Ditemukan 2244 dokumen yang sesuai dengan query
"Naskah ini terdiri dari beberapa teks, yaitu: 1. Paniti sastra berisi penjelasan tentang zaman Kalijaga dan zaman lainnya serat padanannya dengan yang terjadi di Indonesia; 2. Lambang praja berisi mengenai ramalan masa depan; 3. Jaka Lodhang berisi mengenai era cakra di Jawa; 4. Kisah raja miskin yang melawan musuhnya, tetapi karena kecerdikannya berhasil menang dan menjadi kaya raya. Asal koleksi R. Tanojo."
[Place of publication not identified]: [publisher not identified], [date of publication not identified]
WW.9-KT 48
Naskah Universitas Indonesia Library
"Naskah ini berisi berbagai teks. Diawali dengan cerita tentang Untung Surapati dan pasukannya ketika berperang melawan kompeni Belanda di Banyumas. Kemudian kisah Darma Sanyatu, Darma Wirayat, Paliwara Darma dan Paku Buwana IX. Dilanjutkan dengan primbon mengenai penghitungan hari dan yang terakhir adalah Widyakirana, sebuah teks yang berisi ajaran hakikat kehidupan yang bersumber dari kitab Darmasunya. Asal koleksi naskah ini dari R. Tanojo."
[Place of publication not identified]: [publisher not identified], [date of publication not identified]
WW.7-KT 18
Naskah Universitas Indonesia Library
Mas Samoed Sastrowardojo
Djakarta Mahabarata [t.th.]
D 899.26 S 31
Buku Teks Universitas Indonesia Library
Sari Utami
"Dalam kesusastraan Jawa terdapat bermacam-macam jenis karya sastra. Salah satu jenis karya sastra itu adalah karya sastra babad. Babad adalah cerita yang berisi rangkaian peristiwa di masa lalu. Bentuk penulisan babad biasanya berupa puisi, yaitu tembang macapat. Serat Babad Warni-warni merupakan kumpulan cerita babad gubahan Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunagara IV, yang dihimpun oleh Padmasusastra. Isi cerita Serat Babad Warni-warni mengenai pe_sanggrahan di daerah Mangkunagaran dan Surakarta, yaitu terdiri dari : Wonogiri; Giripuro; Tegalgondo; Tasikmadu; Bangsal Tosan; Langenharjo; Karangpandhan dan Sri Katon; Nyanjata Sangsam. Bentuk penulisan Serat Babad Warni-warni adalah puisi, tembang macapat, kecuali cerita Langenharjo yang ditulis dalam cakepan sekar Langengita. Penulisan dalam bentuk sekar seperti yang disebutkan di atas tidak laim dipakai untuk penulisan cerita babad. Serat Babad Warni-warni merupakan kumpulan cerita babad. Pada cerita Giripuro tidak ada satupun unsur kriteria isi cerita babad. Pada cerita Wonogiri, Tegalgondo, Bangsal Tosan, Langenharjo dan Nyanjata Sangsam tidak semua unsur kriteria cerita babad ada. Pada cerita Tasikmadu Berta Karangpandhan dan Sri Katon semua unsur kriteria cerita babad ada. Cerita Giripuro hanyalah menggambarkan deskripsi alam. Cerita Wonogiri dan Nyanjata Sangsam, walaupun tidak semua unsur kriteria isi cerita babad ada, tetap menggambarkan rangkaian peristiwa dengan disertai tahun kejadiannya. Sedangkan cerita Tegalgondo, Bangsal Tosan dan Langenharjo tidak menggambarkan rangkaian peristiwa melainkan keterangan suatu peristiwa didiri-kannya pesanggrahan. Selebihnya isi cerita Serat Babad Warni-warni hanyalah berupa deskripsi alam dan suasana di pesanggrahan. Secara keseluruhan Serat Babad Warni-warni bisa disebut sebagai babad, yang menceritakan peristiwa perjalanan raja ketika bercengkrama di wilayah Mangkunagaran."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 1988
S-Pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Rizqy Maulana Hakim
"
ABSTRAKNaskah Serat Piwulang Warni-Warni merupakan salah satu serat karya sastra yang menjelaskan KPH Suryaningrat sebagai penulisnya. Naskah Serat Piwulang Warni-Warni, berisi sejumlah teks. Satu di antaranya adalah teks yang berisi ajaran Sunan Kalijaga kepada Sunan Geseng. Fokus dalam penelitian ini adalah melihat representasi nilai Pancasila yang tersembunyi dibalik ajaran Sunan Kalijaga terhadap Sunan Geseng. Dalam penelitian ini, digunakan metode penelitian kualitatif. Penelitian kualititatif lebih menekankan pada analisis data secara induktif maupun deduktif. Melalui penelusuran data akan diperoleh sejumlah data utama yang dapat dikaitkan dengan konteks situasi intrinsik maupun ekstrinsik. Penelusuran data memanfaatkan pendekatan sosiologi dan pustaka. Dari hasil penelusuran terhadap isi dan interpretasi ajaran Sunan Kalijaga terjaga terhadap Sunan Geseng ditemukan adanya persamaan dengan nilai Pancasila. Melalui interpretasi yang mendalam dapat ditemukan lima pokok ajaran Sunan kaliga terhadap Sunan Geseng."
2020
TA-pdf
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library
Jakarta: Biro Naskah FSUI, 1976
899.222 SER
Buku Teks Universitas Indonesia Library
R. Slamet Iman Santoso
Jakarta: UI-Press, 1992
921.719 2 SLA w
Buku Teks SO Universitas Indonesia Library
"Naskah yang diberi judul Suluk Warni-warni ini, berisi berbagai macam teks, yaitu: 1. Cabolek (h.1-14); 2. Wulang Dalem PB IX (15-31); 3. Bima Suci (41-47); 4. Bayan Mani (47-48); 5. Johar Mungkin (48-52); 6. Wicara Keras (52-60); 7. Sambungan Bima Suci (61-68); 8. Amongraga petikan Centhini (81-103); 9. Suluk Nabi (121-135); 10. Walisana (135-176); 11. Seh Ngabdul Salam (194-260); 12. Raosing Ngelmi dengan mengambil cerita wayang tentang pertikaian antara Pandawa dengan Kurawa (262-313); 13. Sambungan Suluk Seh Ngabdul Salam (356-368).
Dalam naskah ini terutama teks Bima Suci, ditemukan keterangan saat penyalinan, yaitu pada tanggal 12 Mei 1930 di SUrakarta (h.45), oleh R. Jayasaputra ajaran Sunan Pakubuwana IX ini ditulis oleh R. Ng. Ranggawarsita.
Pigeaud membeli naskah ini dari R. Jayasaputra di Surakarta, pada bulan Mei-Juli 1930. Naskah ini juga telah dibuatkan ringkasannya oleh Mandrasastra pada bulan November 1930"
[Place of publication not identified]: [publisher not identified], [date of publication not identified]
PW.128-NR 84
Naskah Universitas Indonesia Library
Ki Hira Semita
"Serat Jangka (ramalan) Raja Jayabaya tentang 3 zaman besar: 1. Zaman Kaliswara; 2. Zaman Kaliyoga; 3. Zaman Kalisangara."
[Place of publication not identified]: [publisher not identified], [date of publication not identified]
BKL.0435-PR 29
Buku Klasik Universitas Indonesia Library
"Buku ini membahas mengenai perhitungan baik buruknya hari dengan menggunakan perhitungan pawukon, agar selamat dalam mengerjakan berbagai hal. Pengetahuan mengenai perhitungan ?Wariga Gemet? tersebut dipercaya sebagai ajaran dari Sunan Giri"
Solo: De Bliksem, 1930
BKL.1087-PR 54
Buku Klasik Universitas Indonesia Library