must be placed precisely to fit the needs of the city's layout and user. It required criteria in determining the location of the terminal so that the location does not interfere with traffic and terminal can be utilized optimally.
This research is quantitative and qualitative descriptive case study method that departs from the problems of transport infrastructure (terminals) in Bogor regency. The data used are primary data in the form of interviews and observations, interviews conducted for 5 (five) stakeholders namely Bappeda Kab. Bogor, LLAJ District Office. Bogor, Department of Spatial Planning and Land District. Bogor, Department of Highways and Irrigation District. Bogor and from the academic, while secondary data obtained through reading books, research papers, articles or through the study of literature. other than that the data taken from government agencies. For data analysis techniques using Delphi and SWOT analysis.
With the Delphi method obtained terminal siting criteria in the form of (five) variables are Mixed-use location, road network, route network, other transportation networks and traffic volumes. The next of these criteria produced three (3) alternate location for Terminal Cibinong by looking at maps and data. Of the highest weighted value of the most ideal locations are at the existing location at Market Circle Cibinong Jl. Raya Bogor. SWOT analysis of the results obtained several strategies including the development of Terminal Cibinong cibinong expand the terminal area and vertical development, complete infrastructure facilities and services and improving the user terminal to terminal services, order routing and distance much easier attainment levels so as to evoke the movement of currents, increased coordination between agencies, between employers and between transport operators."
2013
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
"This research aimed at understanding of housing location determination over the areas of Gedebage, Bandung City. The evaluation is based on physical conditions of the environment and socioeconomic conditions, by comparing existing conditions of the housing with established standards. The findings are: (i) Batununggal (B1) in Bandung Kidul Sub-District belongs to suitable category of housing location, (ii) Mengger (B3) in Bandung Kidul Sub-District belongs to unsuitable category of housing location, (iii) Sekejati (M3) in Margacinta Sub-District belongs to suitable category of housing location; (iv) Cisaranten Kidul (R4) at Rancasari Sub-District belongs to adequately suitable category of housing location; and (iv) Cisaranten Kidul (R2) at Rancasari Sub-District belongs to adequately suitable housing location."
710 JIAUPI 8:1 (2008)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Ida Herliningsih
Depok: Universitas Indonesia, 2003
T39644
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Mokhamad Arief H.
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2006
S33785
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rahma Hijrisanitri
"Kota Depok memiliki banyak lokasi usaha tanaman hias, dan dua pertiganya berada di Kecamatan Sawangan. Lokasi usaha tersebut memiliki karakteristik yang sama, dan jenis variannya pun sama. Dalam penelitian ini penulis ingin mengkaji tentang karakteristik lokasi usaha tanaman hias di Kecamatan Sawangan dan hubungannya dengan omzet. Analisis dilakukan dengan menggunakan peta dan tabel.Peta digunakan untuk mendapatkan perbedaan karakteristik berdasarkan lokasinya dan tabel digunakan untuk menentukan harkat (kategori) dari lokasinya. Berdasarkan hasil asosiasi semua variabel, didapatkan tiga kategori area karakteristik lokasi unit usaha tanaman hias di Kecamatan Sawangan, Depok, yakni area yang sangat baik, baik, dan kurang baik. Karakteristik lokasi unit usaha sangat baik terdapat di area yang dekat atau berada di jalan arteri dengan jumlah kios yang tinggi dan menawarkan jumlah varian yang memiliki keragaman tinggi. Karakteristik lokasi unit usaha yang baik terdapat di lokasi yang agak jauh dari jalan arteri dan berada di jalan kolektor dengan jumlah kios yang rendah dan menawarkan jumlah varian yang memiliki keragaman sedang. Karakteristik lokasi unit usaha yang kurang baik hanya berada di lokasi yang agak jauh dari jalan arteri dan berada di jalan kolektor dengan jumlah kios yang rendah dan menawarkan jumlah varian yang memiliki keragaman rendah. Jumlah varian dan luas kios paling berpengaruh terhadap omzet."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2009
S34101
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Rino Syavitra
"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lokasi nasabah potensial Bank Nagari di Kota Depok. Penelitian ini menggunakan faktor permintaan dan penawaran untuk mengetahui lokasi nasabah potensial. Variabel yang mempengaruhi permintaan adalah populasi pedagang Minang, pasar tradidional, pasar modern dan penggunaan tanah jasa perdagangan, Variabel penawaran adalah produk Bank Nagari.
Hasil menunjukkan lokasi potensial kantor cabang pembantu berdasarkan parameter jangkauan dan jaringan jalan adalah terdapat pada sepanjang Jalan Margonda Raya, Jalan Arif Rahman Hakim, Jalan Proklamasi, dan Jalan Raya Bogor.

This research aim to know potential client location of Bank Nagari in Depok City. This research applies demand factor and supply to know location of potential client. Variable influencing demand is population of merchant Minang, market tradidional, modern market and using of commerce land service. Supply variable is product Bank Nagari.
Result is showing potential location of ministrant office of branch based on reach parameter and road is network street at the Margonda Raya Street, Arif Rahman Hakim Street, Proklamasi Street and Roadway Bogor.
"
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2009
S34048
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>