Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 23924 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Rais Armansyah Hap
"ABSTRAK
Pembuatan suatu program aplikasi yang dapat menganalisa suatu film radiografi
digital telah dapat dilakukan. Sistem program ini menggunakan visual basic untuk mengolah
data yang ada pada gambar digital tersebut. Sehingga pada masa mendatang penganalisan
film radiografi dapat dilakukan secara program. Menggantikan sistem manual.
Pemikiran dasar program ini yaitu pembacaan nilai dari suatu pixel dari suatu
gambar digital. Nilai pixel inilah yang digunakan untuk mengukur kedalaman radiasi dari
sebuah film radiografi. Dengan sistem program yang terintegrasi dengan baik
memungkinkan untuk menganalisa suatu data film radiografi dengan akurat sesuai
kebutuhan dan juga dengan fasilitas internet saat ini memungkinkan untuk mengirimkan
data hasil penelitian kedalam suatu website/server. Sehingga data tersebut dapat digunakan
oleh orang banyak. Dengan sistem aplikasi ini maka pengolahan data akan lebih cepat,
murah dan efisien.

ABSTRACT
Developmen of computer application which is can analize digital radiografi film had
been succeeded. This system use visual basic to process analize data from digital picture.
So in the future radiografi film analyzer can be done by using a program replace manual
system.
The main Idea of this application is read pixel value from digital radiografi film .
This pixel value is used for measure a radiation energi from radiografi film. With good
integration it’s possible to analize radiografi film with good precision. With Internet
technologi right now possible to sent data from proses analize in instant to the website or
server. So every one can use that data. This application system makes radiografi data
processing more fast,cheap and efisien."
2007
S29341
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Achmad Hindasyah
"Menurunnya kualitas citra radiografi neutron disebabkan oleh partikel gamma dan netron terhambur sekunder yang menumbuk CCD kamera serta kemampuan sensor skrin scintillator dalam mengkonversi berkas neutron menjadi cahaya tampak yang meninggalkan jejak berupa white spot noise (WSN) pada citra. Dalam penelitian ini dikembangkan suatu teknik baru untuk menghapus WSN pada citra radigrafi dengan tanpa merusak detail citra. Teknik ini merupakan kombinasi antara Global Threshold dengan algoritma Adaptive Switching Alternative Median (ASAM) filter. Proses menghapus WSN menggunakan teknik ini terdiri dari tiga tahap yaitu tahap deteksi intensitas, tahap deteksi posisi dan tahap denoising. Mengingat WSN pada citra radiografi memiliki intensitas yang random maka pada tahap deteksi intensitas diperlukan global threshold. Tahap deteksi posisi noise diperlukan agar proses denoising hanya dikenakan pada piksel yang terkontaminasi noise, sedangkan piksel yang tidak terkontaminasi noise tetap dipertahankan. Pada tahap denoising digunakan algoritma ASAM yang terdiri dari dua blok filtering yaitu blok filter utama dan blok filter sekunder atau blok filter alternatif. Blok filter utama digunakan pada saat kerapatan noise rendah sedangkan blok filter sekunder digunakan pada saat kerapatan noise tinggi. Pada kedua blok filter digunakan sliding window yang dapat berubah ukurannya sesuai dengan kerapatan noise. Blok filter sekunder merupakan algoritma baru dalam hal menghapus noise impulse kerapatan tinggi dan merupakan kontribusi utama dalam penelitian ini. Algoritma ASAM merupakan algoritma switching yang handal dan dapat menghapus noise impulse kerapatan tinggi pada citra, baik itu fix value impulse noise maupun random value impulse noise. Pengujian algoritma ASAM dilakukan dengan menggunakan beberapa citra standar yang diberi fix value impulse noise berupa Salt and Pepper (SNP) noise dan WSN secara simulasi. WSN dibentuk dari noise SNP dengan mengubah noise pepper menjadi noise salt. Selanjutnya pengujian dilakukan secara real pada citra radiografi neutron menggunakan kombinasi global threshold dengan algoritma ASAM. Dari hasil percobaan untuk pengujian dengan algoritma ASAM secara simulasi menggunakan citra Lena pada kerapatan noise SNP 98% diperoleh Peak Signal To Noise Ratio (PSNR) adalah 21,16 dB, Mean Square Error (MSE) adalah 459,55, Structural Similarity Index (SSIM) adalah 0,61 dan waktu eksekusi 8,9 detik. Sedangkan dengan menggunakan algoritma Switching Median Filter (SMF), Progressive Switching Median Filter (PSMF), Decisions Based Analysis (DBA), Noise Adaptive Fuzzy Switching Median Filter (NAFSM) dan Switching Non Local Mean (SNLM) diperoleh PSNR berturut-turut adalah 10,93 dB, 14,26 dB, 14,21 dB, 10,90 dB dan 11,38 dB, dan untuk pengukuran MSE, SSIM dan waktu eksekusi berturut-turut adalah 4843,54, 0,12 dan 4,8 detik untuk SMF, 2249,89, 0,40 dan 15,1 detik untuk PSMF, 2275,81, 0,36 dan 6,4 detik untuk DBA, viii Universitas Indonesia 4883,03, 0,11 dan 5,3 detik untuk NAFSM dan 4371,33, 0,19 dan 39,0 detik untuk SNLM. Pada percobaan pengujian kedua menggunakan simulasi WSN pada citra Lena dengan kerapatan WSN 98% menggunakan algoritma ASAM diperoleh PSNR adalah 21,30 dB, MSE adalah 445,44, SSIM adalah 0,62 dan waktu adalah 8,9 detik. Sedangkan dengan menggunakan algoritma pembanding lainnya seperti SMF, PSMF, DBA, NAFSM dan SNLM diperoleh PSNR berturut-turut adalah 9,10 dB, 4,99 dB, 10,63 dB, 5,69 dB dan 9,55 dB, dan untuk pengukuran MSE, SSIM dan waktu eksekusi berturut-turut adalah 7377,13, 0,12 dan 5,1 detik untuk SMF, 19046,07, 0,24 dan 0,1 detik untuk PSMF, 5186,02, 0,11 dan 6,9 detik untuk DBA, 16207,00, 0,12 dan 5,3 detik untuk NAFSM dan 6650,19, 0,19 dan 41,2 detik untuk SNLM. Dibandingkan dengan algoritma SMF, PSMF, DBA, NAFSM, SNLM , dari kedua percobaan ini menunjukkan bahwa nilai PSNR, MSE, SSIM algoritma ASAM jauh lebih baik, kecuali waktu yang lebih lama sedikit, namun hasil pengukuran kualitatif dan pengukuran parameter lainnya memperlihatkan hasil yang sangat baik. Pengujian juga dilakukan secara aplikasi real pada beberapa citra radiografi neutron menggunakan kombinasi antara global threshold dan ASAM. Dari hasil percobaan real pada citra radiografi objek valve air pada nilai threshold optimal T0=30 diperoleh jumlah noise terdeteksi 19,72% dan signal to noise ratio (SNR) adalah 33,17 dB, atau naik sebesar 36,0% dari SNR awal.

The quality of neutron radiographic images degraded due to random error in the neutron radiographic facility. The random error was caused by gamma particles and secondary neutron scattering that hit the CCD camera sensors, and the ability of the scintillator screen sensor in a conversion neutron beam into visible light which creates of White Spot Noise (WSN) in the image. In this study, we developed a new technique to remove WSN and preserved image details . The techique is a combination between Global Threshold and Adaptive Switching Alternative Median Filter (ASAM). The technique has three stages that are separating noise from the image, noise position detection, marking noisy and noise-free pixels, and removing the noise using the ASAM algorithm. The global threshold is needed at the detection stage because that WSN has a random intensity on radiographyc image. Noise position detection stage is needed so that the denoising process only applied to noise-contaminated pixels, while pixels that are not contaminated with noise are maintained. In the stage of denoising used the ASAM filter that consists of two blocks filtering, namely main and secondary block filtering, respectively. The main filter block is used when low noise density while the secondary filter block is used when high noise density. The two filtering blocks use a sliding window whose size can be adjusted automatically according to the noise density. Secondary block filtering is a novel algorithm in the high-density impulse noise removal and the main contribution in our research. The ASAM algorithm is a reliable switching algorithm and able to remove high-density impulse noise in the image both of fix value impulse noise or random value impulse noise. To test the ASAM, we applied the algorithm to standard images that are given simulated fix value impulse noise that Salt and Pepper Noise (SNP) and WSN. The WSN formed from the SNP noise by changing pepper noise into salt noise. Furthermore, we applied it to real neutron radiographic images using combination between global threshold and ASAM algorithm. The experiment results showed the simulation test using SNP noise on Lena image at the highest noise level of 98% obtained the Peak Signal to Noise Ratio (PSNR) of 21,16 dB, Mean Square Error (MSE) of 459,55, Structural Similarity Index (SSIM) of 0,61 and processing time of 8,9 s. Whereas by using other comparison algorithm such as Median Filter Switching (SMF), Progressive Switching Median Filter (PSMF), Decisions Based Analysis (DBA), Adaptive Fuzzy Switching Median Filter (NAFSM) and Switching Non Local Mean (SNLM) obtained PSNR of 10.93 dB, 14.26 dB, 14.21 dB, 10.90 dB and 11.38 dB respectively. For the measurement of MSE, SSIM and execution times obtained of 4843.54, 0.12 and 4.8 seconds for SMF, 2249.89, 0.40 and 15.1 seconds for PSMF, 2275.81, 0.36 and 6.4 seconds for DBA, 4883.03, 0.11 and 5.3 seconds x Universitas Indonesia for NAFSM and 4371.33 , 0.19 and 39.0 seconds for SNLM respectively. From the experiment results of simulation test using WSN on Lena image, at the highest noise level of 98%, we obtained the PSNR of 21,30 dB, MSE of 445,44, SSIM of 0,62 and processing time of 8,9 s. Whereas by using other comparison algorithms such as SMF, PSMF, DBA, NAFSM and SNLM obtained PSNR of 9.10 dB, 4.99 dB, 10.63 dB, 5.69 dB and 9.55 dB respectively. For measurements of MSE, SSIM and execution times are 7377.13, 0.12 and 5.1 seconds for SMF, 19046.07, 0.24 and 0.1 seconds for PSMF, 5186.02, 0.11 and 6,9 seconds for DBA, 16207.00, 0.12 and 5.3 seconds for NAFSM and 6650.19, 0.19 and 41.2 seconds for SNLM. Compared with the SMF, PSMF, DBA, NAFSM, SNLM algorithms, from these two experiments, the PSNR, MSE and SSIM of ASAM algorithm are much better, except for a slightly longer time, but the results of qualitative measurements and other parameter measurements show very well. The tests also conducted in real applications on several neutron radiographic images using a combination of global threshold and ASAM.From the results of the real experiment on the radiographic image of the water valve object at the optimal threshold value T0 = 30, the amount of noise detected of 19.72% and the Signal to Noise Ratio (SNR) of 33.17 dB, or an increase of 35% from the initial SNR."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2018
D2584
UI - Disertasi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Olivia Dwi Lestari
"Pada pemerintahan Orde Baru di Indonesia, komunikator politik yang sangat berpengaruh adalah dari pihak pemerintahan. Karena pada saat itu pemerintah cenderung menekan' pihak yang menyuarakan hal-hal negatif tentang pemerintahan. Namun, ada juga segelintir orang yang secara vokal mengungkapkan opininya menentang pemerintah. Ketika angin reformasi mulai bertiup di Indonesia, mulai bermunculan komunikator-komunikator politik yang berani mengeluarkan pendapatnya dan mengkritik pemerintahan serta mengharapkan Soeharto selaku Presiden saat itu untuk mengundurkan diri. Pada era peralihan itulah komunikatorkomunikator politik selaku opinion leader mulai unjuk diri. Salah satu komunikator politik yang berpengaruh dalam proses peralihan dari Orde Barn menuju Orde Reformasi adalah Amien Rais. Pada masa 'perjuangan' rakyat dalam menuinbangkan Orde Barn, opini-opininya menjadi sangat diperhitungkan. Ia beropini tentang kekuasaan rezim Orde Baru, yaitu rezim Soeharto. Bahkan sejak tahun 1994, sendirian ia sudah berani menggagas tentang suksesi. Amien kemudian dianugerahi sebagai Man of the Year tahun 1997 oleh majalah Ummat dan diberi gelar Bapak Reformasi oleh mahasiswa 1PB. Tetapi sejalan dengan perkembangan situasi politik di Indonesia dan perubahan peran Amien Rais sebagai komunikator politik, mulai timbul kritik-kritik terhadap Amien. Dimana awalnya ia disebut `cendekiawan moralis', yang seringkali memberi masukan dan kritikan kepada pemerintah, kemudian mulai terjun ke dalam politik praktis dengan menjadi Ketua PAN, sampai akhirnya Amien menjadi Ketua MPR. Banyak kritikan dari berbagai kalangan, terutama mahasiswa, yang mengatakan bahwa Amien tidak konsisten dalam pernyataan politiknya. Terutama menyangkut masalah pengusutan kasus KKN Soeharto. Penelitian ini bertujuan untuk mencari makna dibalik tanda-tanda dalam pesan politik Amien Rais, khususnya mengenai Soeharto dan pengusutan kasus KKN Soeharto. Dengan demikian dapat terlihat apakah sejalan dengan perubahan peran Amien sebagai komunikator politik dan situasi politik di Indonesia, maka penggunaan tanda-tanda dalam pesan politik Amien juga mengalami pergeseran. Dengan mencari makna dari tanda-tanda dalam pesan politik Amien dan dikaitkan dengan konteks, maka akan dapat dilihat apa yang menjadi motif Amien dalam menggunakan tanda-tanda tersebut. Dalam mencari makna dari pesan politik Amien Rais tersebut, peneliti menggunakan metode analisis isi semiotika. Peneliti mencari pernyataan-pernyataan Amien mengenai kasus Soeharto yang dimuat di media cetak (surat kabar). Kemudian pernyataan tersebut diamati dan dicari `retak teks'-nya, yaitu tanda atau bagian dari teks yang patut dipertanyakan lebih lanjut. Dari hasil analisis terhadap pesan politik Amien Rais, ternyata peneliti menemukan pergeseran penggunaan tanda-tanda dalam pesan politiknya. Sehingga terdapat penggambaran yang tidak konsisten mengenai Soeharto dan kasus KKNnya. Perubahan tersebut setelah dinterpretasi ternyata berkaitan dengan perubahan peran Amien sebagai komunikator politik dan situasi politik Indonesia pada saat itu. Dan perubahan itu juga berkaitan dengan motif Amien dalam menggunakan tandatanda dalam pesan politiknya. Terlihat bahwa Amien menggunakan tanda-tanda dalam pesan politiknya dengan tujuan dan kepentingan tertentu, sesuai dengan posisinya sebagai komunikator politik dan situasi politik di Indonesia saat itu. Pada saat Amien masih merupakan aktivis pemuka pendapat, ia menggunakan pesan politiknya untuk menunjukkan identitas dirinya, yaitu sebagai seorang reformis. Ketika ia menjadi Ketua PAN dan menjadi salah satu calon kuat Presiden RI 2000-2004, selain sebagai identitas diri, ia juga mulai menggunakan pesan politiknya untuk mendapatkan dukungan, baik dari masyarakat, tokoh politik dan masyarakat internasional. Setelah ia menjadi Ketua MPR, Amien menggunakan pesan politiknya untuk `menjaga' kedudukannya. Jika dilihat dari segi Ilmu Komunikasi Politik, Amien Rais adalah seorang komunikator politik yang baik, karena ia mengggunakan tanda-tanda dalam pesan politik sesuai dengan konteks politik saat itu dan untuk kepentingan tertentu. Dengan demikian, komunikator politik dalam menyampaikan pesan politiknya tidak bisa terlepas dari lingkungan politik dimana ia berada. Disini terlihat bahwa Amien menggunakan tanda-tanda dalam pesan politiknya untuk tujuan dan kepentingan tertentu. Untuk itu kita sebagai komunikan politik hams bisa melihat makna dari pesan politik yang disampaikan oleh para komunikator politik, terutama mereka yang menjadi opinion leader. Dalam melihat makna dari pesan politik itu kita juga melihat konteksnya sehingga kita dapat memahami makna keseluruhannya."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2002
S4270
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Welly Anggoro
"Sistem robot yang bekerja dengan prinsip rotasi dan translasi untuk pergerakannya sudah dirancang. Sistem rotasi mempergunakan servo motor futaba standard seri S-148 yang dapat berotasi 360° yang mempunyai kekuatan torsi 3,4 kg-cm atau 0,034 kg-m. Untuk sistem translasi, sistem robot mempergunakan servo motor futaba standard yang dapat berotasi 360° dan berotasi 180°. Pada sistem robot ini memiliki 5 macam pergerakan atau DOF ( Degrees Of Freedom) . Servo motor dikendalikan langsung oleh mikrokontroller H8/3069f secara automatic.

Robot system work with rotation and translation principle for movement has been made. Rotation system using futaba?s standard servo motor S-148 that can rotation 360° which its torque 3,4 kg-cm or 0,034 kg-m. For translation system, robot system using futaba?s standard servo motor S-148 that can rotation 360° and 180°. Robot system has 5 types of movement or DOF (Degrees Of Freedom). It controlled directly with H8/3069F microcontroller as automatic."
Depok: Universitas Indonesia, 2008
S28990
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Restomi
"Dalam bidang pengenalan citra wajah dua dimensi telah diujikan sistem
jaringan saraf tiruan hibrida (JST-Hibrida) dan Averaging Representation berbasiskan Eigenface dan Fisherface. Dalam pengujiannya, JST-Hibrida memiliki kemampuan pengenalan yang lebih buruk dibandingkan Averaging Representation. Dalam penelitiannya, penulis mengimplementasikan jaringan saraf tiruan propagasi balik (JST-PB) yang ternyata memiliki kemampuan pengenalan di atas JST-Hibrida dan Averaging Representation. Untuk meningkatkan kinerja jaringan dan sekaligus mengoptimasi struktur jaringan maka digunakan algoritma genetika untuk memangkas koneksi-koneksi
yang tidak diperlukan. Algoritma genetika ternyata mampu menemukan solusi yang bagus dengan jumlah koneksi yang lebih kecil.
Dalam pengujiannya dipergunakan berbagai citra wajah dua dimensi
dengan berbagai variasi ekspresi dan pencahayaan. Metode yang digunakan untuk mereduksi dimensi citra adalah metode Fisherface. Metode Fisherface dapat mengenali wajah, baik untuk berbagai variasi cahaya dan ekspresi wajah. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Algoritma Genetika mampu meningkatkan kemampuan pengenalan JST-PB terhadap citra wajah dua dimensi."
2000
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
F. Sri Hardiyanti Purwadhi
Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia, 2001
621.367 SRI i
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Daulay, M. Arizal
Depok: Universitas Indonesia, 1994
S28152
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 1984
S6559
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>