Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 210721 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Maria Angeli D.M. Djakabara
"industri pariwisata merupakan salah satu alternatif untuk menggantikan dominasi sektor minyak dan gas yang selama ini menjadi pendukung utama perekonomian indonesia. Sebagai salah satu komponen dalam industri pariwisata adalah industri perhotelan berbintang 4 & 5 dimana Hotel Borobudur inter-Continental merupakan salah satu dan hotel kategon ini di Jakarta. Hotel Borobudur Inter-Continental dipilih sebagai obyek dalam studi kasus mi
mengingat semakin ketatnya persaingan dengan munculnya hotel-hotel baru
yang sejenis. Metode yang digunakan untuk mengetahui posisi Hotel Borobudur
Inter-Continental dalam peta persaingan industri perhotelan di Jakarta im adalah
Life Cycle Por(folio Matrix. Pendekatan im mengukur Industry Maturity sebagai dimensi eksternal yang dihadapi perusahaan, dengan komponen komponennya adalah embryonic, growth, mature dan aging. Untuk dimensi
internalnya memakai Competitive Position yang mencerminkan kekuatan dan
kelemahan dari perusahaan dibandingkan dengan perusahaan lainnya dalam
industri. Komponen dan dimensi mi adalah dominant, strong,: favorable,
tenable, weak dan nonviable Untuk mengetahui keadaan industri perhotelan
ditinjau berbagai faktor yang mempengaruhi penawaran dan permintaan dan
industri. Faktor-faktor internal diperoleh dari penelitiari data primer maupun
sekunder yang diperoleh dari HOtel Borobudur Inter-Cothinental. Kesimpulan
yang diperoleh menuñjukkan bahwa posisi Hotel Borobudur Inter-Continental
dewasa ini berada di Mature-Tenable dengan perincian tingkat kedewasaan industri berada pada declining maturity Penebtian juga mencakup perkiraan posisi hotel tersebut untuk beberapa tahun mendatang mengingat trend persaingan yang sedang dialaxm industri. perhotelan Bila hotel ini berhasil memilih dan melaksanakan . strategi-strategi yang tepat üntuk mengantisipàsi keadaan industri, minimal posisi. kompetitif sekarang dapat dipertahankan atàu bahkan ditingkatkan ke posisifavorable Tetapi bila hotel ini kemudian ternyata tidak tepat dalam menerapkan strategi-strategmya bisa jadi posisnya turun menjadi weak, dimana perusahaan dalam posisi ini sulit untuk bertahan dalam jangka panjañg. Families of thrusts yang dapat menjadi alternatlf strátegi untuk mengembangkan strategi pemasaran adalah, selective development dan prove viability. Di dalam kelompok-kelompok strategi ini masih dirinci lagi ke dalam generic strateges yang lebih. spesifik yaitu mencakup: Same Product, Initial.
Market Development, Market Penetration, New Product/New Markets,. New Product/Same Market, dan Same Products/New Markets."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 1994
S18750
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Suryani Surjani
Depok: Universitas Indonesia, 1993
S23067
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Nathania Firullah Pandy
"ABSTRACT
Warna fasad merupakan salah satu elemen bangunan yang mampu merepresentasikan branding sebuah bangunan. Pada perancangan desain warna fasad ini, hal ini menjadi penting untuk mengetahui bagaimana warna fasad diterapkan berdasarkan branding, konsep arsitektur, dan konteks lingkungan yang ada. Bentuk dan material fasad merupakan elemen yang paling berpengaruh pada perancangan warna fasad. Skripsi ini mencoba menelaah lebih lanjut lagi bagaimana penerapan warna fasad sehingga dapat merepresentasikan dan menyampaikan pesan branding. Apakah pesan dari branding tersebut dapat tersampaikan melalui warna fasad?

ABSTRACT
Color, being one of fa ade main elements, are designed not only based on consideration of context within its surrounding environment, but also designed in order to represent the communication of branding. Colors are designed in such a way to be a medium that is able to convey the branding message of a brand. This thesis is attempting to examine further, on how the role of the color of the facade would be able to represent and convey the brand message. Could branding messages be conveyed through the color of the facade "
2015
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Salama Devi Topobroto
"Industri kendaraan bermotor roda dua (KBRD) di Indonesia mengalami perkembangan yang cukup pesat sejak tahun 1972 dan mencapai puncaknya pada tahun 1982. Namun setelah tahun
tersebut~ perkembangannya mengalami pasang naik surut sejalan dengan perubahan-perubahan yang dan
terjadi pasang pada kondisi perekonomian nasional. Hal ini berarti bahwa setiap perusahaan yang bergerak dalam pemasaran KBRD~ termasuk
perusahaan yang memasarkan KBRD merk Honda~ harus berusaha untuk menetapkan strategi pemasaran yang kompetitif agar dapat menyesuaikan diri dan bersaing dalam situasi perekonomian
nasional yang berubah-ubah tersebut.
Penetapan strategi pemasaran yang kompetitif haruslah dikaitkan dengan posisi atau kekuatan persaingan suatu perusahaan dalam industri. Salah satu cara untuk mengidentifikasi posisi tersebut adalah dengan menggunakan metoda Life Cycle Portfolio Matrik: yang melihat posisi perusahaan tersebut berdasarkan karakteristik industri atau Industry Life Cycle
dan berdasarkan kekuatan persaingannya.
Dengan menggunakan matriks tersebut, penelitian ini dapat mengidentifikasikan bahwa KBRD Honda berada pada posisi kekuatan persaingan yang kuat (strong) dan karakteristik
industri pada tahap pertumbuhan (growth), tidak hanya Llntuk
penjualan KBRD type bebek tetapi juga untuk penjualan semua type secara keseluruhan. Posisi Honda sebagai market leader tersebut mengharuskannya untuk menetapkan suatu strategi
pemasaran yang tidak hanya berusaha u~tuk mempertahankan pangsa pasar yang sudah dikuasainya sekarang tetapi juga
bagaimana meningkatkan pangsa pasarnya terutama pangsa pasar relatif.
Selama ini Honda telah melakukan upaya-upaya yang cukup baik dan berhasil dalam mengembangkan strategi bauran pemasarannya sehubungan dengan posisi perusahaan tersebut dalam
industri kendaraan bermotor roda dua. Sangatlah penting bagi Honda untuk tetap melakukan investasi yang tidak hanya bertujuan untuk pemeliharaan modal tetapi juga investasi sehubungan
dengan modifikasi produk dan pasar."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 1993
S18675
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Hervina Waty
"ABSTRAK
Seiring dengan pertumbuhan angka penggunaan internet dan jual beli elektronik,
online review menjadi sumber informasi yang penting bagi konsumen dalam
melakukan pengambilan keputusan pembelian. Namun penelitian mengenai
pengaruh online review terhadap minat pesan kamar hotel pada situs pemesanan
hotel online masih terbatas. Penelitian ini mengambil sampel 150 orang pengguna
situs pemesanan hotel online pada 1 tahun terakhir. Hasil dari penelitian ini adalah
kredibilitas sumber tidak berpengaruh positif terhadap minat pesan kamar hotel
pada situs pemesanan hotel online. Lebih lanjut lagi, persepsi akan kuantitas
review berpengaruh positif terhadap kualitas argumen pada online review dan
minat berperilaku. Kualitas argumen juga berpengaruh positif terhadap minat
berperilaku, dalam hal ini ialah minat memesan kamar hotel pada situs pemesanan hotel online.

ABSTRACT
Along with the growth of Internet and electronic commerce, online review has
become an important source of information for consumers in purchase decision
making. However, research about online review? influence towards booking
intention of hotel room on online booking website is still limited. This research
took sample of 15 hotel online booking website users on the past 1 year. Result of
this research is that source credibility doesn?t positively influence the booking
intention of hotel room on online booking website. Moreover, perceived quantity
of review has positive influence toward argument quality on online review and
consumer?s behavioral intention. Argument quality also has positive influence
toward behavioral intention, in this case is intention to book hotel room on online
booking website"
2016
S64013
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Makarim Hirdzi
"Penelitian ini menguji pengaruh ekuitas merek berbasis pelanggan seperti loyalitas merek, kesadaran merek, persepsi kualitas dan citra merek terhadap sikap merek dan niat beli konsumen terhadap hotel mewah di Jakarta. Penelitian ini mengumpulkan 213 responden yang tinggal di sekitar wilayah JABODETABEK untuk mengisi kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa loyalitas merek, persepsi kualitas tidak berpengaruh positif terhadap sikap merek konsumen. Di sisi lain, kesadaran merek dan citra merek secara positif mempengaruhi sikap merek terhadap hotel mewah. Selain itu, seluruh dimensi model CBBE tidak berpengaruh positif terhadap niat beli konsumen terhadap hotel mewah di Jakarta. Dalam penelitian ini, sikap merek juga tidak memediasi pengaruh antara dimensi-dimensi CBBE dan niat pembelian konsumen sedangkan kinerja merek sebagai moderasi mempengaruhi hubungan antara sikap merek dan niat pembelian konsumen. Penelitian ini menerapkan teori CBBE di hotel-hotel mewah di Jakarta untuk mengetahui perbedaan reaksi konsumen di negara berkembang seperti Indonesia dengan menganalisis pengaruh langsung dan tidak langsung dari masing-masing dimensi CBBE terhadap sikap merek dan niat membeli.

This research examines the effect of customer based brand equity such as brand loyalty, brand awareness, perceived quality and brand image toward brand attitude and consumer purchase intention toward luxury hotels in Jakarta. This study collected 213 respondents who live around the JABODETABEK to fill the questionnaire. The research shows that brand loyalty and perceived quality do not have positive effect on consumer brand attitude. On the other hand, brand awareness and brand image positively influence the brand attitude toward luxury hotels. In addition, the whole dimensions of CBBE model do not positively affect the consumer 39 s purchase intention toward luxury hotels in Jakarta. In this research, brand attitude does not mediate the effect of the CBBE dimensions and consumer purchase intention while brand performance as moderation affects the relationship between brand attitude and consumer purchase intention. This research applied the CBBE theory in luxury hotels in Jakarta to know the different reaction of the consumers in the developing country such as Indonesia by analyzing the direct and indirect effect of each CBBE dimension on brand attitude and purchase intention."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2018
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Hari Priyono
"Kebijakan Pemerintah dalam pembangunan ekonomi dengan menempatkan agribisnis sebagai penggerak ekonomi nasional merupakan daya tarik industri dan dimanfaatkan sebagai peluang pasar yang menarik. Potensi sumber daya alam yang dimiliki serta jumlah tenaga kerja yang berada pada sektor ini merupakan kekuatan potensial yang dapat dikembangkan untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi.
Bagi dunia bisnis di satu sisi bidang alat mesin pertanian, merupakan peluang pasar yang sangat besar. Namun di sisi lain perusahaan mekanisasi pertanian, antara lain PT. Yanmar Agriculture Machinery Manufacturing belum sepenuhnya mampu memanfatkan peluang lni. Berbagai upaya peningkatan kinerja pemasaran telah dilakukan untuk memenangkan persaingan. Untuk menetapkan strategi pemasaran yang tepat PT. Yanmar Agriculture Manchinery Manufacturing perlu diidentifikasi posisi bersaing dan strategi pemasaran yang sesuai didasarkan pada kekuatan bisnis yang dimiliki serta kekuatan daya tarik Industri alat mesin pertanian di Indonesia.
Dengan menggunakan perencanaan pemasaran strategik, maka penelitian diawali dengan melakukan identifikasi faktor-faktor lingkungan internal perusahaan yang berpengaruh. Posisi bersaing diketahui dengan menggunakan analisis matriks General Elektrik, sedangkan untuk mengukur derajat kepentingan masing-masing faktor yang berpengaruh maka digunkan metode Proses Hierarki Analisis dan dibantu dengan alat pemerosesan data Expert Choice.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa daya tarik industri alat mesin pertanian dominan dipengaruhi faktor politik dan kebijakan pemerintah yang kondusif. Disamping itu, adanya pengelolaan perusahaan yang mendukung peningkatan perolehan laba sangat berpengaruh.
Agar mampu meningkatkan pangsa pasar, maka perlu menerapkan strategi Market Leader dan didukung dengan penggarapan pasar melalui peningkatan keunggulan produk. Strategi pemasaran yang diterapkan berdasarkan bauran pemasaran adalah meningkatkan investasi guna mempertahankan keunggulan produk dan variasi jenis alat mesin yang dipasarkan. Pengembangan pemasaran diarahkan dengan mengembangkan jaringan distribusi dan pemasaran pada wilayah-wilayah sentra produksi. Peningkatan kerjasama dengan industri komponen dalam negeri yang didukung kebijakan "direct marketing" perlu diterapkan sehingga lebih efektif mendukung peningkatan kinerja perusahaan."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2001
T5693
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Peta, Hubertus
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 1982
S16785
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Amar Rachman
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1994
LP-pdf
UI - Laporan Penelitian  Universitas Indonesia Library
cover
Budiman Suryonoto
"Strategi Pemasaran ini adalah suatu contoh atau acuan untuk mengembangkan pemasaran di rumah sakit Husada, sebagai upaya mengantisipasi lerhadap perubahan keinginan dan kebutuhan dari masyarakat. Pemasaran jasa rumah sakit yang sebelumnya berorientasi kepada produk, tetapi sekarang lebih berorientasi kepada pasar.
Sebagai akibat deregulasi dan debirokratisasi dibidang pelayanan kesehatan, maka banyak pihak swasta tertarik menanamkan modal dibidang perumah sakitan. Disamping itu beberapa rumah sakit pemerintah secara bertahap akan diubah statusnya menjadi lembaga Swadana. Karena hal tersebut kini terjadi persaingan antar rumah sakit dan sebagai usaha agar utilisasi dapat dipertahankan atau ditingkatkan perlu dilakukan pemasaran di rumah sakit.
Rumah Sakit Husada saat ini sudah dikelola sebagai unit sosio-ekonomi. Ruang perawatan VIP, utama dan kelas 1 memberi keuntungan yang dipergunakan untuk membantu bagian Iain yang masih mengalami kerugian. Karena itu ketiga kelas perawatan tersehat perlu dipertahankan dan ditingkatkan tingkat huniannya.
Dari hasil penelitian dapat disimpuIkan bahwa masyarakat sudah dapat menerima pemasaran jasa rumah sakit. Informasi belum menjangkau seluruh masyarakat dan pasien yang dirawat terutama karena tempat tinggalnya dekat, tradisi dari keluarga dan dikirim oleh dokter serta perusahaan. Keinginan terhadap rumah sakit yang banyak diminati adalah memperoleh pelayanan yang baik. Menurut responden cara promosi yang terbaik adalah dengan memberikan kepuasan pelayanan.
Saran-saran yang diajukan adalah informasi ditingkatkan dengan memberikan brosur. Memperluas segmen pasar dengan melakukan pendekatan kepada dokter praktek dan pimpinan perusahaan. Mempertahankan dan menambah pangsa pasar dengan
menjaga mutu produk pelayanan dan mengintesifkan beberapa produk pelayanan yang didahului dengan melakukan survei pemasaran."
Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 1992
T7808
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>