Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 9753 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Yuli Wartono
"ABSTRAK
Geomorfologi merupakan ilmu yang mempelajari mengenai permukaan
bumi yaitu mengenai bentuk, proses dan genesis serta
hubungan timbal balik kelingkungannya dalam susunan keruangan
.
Jawa Tengah terdiri dari empat zona fisografi, yaitu Zona Lipatan
Selatan, Zona Pedalaman, Zona Pegunungan Kapur, Zona
Dataran Rendah. Kompleks Karangsambung terdapat di Zona
Lipatan Selatan tepatnya di Wilayah Pegunungan Serayu Selatan
dan Dataran Rendah Kedu Selatan.
Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah Unit-unit
georaorofologi dan bentukan apa saja yang terdapat di Kompleks
Karangsambung.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis peta
dari Peta Topografi dan Peta Geologi, yang menghasilkan Peta
Unit Geomorofologi, serta metode deskripsi untuk menerangkan
unit geomorfologi.
Hasil akhir dari penelitian ini berupa ringkasan seperti ;
adanya 8 unit geomorfologi, yaitu Unit Patahan, terdiri dari
Patahan Kaliajri dan Patahan Karanggayam. Unit Lipatan,
terdiri dari Lipatan Pegunungan Monoklin G.Tugel, Lipatan
Pegunungan Antiklin G.Cantel, Lipatan Pegunungan Halang,
Lipatan Pegunungan Sinklin G.Paras, Lembah Celepar-Banioro-
Tlepok, Lembah G.Pencil. Unit Pegunungan Terkikis yang ter
diri dari Pegunungan Terkikis pada Formasi Karangsambung,
Formasi Totogan, Formasi Penosogan, Formasi Waturanda, Seboro,
Condong, Sadangkulon dan Kebutuhgunung. Unit Perbukitan
Terkikis pada Formasi Peniron dan Kompleks Luk Ulo. Bukit
Sisa seperti Bukit (Wagir) Dampes, Wagir Gumeng, Wagir Ijo,
Wagir Kalirencang, Wagir Menur, Wagir Geong. Unit Igir ter
diri dari Igir Bludron, Igir Pulusari, Igir Sirongkok, Igir
Sipuoung. Unit Gunung Api seperti Gunung Grenjeng, Gunung
Kutapekalong, Gunung Midangan, Gunung Pengadon, Gunung Tumpangparuk,
Gunung Gliwang, Gunung Karanggemantung dan Gunung
Muda Seri Ligung. Unit Dataran terdiri dari Dataran Aluvial
di selatan dan utara, Dataran Banjir dan Tanggul Sungai"
1996
S33613
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Universitas Indonesia, 1995
S33532
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Universitas Indonesia, 1995
S33550
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Universitas Indonesia, 1998
S33735
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ahmad Andri Gribaldi
"ABSTRAK
Geoinorfologi adalah ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan
bentuk inedan sebagai bentuk muka bumi, baik di atas maupun di
bawah muka air laut. Lingkup studi geoinorfologi meneakup
beberapa aspek yaitu bentuk medan, material penyusun dan
proses geomorfologi.
Gunung Ciremai merupakan gunung yang endapan vulkaniknya
mengalir dan menutupi lapisan lipatan di bawahnya hingga
meneapai Laut Jawa. Dan dari batuan lipatan tadi di beberapa
teinpat menonjol. Pada lreng Baratdaya dan Utaranya terdapat
suatu reruntuhan dari pegunungan tua.
Penanikan wilayah penelitiari herdasarkan peta sketsa geologi
Yang dibuat Van Beminelen' tahun 1941 dan secara asrononhis
dibatasi pada 108°10' - 108°40'Bujur Timur dan 6°40 - 7°05
Lintang Selatan.
Masalah yang akan dihahas adalah : Unit-unit geomorfologi apa
saja yang terdapat di komplek Cirëmai ?
Desknipsi wilayah dibahas menurut satuan unit geomorfologi
berdasarkan analisis medan dan melalui pendekatari bentang
alam. Analisis inedan yang digunakan adalah ketinggian, ketniringan
lereng, jenis batuan, strdktur geologi dan pola aliran
sungai.
Dari hasil analisis peta dan fakta yang ada, maka di wilayah
penelitian dapat dibuat ringkasan unit geomorfologi yaitu
Di wilayah kikisan terdapat (1) Unit Gunungapi yang terdiri
dari gunung api, bukit intrusif, undak lava, dataran fluvial
vulkanik dan gunungapi tendenudasi. (2) Unit Lipatan yang
terdiri dari pegunungan lipatan, perbukitan upstart dan
dataran lipatan. (3) Unit Patahan yang terdini dari pegunungan
patahan, perbukitan patahan dan gawir sesar. (4) Unit
Perbukitan Tenkikis. Di wilayah endapan terdapat : (1) Unit
Dataran Aluvial yang teriri dari dataran aluvial Cirebon,
dataran aluvial Ci Senggarung, dataran aluvial Cikijing,
dataran aluvial Kadipaten, danau, beting, tanggul sungal dart
dataran banjir. (2) Unit Dataran Aluvial Mann yang terdiri
dari dataran aluvial mann Cirebon, rataan pasang surut,
tanggui pantai dan delta.

"
1995
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Universitas Indonesia, 1995
S33512
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Universitas Indonesia, 1995
S33502
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Suwanda
"Geomorfologi mempelajari relief muka bumi melalui klasifikasi dan pemeriannya (Lobeck, 1939). R.A- van Zuidam melakukan analisis terrain secara geomorfologi ditinjau dari 3 aspek, yaitu jenis relief, genesis dan jenis batuan genesis, A.J. Pannekoek menggolongkan fisiografi pulau Jawa dalam 3 zona, yaitu zona Utara, Tengah dan Selatan- Wilayah kompleks gunung api Danau termasuk zona fisiografi Utara yang merupakan wilayah lipatan. Van Bemmelen menyatakan, bahwa wilayah kompleks gunung api Danau merupakan bagian sisi Barat zona Bogor yang telah memperlihatkan perbedaan dengan garis-garis fisiografi tipe Jawa. Kompleks gunung api ini pusatnya disebut kaldera Danau (kepundan atau gunting api Danau). Bagian puncak gunung api ini mula-mula tinggi, bukan ditenggelamkan melainkan tepinya sendiri yang rendah mempunyai lereng luar yang landai dengan bagian dalam tebing yang terjal serta mengelilingi danau yang hanya sebagian saja berisi air, terletak pada ketinggian hanya beberapa meter (90 m) di atas permukaan laut- Dalam pada itu beberapa sisa-sisa yang tidak teratur dari gunung-gunung api yang lebih tua ini muncullah dari lereng sebelah luar sejumlah gunung-gunung api, beberapa di antaranya menutup bagian selatan tepi kepundan. Yang terbesar adalah gunung Karang (1778 m) dengan kerucutnya yang teratur dan mudah dikenal. (Pannekoek, Outline of the Geomorphology of Java, p- 318-319)
Tujuan penelitian ini ingin melihat unit-unit kompleks gunung api Danau dan aspek aliran sungainya tiap unit geomorfologi. Adapun permasalahan yang hendak dibahas, terdiri dari
1. Unit-unit geomorfologi apa yang dijumpai di kompleks gunung api Danau ?
2. Bagaimana bentuk-bentuknya yang masih nampak sekarang ?
3. Bagaimana pola aliran dan kerapatan aliran sungainya tiap unit geomorfologi "
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 1990
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Universitas Indonesia, 1996
S33568
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Universitas Indonesia, 1996
S33567
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>